Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

PENGEMBANGAN AKSELEROMETER RUNNING MONITOR BERBASIS ANDROID UNTUK MENGETAHUI KARAKTERISTIK LARI JARAK PENDEK Hartono, Mugiyo; Akhiruyanto, Andry; Fathoni, Khoirudin
Sainteknol : Jurnal Sains dan Teknologi Vol 15, No 2 (2017): December 2017
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/sainteknol.v15i2.12405

Abstract

Penelitian ini bertujuan: a) merancang   alat pemantau aktifitas lari jarak pendek  menggunakan  akselerometer  berbasis    android    dengan  biaya  murah, akurat  dan  reliable;  b)  Mengetahui  kecepatan  sesaat,  panjang  dan  frekuensi langkah lari jarak pendek; c) Menghasilkan produk akselerometer running monitor berbasis android yang dapat mengetahui karakteristik lari jarak pendek. Metode penelitian yang digunakan menggunakan metode penelitian pengembangan yang meliputi model pengembangan, prosedur pengembangan dan ujicoba produk. Tahap model dan prosedur pengembangan merupakan langkah- langkah pembuatan produk dimulai dari mempersiapkan akselerometer witilt v3.0 tiga sumbu dengan pengaturannya hingga pembuatan program menggunakan Microsoft Visual Basic (VB). Ujicoba produk dilakukan dengan validasi ahli telemetri dan programmer VB. Subjek penelitian merupakan atlet pemula. Lembar obversai dipersiapkan untuk mengambil data Raw ADC sebagi output akselerometer dan kuosioner sebagai respon pengguna produk. Hasil penelitian menunjukkan bahwa akselerometer pada android dapat mengirimkan   data   dan   diolah   oleh   program   yang   telah   dibuat.   Program selanjutnya menampilkan informasi karakteristik lari yaitu kecepatan, panjang dan frekuensi langkah. Sistem dan aplikasi untuk mengetahui percepatan, dan mengestimasi kecepatan  dan  jarak  tempuh  pelari  telah  berhasil  diimplementasikan  sehingga pelari maupun pelatih dapat mengetahui kelemahan dari pelari di jarak maupun detik  tertentu  sehingga  dari  sana  dapat  diperbaiki  dan  dilakukan  pelatihan sehingga diharapkan atlet dapat mencapai jarak 100meter dalam waktu yang lebih singkat. Pada sistem ini, di smartphone Android hanya digunakan untuk merekam data percepatan pelari dan disimpan pada memory baik internal maupun eksternal. Namun, untuk pengolah data percepatan, estimasi jarak dan posisi, filter kalman dilakukan pada PC. Untuk tahapan berikutnya dapat dikembangkan pengolahan data, tersebut langsung dilakukan pada smartphone Android sehingga setelah berlari,  atlet  maupun  pelatih  dapat  langsung  menganalisis  hasil  yang  dicapai pelari, tidak perlu memindahkan datanya ke PC terlebih dahulu.
Pengenal Gerakan dengan Joystick Akselerometer Menggunakan Filter Kalman Khoirudin Fathoni; Dhidik Prastiyanto
Jurnal Rekayasa Elektrika Vol 13, No 3 (2017)
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (737.701 KB) | DOI: 10.17529/jre.v13i3.8570

Abstract

Human Machine Interaction keeps growing and developing, one of development is through gesture recognition that detects acceleration in a movement. This technology has been applied in joystick Wiimote and Wii-nunchuk by Nintendo that is widely used all over the world. Two main challenges in using accelerometer are to eliminate the noise of the sensor and to cancel the detected gravity acceleration when the joystick is tilted. The noise and gravity acceleration may influence the data reading and create error accumulation, respectively. This work proposes an implementation of Kalman Filter and also a simple technique to eliminate the influence of the gravity acceleration as a solution to solve above problems in using accelerometer of Wii-Nunchuk joystick in Board Arduino Mega 2560. The experimental results in motionless position show that the filter can reduce the gravity acceleration. We have to set the initial value of q and R parameters in the estimation of position, speed, and acceleration using Kalman filter. Once R is decided, the change of q will determine Kk gain, and it will locate the poles of the observer that influence the stability and the estimation result. With R=0.00005 and q=1, the poles of Kalman filter are located in the unit circle so that the estimation is stable and appropriate with the data from the sensor and even cancel the noise.
Pengenal Gerakan dengan Joystick Akselerometer Menggunakan Filter Kalman Khoirudin Fathoni; Dhidik Prastiyanto
Jurnal Rekayasa Elektrika Vol 13, No 3 (2017)
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17529/jre.v13i3.8570

Abstract

Human Machine Interaction keeps growing and developing, one of development is through gesture recognition that detects acceleration in a movement. This technology has been applied in joystick Wiimote and Wii-nunchuk by Nintendo that is widely used all over the world. Two main challenges in using accelerometer are to eliminate the noise of the sensor and to cancel the detected gravity acceleration when the joystick is tilted. The noise and gravity acceleration may influence the data reading and create error accumulation, respectively. This work proposes an implementation of Kalman Filter and also a simple technique to eliminate the influence of the gravity acceleration as a solution to solve above problems in using accelerometer of Wii-Nunchuk joystick in Board Arduino Mega 2560. The experimental results in motionless position show that the filter can reduce the gravity acceleration. We have to set the initial value of q and R parameters in the estimation of position, speed, and acceleration using Kalman filter. Once R is decided, the change of q will determine Kk gain, and it will locate the poles of the observer that influence the stability and the estimation result. With R=0.00005 and q=1, the poles of Kalman filter are located in the unit circle so that the estimation is stable and appropriate with the data from the sensor and even cancel the noise.
Sistem Kendali Suhu dan Kelembapan pada Alat Penetas Telur Berbasis Fuzzy Logic Controller Nur Iksan; Linda Hidayati; Tatyantoro Andrasto; Khoirudin Fathoni
JEPIN (Jurnal Edukasi dan Penelitian Informatika) Vol 8, No 2 (2022): Volume 8 No 2
Publisher : Program Studi Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jp.v8i2.53246

Abstract

Seiring dengan permintaan daging ayam yang terus meningkat setiap tahun, perlu meningkatkan kapasitas produksi ayam. Akan tetapi alat penetas telur yang beredar di pasaran saat ini memiliki kapasitas yang kecil, sehingga kurang efektif. Selain itu, sebagian besar alat penetas telur yang beredar hanya menggunakan pengontrolan suhu saja, tanpa memperhatikan faktor lain seperti pengontrolan kelembapan, pemutaran telur dan sumber energi listrik. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk membuat alat penetas telur kapasitas 100 butir dengan sistem kendali suhu dan kelembapan yang mampu menjaga kestabilan suhu dan kelembapan sesuai setpoint. Sistem ini juga dilengkapi dengan pemutar telur otomatis serta baterai sebagai back up energi. Penelitian ini menggunakan sistem fuzzy logic Mamdani karena dapat memanipulasi kebutuhan suhu dan kelembapan sesuai dengan batas maksimal dan minimal suhu dan kelembapan alat penetas telur berdasarkan aturan fuzzy yang telah dibuat. Komponen utama yang digunakan antara lain ESP32, sensor DHT22, RTC DS3231, dimmer, driver motor L289N, relay, motor AC sinkron, lampu dan kipas. Hasil dari penelitian ini berupa alat penetas telur dengan sistem kendali suhu dan kelembapan. Sistem fuzzy yang di desain mampu mempertahankan suhu dan kelembapan sesuai dengan setpoint. Untuk mencapai setpoint suhu dan kelembapan yang diinginkan, sistem membutuhkan waktu selama 17 menit. Pemutaran rak telur setiap 3 jam sekali lebih efektif daripada pemutaran rak telur setiap 4 jam sekali. Hasil dari penelitian ini memiliki persentase keberhasilan penetasan sebesar 88%.
Sistem Informasi Pencatatan Keuangan di Pondok Pesantren Durrotu Aswaja Semarang Dalam Rangka Penerapan Nirkertas Fathoni, Khoirudin; Alwan, Ahmad Zuhdi
Indonesian Journal of Conservation Vol 12, No 2 (2023): December
Publisher : Badan Pengembang Konservasi UNNES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijc.v12i2.48612

Abstract

Pondok Pesantren Durrotu Ahlissunnah Wal Jama’ah (Aswaja) adalah salah satu pondok pesantren yang berlokasi di Desa Banaran, Gunungpati, Semarang. Manajemen keuangan yang ada di pondok pesantren durrotu aswaja ini dalam pelaksanaannya masih tergolong rendah. Semua kegiatan tersebut masih dilakukan secara manual dan perekapan data pembayaran pun juga masih dilakukan manual. Berdasarkan permasalahan tersebut, diperlukan solusi agar ponpes durrotu aswaja dapat efektif dalam mengelola keuangan sekaligus dapat mengurangi penggunaan kertas.  Sistem informasi keuangan yang dibuat dapat telah diuji dan disosialisasikan kepada pengurus pondok dengan beberapa menu yang sesuai dengan kondisi pondok sebagai sekretaris, bendahara, santri dan wali santri. 
Pengaruh Serangan LPF pada Audio Watermarking dengan Metode DWT-Histogram Terhadap Performa BER Sulistyawan, Vera Noviana; Andrasto, Tatyantoro; Fathoni, Khoirudin; Setiyani, Hendra Dewinta; Azizah, Nur Rokhimatul; Adnan, Fahrizal; Prasetyo, Yogi
Techno.Com Vol. 22 No. 4 (2023): November 2023
Publisher : LPPM Universitas Dian Nuswantoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33633/tc.v22i4.8850

Abstract

Perkembangan teknologi yang pesat membuat kemudahan untuk mengakses data oleh umum sehingga dibutuhkan suatu perlindungan hak cipta guna melindungi hak perihal pemilikan data secara legal. Audio watermarking yang diusulkan menanamkan informasi bit biner ke dalam sebuah media digital berupa audio yang tidak menyebabkan kerusakan pada media yang disisipi informasi. Penelitian ini menggunakan kombinasi metode DWT dan Histogram. Hasil yang diperoleh berupa audio terwatermark yang mempunyai kualitas tinggi dan tidak menimbulkan dampak berati terhadap sinyal informasi yang telah disisipkan dengan menggunakan parameter Bit Error Ratio (BER). Pada penelitian ini, rata-rata BER yang didapat saat dilakukan serangan LPF adalah 0.07952. Sehingga metode ini mempunyai ketahanan yang tinggi. Sedangkan tanpa serangan watermark dapat terekstrak sempurna tanpa kerusakan dengan BER=0.
Optimal Propagation Model for DVB-T2 System in Urban Area Sulistyawan, Vera Noviana; Pamungkas, Damar Purba; Andrasto, Tatyantoro; Fathoni, Khoirudin; Widhira, Sepfianda Eka; Abas, Faizal Ghozali; Setiyani, Hendra Dewinta
ELKHA : Jurnal Teknik Elektro Vol. 16 No.2 October 2024
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/elkha.v16i2.82749

Abstract

The large-scale implementation of analog switch-off for television broadcasting in Indonesia has led to blank spots in several regions. To address this issue, an optimal propagation model is needed. Proper selection and analysis of the channel model can enhance transmitter coverage, increase coverage percentage, improve energy efficiency, and boost field strength due to optimal transmit power. Previous studies have explored various DVB-T2 propagation models, notably the ITU-R P.1812-4 and Longley-Rice models, which are sophisticated and consider various environmental parameters, making them suitable for diverse broadcasting conditions. This research introduces a novel approach by specifically focusing on the urban context of Semarang City, Indonesia, to reduce blank spots by applying the ITU-R P.1812-4 and Longley-Rice propagation models. This study uniquely compares the two models to determine the most effective one for this urban area. Results indicate that the ITU-R P.1812-4 model provides a higher field strength value than the Longley-Rice model, with average field strengths of 108.3425 dBμV/m and 108.2325 dBμV/m, respectively. The difference in average field strength of 0.11 dBμV/m, despite having the same free space loss value of 100.9025 dB, indicates that one model has a slightly stronger signal. This stronger signal can improve coverage by reaching further distances and penetrating obstacles better. Additionally, a stronger signal means less power is needed to maintain the same coverage area, thus improving energy efficiency. This research not only offers empirical data specific to Semarang City but also provides insights that can guide future digital broadcasting optimizations in similar urban environments.
Perancangan Kendali Optimal pada Motor Arus Searah Tanpa Sikat melalui Metode LQRI FATHONI, KHOIRUDIN; UTOMO, ARYO BASKORO
ELKOMIKA: Jurnal Teknik Energi Elektrik, Teknik Telekomunikasi, & Teknik Elektronika Vol 7, No 2: Published May 2019
Publisher : Institut Teknologi Nasional, Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26760/elkomika.v7i2.377

Abstract

ABSTRAKArtikel ini akan menjelaskan perancangan kendali kecepatan MASTS  dengan tujuan diperoleh respon kecepatan MASTS yang tanggap serta memiliki sinyal kendali dan arus minimal. Untuk mencapai hal ini MASTS akan dikendalikan melalui metode Linear Quadratic Regulator (LQR) dengan state yang dipilih adalah arus, kecepatan, dan state integral galat kecepatan. Diperlukan penalaan nilai parameter Q matriks bobot state dan R matriks bobot input untuk mendapatkan performa kecepatan dan arus yang terbaik. Berdasarkan pengujian diperoleh bahwa dengan kendali LQR-I, kecepatan MASTS dapat mengikuti set point dengan respon rise time Tr = 0,03 detik, settling time Ts=0,044 detik, overshoot (OS) 1,6 %, arus Imax=0,16 A dan dutycycle sinyal kontrol umax 56% pada kondisi tanpa beban dan Tr = 0,03 detik, Ts=0,044 detik, OS 1,6 %, Imax=0,16 A dan umax 56% pada kondisi berbeban. Dibandingkan dengan kendali PID ketika tanpa beban mempunyai Tr=0,0176 Ts=0,075 %OS=3,9% umax=96% Imax=0,35 A, LQRI mempunyai respon settling time, sinyal kendali dan arus yang lebih baik.Kata kunci: Motor Arus Searah Tanpa Sikat, Kendali Optimal, Linear  Quadratic Regulator dan Integral ABSTRACTThis paper aimed to discuss further research about BLDC motor speed control so that BLDC not only has fast speed response but also has minimum control signal and current using LQR (Linear Quadratic Regulator) control with chosen states are current, speed of BLDC, and speed error integral state. Tuning of Q and R matrix is required to reach the best speed and current performance. Where Q and R matrix is state cost matrix and input cost matrix, respectively. Result show that LQR-I control can track set point with rise time Tr = 0.03 s, settling time Ts=0,044 s, overshoot (OS) 1,6 %, current Imax=0,16 A and dutycycle control signal umax 56% in no load condition, and Tr = 0,03 s, Ts=0,044 s, OS 1,6 %, Imax=0,16 A dan umax 56% in the load condition. Compared to PID controller which has Tr=0,0176 Ts=0,075 %OS=3,9% umax=96% Imax=0,35 A in no load condition, proposed controller has a better settling time, control signal and current.Keywords: BLDC Motor, Optimal Control, LQR and Integral
Implementasi Virtual Business Card Berbasis Android Menggunakan Augmented Reality Satrio, Bambang; Suryanto, Agus; Mulwinda, Anggraini; Fathoni, Khoirudin
Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 8 No 4: Agustus 2021
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25126/jtiik.2021842690

Abstract

Kartu bisnis masih sering digunakan pada saat ini, namun ada beberapa kekurangan yang membuatnya terasa tertinggal dan akhirnya akan tergantikan. Kartu bisnis memiliki keterbatasan dalam menampilkan informasi dan terkesan monoton sehingga tidak menarik. Teknologi Augmented Reality dapat membuat kartu bisnis konvensional menjadi kartu bisnis digital (Virtual Business Card). Virtual Business Card dapat menampilkan banyak informasi yang sebelumnya tidak dapat ditampilkan pada kartu bisnis konvensional, dan lebih interaktif dalam menampilkan informasi sehingga dapat menarik minat pengguna. Metode pengembangan yang digunakan dalam pembuatan aplikasi Virtual Business Card adalah Agile Development. Langkah-langkah penelitian ini adalah Planning, Design, Coding, dan Testing. Pada pengujian aplikasi ini, dilakukan dengan pengujian alpha berupa functional testing (uji black box) dan pengujian beta berupa usability testing (uji ahli media dan uji pengguna aplikasi). Penelitian ini menghasilkan aplikasi Virtual Business Card yang berisi data informasi digital yang dapat digunakan untuk keperluan pribadi. Dari hasil pengujian yang dilakukan, aplikasi dapat dikategorikan “Sangat Baik” sehingga aplikasi dapat dinyatakan layak untuk digunakan sebagai informasi digital pribadi. Berikut ini hasil dari masing-masing pengujian. Hasil pengujian alpha berupa functional testing, yaitu black box mendapatkan persentase 100%. Hasil pengujian beta berupa usability testing, yaitu uji ahli media mendapatkan persentase 89,88% dan uji pengguna mendapatkan persentase 84%. AbstractBusiness cards are still often used today, but some functions can still be optimized to cover the shortcomings of business cards, so they are not left behind and replaced. Business cards have limitations in displaying information and are not interactive, making them less attractive to use. Augmented Reality (AR) technology can make conventional business cards into digital business cards (Virtual Business Cards). Virtual Business Cards can display much information that previously could not be displayed on conventional business cards and is more interactive in displaying information so that it can attract the user's interest. The development method used in making Virtual Business Card applications is the Extreme Programming type of Agile Development. The steps of this research are Planning, Design, Coding, and Testing. In testing this application, alpha testing is done in the form of functional testing (black box test) and beta testing in the form of usability testing (media expert test and application user test). This research resulted in a Virtual Business Card application that contains digital information data that can be used for personal use. From the results of tests conducted, the application can be categorized as "Very Good" so that the application can be declared eligible for use as personal digital information. The following are the results of each test. Alpha test results in the form of functional testing, namely, the black box test get a percentage of 100%. The results of beta testing are in the form of usability testing, i.e., media expert tests get a percentage of 89.88%, and user tests get a percentage of 84%.
Sistem Kontrol dan Monitoring Kualitas Air Reverse Osmosis (RO) Menggunakan Fuzzy Logic Metode Sugeno Berbasis Internet of Things Kharim, Muhammad Abdul; Andrasto, Tatyantoto; Suni, Alfa Faridh; Fathoni, Khoirudin
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 5 No. 3 (2025): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v5i3.18904

Abstract

Kualitas air minum menjadi aspek penting yang harus diperhatikan untuk menjaga kesehatan masyarakat. Salah satu teknologi yang umum digunakan dalam penyaringan air adalah Reverse Osmosis (RO), yang mampu menyaring berbagai zat kontaminan. Namun, tantangan utama dalam sistem RO adalah pemantauan kualitas air secara real-time, otomatisasi dalam pengendalian pompa air, serta penggantian filter yang sering kali tidak terjadwal dengan baik. Oleh karena itu, penelitian ini mengembangkan sistem pemantauan dan kontrol kualitas air RO berbasis Internet of Things (IoT) dengan pendekatan logika fuzzy metode Sugeno untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas pengelolaan air RO. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem yang dikembangkan mampu membaca parameter air dengan akurasi tinggi setelah dilakukan kalibrasi sensor, dengan akurasi sensor pH mencapai 97%, sensor TDS 97,21%, dan sensor kekeruhan 95%. Implementasi metode fuzzy Sugeno berhasil meningkatkan akurasi penentuan kualitas air hingga 97%, dibandingkan dengan metode pemantauan manual yang lebih subjektif. Selain itu, sistem IoT berbasis Blynk memungkinkan pengguna untuk memantau kualitas air secara jarak jauh dan real-time, serta memberikan notifikasi otomatis jika kualitas air turun di bawah ambang batas yang telah ditentukan.. Penerapan sistem ini sangat sesuai untuk lingkungan seperti Pondok Pesantren Durrotu Aswaja, yang membutuhkan akses terhadap air minum berkualitas secara berkelanjutan.