Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

Imperialisme Budaya dalam Tayangan Wisata dan Budaya pada Program Siaran Televisi di Indonesia Kusumajanti, Kusumajanti; Heryadi, R. Dudy; Kuswanti, Ana
Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 21 No 1 (2023): April 2023
Publisher : Univeritas Pembangunan Nasional "Veteran" Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31315/jik.v21i1.8849

Abstract

Tayangan Wisata dan Budaya di Televisi dapat menjadi ajang promosi suatu daerah maupun negara.Imperialisme budaya asing dalam berbagai bentuk justru masuk dalam tayangan program Wisata dan Budayadi Indonesia dan hal ini haruslah dibuktikan kebenarannya. Penelitian ini bertujuan untuk menemukan indekskualitas program wisata budaya dan unsur imperialisme budaya dalam media televisi di Indonesia. Metodepenelitian ini yaitu Mixed Method digunakan untuk mencapai tujuan penelitian. Analisis indeks kualitasprogram wisata dan budaya yang tayang pada televisi di Indonesia menentukan angka ketercapaian sebuahprogram berkualitas berdasarkan standar yang ditetapkan oleh Komisi Penyiaran Indonesia. Hasil penelitian inimenunjukkan indeks kualitas program wisata budaya Tahun 2021 yang diperoleh dari KPI adalah 3,62 dengandibandingkan standar nilai dari KPI sebesar 3,00, hal ini menunjukkan peningkatan kualitas isi tayangan.Realitas ajang promosi yang dilakukan oleh praktisi wisata terjadi imperialisme budaya, dimana tayanganpromosi dikemas dan disajikan dengan menggunakan backsound lagu asing. Kekuatan tayangan di televisimembuat penontonnya tidak mampu untuk melepaskan diri dari terpaan sehingga kesan budaya Indonesiamenjadi berkurang. Kontribusi penelitian ini memberikan usulan kebijakan kepada lembaga penyiaran untukmenayangkan tayangan wisata yang sesuai dengan budaya lokal untuk menghindari imperialisme budaya.
PARTISIPASI MASYARAKAT LOKAL DALAM PENGELOLAAN KAMPUNG EKOWISATA: ANALISIS TANTANGAN, PELUANG, DAN KEBERLANJUTAN DI KAMPUNG EKOWISATA KERANGGAN, TANGERANG SELATAN Ananda, Asri Dwi; Kusumajanti, Kusumajanti
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 8 No. 1 (2025): Volume 8 No. 1 Tahun 2025
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v8i1.41439

Abstract

Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif untuk mengeksplorasi partisipasi masyarakat dalam pengembangan desa wisata, terutama di Kelurahan Keranggan, Tangerang Selatan, Banten. Data primer diperoleh dari wawancara dengan kepala kelurahan dan pokdarwis, sementara data sekunder berasal dari arsip kelurahan dan internet. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, dengan analisis menggunakan pendekatan Miles dan Huberman. Validitas data dipastikan melalui triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa partisipasi masyarakat dalam pengembangan kampung ekowisata Keranggan mencakup ide-ide terkait pengembangan, kontribusi fisik dalam pembangunan infrastruktur, keterampilan dan kemahiran dalam pengelolaan wisata, serta sumbangan harta benda. Namun, masih terdapat kendala seperti minimnya homestay, rendahnya motivasi, dan keterlibatan masyarakat yang bekerja di luar desa. Meskipun begitu, ada motivasi tinggi dari sebagian masyarakat untuk aktif terlibat dalam pengembangan kampung ekowisata. Dalam rangka meningkatkan partisipasi masyarakat, disarankan untuk melakukan sosialisasi yang lebih luas, memberikan pelatihan untuk pengembangan SDM, serta meningkatkan promosi oleh pokdarwis dan memanfaatkan pusat perbelanjaan oleh-oleh sebagai sarana promosi.
Framing Prahara Rumah Tangga Baim Wong-Paula Verhouven di Media Online: Perspektif Ruang Publik Habermas: Framing the Baim Wong-Paula Verhouven Household Dispute in Online Media: Habermas's Public Sphere Perspective Tuty Ocktaviany; Kusumajanti Kusumajanti; Bekti Istiyanto
Edu Cendikia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol. 5 No. 02 (2025): Research Articles, August 2025
Publisher : ITScience (Information Technology and Science)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/educendikia.v5i02.7042

Abstract

This study examines media coverage of actor Baim Wong's divorce lawsuit against Paula Verhoeven, which attracted widespread public attention after Baim publicly revealed Paula's alleged infidelity. Drawing on Robert N. Entman's framing theory and Jürgen Habermas's concept of the public sphere, this study examines how Indonesian online media framed the issue and its implications for public discourse. In Habermas's idealized conception of the public sphere, the media function as facilitators of rational and inclusive discussion; however, the research findings indicate that contemporary reporting practices are often driven by media agendas, audience appeal, and moral orientations that influence how events are interpreted. The analysis reveals differences between two major media outlets: Okezone.com tends to legitimize Baim Wong's actions by emphasizing narratives of moral justification and sympathy. At the same time, Detik.com adopts a more critical stance by questioning the ethics of disclosing personal conflicts in the public sphere and highlighting the diverse responses of netizens.Nevertheless, both media outlets prioritize sensationalism and emotional engagement over rational deliberation. These framing practices demonstrate a shift toward entertainment-based journalism that undermines the media's democratic function in fostering critical discussion. This study concludes that Indonesian media need to strengthen reporting ethics, accuracy, and respect for privacy to improve the quality of public discourse and maintain social harmony in the digital era.
SOSIALISASI LITERASI INFORMASI RAMAH ANAK DI PONDOK PESANTREN ALKAMILAH, KABUPATEN SUKABUMI Maryam, Siti; Samodro, Dewanto; Kusumajanti, Kusumajanti; Hendrayani, Yani
IKRA-ITH ABDIMAS Vol. 9 No. 3 (2025): Jurnal IKRAITH-ABDIMAS Vol 9 No 3 November 2025
Publisher : Universitas Persada Indonesia YAI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Media sosial telah menjadi sumber informasi bagi masyarakat, termasuk anak-anak. Namun, tidak semua informasi di media sosial ramah untuk anak karena banyak informasi yang menampilkan kekerasan, pornografi, perundungan, hoaks, dan lain-lain. Karena itu, perlu ada sosialiasasi literasi informasi ramah anak kepada anak-anak maupun orang dewasa yang selama ini mendampingi anak-anak. Artikel ini merupakan hasil pengabdian kepada masyarakat tentang sosialisasi literasi informasi ramah anak yang dilakukan di Pondok Pesantren Al-Kamilah, Kabupaten Sukabumi. Kegiatan dilakukan dengan format diskusi dengan audiens ibu-ibu sekitar pondok pesantren. Melalui kegiatan diskusi diketahui bahwa banyak orang tua yang mendampingi anak atau cucunya dalam menggunakan ponsel cerdas