Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Sosialisasi Dampak Komsumsi Miras Terhadap Perilaku Remaja Di Wisata Tanjung Kasuari Kelurahan Saoka Distrik Maladummes Kota Sorong Uswatul Mardliyah; Lukman Rais; Umar Ramli; Nanik Purwanti; Siti Nurul Nikmatul Ula
Jompa Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2023): Jompa Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Saat ini di Kota Sorong mengalami persoalan dalam komsumsi minuman beralkohol atau minuman keras karena menjadi salah satu penyebab masalah kejahatan. Tujuan pengabdian ini untuk mensosialisasikan dampak mengkomsumsi minuman keras terhadap perilaku remaja di kawasan Wisata Tanjung Kasuari di Kelurahan Saoka Distrik Maladummes pada 4 Mei 2023. Metode pengabdian yang digunakan pendekatan ceramah, yaitu bentuk penyampaian dengan mengutamakan interaksi antara narasumber dan peserta, dimana narasumber menyampaikan materi pembelajarannya melalui proses penerangan serta penuturan bahasa dengan lisan kepada peserta. Dari sosialisasi yang dilakukan bermanfaat untuk meningkatkan pengetahuan remaja terhadap dampak negative dari mengkomsumsi minuman beralkohol terhadap perilaku remaja serta memunculkan pertanyaan terhadap solusi untuk menghindar dari komsumsi minuman keras, bagaimana peran keluarga dan lembaga yang berwenang dalam mencegah penyalahgunaan minuman yang beralkohol. Rekomendasi dari pengabdian ini dibutuhkan instrument khusus dalam melindungi remaja dariĀ  penyalahgunaan minuman yang beralkohol, termasuk aturan pidana terhadap penjual yang membebaskan remaja membeli minuman yang beralkohol serta penguatan pendidikan dalam keluarga, agama dan institusi pendidikan dalam mensosialisasikan bahaya minuman beralkohol sampai melakukan tindakan preventif atau refresif jika remaja melanggar aturan tersebut.
Sosialisasi Dampak Komsumsi Miras Terhadap Perilaku Remaja Di Wisata Tanjung Kasuari Kelurahan Saoka Distrik Maladummes Kota Sorong Uswatul Mardliyah; Lukman Rais; Umar Ramli; Nanik Purwanti; Siti Nurul Nikmatul Ula
Jompa Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2023): Jompa Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Saat ini di Kota Sorong mengalami persoalan dalam komsumsi minuman beralkohol atau minuman keras karena menjadi salah satu penyebab masalah kejahatan. Tujuan pengabdian ini untuk mensosialisasikan dampak mengkomsumsi minuman keras terhadap perilaku remaja di kawasan Wisata Tanjung Kasuari di Kelurahan Saoka Distrik Maladummes pada 4 Mei 2023. Metode pengabdian yang digunakan pendekatan ceramah, yaitu bentuk penyampaian dengan mengutamakan interaksi antara narasumber dan peserta, dimana narasumber menyampaikan materi pembelajarannya melalui proses penerangan serta penuturan bahasa dengan lisan kepada peserta. Dari sosialisasi yang dilakukan bermanfaat untuk meningkatkan pengetahuan remaja terhadap dampak negative dari mengkomsumsi minuman beralkohol terhadap perilaku remaja serta memunculkan pertanyaan terhadap solusi untuk menghindar dari komsumsi minuman keras, bagaimana peran keluarga dan lembaga yang berwenang dalam mencegah penyalahgunaan minuman yang beralkohol. Rekomendasi dari pengabdian ini dibutuhkan instrument khusus dalam melindungi remaja dariĀ  penyalahgunaan minuman yang beralkohol, termasuk aturan pidana terhadap penjual yang membebaskan remaja membeli minuman yang beralkohol serta penguatan pendidikan dalam keluarga, agama dan institusi pendidikan dalam mensosialisasikan bahaya minuman beralkohol sampai melakukan tindakan preventif atau refresif jika remaja melanggar aturan tersebut.
Peran Domestik dan Hubungan Sosial dalam Keluarga Perempuan Pengemudi Ojek Online Maxim di Kota Makassar Lukman Rais; Umar Ramli; Nur Hidaya; Wahyudin Halik; Arie Purnomo
Jurnal Noken: Ilmu-Ilmu Sosial Vol. 8 No. 2 (2023): Juni 2023
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33506/jn.v8i2.2406

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis bagaimana peran domestik dan hubungan sosial dalam keluarga perempuan pengemudi ojek online maxim di Kota Makassar. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan tipe deskriptif. Penentuan informan dengan Snowball Sampling, dimana informan berjumlah 8 (delapan) orang perempuan pengemudi ojek online Maxim dengan status keluarga lengkap, atau memiliki suami yang bekerja ataupun tidak lagi bekerja dan single parent. Hasil penelitian menunjukkan peran domestik perempuan pengemudi ojek online adalah menjalankan tanggung jawabnya terhadap anak dan suaminya, mengurus segala kebutuhan rumah tangga baik mengenai pendidikan maupun mengelola kebutuhan keluarga. Jika perempuan pengemudi ojek online nya itu single parent maka tanggung jawabnya lebih besar karena tidak memiliki rekan atau pasangan yang dapat diajak untuk bekerja sama dalam mengurus segala kebutuhan rumah tangga. Sementara Hubungan sosial perempuan pengemudi ojek online dalam keluarga adalah berbentuk harmonis jika terjalin kerja sama jika saling mendukung dan saling menjaga satu sama lain, tetapi tercipta konflik karena tidak seimbangnya peran yang dilakukan sehingga dibutuhkan pembagian peran dan manajemen waktu untuk mengurus keluarga dan mencari nafkah
Analisis Konflik Politik Pasca Pembentukan Daerah Otonomi Baru Lukman Rais; Umar Ramli; Wahyudin Halik; Uswatul Mardliyah; Nur Hidaya
Jurnal Sosiologi Andalas Vol 9 No 2 (2023)
Publisher : Department of Sociology, Faculty of Social and Political Sciences, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jsa.9.2.106-124.2023

Abstract

This research aims at analyzing auses and impacts of political conflicts, as well as changes in the governance structure and conditions following the establishment of new autonomous regions. The study employs a mixed methods approach using an exploratory sequential design. The research is conducted in Sorong City, Southwest West Papua Province, utilizing cluster random sampling. Data collection techniques involve questionnaires, observations, interviews, document analysis, and triangulation. Data analysis follows an explanatory sequential mixed methods approach, involving descriptive statistical analysis and qualitative analysis. The research findings indicate that the causes of political conflict are attributed to changes in regional governance and power redistribution stemming from polarization based on social and cultural differences, as well as differences in political views and ideologies leading to conflicts among elite political parties competing for power. The impact of these conflicts has resulted in the instability of governance and hindered government decision-making, prompting government efforts to address these issues through dialogue and communication, with civil society playing a role as pressure groups and peace agents. Furthermore, there have been no structural changes in governance because the new autonomy policy primarily aims at political objectives to mitigate conflicts, with economic and administrative goals not yet being the primary focus. Additionally, the condition of governance is in the process of improvement as the new government is engaged in restructuring and infrastructure development, thus making the governance condition currently unstable.
Melampaui Tantangan Daerah Terpencil : Mengupas Kinerja Pegawai Kantor Kampung Yefman Barat dalam Peningkatan Disiplin Meisarah, Marnisah; Tumoka, Isgar Muhammad Ricky; Nurhidaya; Ramli, Umar
Jurnal Fase Kemajuan Sosial dan Politik: Faksi Vol. 10 No. 1 (2024): Maret 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33506/jf.v10i1.3631

Abstract

Discipline in the workplace is very important for organizations because without discipline there will be no constructive joint efforts to achieve common goals. The Yefman Office is one of the spearheads of community service on Yefman Island. Its services require employees who are professional and competent in dealing with work pressure. This research aims to investigate the performance of employees at the West Yefman Village Office, a remote area, to improve discipline in their work environment. Employee discipline is a key factor in achieving efficiency and effectiveness in carrying out government tasks. The results of this research provide a better understanding of the challenges and opportunities faced by employees in remote areas such as West Yefman Village. The implication of this research is the importance of developing better infrastructure, training, and incentive systems to improve employee discipline and, in turn, improving government performance in remote areas.
Faktor Pendorong Resiliensi Perempuan Korban Kekerasan dalam Rumah Tangga (Studi di Kelurahan Giwu dan Kelurahan Saoka Kota Sorong) Ramli, Umar; Hidaya, Nur; Kamaluddin, Kamaluddin
Jurnal Noken: Ilmu-Ilmu Sosial Vol. 9 No. 1 (2023): Desember 2023
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33506/jn.v9i1.3207

Abstract

Domestic violence is a detrimental social phenomenon that produces negative impacts, particularly on women. This study focuses on the Giwu and Saoka Subdistricts in the city of Sorong to delve into the understanding of the resilience of women who are victims of domestic violence. The research aims to analyze the factors that enable women to endure domestic violence. Employing a qualitative approach, specifically a case study research design, the study utilizes nonprobability sampling, particularly through purposive sampling techniques, with data collection taking place from September to November 2023. Data collection involves observation techniques, in-depth interviews, and literature review. The data analysis process begins with reduction, followed by data presentation, and verification. The research findings indicate that factors driving wives to persist involve emotional aspects such as love and spirituality, while external factors encompass social stigma, economic aspects, and concern for children. These findings highlight the complexity of the resilience of women who are victims of violence, influenced by various internal and external factors.
Implementasi Pengembangan Industri Pariwisata Halal Sebagai Strategi Peacebuilding Thailand Pada Konflik Etnis Muslim Melayu di Kawasan Thailand Selatan Puspitasari, Kartina Indah; Burhan, Zulkhair; Ramli, Umar
Jurnal Noken: Ilmu-Ilmu Sosial Vol. 10 No. 2 (2024): Desember 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33506/jn.v10i2.3599

Abstract

Perkembangan industri pariwisata halal saat ini telah menjadi suatu fenomena global yang ramai dikembangkan oleh berbagai negara. Pariwisata halal tidak hanya dikembangkan di negara mayoritas muslim saja, namun industri pariwisata halal juga telah banyak dikembangkan oleh negara minoritas muslim. Adapun salah satu negara minoritas muslim yang saat ini berhasil mengembangkan industri pariwisata halalnya adalah Thailand. Tujuan Thailand dalam mengembangkan industri pariwisata halal bukan hanya sebagai sektor yang dapat memberikan keuntungan ekonomi. Namun industri pariwisata halal juga menjadi instrumen perdamaian yang coba dilakukan oleh pemerintah Thailand dalam meredam konflik di kawasan Thailand Selatan. Dalam penelitian ini peneliti menggunakan metode kualitatif dan konsep peacebuilding dari Johan Galtung untuk menjelaskan bagaimana pemerintah Thailand mencoba melakukan pendekatan baru dengan memanfaatkan pariwisata halal sebagai strategi peacebuilding Thailand dalam meredam konflik di kawasan tersebut. Adapun hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa pemerintah Thailand ikut melibatkan langsung kawasan Thailand Selatan sebagai salah satu aktor penting dalam pengimplementasian dan juga pengembangan industri pariwiasta halal. Thailand Selatan saat ini menjadi pusat industri halal Thailand yang telah memberikan dampak positif terhadap taraf kesejahteraan masyarakat di kawasan. Peningkatan perekonomian dan lapangan pekerjaan serta pemenuhan hak-hak bagi kelompok etnis muslim melayu pun akhirnya secara perlahan telah didapatkan sehingga dapat meredam konflik di kawasan tersebut.
Analisis Konflik Politik Pasca Pembentukan Daerah Otonomi Baru Lukman Rais; Umar Ramli; Wahyudin Halik; Uswatul Mardliyah; Nur Hidaya
Jurnal Sosiologi Andalas Vol. 9 No. 2 (2023)
Publisher : Department of Sociology, Faculty of Social and Political Sciences, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jsa.9.2.106-124.2023

Abstract

This research aims at analyzing auses and impacts of political conflicts, as well as changes in the governance structure and conditions following the establishment of new autonomous regions. The study employs a mixed methods approach using an exploratory sequential design. The research is conducted in Sorong City, Southwest West Papua Province, utilizing cluster random sampling. Data collection techniques involve questionnaires, observations, interviews, document analysis, and triangulation. Data analysis follows an explanatory sequential mixed methods approach, involving descriptive statistical analysis and qualitative analysis. The research findings indicate that the causes of political conflict are attributed to changes in regional governance and power redistribution stemming from polarization based on social and cultural differences, as well as differences in political views and ideologies leading to conflicts among elite political parties competing for power. The impact of these conflicts has resulted in the instability of governance and hindered government decision-making, prompting government efforts to address these issues through dialogue and communication, with civil society playing a role as pressure groups and peace agents. Furthermore, there have been no structural changes in governance because the new autonomy policy primarily aims at political objectives to mitigate conflicts, with economic and administrative goals not yet being the primary focus. Additionally, the condition of governance is in the process of improvement as the new government is engaged in restructuring and infrastructure development, thus making the governance condition currently unstable.
CONFLICT TRANSFORMATION AND WELFARE OF INDIGENOUS PAPUAN COMMUNITIES IN THE NEW AUTONOMOUS REGION Rais, Lukman; Nikmatul Ula, Siti Nurul; Berae, Agustinus; Ramli, Umar; Mardliyah, Uswatul
Sosiohumaniora Vol 26, No 3 (2024): Sosiohumaniora: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial dan Humaniora, NOVEMBER 2024
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/sosiohumaniora.v26i3.58651

Abstract

The objectives of this study are to (1) investigate the relationship between conflict transformation and local community life and local wisdom, (2) the impact of conflict transformation on the common good, (3) the impact of local autonomy on the common good of indigenous Papuans. This study uses a mixed-methods approach with a multistage random sampling technique. Data collection was done through observations, in-depth interviews, questionnaires, and document reviews, which were analyzed using a parallel convergent mixed-methods design. This study shows that conflict transformation starts with a fair and equitable policy that prioritizes the advancement of indigenous Papuans while protecting local wisdom. In the subtests, conflict transformation and the formation of a new autonomous region have a positive and significant impact on the common good with t-table values of 3.983 (t-table = 1.960) and 2.475 (t-table = 1.960) The significance level is less than 0.05. The simultaneous test showed that conflict transformation and the formation of new autonomous regions had a positive and significant impact on the well-being of indigenous Papuans, with a calculated f-value of 76.821 (f-table = 3.04). This study provides new evidence that conflict transformation and the formation of new autonomous regions have increased the well-being of indigenous Papuans, a new finding not found in previous studies.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis (1) transformasi konflik dan hubungannya dengan kehidupan dan kearifan lokal masyarakat, (2) pengaruh transformasi konflik terhadap kesejahteraan masyarakat, (3) l pengaruh otonomi daerah terhadap kesejahteraan masyarakat asli papua. Penelitian ini menggunakan pendekatan metode campuran dengan teknik multi stage random sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, kuesioner, dan telaah dokumen yang dianalisis menggunakan desain metode campuran paralel konvergen. Temuan penelitian menunjukkan bahwa transformasi konflik diawali dengan kebijakan yang adil dan merata yang mengutamakan kemajuan masyarakat asli Papua dengan tetap menjaga kearifan lokal. Pada uji parsial transformasi konflik dan pemberntukan daerah otonomi baru berpengaruh positif dan signifikan terhadap kesejahteraan masyarakat dengan nilai t tabel masing-masing sebesar 3,983 (t tabel = 1.960) dan 2,475 (t tabel = 1.960) serta tingkat signifikansi di bawah 0,05. Pada uji simultan Transformasi konflik dan pembentukan daerah otonomi baru berpengaruh positif dan signifikan terhadap kesejahteraan masyarakat asli papua dengan nilai fhitung sebesar 76,821 (f tabel = 3.04). Studi ini mengungkap bukti baru bahwa transformasi konflik dan pembentukan daerah otonomi baru telah meningkatkan kesejahteraan masyarakat asli Papua, sebuah temuan baru yang tidak ditemukan dalam penelitian sebelumnya.
Mencegah Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak Melalui Edukasi Gender dan Ketahanan Keluarga Di Distrik Sorong Kepulauan Ramli, Umar; Purwanti, Nanik; Rais, Lukman; Basri, La; Hidaya, Nur
Jompa Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2025): Jompa Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57218/jompaabdi.v4i2.1527

Abstract

Kondisi sosial di Distrik Sorong Kepulauan menunjukkan masih rendahnya pemahaman masyarakat tentang kesetaraan gender dan peran keluarga dalam menciptakan lingkungan yang aman dan bebas kekerasan. Untuk menjawab tantangan ini, dilakukan kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang bertujuan meningkatkan kesadaran, pengetahuan, dan kemampuan keluarga dalam mewujudkan suasana rumah tangga yang harmonis dan tanpa kekerasan. Kegiatan ini menggunakan pendekatan partisipatif-edukatif melalui tiga tahap utama, yaitu identifikasi dan survei, pemberian materi edukatif, serta pembuatan media edukasi. Hasil identifikasi menunjukkan bahwa kekerasan terhadap perempuan dan anak, baik secara fisik maupun psikologis, masih kerap terjadi secara berulang. Fakta ini menegaskan perlunya intervensi edukatif yang berbasis data untuk meningkatkan kesadaran dan ketahanan sosial di tingkat keluarga. Edukasi yang diberikan bertujuan membangun relasi yang adil dan empatik dalam keluarga, serta mendorong terbentuknya masyarakat yang aman, inklusif, dan menghormati hak-hak perempuan dan anak. Media edukasi yang dikembangkan juga berfungsi sebagai alat bantu untuk mendeteksi dini potensi kekerasan serta mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam upaya pencegahan.