Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

Pemanfaatan Ecoenzym dari Kulit Jeruk sebagai Desinfektan Alami dan Pengendali Nyamuk di Kelurahan Tamamaung dan Pa’baeng-baeng, Makassar Rafidah, Rafidah; Chaerunnimah, Chaerunnimah; Rivai, Abdur
Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2025): Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat
Publisher : Progran Studi Farmasi Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35311/jmpm.v6i1.574

Abstract

Permasalahan pengelolaan sampah organik di lingkungan permukiman padat seperti Kelurahan Tamamaung dan Pa’baeng-baeng Kota Makassar menjadi salah satu isu utama yang berdampak pada kesehatan dan sanitasi lingkungan. Sampah kulit jeruk yang selama ini belum dimanfaatkan, dapat diolah menjadi ecoenzym yang memiliki manfaat sebagai desinfektan alami sekaligus pengendali nyamuk. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam membuat ecoenzym dari kulit jeruk yang dapat digunakan untuk mensterilkan ruangan dan mencegah perkembangbiakan nyamuk. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan dan pelatihan secara langsung kepada kader dan masyarakat setempat, dengan total peserta sebanyak 40 orang. Proses pembuatan ecoenzym dilakukan dengan fermentasi kulit jeruk, gula merah, dan air selama 90 hari (3 bulan) dalam wadah tertutup. Evaluasi dilakukan melalui pre dan post test terhadap 40 peserta. Hasil menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada tingkat pengetahuan peserta, dari sebelumnya 62,5% dalam kategori kurang menjadi 95% dalam kategori baik setelah pelatihan. Selain peningkatan pengetahuan, kegiatan ini juga memberikan dampak positif terhadap kesadaran masyarakat akan pengelolaan sampah rumah tangga serta membuka peluang pemanfaatan ecoenzym sebagai produk ramah lingkungan yang dapat dikembangkan lebih lanjut.
Pinky Pancake Berbasis Pisang Raja, Kacang Merah dan Ikan Teri Sebagai Makanan Tambahan Balita Adam, Adriyani; Suriani, Suriani; Saharia, Sitti; Zakaria, Zakaria; Chaerunnimah, Chaerunnimah; Hendrayati, Hendrayati
Al GIZZAI: PUBLIC HEALTH NUTRITION JOURNAL Vol 5 No 2 (2025)
Publisher : Program Studi Kesehatan Masyarakat UIN Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/algizzai.v5i2.58964

Abstract

Pendahuluan: Stunting masih menjadi masalah gizi utama di Indonesia, ditandai dengan gangguan pertumbuhan linear dan perkembangan anak. Intervensi berbasis makanan tambahan bergizi dan dapat diterima anak merupakan strategi penting. Penelitian ini bertujuan mengembangkan produk pangan fungsional "Pinky Pancake" berbasis bahan lokal bergizi pisang raja, kacang merah, dan ikan teri, serta menilai daya terimanya pada panelis mahasiswa. Metodologi: Penelitian ini merupakan eksperimental dengan tiga formulasi bahan. Daya terima diuji secara organoleptik terhadap 100 panelis menggunakan uji hedonik skala 1–5 dan dianalisis secara statistik. Hasil: Formulasi terbaik (F3: 10:25:15) menunjukkan skor tertinggi dari aspek warna dan rasa. Kandungan gizi Pinky Pancake per resep menghasilkan energi 596,3 kkal, protein 21,2 g, lemak 18 g, dan karbohidrat 89,3gr. Pinky Pancake berpotensi sebagai alternatif makanan tambahan untuk balita dalam upaya pencegahan stunting. Kesimpulan: Penambahan ikan teri berkontribusi pada kandungan protein dan kalsium produk tanpa mengurangi daya terima secara signifikan
Dampak Kemoterapi terhadap Status Gizi Berdasarkan Subjective Global Assesment (SGA) pada Pasien Kanker Payudara (Ca.Mamae) Hendrayati, Hendrayati Hendrayati; Chaerunnimah, Chaerunnimah; Mustamin, Mustamin; Islam, Ahmad Dinul
JGK: Jurnal Gizi dan Kesehatan Vol 2 No 1 (2022): Jurnal Gizi dan Kesehatan
Publisher : Jurusan Gizi, Poltekkes Kemenkes Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Kanker payudara merupakan penyakit kanker dengan prevalensi tertinggi di dunia, termasuk Sulawesi Selatan. Kemoterapi memiliki efek samping berupa mual dan muntahhal ini disebabkan oleh adanya zat antitumor (kemoterapi). Status gizi penderita kanker sangat penting untuk dipertahankan dan ditingkatkan sehingga dapat meminimalisir terjadinya komplikasi akibat pengobatan kanker. Penentuan status gizi yang menggunakan parameter bersifat kombinasi untuk meningkatkan sensifitas dan spesifitas menjadi perhatian pada pasen dengan kemoterapi. Subjective Global Assesment (SGA) adalah salah satu cara untuk menilai status gizi pasien dan tervalidasi pada berbagai keadaan pasien. Tujuan: untuk mengetahui dampak kemoterapi terhadap status gizi berdasarkan SGA pada pasien kanker payudara. Metode: Jenis penelitian yang digunakan adalah observasional analitik dengan desain cross sectional, berupa penelusuran data tahun 2017-2020 pada 40 sampel. Hasil: Hasil analisis data diketahui bahwa tidak ada hubungan yang bermakna antara kemoterapi terhadap status gizi dengan menggunakan SGA. (nilaip-value 0,605 ) Hal ini menyatakan bahwa tidak terdapat dampak kemoterapi terhadap status gizi berdasarkan SGA. Kesimpulan: Penelitian ini telah memperoleh gambaran bahwa beberapa unsur yang dinilai dalam SGA seperti asupan makanan, perubahan BB mengarah pada kondisi berisiko terhadap terjadinya gangguan gizi yaitu asupan rata-rata yang kurang masih tinggi dan status gizi tidak normal masih tinggi.
PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA SOSIAL INSTAGRAM SEBAGAI MEDIA EDUKASI GIZI TERHADAP PENINGKATAN PENGETAHUAN DAN ASUPAN ZAT BESI SERTA KADAR HEMOGLOBIN PADA MAHASISWA JURUSAN FISIOTERAPI POLTEKKES MAKASSAR Tamsil, Andi Sinar Alam; Hartono, Rudy; Chaerunnimah, Chaerunnimah
Media Kesehatan Politeknik Kesehatan Makassar Vol 18 No 1 (2023): Media Kesehatan
Publisher : Direktorat Politeknik Kesehatan Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32382/medkes.v18i1.432

Abstract

Anemia merupakan masalah gizi yang paling sering terjadi dan dapat terjadi pada kelompok usia muda. Pola makan yang tidak seimbang merupakan salah satu penyebab anemia. Pola makan yang tidak seimbang dapat disebabkan oleh kurangnya pengetahuan. Dengan pendidikan gizi, remaja dapat mengubah kebiasaan makannya menjadi lebih baik. Studi ini adalah mengetahui pengaruh penggunaan media sosial Instagram sebagai media edukasi gizi terhadap peningkatan pengetahuan gizi, kadar hemoglobin dan asupan zat besi. Desain studi ini adalah quasy experiment dengan pre test post test only design. Populasi mahasiswa tingkat 2 yang berjumlah 25 mahasiswi. Pengetahuan gizi dikumpulkan kuesioner online. Asupan zat besi dikumpulkan dengan recall 24 jam. Kadar Hemoglobin diperiksa dengan digital Easy Touch. Uji statistik dengan Uji Wilcoxon menggunakan program SPSS. Analisis statistik diketahui ada perbedaan skor pengetahuan gizi sebelum dan sesudah pemberian edukasi (P=0,000). Analisis statistik diketahui ada pengaruh peningkatan asupan zat besi sebelum dan sesudah pemberian edukasi (P=0,003). Analisis statistik diketahui tidak ada pengaruh peningkatan kadar Hb sebelum dan sesudah pemberian edukasi (P=0,157). Kesimpulan penelitian adalah ada pengaruh penggunaan media sosial Instagram sebagai edukasi gizi terhadap peningkatan pengetahuan gizi dan peningkatan asupan zat besi. Serta tidak ada pengaruh penggunaan media sosial Instagram sebagai edukasi gizi terhadap peningkatan kadar hemoglobin pada mahasiswa Jurusan Fisioterapi Poltekkes Kemenkes Makassar. Peneliti selanjutnya diharapkan dapat mengembangkan penelitian ini dan menambah waktu intervensi yang lebih lama sehingga dapat diperoleh perubahan baik dari segi pengetahuan dan sikap. Kata kunci : Instagram, Hemoglobin, Pengetahuan, Zat Besi
Peningkatan Kapasitas Kader Posyandu Dalam Pengukuran Stunting Di Wilayah Kerja Puskesmas Paccerarakkang Kota Makassar Nadimin, Nadimin; Chaerunnimah, Chaerunnimah
Media Implementasi Riset Kesehatan Vol 6 No 2 (2025): Media Implementasi Riset Kesehatan (Desember)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32382/mirk.v6i1.1516

Abstract

Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas kader Posyandu dalam mengukur stunting di wilayah kerja Puskesmas Paccerakkang, Kota Makassar. Topik ini dipilih mengingat stunting merupakan masalah kesehatan serius yang berdampak pada perkembangan fisik dan mental anak. Kader Posyandu memiliki peran penting dalam deteksi dini stunting melalui pengukuran tinggi dan panjang badan anak, namun keterampilan kader masih terbatas. Metode pengabdian dilakukan melalui pelatihan yang terdiri dari ceramah, praktik, dan simulasi pengukuran stunting. Kegiatan ini melibatkan 60 kader Posyandu dari 24 Posyandu di wilayah tersebut. Pelatihan berlangsung selama dua hari dengan sesi pendampingan mandiri di Posyandu masing-masing. Hasilnya menunjukkan peningkatan signifikan dalam pengetahuan dan keterampilan kader dalam melakukan pengukuran stunting. Sebelum pelatihan, sebagian besar kader belum memahami teknik pengukuran yang benar, namun setelah pelatihan, kader mampu melakukan pengukuran secara lebih akurat dan mandiri. Kesimpulannya, pelatihan ini berhasil meningkatkan kapasitas kader Posyandu dalam mendeteksi stunting, yang diharapkan dapat berkontribusi dalam pengendalian masalah stunting di wilayah tersebut. Dukungan berkelanjutan tetap diperlukan untuk memastikan akurasi pengukuran di masa depan.