Claim Missing Document
Check
Articles

Found 29 Documents
Search

Pelatihan pembuatan bank butir tes standar PISA berbasis pemodelan rasch melalui aplikasi SISMIA pada MGMP kimia Kabupaten Brebes Susongko, Purwo; Hayati, Muriani Nur; Fatkhomi, Fahmi; Suharto, Suharto; Pratama, Fahrizal Zulian
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 8, No 4 (2024): December
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v8i4.26999

Abstract

Abstrak Kimia sebagai salah mata pelajaran di berikan di SMA juga mempunyai tugas utama dalam meningkatkan literasi sains siswa. Hasil analisis angket Musyawarah Guru Mata Pelajaran ( MGMP)  Kimia di Kabupaten Brebes menunjukkan bahwa guru membutuhkan peningkatan kompetensi dalam mengembangkan butir tes yang sesuai dengan PISA dengan memanfaatkan teknologi. Guru mampu membuat soal yang berorientasi pemahaman konsep-konsep dasar kimia tetapi jarang melakukan asesmen yang berbasis literasi sains, sehingga diperlukan pelatihan melalui Hibah dibiayai DRTPM DirJenDiktiRistek KemDikBudRisTek Tahun 2024 untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan MGMP Kimia.  Tujuan pengabdian ini untuk: 1) melatih pengetahuan dan keterampilan guru MGMP Kimia untuk membuat bank butir soal PISA berbasis pemodelan Rasch menggunakan aplikasi SISMIA; 2) mengetahui respon kepuasan peserta pelatihan pengabdian. Sasaran pengabdian ini pada guru MGMP Kimia Kabupaten Brebes yang berjumlah 50 orang. Metode pengabdian menggunakan metode SMART dengan teknik DACUM. Hasil dari pengabdian ini menunjukkan bahwa terdapat peningkatan pengetahuan dan keterampilan dari mitra sebanyak 85,7 %, dan sebanyak 86,7% merasa puas terhadap pelaksanaan pengabdian. Sebanyak 100 % responden mitra merasa tertarik untuk menggunakan aplikasi SISMIA sebagai validasi bank butir tes berbasis PISA. Saran pengabdian ini dapat digunakan pada indikator kompetensi PISA yang lain. Kata kunci: pelatihan; bank butir tes; PISA; MGMP kimia; hibah DRTPM Abstract Chemistry as one of the subjects taught in high school also has the main task of increasing students' scientific literacy. The results of questionnaire analysis the Chemistry Subject Teachers' Conference (MGMP) in Brebes Regency show that teachers need to increase their competency in developing test items that comply with PISA by utilizing technology. Teachers are still happy with questions that tend to be oriented towards understanding basic science concepts but rarely carry out assessments based on scientific literacy, so special training is needed through the DRTPM, Diktiristek, KEMDIKBUDRISTEK Grant programs to improve MGMP Chemistry knowledge and skills.  The aim of this service is to: 1) train the knowledge and skills of MGMP Chemistry teachers to create a PISA-based question bank using the SISMIA application; 2) find out the satisfaction response of service training participants. The target of this service is 50 MGMP Chemistry teachers in Brebes Regency. The service method uses the SMART method with the DACUM technique. The results of this service showed that there was an increase in the knowledge and skills of partners by 85.7%, and as many as 86.7% were satisfied with the implementation of the service. As many as 100% of partner respondents felt interested in using the SISMIA application as validation of the PISA-based test item bank. This service suggestion can be used in other PISA competency indicators Keywords: training; test item bank; PISA; MGMP chemistry; DRTPM grant.
Rancang Bangun Alat Pembuat Briket dari Limbah Teh dan Uji Performa sebagai Bahan Bakar Alternatif Widiyanto, Bayu; Hayati, Muriani Nur
PSEJ (Pancasakti Science Education Journal) Vol. 8 No. 2 (2023)
Publisher : Program Studi Pendidikan IPA, FKIP Universitas Pancasakti (UPS) Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24905/psej.v8i2.248

Abstract

PT. Gunung Slamat (Sosro Grup) dapat menghasilkan limbah sekitar 100 sampai 200 Kg limbah per hari. Limbah teh tersebut hanya menumpuk dan dijadikan campuran pupuk tanaman. Padahal limbah teh dapat dijadikan salah satu sumber bahan bakar alternatif, yaitu dengan cara dibuat menjadi briket arang. Tujuan penelitian ini adalah 1) Merancang alat Pembuatan briket sederhana, 2) memanfaatkan limbah teh menjadi briket dengan beberapa jenis limbah teh berbeda. Metode penelitian menggunakan metode deskriptif dan metode eksperiment. Hasil penelitian ini adalah mengolah limbah teh menjadi briket untuk dijadikan suatu alternatif pengolahan limbah teh di PT. Gunung Slamat. Pengujian performa meliputi nilai kalor, laju pembakaran, kadar air, kadar abu, dan emisi gas buang. Hasil menunjukkan bahwa briket limbah teh memiliki nilai kalor 4.100-4.300 kcal/kg, kadar air <10%, dan waktu bakar 80-100 menit. .Dengan demikian, briket limbah teh layak dikembangkan sebagai bahan bakar alternatif yang ramah lingkungan.
The Comparative Analysis of Technological Content Knowledge (TCK) through The Digital Module and Google Classroom in Integrated Science Learning Hayati, Muriani Nur; Arfiani, Yuni; Fatkhurrohman, M. Aji
PSEJ (Pancasakti Science Education Journal) Vol. 6 No. 2 (2021)
Publisher : Program Studi Pendidikan IPA, FKIP Universitas Pancasakti (UPS) Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24905/psej.v6i2.176

Abstract

The development of information technology has become one of the measures in ranking the nation's competitiveness. The success of technology integration in education comes primarily from curriculum content, learning processes, and the use of technology in education. A complex planning is needed in order to produce the output as expected, so in this case, the domain of capability in technological knowledge content (TCK) known as Technological Content Knowledge is needed, especially in science material. This study aims to analyze the comparison of learning outcome and TCK skills by user experience through used technology which is digital web modules and Google classroom. The subjects of this study were 6th semester students to obtain learning outcome. This study was a quasi-experimental study. This study used two e-learning platforms, namely digital modules and Google Classroom, to compare learning outcomes and questionnaire to analyse their TCK abilities. The study showed that there were differences using a digital module and using Google classroom by t- test. The use of digital modules further enhances cognitive learning outcomes than with Google classroom. The profile of TCK using the digital module is better than using GC.
Kajian Pengelolaan Laboratorium IPA Sekolah Menengah Pertama di Kota Tegal Widiyanto, Bayu; Hayati, Muriani Nur; Utami, Isrotun Ngesti
PSEJ (Pancasakti Science Education Journal) Vol. 10 No. 1 (2025)
Publisher : Program Studi Pendidikan IPA, FKIP Universitas Pancasakti (UPS) Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24905/psej.v10i1.229

Abstract

Laboratorium merupakan sarana untuk mengembangkan dan menerapkan keterampilan dalam pembelajaran melalui kegiatan praktikum. Namun di lapangan masih terdapat kendala dalam pengelolaannya. Penelitian ini bertujuan untuk; 1. Mengetahui Pengelolaan lab IPA di SMP Kota Tegal ditinjau dari standariasi Laboratorium IPA ; 2. Pemanfaatan Lab untuk praktikum dalam meningkatkan Literasi Sains Siswa. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif. untuk mengakaji secara holistik terkait kondisi sarana prasarana dan pemanfaatan laboratorium IPA SMP/MTs di Kota Tegal dengan standar yang tertuang dalam peraturan menteri pendidikan nasional nomor 24 tahun 2007. Pendekatan penelitian kualitatif dengan desain penelitian fenomenologi dengan memadukan metode dan langkah deskriptif eksploratif. Sampel dalam penelitian ini adalah smp dan MTs di Kota Tegal. Hasil penelitian tentang pemanfaatan laboratorium IPA dapat diketahui dari beberapa aspek; (1) ketersediaan alat-alat laboratorium IPA di SMP/MTs Kota Tegal dalam kategori lengkap dengan skor 72,5% (2) Desain laboratorium IPA di SMP Kota Tegal masuk dalam kategori sangat lengkap dengan skor 96,67% (3) Administrasi laboratorium IPA di SMP/MTs Kota Tegal dalam kategori 79,27% termasuk kategori baik (4) pengelolaan penyelenggaran praktikum IPA dalam kategori sangat baik dengan kategori 89,08%. Pemanfaatan laboratorium IPA di SMP/MTs Kota Tegal sudah baik dengan namun dalam pemanfaatan laboratorium IPA juga ditemukan beberapa kendala, seperti tidak adanya tenaga laboran, fasilitas yang kurang memadai dan jam praktikum menjadi satu dengan jam pelajaran (teori).
Identifikasi Miskonsepsi Konsep Energi melalui Three-Tier Test di Sekolah Menengah Kejuruan Rafli, Mohamad; Hayati, Muriani Nur; Utami, Isrotun Ngesti
JPMP (Jurnal Pendidikan MIPA Pancasakti) Vol. 9 No. 2 (2025): IN PRESS
Publisher : Universitas Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meengetahui tingkat miskonsepsi siswa SMK terhadap konsep energi dan perubahannya dengan menggunakan instrumen diagnostik three-tier test yang dipadukan dengan indeks keyakinan (Certainty of Response Index/CRI). Subjek penelitian adalah 34 siswa kelas X SMK PGRI 2 Taman. Setiap soal mengungkap jawaban, alasan, dan tingkat keyakinan siswa. Hasil menunjukkan bahwa 66,67% siswa berada pada kategori miskonsepsi rendah dan 33,33% pada kategori sedang, dengan rata-rata keseluruhan miskonsepsi sebesar 28,6%.
Pengembangan Modul Pembelajaran IPA Berbasis Proyek-STEM Tata Surya Untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kreatif Siswa SMP Qoni Akh; Hayati, Muriani Nur; Widiyanto, Bayu
JPMP (Jurnal Pendidikan MIPA Pancasakti) Vol. 9 No. 2 (2025): IN PRESS
Publisher : Universitas Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24905/jpmp.v9i2.114

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengembangkan modul pembelajaran IPA berbasis proyek-STEM pada materi Tata Surya untuk meningkatkan kemampuan berpikir kreatif siswa SMP. Metode penelitian menggunakan Research and Development (R&D) dengan model ADDIE (Analyze, Design, Develop, Implement, Evaluate), dibatasi hingga tahap Development karena keterbatasan waktu. Modul divalidasi oleh ahli materi dan media melalui angket skala Likert. Hasil validasi menunjukkan modul sangat layak digunakan, dengan skor kelayakan materi 88,12% dan media 88,54%. Modul efektif meningkatkan kemampuan berpikir kreatif, khususnya aspek fluency (kelancaran ide) dan elaboration (perincian ide), meskipun aspek flexibility (keragaman solusi) dan originality (kebaruan konsep) perlu penguatan. Simpulannya, modul ini layak sebagai bahan ajar pendukung pembelajaran IPA berbasis proyek-STEM untuk meningkatkan berpikir kreatif siswa SMP.
Exploring Science Teacher Prospective Misconception in Hydrocarbon: a Diagnostic Three Tiers Test Hayati, Muriani Nur; Riyanta, Aldi Budi
Unnes Science Education Journal Vol. 14 No. 2 (2025): August 2025
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/usej.v14i2.22026

Abstract

Chemistry learning is considered a difficult and complex subject for some students and prospective science teachers. For this reason, it is necessary to know the understanding related to chemistry learning, especially on hydrocarbon materials so as not to cause misconceptions. The aim of this research is to identify organic chemistry misconceptions among prospective science teacher students regarding hydrocarbon material, namely the characteristics of hydrocarbons and isomers of chemical compounds. This research approach was qualitative using descriptive analyze combined with systematic literarature review and bibliometric. Determining misconceptions using a modified three tiers diagnostic test.  The research subjects were 12 students and the questions tested were 10 essay questions. The results of the research showed that high misconceptions (81.2%)  regarding naming, chemical reactions,  isomers, and chirality, highlighting the prevalence of misconceptions in basic concepts. This research emphasizes the importance of good concept understanding to prevent misconceptions among prospective science teachers.
Pelatihan Pembuatan Block Compost Menggunakan Variasi Bahan Organik Dari Limbah Teh Hijau Selviana, Selviana; Hayati, Muriani Nur; Widiyanto, Budi
Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Vol 2, No 2 (2023)
Publisher : Yayasan Keluarga Guru Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46843/jmp.v2i2.285

Abstract

The training on the production of block compost using various organic materials derived from green tea waste offers a sustainable solution for waste management. This study focuses on the creation of compost blocks, utilizing organic matter from green tea waste, with keywords including compost block, organic materials, and green tea waste. The training encompasses the identification of suitable organic components, the composting process, and the advantages of compost blocks. By integrating waste recycling, the initiative not only reduces waste, specifically green tea waste, but also provides an eco-friendly approach to enhancing soil fertility and plant growth. The training underscores the importance of sustainable waste management, promoting environmentally friendly practices, and supporting the principles of the Sustainable Development Goals (SDGs).
ANALISIS KETERAMPILAN ARGUMENTASI ILMIAH SISWA MATERI USAHA DAN ENERGI MENGGUNAKAN INTRUMEN THREE TIER BERBANTUAN GOOGLE SITES Rahmawati, Wulan; Hayati, Muriani Nur; Fatkhomi, Fahmi
JP3 (Jurnal Pendidikan dan Profesi Pendidik) Vol 11, No 2 (2025): JP3 (Jurnal Pendidikan dan Profesi Pendidik)
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jp3.v11i2.24066

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proporsi keterampilan argumentasi ilmiah menggunakan instrumen three tier berbasis google sites pada materi usaha dan energi. Pendekatan dalam penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VIII Tahun Ajaran 2024/2025 di salah satu SMP Kota Tegal. Metode pengumpulan data terdiri dari tes menggunakan instrumen three tier dan wawancara. Instrumen three tier terdiri dari tiga tingkatan dan dimodifikasi pada tahap kedua diberikan uraian alasan yang digunakan dalam mengukur argumentasi ilmiah siswa. Teknik analisis data argumentasi Ilmiah menggunakan level argumentasi Toulmin. Hasil penelitian menunjukkan bahwa instrumen three tier mendapatkan kategori sangat layak berdasarkan hasil validasi ahli materi sebesar 82% dan validasi ahli media google sites sebesar 99%. Keterampilan argumentasi ilmiah sebagian besar berada pada level 2 argumentasi sebanyak 40%, level 1 38%, level 3 18%, level 4 4%. Hal ini membuktikan bahwa argumentasi ilmiah siswa SMP materi usaha dan energi masih tergolong rendah dan perlunya upaya pelatihan untuk meningkatkan keterampilan argumentasi ilmiah siswa.