Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Ethnography

Perubahan tradisi maantaan juadah dalam pesta pernikahan di desa toboh palabah kota pariaman Nurillahi, Adam Sakti; Suharti, Suharti; Endrizal, Endrizal
Ethnography : Journal of Cultural Anthropology Vol 3, No 2 (2024): Vol 3, No 2 (2024): Juli - Desember 2024
Publisher : Institut Seni Indonesia Padangpanjang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26887/ethnography.v3i2.4738

Abstract

Penelitian ini menjelaskan tentang “Perubahan Tradisi Maantaan Juadah Dalam Pesta Pernikahan Di Desa Toboh Palabah Kota Pariaman”. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan perubahan pelaksanaan tradisi maantan juadah serta bentuk perubahan tradisi maantaan juadah dan penyebab terjadinya perubahan. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah Teori Perubahan Sosial dari Gillin. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan metode observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data yang dilakukan dalam penelitian ini menggunakan langkah-langkah antara lain mengumpulkan data, mereduksi data, penyajian data dan menarik kesimpulan. Temuan dalam penelitian di atas dapat disimpulkan dalam penelitian ini bahwa tradisi maantaan juadah dipercaya oleh masyarakat memiliki makna tentang kehidupan manusia sesuai dengan ajaran agama islam. Pelaksanaan tradisi maantaan juadah pada pesta pernikahan terdiri dari tiga yaitu pembuatan juadah, pengantaran juadah dan basalam ninik mamak. Bentuk perubahan pada tradisi maantaan juadah dalam pernikahan terdiri dari pembuatan, transportasi, dan partisipasi masyarakat. Faktor yang menyebabkan terjadinya perubahan yaitu ekonomi, sosial dan budaya.
Nilai-Nilai Yang Terkandung Dalam Tradisi “Man Belo” Pada Perempuan Suku Karo Di Desa Namo Riam Kecamatan Pancur Batu Kabupaten Deli Serdang Br Ketaren, Agnes Hiasenta; Suharti, Suharti; Endrizal, Endrizal
Ethnography : Journal of Cultural Anthropology Vol 4, No 1 (2025): Etnography Januari - Juni 2025
Publisher : Institut Seni Indonesia Padangpanjang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26887/ethnography.v4i1.4642

Abstract

Jurnal ini yang berjudul “Nilai-nilai Dalam Tradisi Man Belo Pada Perempuan Suku Karo Di Desa Namo Riam Kecamatan Pancur Batu Kabupaten Deli Serdang”, tujuan dari jurnal ini mendeskripsikan faktor yang melatarbelakangi perempuan suku Karo masih melakukan tradisi man belo dan mengetahui apa saja nilai-nilai yang terkandung dalam tradisi man belo pada perempuan suku Karo di Desa Namo Riam. Teori yang dipakai yaitu teori nilai budaya. Adapun metode yang digunakan yaitu metode kualitatif, dengan teknik pengumpulan data berdasarkan observasi langsung, wawancara, dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat 3 faktor perempuan suku Karo masih melakukan tradisi man belo, yaitu: faktor budaya, faktor sosial dan faktor kesehatan. Selanjutnya, nilai yang terdapat dalam tradisi man belo, yaitu: 1). nilai budaya karena tradisi man belo menjadi simbolisasi dari keberagaman budaya yang menjadi ciri khas adat budaya Karo, 2). nilai spiritual karena mencerminkan perilaku perempuan Karo yang memiliki kepercayaan lokal terkait tradisi man belo, 3). nilai sosial karena tradisi man belo menjadi simbolisasi keharmonisan antar perempuan suku Karo.