Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

IMPLIKASI TEORITIK DALAM EKONOMI PEMBANGUNAN PERDESAAN AKIBAT WABAH COVID-19 Shella Rizqi Amelia; Desta Akbar
Perwira Journal of Economics & Business Vol 1 No 1 (2021)
Publisher : UNPERBA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54199/pjeb.v1i1.15

Abstract

Kasus penularan pandemi Covid-19 di Indonesia telah meningkat drastis dan mempengaruhi perekonomian Indonesia. Pelemahan ekonomi baik di sektor riil maupun finansial tidak dapat terhindarkan. Di tengah risiko disrupsi signifikan terhadap aktivitas perekonomian domestik, pemerintah memerlukan strategi kebijakan fiskal dalam jumlah besar dengan penyaluran yang cepat dan tepat sasaran. Sejauh ini, stimulus sudah dikeluarkan oleh pemerintah dalam dua fokus. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis dampak covid 19 terhadap perekonomian Indonesia. Metode penelitian yang digunakan adalah kajian teori yang dalam ekonomi pembangunan dan kaitannya dengan covid19. Hasil kajian teori menunjukkan bahwa Covid19 membawa dampak pada stimulus fiskal fokus jangka panjang (insentif perpajakan dan stimulus Kredit Usaha Rakyat & program pemulihan ekonomi), insentif fiskal negara lain dan sumber dana stimulus, kondisi perbankan dan sektor keuangan indonesia, pelemahan daya beli dibarengi dengan risiko supply shock. Pembatasan perdagangan dan pergerakan sudah menyulitkan petani skala kecil untuk mengakses pasar, baik untuk mendapatkan input penting seperti benih dan untuk menjual produk akhir.
PELATIHAN MANAJEMEN KEUANGAN BAGI ANGGOTA PKK DESA KARANGTENGAH KECAMATAN KEMANGKON KABUPATEN PURBALINGGA SEBAGAI UPAYA PEMBEKALAN KETRAMPILAN WIRAUSAHA DAN PENGUATAN UMKM Dyah Supriatin; Shella Rizqi Amelia; Agustin Rian Pratiwi; Anastasia Anggarkusuma Arofah; Dinnas Purnomo
Perwira Journal of Community Development Vol 2 No 1 (2022)
Publisher : Unperba Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Banyak pelaku UMKM yang mengelola usahanya tanpa memiliki dasar pengetahuan maupun ketrampilan mengenai manajemen usaha dan manajemen keuangan yang baik. Tidak jarang usaha hanya dijalankan dengan mengandalkan insting dan pengalaman saja. Aspek-aspek manajemen usaha yang meliputi perencanaan usaha, pengorganisasian, implementasi, dan pengendalian usaha menjadi sesuatu yang jarang diperhatikan, padahal hal tersebut sangat penting dalam membangun dan mengembangkan usaha. Demikian pula dengan pengelolaan keuangan usaha, banyak UMKM yang tidak melakukan pembukuan formal terhadap usahanya. Perhitungan laba sering dilakukan dengan sederhana tanpa melakukan analisis biaya secara memadai. Misalnya usaha yang menggunakan bahan baku/bahan mentah yang diambil dari lahan sendiri dan melibatkan anggota keluarga sendiri, biasanya tidak memasukkan komponen tersebut sebagai biaya bahan baku dan biaya tenaga kerja dalam penghitungan formal biaya.
SOSIALISASI LITERASI KEUANGAN UNTUK IBU RUMAH TANGGA DI DESA LEDUG KECAMATAN KEMBARAN KABUPATEN BANYUMAS Shella Rizqi Amelia; Agustin Riyan Pratiwi; Anastasia Anggarkusuma Arofah; Retno Pangestu; Dyah Supriatin; Lia Widya Pangestika
Perwira Journal of Community Development Vol 4 No 1 (2024)
Publisher : Unperba Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54199/pjcd.v4i1.269

Abstract

Ibu rumah tangga sangat berperan penting memberikan kontribusi yang besar bagi perekonomian nasional, namun sebagian besar mengalami kesulitan dalam mengelola keuangan rumah tangga dan berdampak pada perekonomian domestik (rumah tangga). Secara umum, persoalan yang dihadapi oleh ibu rumah tangga meliputi kesulitan mengatur keuangan, tidak pernah ada perencanaan keuangan, dan salah dalam pengambilan keputusan keuangan. Banyak ibu rumah tangga yang memegang kendali keuangan dalam rumah tangga tanpa memiliki dasar pengetahuan maupun keterampilan dalam pengelolaan keuangan dengan baik. Tidak jarang ketika memegang uang mereka cenderung menghabiskan untuk sesuatu yang sifatnya hanya komsumtif dan tidak mempertimbangkan untuk dana darurat, tabungan masa depan, kesehatan dan pendidikan. Dalam rumah tangga baiknya juga menerapkan aspek manajemen yang meliputi perencanaan, pengorganisasian, implementasi, dan pengendalian, hal tersebut sangat penting dalam kesiapan untuk menghadapai ketidakpastian di masa yang akan datang. Demikian pula dengan pengelolaan keuangan, masih banyak ibu rumah tangga yang menghabiskan pendapatan rumah tangga tanpa perhitungan yang baik. Mungkin melakukan perhitungan dengan konsumsi berdasarkan asas kebutuhan bukan keinginan, namun banyak hal yang dilewatkan meraka seperti menabung untuk dana darurat, kesehatan, dan masa pensiun dan yang lainnya.
KETIKA INFLASI DAN KETIDAKPASTIAN MENEKAN: REFLEKSI DOOM SPENDING DAN PENTINGNYA LITERASI EKONOMI Shella Rizqi Amelia; Lik Anah; Widadatul Ulya
Perwira Journal of Economics & Business Vol 5 No 2 (2025)
Publisher : UNPERBA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54199/pjeb.v5i2.589

Abstract

The phenomenon of doom spending, or impulsive consumption behavior as an emotional escape, has become increasingly prevalent amid global economic uncertainty. Economic crises, high inflation, and job insecurity are key drivers of irrational consumer behavior. This study aims to systematically review the literature examining the relationship between macroeconomic pressures, doom spending behavior, and the role of economic literacy as a mitigation tool. Using a systematic literature review approach, this research analyzes scholarly articles published between 2018 and 2025 from reputable sources. The findings indicate that macroeconomic pressure significantly contributes to doom spending behavior, and economic literacy plays an essential role in shaping rational consumer decision-making. However, economic literacy alone is insufficient without self-regulation and digital awareness of consumerist influences. This study highlights the urgency of enhancing economic literacy programs that are adaptive to digital challenges and macroeconomic dynamics. Keywords: doom spending, economic literacy, macroeconomic pressure, consumer behavior, literature review