Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Pemanfaatan AI dan Chatbot dalam Praktik Public Relations: Adaptasi Teknologi dan Etika Komunikasi Sad Tanti, Dewi; Septian, Rio; Leliana, Intan; Haikal, Achmad; Kusnadi, Eddy
Jurnal Public Relations (J-PR) Vol. 6 No. 1 (2025): April 2025
Publisher : LPPM Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31294/10.31294/jpr.v6i1.9606

Abstract

  Perkembangan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) dan chatbot telah membawa perubahan signifikan dalam praktik Public Relations (PR). Dalam konteks komunikasi strategis, chatbot tidak lagi sekadar alat bantu layanan pelanggan, melainkan telah menjadi perpanjangan tangan dari fungsi PR itu sendiri, termasuk dalam membangun relasi, menyebarkan informasi, hingga menangani isu krisis. Di sisi lain, kehadiran AI dalam ranah komunikasi juga memunculkan tantangan etis seperti transparansi, kepercayaan, dan potensi manipulasi informasi. Di Indonesia, penggunaan chatbot telah digunakan oleh berbagai institusi mulai dari layanan publik hingga perusahaan swasta. Namun, belum banyak kajian yang secara khusus membahas bagaimana pemanfaatan teknologi ini mempengaruhi praktik PR, serta bagaimana para praktisi mengadaptasinya dari sisi strategi komunikasi dan etika profesi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana AI dan chatbot dimanfaatkan dalam strategi komunikasi organisasi, bagaimana adaptasi dilakukan oleh praktisi PR, serta menelaah isu-isu etika komunikasi yang muncul dalam implementasinya. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan studi kasus pada dua perusahaan besar di Indonesia, yaitu Tokopedia dan Telkomsel. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dan analisis konten. Hasil penelitian menunjukkan bahwa chatbot telah menjadi bagian penting dalam membangun interaksi yang cepat dan efisien dengan publik. Praktisi PR menunjukkan adaptasi yang baik terhadap teknologi ini, namun masih dihadapkan pada tantangan etika seperti transparansi dan perlindungan data pribadi. Penelitian ini merekomendasikan perlunya pedoman etis dalam penggunaan AI untuk memastikan komunikasi yang bertanggung jawab dan membangun kepercayaan publik secara berkelanjutan.
Penggunaan Komunikasi Dalam Mengatasi Isu Ham Di Proyek Pembangunan Sirkuit Mandalika Septian, Rio; leliana, intan; Haikal, Achmad; kusnady, eddy; irhamdika, gema
Jurnal Komunikasi Vol 15, No 1 (2024): Maret 2024
Publisher : Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31294/jkom.v15i1.22623

Abstract

Hak asasi manusia tidak hanya menjadi landasan moral pembangunan berkelanjutan, namun juga merupakan faktor penting dalam memastikan pembangunan yang adil, inklusif dan menghormati hak-hak individu. Komunikasi yang efektif merupakan sarana untuk mendukung perlindungan dan pemajuan hak asasi manusia serta menyebarkan informasi mengenai program pembangunan yang dapat mempengaruhi kehidupan masyarakat. Teori yang digunakan untuk melengkapi artikel ini adalah teori komunikasi model Claude Shannon dan Weaver yang dikemukakan pada tahun 1949 dalam buku The Mathematical/Theory of Communication. Model ini sering disebut model matematika atau model teori komunikasi dan mungkin merupakan model yang paling efektif dibandingkan model atau teori komunikasi lainnya. Model Shannon dan Weaver menyoroti masalah penyampaian pesan pada tingkat akurasi. Model ini menggambarkan sumber dari mana pesan itu berasal atau diciptakan dan dikirimkan melalui saluran tersebut kepada penerima dengan harapan dapat lebih efektif mengidentifikasi titik-titik tekanan di mana komunikasi terdistorsi. Sebagai upaya hukum, maka hal tersebut wajib untuk diikuti, dilaksanakan dan dipelihara. Mekanisme penyelesaian yang tidak diskriminatif dan memberikan sanksi atau hukuman kepada pihak yang bersalah secara keadilan hukum dan dilaksanakan sesuai dengan proses hukum yang berlaku.
Strategi Humas DPRD Kota Depok Melalui Instagram @sekretariat_dprdkotadepok Dalam Meningkatkan Citra Septian, Rio; Haikal, Achmad; Kusnadi, Eddy; Leliana, Intan
Jurnal Public Relations (J-PR) Vol. 6 No. 2 (2025): Oktober 2025
Publisher : LPPM Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31294/jpr.v6i2.11281

Abstract

Penelitian ini menginvestigasi strategi komunikasi yang diterapkan oleh humas DPRD kota Depok untuk meningkatkan citra positif didukung oleh akun instagram @sekretariat_dprdkotadepok. Lembaga legislatif seperti DPRD kota Depok semakin mengarah pada penggunaan media sosial sebagai alat untuk berkomunikasi langsung dengan masyarakat. Dalam aspek ini, instagram menjadi platform yang penting untuk menyebarkan informasi tentang kegiatan parlemen serta membangun hubungan yang lebih dekat dengan publik, khususnya generasi muda yang aktif di media sosial. Metode penelitian yang digunakan adalah analisis deskriptif kualitatif terhadap konten-konten yang diposting di akun instagram @sekretariat_dprdkotadepok serta wawancara dengan narasumber terkait dari humas DPRD kota Depok. Data dikumpulkan dan dianalisis untuk mengidentifikasi strategi komunikasi yang efektif dalam meningkatkan citra positif DPRD kota Depok. Hasil penelitian menunjukkan bahwa humas DPRD kota Depok telah berhasil mengimplementasikan berbagai strategi, termasuk publikasi konten yang informatif dan edukatif, interaksi langsung dengan pengikut didukung oleh fitur-fitur interaktif instagram, serta program-program seperti kunjungan edukasi parlemen dan parlemen remaja.
Penggunaan Komunikasi Dalam Mengatasi Isu Ham Di Proyek Pembangunan Sirkuit Mandalika Rio Septian; Intan Leliana; Achmad Haikal; Eddy Kusnadi; Gema Irhamdika
Jurnal Komunikasi Vol. 15 No. 1 (2024): Maret 2024
Publisher : LPPM Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31294/jkom.v15i1.12047

Abstract

Hak asasi manusia tidak hanya menjadi landasan moral pembangunan berkelanjutan, namun juga merupakan faktor penting dalam memastikan pembangunan yang adil, inklusif dan menghormati hak-hak individu. Komunikasi yang efektif merupakan sarana untuk mendukung perlindungan dan pemajuan hak asasi manusia serta menyebarkan informasi mengenai program pembangunan yang dapat mempengaruhi kehidupan masyarakat. Teori yang digunakan untuk melengkapi artikel ini adalah teori komunikasi model Claude Shannon dan Weaver yang dikemukakan pada tahun 1949 dalam buku The Mathematical/Theory of Communication. Model Shannon dan Weaver menyoroti masalah penyampaian pesan pada tingkat akurasi. Model ini menggambarkan sumber dari mana pesan itu berasal atau diciptakan dan dikirimkan melalui saluran tersebut kepada penerima dengan harapan dapat lebih efektif mengidentifikasi titik-titik tekanan di mana komunikasi terdistorsi. Sebagai upaya hukum, maka hal tersebut wajib untuk diikuti, dilaksanakan dan dipelihara. Mekanisme penyelesaian yang tidak diskriminatif dan memberikan sanksi atau hukuman kepada pihak yang bersalah secara keadilan hukum dan dilaksanakan sesuai dengan proses hukum yang berlaku
Mitos Raja Jawa dan Transformasi Dinasti Politik Studi Kasus Keluarga Jokowi Eddy Kusnadi; Intan Leliana; Rio Septian; Achmad Haikal
Jurnal Komunikasi Vol. 15 No. 2 (2024): September 2024
Publisher : LPPM Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31294/jkom.v15i2.12057

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengulas Fenomena dinasti yang mengundang kekhawatiran terkait potensi praktik nepotisme, pengaruh negatif pada meritokrasi, dan kemunduran nilai-nilai demokrasi. Fokus Masalah yang diteliti adalah bagaimana mitos raja Jawa memengaruhi persepsi publik terhadap fenomena dinasti politik dalam keluarga Jokowi, serta dampaknya terhadap demokrasi. Teori yang digunakan teori dekokrasi dan representasi politik, untuk melihat bagaimana kekuasaan politik di Indonesia mulai berpindah dari tangan pemimpin ke anggota keluarganya, membentuk semacam struktur politik keluarga. Studi ini juga akan menggunakan pendekatan teori post kolonial untuk memahami bagaimana modernisasi politik Indonesia masih sangat dipengaruhi oleh elemen-elemen tradisional. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif, Dimana kajian pustaka sebagai landasan utama.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun Indonesia telah mengalami modernisasi politik, elemen budaya tradisional tetap memainkan peran penting dalam membentuk persepsi dan struktur kekuasaan. Mitos raja Jawa memberikan landasan kultural yang memungkinkan penerimaan sebagian masyarakat terhadap dinasti politik, namun juga menunjukkan adanya ancaman terhadap demokrasi karena kekuasaan politik cenderung terpusat dalam keluarga tertentu