Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Upaya Meningkatkan Kemampuan Motorik Halus Melalui Permainan Bongkar Pasang Anggota Tubuh Menggunakan Media Puzzle pada Siswa Autis Sedang Kelas I di SLB Kartini Saumlaki: Penelitian Elisabeth Eva; Ot Bil Wilson Selan; Vinsensius Wangge; Mansuetus Mola; Venderius Talan
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 5 Nomor 1 (Juli 2026 -
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v5i1.7335

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan motorik halus siswa autis sedang kelas I di SLB Kartini Saumlaki melalui permainan bongkar pasang anggota tubuh menggunakan media puzzle. Penelitian ini menggunakan rancangan Penelitian Tindakan Kelas model Kemmis dan McTaggart yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian adalah dua siswa autis sedang, yaitu SN dan MN. Data dikumpulkan melalui observasi, tes unjuk kerja, wawancara, dan dokumentasi. Indikator kemampuan motorik halus meliputi menjumput kepingan, memegang kepingan, memutar kepingan, memasang kepingan, koordinasi mata-tangan, dan durasi fokus. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan nilai pada kedua subjek. SN meningkat dari 20 pada pre-test menjadi 45 pada siklus I dan 65 pada siklus II, sedangkan MN meningkat dari 25 menjadi 47 dan 69. Hasil tersebut menunjukkan bahwa media puzzle anggota tubuh dapat membantu siswa lebih fokus, terarah, dan mandiri dalam melakukan aktivitas motorik halus. Dengan demikian, permainan bongkar pasang anggota tubuh menggunakan media puzzle dapat digunakan sebagai alternatif pembelajaran motorik halus bagi siswa autis di sekolah luar biasa.
Peningkatan Pemahaman Komunikasi Isyarat melalui Media Gambar pada Siswa Tunarungu Kelas II : Penelitian Julia K. Mandosa; Vinsensius Wangge; Ot Bil Wilson Selan; Ediardus Wahon; Oswaldus Linus Parut
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 5 Nomor 1 (Juli 2026 -
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v5i1.7739

Abstract

Penelitian ini bertujuan meningkatkan pemahaman komunikasi isyarat melalui penggunaan media visual berupa gambar pada siswa tunarungu kelas II di SLB Bhakti Luhur Atambua. Penelitian menggunakan penelitian tindakan kelas model Kemmis dan McTaggart yang dilaksanakan dalam dua siklus; setiap siklus meliputi perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian ialah dua siswa tunarungu, yaitu MK berusia delapan tahun dan SB berusia tujuh tahun, yang dipilih secara purposif berdasarkan kesulitan dalam memahami komunikasi isyarat. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, tes, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan bertahap pada aspek kognitif, afektif, dan psikomotor. Pada Siklus I, nilai akhir MK sebesar 58,4 dan SB sebesar 49,6 sehingga ketuntasan klasikal masih 0%. Setelah tindakan diperbaiki melalui penggunaan gambar yang lebih bervariasi, demonstrasi yang lebih jelas, latihan berulang, penguatan positif, dan pendampingan individual, nilai MK meningkat menjadi 87,2 dan SB menjadi 82,6 pada Siklus II, dengan ketuntasan klasikal 100%. Siswa juga menunjukkan perhatian, antusiasme, kepercayaan diri, dan ketepatan gerak isyarat yang lebih baik. Dengan demikian, media visual berupa gambar efektif meningkatkan pemahaman komunikasi isyarat siswa tunarungu kelas II.