Moch. Didik Nugraha
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan

Published : 25 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

Pengaruh Konsumsi Air Kelapa Muda Hijau (Cocos Viridis) Terhadap Penurunan Tekanan Darah Pada Penderita Hipertensi Nugraha, Moch. Didik; Komalasari, Mala; Rastipiati, Rastipiati
Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Sciences Journal Vol. 15 No. 01 (2024): Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Science Journal
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jikbh.v15i01.1260

Abstract

Latar Belakang : Angka kejadian hipertensi berdasarkan data dari organisasi kesehatan dunia WHO tahun 2023 memperkirakan sebanyak 1,28 miliar orang dewasa berusia 30-79 tahun di seluruh dunia menderita hipertensi. Salah satu pengobatan yang dapat dikonsumsi Masyarakat yaitu pengobatan non farmakologi dengan mengkonsumsi air kelapa muda hijau (Cocos Viridis) yang dianggap sebagai salah satu terapi alternatif mudah untuk menurunkan tekanan darah pada penderita hipertensi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konsumsi air kelapa muda hijau (Cocos Viridis) terhadap penurunan tekanan darah pada penderita hipertensi.Metode : Jenis penelitian yang digunakan adalah Quasy Eksperimental dengan One Group Pre and Post-test design. Jumlah sampel sebanyak 19 responden dengan teknik Purposive Sampling. Analisis data Bivariat menggunakan Uji statistik Wilcoxon Signed Rank Test dan instrumen penelitian yang digunakan dalam penelitian ini Spigmomanometer, SOP pengukuran tekanan darah, SOP pemberian air kelapa muda hijau (Cocos Viridis) dan lembar observasi.Hasil : Nilai rata-rata tekanan darah sistolik sebelum dan sesudah diberikan air kelapa muda hijau (Cocos Viridis) dengan hasil 170 mmHg dan 130 mmHg dan hasil rata-rata tekanan darah diastolik sebelum dan sesudah diberikan air kelapa muda hijau (Cocos Viridis) dengan hasil 95 mmHg dan 80 mmHg. Yang artinya keduanya mengalami penurunan. Nilai Bivariat Uji Normalitas Data dengan nilai sig sistolik (Pre) 0,203, Sistolik (Post) 0,030, Diastolik (Pre) 0,107, Diastolik (Post) 0,011 menunjukkan data tidak berdistribusi normal maka peneliti menggunakan uji alternatif uji Wilcoxon Signed Ranks Test dengan p value sebesar 0,000.Kesimpulan : Terdapat pengaruh pemberian Air Kelapa Muda Hijau (Cocos Viridis) terhadap penurunan tekanan darah pada penderita hipertensi.
Korelasi tingkat stres dan pola tidur dengan kebugaran tubuh mahasiswa tingkat akhir di STIKES Kuningan Moonti, Mutia Agustiani; Heryanto, Merissa Laora; Nugraha, Moch. Didik
Jurnal Asuhan Kebidanan Vol 3 No 02 (2023): Journal of Midwifery Care
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan Garawangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jmc.v3i02.741

Abstract

Latar Belakang: Pada mahasiswa tingkat akhir yang sedang mengerjakan skripsi gangguan tidur paling sering terjadi karena tingkat stres yang tinggi bisa memicu menurunnya kesehatan. selain stres, pola tidur yang buruk  juga dapat mempengaruhi kebugaran tubuh seseorang. Laporan Riskesdas (2018) angka kejadian gangguan emosional (stres) pada kelompok usia ≥ 15 tahun sekitar 8,9%. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara stres dan pola tidur dengan kebugaran tubuh mahasiswa tingkat akhir program studi S1 Keperawatan STIKes Kuningan.Metode: Jenis penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif dengan rancangan cros sectional. Populasi sebanyak 178 mahasiswa, dengan teknik simple random sampling, sampel berjumlah 123 responden. Analisa data univariat dengan distribusi frekuensi dan bivariat dengan uji chi square.Hasil: Hasil analisis univariat menunjukan hampir sebagian besar responden (46,3) mengalami kategori stres sedang, sebagian besar responden (75,6%) mengalami pola tidur yang buruk dan sebagian responden (74,0%) memiliki kebugaran tubuh yang tidak bugar. Hasil uji statistik didapatkan nilai p-value 0,000.Kesimpulan: Terdapat hubungan antara stres dan pola tidur dengan kebugaran tubuh mahasiswa tingkat akhir program studi S1 Keperawatan STIKes Kuningan. Diharapkan mahasiswa dapat mengontrol stres dan pola tidur, sehingga mahasiswa dapat memiliki kebugaran tubuh yang bugar.
Pengaruh gaya kepemimpinan kepala ruangan terhadap penanganan konflik yang dialami perawat pelaksana dalam pelaksaan asuhan di Ruang Rawat Inap RSU KMC Kuningan Puspanegara, Aditiya; Nugraha, Moch. Didik; Heryanto, Merissa Laora; Moonti, Mutia Agustiani; Inayah, Lina Nurul
Jurnal Asuhan Kebidanan Vol 3 No 02 (2023): Journal of Midwifery Care
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan Garawangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jmc.v3i02.754

Abstract

Latar Belakang: Konflik intrapersonal dan interpersonal jika tidak segera ditangani akan menjadi konflik intrakelompok. Manajemen konflik berkaitan dengan peran pengelola ruangan dalam menangani konflik. Tujuan dalam penelitian ini mengetahui pengaruh gaya kepemimpinan kepala ruangan terhadap penanganan konflik yang dialami perawat pelaksana dalam pelaksanaan asuhan di ruang rawat inap RSU KMC Kuningan.Metode: Rancangan penelitian ini adalah cross sectional. Teknik pengambilan sampel yang digunakan yaitu total sampling dengan jumlah sampel sebanyak 38 orang  perawat pelaksana. Analisis data yang digunakan korelasi Rank Spearman.Hasil: Analisis univariat menunjukan bahwa sebagian besar responden berpendapat tipe gaya kepemimpinan kepala ruangan adalah demokratis sebanyak 30 responden (78,9%) dan memiliki penanganan konflik baik sebanyak 25 responden (65,8%). Analisis bivariat dengan nilai korelasi Rank Spearman sebesar 0,010, yang berarti terdapat pengaruh yang signifikan antara gaya kepemimpinan kepala ruangan terhadap penanganan konflik yang dialami perawat pelaksana dalam pelaksanaan asuhan di ruang rawat inap RSU KMC Kuningan.Kesimpulan: Gaya kepemimpinan kepala ruangan demokratis, penanganan konflik yang dialami perawat pelaksana dalam pelaksanaan asuhan baik.
Hubungan pengetahuan caring dengan perilaku caring perawat pelaksana di Ruang Rawat Inap RSU X Lastari, Vina Fuji; Nugraha, Moch. Didik; Puspanegara, Aditiya; Sintia, Linda
Jurnal Asuhan Kebidanan Vol 3 No 02 (2023): Journal of Midwifery Care
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan Garawangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jmc.v3i02.755

Abstract

Latar Belakang: Pemberian layanan keperawatan merupakan salah satu bentuk pelayanan kesehatan yang profesional karena merupakan bagian integral yang tidak dapat dipisahkan dari upaya pemberian pelayanan kesehatan secara keseluruhan. Pelaksanaan pemberian layanan keperawatan sendiri perawat diharuskan untuk menerapkan perilaku caring yang baik. Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisis hubungan pengetahuan caring dengan perilaku caring perawat pelaksana di Ruang Rawat inap RSU X.Metode: Rancangan penelitian ini adalah cross sectional. Populasi penelitian ini yaitu perawat pelaksana di ruang rawat inap RSU X sebanyak 38 orang. Teknik pengambilan sampel dengan total sampling. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner dan kemudian di analisis menggunakan uji rank spearman.Hasil: Analisis univariat ini menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki pengetahuan caring cukup sebanyak 32 orang (84.2%) dan memiliki perilaku caring baik sebanyak 34 orang (89.5%). Hasil uji statistik Rank Spearman menunjukkan tidak ada hubungan signifikan antara pengetahuan caring dengan perilaku caring (p-value sebesar 0.374 dan r= 0.149).Kesimpulan: Hasil penelitian disimpulkan bahwa tidak terdapat hubungan antara pengetahuan caring dengan perilaku caring perawat pelaksana di Ruang Rawat Inap RSU X. Disarankan untuk perawat pelaksana agar lebih aktif dan berinisiatif untuk mendapatkan wawasan baru tentang perkembangan ilmu keperawatan khususnya tentang caring.
Hubungan supervisi kepala ruangan dengan kualitas pendokumentasian asuhan keperawatan di instalasi Rawat inap RS Juanda Kuningan tahun 2023 Rusmianingsih, Nining; Puspanegara, Aditiya; Rahmadanti, Silviana; Nugraha, Moch. Didik
Jurnal Asuhan Kebidanan Vol 4 No 1 (2023): Journal of Midwifery Care
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan Garawangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jmc.v4i1.963

Abstract

Latar Belakang: Supervisi  merupakan  bagian  fungsi pengarahan  kepala  ruangan yang ditujukan untuk meningkatkan kualitas asuhan keperawatan. Tujuan peneliti ini adalah untuk menganalisis hubungan supervisi kepala ruangan dengan kualitas pendokumentasian asuhan keperawatan di instalasi rawat inap RS Juanda Kuningan.Metode: Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif korelasi dengan rancangan cross sectional. Sampel penelitian adalah seluruh perawat pelaksana di Instalasi Rawat Inap RS Juanda Kuningan sebanyak 54 responden dengan menggunakan teknik total sampling. Variabel independen dalam penelitian ini yaitu supervisi kepala ruangan, variabel dependen yaitu kualitas pendokumentasian asuhan keperawatan.Hasil: Dari hasil uji rank spearman didapatkan nilai r = 0,392 dan p value = 0,003. Terdapat hubungan yang signifikan antara hubungan supervisi kepala ruangan dengan kualitas pendokumentasian asuhan keperawatan.Kesimpulan: Terdapat hubungan yang signifikan antara supervisi kepala ruangan dengan kualitas pendokumentasian asuhan keperawatan di Instalasi Rawat Inap RS Juanda Kuningan.
Hubungan kecerdasan spiritual perawat pelaksana dengan pemenuhan kebutuhan spiritual pasien di instalasi rawat inap Rumah Sakit Juanda Kuningan tahun 2023 Puspanegara, Aditiya; Rusmianingsih, Nining; Rihlatussalamah, Nita; Nugraha, Moch. Didik
Jurnal Asuhan Kebidanan Vol 4 No 1 (2023): Journal of Midwifery Care
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan Garawangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jmc.v4i1.964

Abstract

Latar Belakang: Kecerdasan spiritual tinggi mampu memberikan makna positif pada setiap peristiwa yang di alaminya. Kecerdasan spiritual merupakan faktor yang dapat mempengaruhi pemenuhan kebutuhan spiritual pasien dalam menerapkan asuhan keperawatan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan kecerdasan spiritual perawat dengan pemenuhan kebutuhan spiritual pasien di Instalasi Rawat Inap Rumah Sakit Juanda Kuningan Tahun 2023.Metode: Menggunakan desain penelitian cross sectional. Populasi penelitian ini adalah perawat pelaksana. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling dengan jumlah 54 sampel. Pengumpulan data menggunakan kuesioner. Jenis penelitian yang di gunakan menggunakan Rank Spearmen Test.Hasil: Hasil dari penelitian ini yaitu tingkat kecerdasan spiritual dan pemenuhan kebutuhan spiritual r=0,310 dan p=0,023.Kesimpulan: Terdapat hubungan antara kecerdasan spiritual perawat dengan pemenuhan kebutuhan spiritual pasien di Instalasi Rawat Inap Rumah Sakit Juanda Kuningan. Di sarankan di adakan program pelatihan kecerdasan spiritual dapat di berikan bagi perawat untuk mengembangkan kecerdasan spiritual.
Pemberian mobilisasi dini terhadap penurunan nyeri post operasi di RSUD Gunung Jati Kota Cirebon Moonti, Mutia Agustiani; Heryanto, Merissa Laora; Puspanegara, Aditiya; Nugraha, Moch. Didik
Jurnal Pemberdayaan dan Pendidikan Kesehatan Vol. 3 No. 01 (2023): Jurnal Pemberdayaan dan Pendidikan Kesehatan
Publisher : Lembaga Pengabdian Masyarakat Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jppk.v3i01.949

Abstract

Latar Belakang: Nyeri pascaoperasi terjadi karena adanya proses inflamasi yang dapat merangsang reseptor nyeri, yang melepaskan zat kimia berupa histamin, bradikimin, prostaglandin, yang menimbulkan nyeri pada pasien. Tujuan pengabdian masyarakat ini diharapkan dapat memberikan solusi terhadap penurunan nyeri post operasi sehingga intervensi langsung tentang mobilisasi dini yang berjalan dengan lancar dan kondusif.Metode: Metode pelaksanaan kegiatan dilaksanakan melalui metode tindakan tutorial dengan cara mobilisasi dini. Kegiatan pre-test dilakukan untuk mengetahui skala intensitas nyeri. setelah itu kegiatan post-test bertujuan untuk menilai skala intensitas nyeri setelah dilakukan mobilisasi dini.Hasil: Hasil penelitian menunjukkan rata-rata intensitas nyeri pre bernilai 6 sedangkan rata-rata intensitas nyeri bernilai 4, kemudian hasil uji paired sampel t-test didapatkan þ= 0,000 < α=0,05 sehingga H0 ditolak H1 diterima yang artinya terdapat perbedaan bermakna antara skala nyeri sebelum dilakukan mobilisasi dini dengan skala nyeri setelah dilakukan mobilisasi dini.Kesimpulan: Terdapat pengaruh pemberian terapi mobilisasi dini untuk mengurangi skala nyeri di RSD Gunung Jati Cirebon dengan nilai p-value  0,003 (< 0,05).
Konsumsi jus kurma terhadap peningkatan Hb pada remaja putri Moonti, Mutia Agustiani; Heryanto, Merissa Laora; Nugraha, Moch. Didik; Puspanegara, Aditiya; Jumiati, Ineu
Jurnal Pemberdayaan dan Pendidikan Kesehatan Vol. 3 No. 02 (2024): Jurnal Pemberdayaan dan Pendidikan Kesehatan
Publisher : Lembaga Pengabdian Masyarakat Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jppk.v3i02.1081

Abstract

Latar Belakang: Anemia merupakan masalah yang paling banyak ditemukan pada remaja putri. Anemia pada remaja putri di Indonesia pada tahun 2018, pada kelompok remaja usia 15-21 tahun sebesar 48,9%. Prevalensi Provinsi Jawa Barat mencapai 41,5% kemudian di Kabupaten Kuningan terdapat 23% remaja putri yang mengalami anemia.Metode: Pengabdian masyarakat ini menggunakan ceramah, sebelum peserta mendapatkan penyuluhan, peserta terlebih  dahulu diberikan pretest kemudian diberikan posttest dengan responden berjumlah 27 responden.Hasil: Analisa menunjukan bahwa rata-rata kadar Hb sebelum diberikan jus kurma pada remaja putri 9,037, sedangkan nilai rata-rata kadar Hb sesudah diberikan jus kurma adalah 13,019. Analisis bivariat menunjukan terdapat pengaruh pemberian jus kurma pada remaja putri (P = 0,00).Kesimpulan: Adanya peningkatan pengetahuan dengan mengsosialisasikan konsumsi jus kurma terhadap peningkatan Hb pada penderita anemia remaja putri.
Psikoedukasi mengenai bullying pada anak dengan pendekatan terapi hortikultura di SDN Sukamulya Kecamatan Garawangi Kabupaten Kuningan Wulan, Nur; Nugraha, Moch. Didik
Jurnal Pemberdayaan dan Pendidikan Kesehatan Vol. 3 No. 02 (2024): Jurnal Pemberdayaan dan Pendidikan Kesehatan
Publisher : Lembaga Pengabdian Masyarakat Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jppk.v3i02.1155

Abstract

Latar Belakang: Sebanyak 7 dari 10 siswa pernah mengalami kekerasan di sekolah. 40% siswa usia 13-15 tahun dilaporkan pernah mengalami kekerasan fisik oleh teman sebaya, dan 75% siswa mengaku pernah melakukan kekerasan di sekolah. Lebih parah, sebanyak 50% anak dilaporkan mengalami perundungan atau bullying di sekolah.Metode: Kegiatan ini dilakukan dengan cara pemberian pendidikan kesehatan langsung mengenai bulliying dengan pendekatan terapi holtikultura.  Sebanyak 41 siswa dibuat menjadi 3 kelompok. Aktivitas ini dimulai dengan menggali lubang, menyiapkan media tanam sampai memberi pupuk dan menyiram tanaman. Guna melihat dampak langsung terapi ini, tim membagikan kuesioner SDQ. Data yang terkumpul dianalisis dengan menggunakan distribusi frekuensi.Hasil: Setelah dilakukan penyuluhan mengenai bullying dan terapi holtikultura didapatkan hasil Post test SDQ terdapat perbedaan diantaranya terjadi penurunan pada masalah perilaku (C) dari 61,3% menjadi 41,8%, masalah teman sebaya dari 51,6% menjadi 32,5%, tetapi terjadi peningkatan pada masalah hiperaktivitas dari 64,5% menjadi 80,6%. Serta pada masalah emosional dan perilaku sosial tidak terjadi penurunan ataupun peningkatan.Kesimpulan: pendekatan terapi holtikultura ini memberikan dampak pada penurunan nilai kelemahan anak pada masalah perilaku, masalah teman sebaya, masalah hiperaktivitas dan kekuatan prososial.
Hubungan antara struktur keluarga dengan kesehatan mental remaja Nugraha, Moch. Didik; Suhada, Rony; Maemunah, Maemunah
Jurnal Inovasi Kesehatan Masyarakat Vol 3 No 2 (2023): Journal of Public Health Innovation (JPHI)
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan Garawangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jphi.v3i02.727

Abstract

Latar Belakang: Struktur keluarga merupakan bagian dari tatanan sebuah sistem keluarga, dimana dalam status kesehatan mental individu, hal tersebut termasuk ke dalam faktor internal yang mempengaruhinya. Keluarga yang lengkap dan fungsional serta mampu membentuk keseimbangan akan dapat meningkatkan kesehatan mental tiap anggota keluarganya. Isu kesehatan mental menjadi trend dan isues yang penting untuk dibahas. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara struktur keluarga dengan kesehatan mental pada remaja. Metode: Metode penelitian yang digunakan yaitu jenis penelitian analitik dengan rancangan penelitian Cross Sectional. Populasi dalam penelitian ini yaitu remaja. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik proportionated random sampling sehingga didapatkan jumlah sampel sebanyak 114 responden. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini yaitu berupa kuesioner. Analisis statistik dilakukan secara univariat dan bivariat dengan uji rank spearman. Hasil: Hasil analisis univariat menunjukkan sebagian besar responden memiliki struktur keluarga dengan kategori cukup yaitu sebanyak 65 responden (57,0%). Sebagian besar kesehatan mental remaja berada dalam kategori sedang yaitu sebanyak 66 responden (57,9%). Kesimpulan: Simpulan terdapat hubungan yang bermakna antara struktur keluarga dengan kesehatan mental remaja (p value = 0,000) dan (rho = 0,398). Saran: Diharapkan remaja dapat menjaga dan meningkatkan kesehatan mentalnya dengan memperbaiki hubungan dengan keluarga.