Claim Missing Document
Check
Articles

Found 10 Documents
Search
Journal : Kieraha Medical Journal

KORELASI FLEKSIBILITAS OTOT LUMBAL DENGAN KELUHAN NYERI PUNGGUNG BAWAH Angria Pradita
Kieraha Medical Journal Vol 4, No 2 (2022): KIERAHA MEDICAL JOURNAL
Publisher : Fakultas Kedokteran, Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/kmj.v4i2.5523

Abstract

Salah satu kondisi kronis yang sering dialami oleh karyawan adalah nyeri punggung bawah (NPB) yang dipicu akibat tuntutan pekerjaan fisik maupun posisi postur statis pada karyawan kantoran. Beban kerja dengan rata-rata duduk statis di depan komputer sekitar 40 jam/minggu diasumsikan dapat meyebabkan penurunan fleksibilitas otot lumbal yang diduga berkontribusi besar dengan NPB. Penelitian ini bertujuan untuk menilai korelasi fleksibilitas lumbal dengan keluhan NPB pada karyawan Institut Teknologi Sains dan Kesehatan (ITSK) RS. dr. Soepraoen Kesdam V/ Brawijaya. Penelitian ini merupakan sebuah studi observasional dengan desain cross sectional pada populasi 50 karyawan tenaga pendidik dengan kriteria umur 25-35 tahun, memiliki berat badan normal, berjenis kelamin perempuan maupun laki-laki dan bekerja duduk depan komputer selama 8 jam. Adapun tendik yang memiliki riwayat HNP, dan ankilosing spondylitis tidak diikutkan pada penelitian ini, maka diperoleh sampel berjumlah 30 responden. Data dikumpulkan dan dianalisis menggunakan SPSS metode Gamma dan Somers’d. Hasil uji hipotesis menunjukkan nilai korelasi sebesar 0,382 menunjukkan korelasi datanya lemah. Maka, nilai signifikansinya menunjukkan 0,171>0,05 dengan kesimpulan studi ini menunjukkan bahwa tidak terdapat korelasi yang bermakna antara fleksibiltas otot lumbal dan keluhan nyeri punggung bawah pada karyawan.
EFEKTIFITAS KOMBINASI INFRARED, TRANSCUTANEOUS ELECTRICAL NERVE STIMULATION DAN MUSCLE ENERGY TECHNIQUE TERHADAP PENURUNAN NYERI OSTEOARTHRITIS LUTUT Sartoyo Sartoyo; Angria Pradita
Kieraha Medical Journal Vol 4, No 2 (2022): KIERAHA MEDICAL JOURNAL
Publisher : Fakultas Kedokteran, Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/kmj.v4i2.5781

Abstract

Osteoarthritis (OA) adalah salah satu penyakit degeneratif yang menyerang sendi synovial yang berakibat pada penurunan fungsi lutut dan menurunkan kualitas hidup lansia. Selain perawatan medis, OA juga memerlukan penanganan fisioterapi guna meningkatkan fungsional lutut. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kombinasi intervensi infrared, transcutaneous electrical nerve stimulation dan muscle energy technique terkait kunjungan frekuensi fisioterapi. Desain penelitian ini merupakan randomized pre test-post test control group dilakukan di RS. dr. Soepraoen Kesdam V/ Brawijaya Malang pada bulan Januari-Mei 2022 dengan populasi 38 orang dengan pengambilan sampel secara acak yang memenuhi kriteria ekslusi dan inklusi. Sehingga diperoleh 30 responden yang dibagi menjadi 2 kelompok. Kelompok A intervensi fisioterapi dengan frekuensi 2x seminggu dan kelompok intervensi fisioterapi dengan frekuensi 3x seminggu. Prosedur pemberian intervensi fisioterapi menggunakan IR dengan durasi waktu selama 15 menit dengan jarak 30 cm; Pemberian TENS menggunakan intensitas arus pendek 50ms pada 20-150 Hz dengan durasi 10-15 menit. Serta pemberian MET diberikan selama 10 detik sebanyak 3 set dan diulangi 4 kali repetisi. Uji hipotesis menggunakan Mann-Whitney pada kelompok A pre-post sebanyak 5,00-4,00 dengan selisih median 1,00; dan kelompok B pre-post sebanyak 5,00-4,00 dengan selisih median 2,00 hasil nilai p menunjukkan 0,00 < 0,05, maka terdapat perbedaan bermakna baik dari pemberian interfensi dengan frekuensi kunjungan 2kali dan 3kali seminggu. Selisih median antar kelompok, secara klinis memiliki perbedaan bermakna dari kelompok frekuensi 2 kali seminggu dan kelompok 3 kali seminggu. Namun, akan mendapatkan hasil yang signifikan lebih besar dengan frekuensi intervensi Fisioterapi sebanyak 3 kali seminggu
ABDOMINAL MUSCLE EXERCISE MENGURANGI NYERI PADA KONDISI NON SPESIFIK LOW BACK PAIN Achmad Fariz; Angria Pradita
Kieraha Medical Journal Vol 5, No 1 (2023): KIERAHA MEDICAL JOURNAL
Publisher : Fakultas Kedokteran, Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/kmj.v5i1.6396

Abstract

Low back pain (LBP) merupakan kondisi muskuloskeletal yang ditimbulkan dari beberapa aktivitas tubuh yang kurang baik. Penatalaksanaan fisioterapi yang digunakan yaitu latihan abdominal muscle exercise pada kondisi low back pain. Adapun tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh abdominal muscle exercise dalam menurunkan nyeri pada penderita non specific low back pain. Penelitian  experimental pretest – post test design. Dengan populasi 28 orang yang memenuhi kriteria ekslusi dan inklusi menggunakan teknik purposive sampling yang dilaksanakan di praktek mandiri RMC physiotherapy Malang pada bulan Maret-Juni 2022. Penderita LBP diukur melalui visual analogue scale (VAS) sebelum dan sesudah treatment fisoterapi, yakni; pemberian gerakan abdominal muscle exercise drawin, draw-in (prone), halfplank, side-plank, obligue sit-up serta straight sit-up setiap 3 kali seminggu selama 1 bulan.  Menggunakan uji hipotesis Wilcoxon dengan hasil nilai median VAS; (1) pre sebanyak 6,65 ; (2) post sebanyak 5,75; dan (3) nilai P sebanyak 0,00. Maka dapat disimpulkan pemberian abdominal muscle exercise efektif dalam menurunkan nyeri pada kasus low back pain
PENGARUH KOMBINASI SQUAT EXERCISE DAN PLANK EXERCISE TERHADAP PERUBAHAN LINGKAR PINGGANG DAN PAHA PADA SISWA SMAK BHAKTI LUHUR MALANG Malik, Yuliana Motu; Pradita, Angria; Halimah, Nurul; Fao, Yohanes Deu
Kieraha Medical Journal Vol 6, No 2 (2024): KIERAHA MEDICAL JOURNAL
Publisher : Fakultas Kedokteran, Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/kmj.v6i2.9021

Abstract

Lingkar paha dan pinggang merupakan indikator penting dalam menilai kesehatan remaja karena berkaitan dengan risiko obesitas, penyakit kardiovaskular, dan kondisi metabolik. Lingkar pinggang yang besar menunjukkan penumpukan lemak visceral, yang berisiko tinggi terhadap diabetes tipe 2, hipertensi, dan penyakit jantung. Pada remaja, obesitas sering ditandai dengan lingkar pinggang yang tinggi, menunjukkan akumulasi lemak abdominal yang berbahaya. Pemantauan lingkar paha dan pinggang membantu mengidentifikasi pola pertumbuhan yang membutuhkan intervensi, serta mencerminkan gaya hidup dan kebiasaan makan. Aktivitas fisik dan pola makan seimbang sangat penting dalam menjaga kesehatan. Selain itu, ukuran lingkar paha dan pinggang dapat mempengaruhi kesehatan mental remaja terkait harga diri dan tekanan sosial. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kombinasi squat exercise dan plank exercise terhadap perubahan lingkar pinggang dan lingkar paha pada siswa SMAK Bhakti Luhur Malang. Penelitian ini merupakan penelitian pre eksperimental dengan desain penelitian mengacu pada one group pretest-posttest. Sampel penelitian satu kelompok perlakuan dengan pemberian kombinasi plank exercise dan squat exercise untuk kelompok perlakuan. Pengukuran lingkar pinggang dan paha diberikan sebelum dan sesudah perlakuan, peneliti memberikan post-test pengukuranlingkar pinggang dan paha. Populasi Penelitan adalah siswa kelas X di SMAK Bhakti Luhur Malang sebanyak 60 orang. Sampel penelitian adalah siswa kelas X di SMAK Bhakti Luhur Malang sebanyak 20 orang yang memenuhi kriteria inklusi dan kriteria eksklusi. Data primer dikumpulkan melalui wawancara langsung dilanjutkan dengan pemeriksaan. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon. Berdasarkan analisis diketahui terdapat pengaruh kombinasi squat exercise dan plank exercise terhadap perubahan lingkar pinggang dan lingkar paha pada siswa SMAK Bhakti Luhur Malang.
CORE STABILITY EXERCISE DAN WILLIAM FLEXION EXERCISE EFEKTIF UNTUK MENINGKATKAN FLEKSIBILITAS OTOT LUMBAL Aniswati, Aniswati -; Efendi, Arief; Pradita, Angria; Fau, Yohanes Deo
Kieraha Medical Journal Vol 6, No 1 (2024): KIERAHA MEDICAL JOURNAL
Publisher : Fakultas Kedokteran, Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/kmj.v6i1.7117

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian untuk mengetahui apakah pemberian core stability exercise dan william flexion exercise efektif untuk meningkatkan fleksibilitas otot lumbal dan apakah ada perbedaan efektifitas diantara kedua perlakuan tersebut.
HUBUNGAN ANTARA KEBUGARAN JASMANI DENGAN KEJADIAN CEDERA PADA ATLET SEKOLAH SEPAK BOLA EL FAZA SURABAYA Nugraha, Dani Maulana; Pradita, Angria; Prasetiyo, Bagus Dadang; Halimah, Nurul
Kieraha Medical Journal Vol 7, No 1 (2025): KIERAHA MEDICAL JOURNAL
Publisher : Fakultas Kedokteran, Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/kmj.v7i1.9080

Abstract

Cedera olahraga adalah segala macam cedera yang terjadi selama latihan, selama pertandingan, atau setelah pertandingan. Cedera olahraga biasanya terjadi pada tulang, otot, tendo, dan ligamentum. Cedera dapat disebabkan oleh aktivitas fisik yang berlebihan, kesalahan teknik, benturan, atau tekanan fisik. Cedera juga dapat terjadi karena rendahnya kebugaran jasmani. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kebugaran jasmani dan kejadian cedera pada atlit SSB El Faza Surabaya. Penelitian ini merupakan penelitian Cross Sectional yang menggambarkan hubungan antara kebugaran jasmani dengan kejadian cedera pada atlit Sekolah Sepak Bola. Sumber data dalam penelitian ini adalah data primer, yang diperoleh atau dikumpulkan langsung oleh peneliti dari atlit SSB El Faza Surabaya. Sumber data utama yang akan digunakan adalah: data kebugaran jasmani dan data kejadian cedera. Hasil tes kebugaran jasmani, seperti tes VO2 max, tes daya tahan otot, dan tes fleksibilitas, akan menjadi sumber data utama untuk mengukur tingkat kebugaran fisik pemain. Kuisioner pencatatan cedera yang mencakup informasi tentang jenis cedera, lokasi cedera, waktu terjadinya cedera, dan faktor-faktor terkait cedera akan menjadi sumber data tentang kejadian cedera pada pemain. Populasi dalam penelitian ini adalah atlit SSB El Faza Surabaya sebanyak 50 pemain baik pemain inti maupun pemain cadangan. Sampel dalam penelitian ini adalah semua populasi, atlit SSB El Faza Surabaya sebanyak 50 pemain baik pemain inti maupun pemain cadangan. Data primer dikumpulkan melalui wawancara langsung dilanjutkan dengan pemeriksaan. Analisis data menggunakan uji Pearson. Berdasarkan analisis diketahui terdapat hubungan antara kebugaran jasmani (Vo2max, dan daya tahan otot) dengan kejadian cedera pada atlit SSB El Faza Surabaya. Sedangkan hubungan antara kebugaran jasmani (fleksibilitas otot) dengan kejadian cedera pada atlit SSB El Faza Surabaya tidak bisa diputuskan karena semua pemain memiliki fleksibilitas baik sekali
PENGARUH KOMBINASI SQUAT EXERCISE DAN PLANK EXERCISE TERHADAP PERUBAHAN LINGKAR PINGGANG DAN PAHA PADA SISWA SMAK BHAKTI LUHUR MALANG Malik, Yuliana Motu; Pradita, Angria; Halimah, Nurul; Fau, Yohanes Deo
Kieraha Medical Journal Vol 6, No 2 (2024): KIERAHA MEDICAL JOURNAL
Publisher : Fakultas Kedokteran, Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/kmj.v6i2.9021

Abstract

Lingkar paha dan pinggang merupakan indikator penting dalam menilai kesehatan remaja karena berkaitan dengan risiko obesitas, penyakit kardiovaskular, dan kondisi metabolik. Lingkar pinggang yang besar menunjukkan penumpukan lemak visceral, yang berisiko tinggi terhadap diabetes tipe 2, hipertensi, dan penyakit jantung. Pada remaja, obesitas sering ditandai dengan lingkar pinggang yang tinggi, menunjukkan akumulasi lemak abdominal yang berbahaya. Pemantauan lingkar paha dan pinggang membantu mengidentifikasi pola pertumbuhan yang membutuhkan intervensi, serta mencerminkan gaya hidup dan kebiasaan makan. Aktivitas fisik dan pola makan seimbang sangat penting dalam menjaga kesehatan. Selain itu, ukuran lingkar paha dan pinggang dapat mempengaruhi kesehatan mental remaja terkait harga diri dan tekanan sosial. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kombinasi squat exercise dan plank exercise terhadap perubahan lingkar pinggang dan lingkar paha pada siswa SMAK Bhakti Luhur Malang. Penelitian ini merupakan penelitian pre eksperimental dengan desain penelitian mengacu pada one group pretest-posttest. Sampel penelitian satu kelompok perlakuan dengan pemberian kombinasi plank exercise dan squat exercise untuk kelompok perlakuan. Pengukuran lingkar pinggang dan paha diberikan sebelum dan sesudah perlakuan, peneliti memberikan post-test pengukuranlingkar pinggang dan paha. Populasi Penelitan adalah siswa kelas X di SMAK Bhakti Luhur Malang sebanyak 60 orang. Sampel penelitian adalah siswa kelas X di SMAK Bhakti Luhur Malang sebanyak 20 orang yang memenuhi kriteria inklusi dan kriteria eksklusi. Data primer dikumpulkan melalui wawancara langsung dilanjutkan dengan pemeriksaan. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon. Berdasarkan analisis diketahui terdapat pengaruh kombinasi squat exercise dan plank exercise terhadap perubahan lingkar pinggang dan lingkar paha pada siswa SMAK Bhakti Luhur Malang.
EFEKTIVITAS KOMBINASI ELECTROTHERAPY DAN CORE STABILITY EXERCISE PADA PASIEN LOW BACK PAIN MYOGENIC Sampurno, Adi; Pradita, Angria; Efendi, Arief; Fau, Yohanes Deo
Kieraha Medical Journal Vol 5, No 2 (2023): KIERAHA MEDICAL JOURNAL
Publisher : Fakultas Kedokteran, Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/kmj.v5i2.6972

Abstract

Low back pain myogenic adalah salah satu gangguan muskuloskeletal yang diakibatkan karena spasme otot dan adanya ketidakseimbangan kinerja otot inti dan lumbopelvic sehingga terjadi nyeri dan keterbatasan aktifitas sehari-hari.Penatalaksanaan fisioterapi yang digunakan yaitu penggabungan electrotherapy dan core stability exercise (CSE) pada pasien low back pain myogenic.Adapun tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh kombinasi electrotherapy dan core stability exercise dalam mengurangi nyeri dan meningkatkan kapasitas fungsional pasien dengan low back pain myogenic. Desain penelitian ini adalah eksperimental pre-posttest design dengan responden 20 orang yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi menggunakan teknik accidental sampling yang di laksanakan pada bulan Juni - Agustus 2023. Responden dilakukan pengukuran skala nyeri menggunakan NPRS (Numeric Pain Rating Scale) dan pengukuran aktifitas fungsional dengan Quebec Back Pain Disability Scale sebelum dan sesudah dilakukan treatment fisioterapi,yakni; pemberian Microwave Dhiatermi, Transcutaneus Electrical Nerve Stimulation,dan Core Stability Exercise (CSE) setiap 2x seminggu selama 4 minggu. Menggunakan uji hipotesis Wilcoxon dengan hasil nilai median NPRS; (1) pre sebanyak 6,00 ; (2) post sebanyak 2,00 dan (3) nilai P sebanyak 0,00, sedangkan nilai Quebec; (1) pre sebanyak 25,50 ; (2) post sebanyak 7,50 dan (3) nilai P sebanyak 0,00. Maka dapat disimpulkan pemberian kombinasi electrotherapy dan Core Stability Exercise (CSE)  efektif dalam menurunkan nyeri dan memperbaiki kapasitas fungsional pada kasus low back pain myogenic
Shortwave Diathermy Dan Core Stability Exercise Efektif Untuk Menurunkan Nyeri Pada Pasien Nyeri Punggung Bawah Miogenik Sari, Teti Eka; Pradita, Angria; Endaryanto, Agung Hadi; Fao, Yohanes Deo
Kieraha Medical Journal Vol 5, No 2 (2023): KIERAHA MEDICAL JOURNAL
Publisher : Fakultas Kedokteran, Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/kmj.v5i2.7033

Abstract

Nyeri punggung bawah miogenik adalah kondisi punggung bawah yang tidak nyaman akibat kelemahan maupun ketidakseimbangan antara otot punggung dan perut. Metode intervensi fisioterapi yang digunakan ialah Shortwave Diathermy (SWD), Transcutaneous Electrical Stimulation (TENS) dan Core Stability Exercise (CSE). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas pemberian SWD dan CSE yang dibandingkan dengan SWD dan TENS terhadap perubahan intensitas skala nyeri pada kasus nyeri punggung bawah miogenik. Rancangan penelitian yang digunakan adalah quasi eksperimental pretest-posttest two group design pada populasi nyeri punggung bawah sebanyak 50 responden dengan total 30 responden yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi dengan teknik purposive sampling. Pengukuran skala nyeri menggunakan Numeric Pain Rating Scale (NPRS) sebelum dan sesudah dilakukan treatment fisioterapi dalam 2 kelompok yaitu; (1) SWD dan TENS dan (2) SWD dan CSE setiap 2x seminggu selama 4 minggu. Uji statistik dilakukan menggunakan uji Mann-Whitney U. Pada kelompok SWD dan CSE hasil median pre 7 menjadi 3 dengan nilai P = 0,00, sedangkan pada kelompok SWD dan TENS hasil nilai median pre 7 menjadi 5 dengan nilai P = 0,00. Maka dapat disimpulkan bahwa pemberian SWD dan CSE efektif untuk menurunkan nyeri pada pasien nyeri punggung bawah miogenik.
CORE STABILITY EXERCISE DAN WILLIAM FLEXION EXERCISE EFEKTIF UNTUK MENINGKATKAN FLEKSIBILITAS OTOT LUMBAL Aniswati, Aniswati -; Efendi, Arief; Pradita, Angria; Fau, Yohanes Deo
Kieraha Medical Journal Vol 6, No 1 (2024): KIERAHA MEDICAL JOURNAL
Publisher : Fakultas Kedokteran, Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/kmj.v6i1.7117

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian untuk mengetahui apakah pemberian core stability exercise dan william flexion exercise efektif untuk meningkatkan fleksibilitas otot lumbal dan apakah ada perbedaan efektifitas diantara kedua perlakuan tersebut.
Co-Authors Abdur Rahman Achmad Abdullah Achmad Fariz Achmad Fariz Achmad, Fariz Agung Endaryanto Agung Hadi Endaryanto Ahmad Abdullah Alvina Rahmawati Amal, Muhammad Niltal Amin Zakaria Amran, Yuniarti Anang Tri Haryono Anggi Kurniawati Aniswati, Aniswati - Ari Nugrahanta Koesrul Ari Setyo Utomo Arief Efendi Arief Efendi, Arief Arifiyanto, Ahmad Syarwani Asiyah Binti Supri Astuti Asriyanah, Asriyanah Bagus Abdul Rozaq Candra, Kristian Ady Cesario Prima Rahmadani Dayanara Elsa Amedika Dewi Wahyuningrum Dewi Wulaningsih Diki Permadi Pratama Duwi Ana Tiara Tiara Dwi Livia Sari Elok Ghina Fadhilah Endaryanto, Agung Endaryanto, Agung Hadi Fao, Yohanes Deo Fao, Yohanes Deu Fariz , Achmad Fariz, Achmad Fauziah, Rahmah Ghinha Fransiska Xaveria Hargiani Hana Thrisminarsih Hargiani, Fransisca Xaveria Hargiani, Fransisca Xaveria Hargiani, Fransiska Xaveria Heppy Romadhani Yudhaningrum Hidayani, Atik Jamilatus Sholeha Kasimbara, Rachma Putri Linda Amiriawati Luberto, Purna Malik, Yuliana Motu Manuputty, Irene Jeane Maryorin Maradona Maradona Moh Mujibus Sauqi Mokhtar Jamil Nugraha, Dani Maulana Nurul Halimah Prasetiyo, Bagus Dadang Qodariyah, Himmatul Rachma Putri Kasimbara Rahmadi, Redi Retno Dewi Prisusanti Retno Dewi Prisusianti Sampurno, Adi Sanjoyo, Mas Nugroho Dudi Sari, Siska Ratna Sari, Teti Eka Sartoyo Satria Aji Dewantara Siti Rahmaniyah Sumpena, Fajar Supatmi, Eny Thrisminarsih, Hana Tri Chandra Ayu Aprillia Tristia Nurul Hasanah tubagus, rama anugrah Utomo, Ari Setyo Vivin Aini Zahroh Usmawanti Wagiyanto Wagiyanto Wahyu Oni Kurniawan Wahyu Tejakusuma, Wahyu Wardoyo, Pospo Wardoyo, Puspo Windy Arief Wicaksana Winingsih, Suwarni Wiwin Prasetyo Wiyanto, Nihla Vadia Haya Yohanes Deo Fau Yuda Kristiawan Zaimatul Hamdiyah