Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

The Influence of the Value Clarification Technique (VCT) Model Assisted by Interactive Video Media on the Learning Activities of Elementary School Civics Education Students : English Hardiana; Muhajir; Andi Sugiati
Jurnal Cakrawala Pendas Vol. 10 No. 4 (2024)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jcp.v10i4.10953

Abstract

This study aims to analyze the influence of the Value Clarification Technique (VCT) model assisted by interactive video media on the learning activities of elementary school students in Pancasila and Civic Education (PPKn). This research employs a quantitative approach with a quasi-experimental design. The experimental group consists of 32 fifth-grade students in Lembaya, while the control group consists of 25 fifth-grade students in Cikoro, selected using purposive sampling and random sampling. Data were collected through observation, pretest and posttest questions, and documentation. Data analysis was conducted through prerequisite tests, including homogeneity and normality tests, followed by descriptive and inferential tests using t-test and Anova. The normality test was conducted using the Kolmogorov-Smirnov test to determine data distribution, with a significance criterion above 0.05, while the homogeneity test aimed to ensure the equality of variances between groups. The results of the analysis indicate a significant influence of the VCT model assisted by interactive video media on students' learning activities. The significant values obtained from the t-test and Anova indicate that students taught with the VCT model showed better improvement compared to those taught with conventional methods. These findings underscore the importance of integrating technology into education to enhance the quality of education and student engagement in PPKn learning. This research is expected to contribute to the development of more innovative and effective teaching methods in elementary schools.
Pengaruh Media Pembelajaran Literasi dengan Menggunakan Wordwall Terhadap Keterampilan Membaca Pemahaman Siswa Kelas VI SDN 7 Pulau Karanrang Muhajir; Fitrianti; Nurwahidah; Ermawati
JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN Vol. 6 No. 2 (2024): JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN (JP-3)
Publisher : RAYHAN INTERMEDIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/pendidikan.v6i2.1335

Abstract

Masalah utama dalam penelitian ini yaitu kurangnya keterampilan membaca pemahaman pada siswa kelas VI. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pembelajaran literasi dengan menggunakan media Wordwall tehadap keterampilan membaca memahami siswa kelas VI . Jenis penelitian yang digunakan eksperimen dengan desain penelitian One Group Pretest-Posttest. Sumber data dalam penelitian ini adalah siswa kelas VI dengan jumlah 21 orang. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan hasil penilaian keterampilan membaca pemahaman. Data yang diperoleh selanjutnya dianalisis dengan menggunakan teknik analisis statistik, yaitu statistik deskriptif dan statistik inferensial. Setelah menganalisis data, hasil pengujian hipotesis diperoleh perbandingan hasil Pre-test yaitu 82,76 dan Post-test yaitu 93,714 yang menunjukkan bahwa nilai tHitung = 5,8099 dan tTabel = 2.08596 maka tHitung ≥ tTabel atau 5,8099 ≥ 2.08596 sehingga dapat disimpulkan bahwa H0 ditolak dan H1 diterima. Hal ini berarti bahwa pembelajaran literasi dengan menggunakan media Wordwall memberikan pengaruh terhadap kemampuan membaca siswa dan dapat meningkatkan kemampuan membaca pemahaman siswa kelas VI.
Pengaruh Penggunaan Media Kahoot Terhadap Tingkat Berpikir Kritis Siswa Kelas V SD Inpres Bontoala 1 Kecamatan Pallangga Kabupaten Gowa Muhajir; Hasrita; Hapsah; Andi Nurul Waode
JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN Vol. 6 No. 2 (2024): JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN (JP-3)
Publisher : RAYHAN INTERMEDIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/pendidikan.v6i2.1341

Abstract

Pendidikan di era digital saat ini semakin berkembang pesat. Penggunaan media pembelajaran yang interaktif dan menarik seperti Kahoot menjadi salah satu solusi untuk meningkatkan kualitas belajar siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan media pembelajaran Kahoot terhadap tingkat berpikir kritis siswa kelas V SD Inpres Bontoala 1 Kecamatan Pallangga Kabupaten Gowa. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen dengan desain pretest-posttest control group. Sampel penelitian terdiri dari 30 siswa yang dibagi menjadi kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Data dikumpulkan menggunakan tes berpikir kritis dan dianalisis menggunakan uji-t independen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan signifikan dalam tingkat berpikir kritis antara kelompok eksperimen yang menggunakan Kahoot dan kelompok kontrol yang menggunakan metode konvensional.
PENERAPAN MEDIA KARTU TRUTH OR DARE DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA PEMBELAJARAN PPKN KELAS V DI SDN 30 RUMAJU KABUPATEN LUWU Qalbi Aziz; Muhajir; Musdalifah Syahrir
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 10 No. 3 (2024): Volume 10 No. 3 September 2024
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v10i3.3922

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar siswa menggunakan media kartu truth or dare PPKn kelas V SDN 30 Rumaju. Metode penelitian menggunakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang terdiri dari dua siklus. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, tes, dan dokumentasi. Subjek penelitian adalah siswa kelas V, Analisis data kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian diharapkan media kartu truth or dare dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas V SDN 30 Rumaju. Penelitian ini diharapkan mampu memberikan inovasi serta Solusi untuk meningkatkan hasil belajar yang rendah. Kata Kunci: Media, Kartu Truth Or Dare , Hasil Belajar, Pembelajaran PPKn
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE SCRAMBLE BERBANTUAN MEDIA PUZZLE TERHADAP HASIL BELAJARPENDIDIKAN PANCASILA SISWA KELAS V SEKOLAH DASAR: Penelitian Kuantitatif Syarifah Suharni; Muhajir; Try Gustaf Said
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 11 No. 02 (2025): Volume 11 No. 02 Juni 2025 In Press
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v11i02.6748

Abstract

This study aims to determine the effect of the Scramble type cooperative learning model assisted by Puzzle media on the learning outcomes of Pancasila Education of fifth grade students at the UPT SPF SD Inpres Bertingkat Mamajang 3 Makassar. This study was motivated by the low learning outcomes of students in the Pancasila Education subject caused by monotonous learning methods and the lack of interesting media. For this reason, the Scramble type cooperative learning model combined with Puzzle media was applied to create a more interactive and enjoyable learning atmosphere. The method used is a quantitative approach with a pre-experimental design of the one group pretest-posttest type. The research sample consisted of 16 fifth grade students who were selected randomly. The data collection technique used test instruments in the form of pretest and posttest questions. The results of the analysis showed a significant increase in student learning outcomes after the application of the treatment. The average value increased from 57.61 to 86.75. The results of the t-test showed that t_count = 9.99> t_table = 2.13, so H0 was rejected and H1 was accepted. Thus, it can be concluded that the Scramble type cooperative learning model assisted by Puzzle media has a significant positive influence on the learning outcomes of Pancasila Education. This finding provides implications that teachers can adopt this model and media as an effective learning alternative to improve student learning outcomes.
Capaian Profil Pelajar Pancasila dalam Implementasi Kurikulum Merdeka pada Siswa Sekolah Dasar Masyita Sulaiman; Abdul Azis Muslimin; Muhajir
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 14 No. 2 Mei (2025): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.2069

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis capaian Profil Pelajar Pancasila dalam implementasi Kurikulum Merdeka pada siswa sekolah dasar. Profil Pelajar Pancasila yang mencakup enam dimensi—beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa serta berakhlak mulia, berkebinekaan global, gotong royong, mandiri, bernalar kritis, dan kreatif—menjadi tolok ukur utama pembentukan karakter peserta didik di abad ke-21. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan survei, melibatkan 1.007 siswa kelas IV dari lima sekolah dasar. Instrumen penelitian berupa angket skala Likert yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya, dengan data dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dimensi religius, akhlak mulia, kebinekaan global, dan gotong royong memperoleh skor rata-rata sangat tinggi (kategori selalu), yang menandakan internalisasi nilai karakter tersebut telah berlangsung efektif dalam kehidupan sehari-hari siswa. Dimensi kemandirian juga berada pada kategori tinggi, meskipun aspek pengelolaan waktu masih memerlukan perhatian lebih lanjut. Sementara itu, dimensi bernalar kritis dan kreatif berada pada kategori sering, yang menunjukkan bahwa siswa memiliki kecenderungan untuk berpikir analitis dan menghasilkan ide baru, tetapi belum konsisten menerapkannya. Faktor yang memengaruhi capaian tersebut antara lain kebijakan Kurikulum Merdeka yang fleksibel, komitmen guru, kesadaran masyarakat terhadap nilai Pancasila, dukungan pemerintah, serta pelatihan dan pendampingan guru. Penelitian ini menyimpulkan bahwa Kurikulum Merdeka mampu memperkuat karakter dasar siswa, tetapi masih perlu intervensi pedagogis yang lebih inovatif untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis dan kreativitas. Temuan ini memberikan implikasi penting bagi sekolah dan guru untuk memperkaya pembelajaran berbasis proyek, asesmen formatif, serta lingkungan belajar yang mendukung pengembangan karakter secara menyeluruh.