Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

Meningkatkan Kecerdasan Keuangan Anak TK Muslimat : Sosialisasi Celengan Target Dengan Metode SISCA Rahmawati, Diah; Zahidah, Saifty Rahma; Agustina, Prafasta Vika; Adinugraha, Hendri Hermawan; Stiawan, Drajat
Jumat Pertanian: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 3 (2024): December
Publisher : LPPM Universitas KH. A. Wahab Hasbullah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32764/abdimasper.v5i3.4240

Abstract

The purpose of this service activity is to provide training and educate students about the benefits and importance of saving. This service activity uses the socialization method. The majority of children in the Muslimat Salafiyah NU Purwosari Kindergarten are not familiar with the culture of saving. Whereas saving literacy and education is very important for early childhood. Therefore, socialization of financial management for children needs to be done to minimize consumptive behavior as well as efforts to educate children to manage their funds effectively. It can be concluded that the children of Muslimat Salafiyah NU Purwosari Kindergarten do not have the habit of saving. With the socialization of the Target Piggy Bank through the SISCA method, it is hoped that it can increase knowledge and saving habits in children.
PENGARUH SISTEM CASHLESS PAYMENT SEBAGAI SARANA TRANSAKSI UTAMA DI PONDOK MODERN TAZAKKA darmawan, rizky; Shulthoni, Muhammad; Stiawan, Drajat
Sahmiyya: Jurnal Ekonomi dan Bisnis Vol 3, No 1 Mei 2024
Publisher : Universitas Islam Negeri K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research aims to analyze the perceptions of Pondok Modern Tazakka students regarding the existence of cashless payments. This research uses a qualitative descriptive method using data collection in the form of primary and secondary data. Primary data was taken from interviews with students and alumni of Pondok Modern Tazakka. And secondary data was taken from the website berita.batangkab.go.id. The research results showed that the cashless system was quite helpful for students in carrying out transactions every day at the boarding school. Financial transactions that no longer use currency (either metal or paper) are called cashless. This can be seen from the responses of students and alumni of Pondok Modern Tazakka, who responded positively to the cashless payment system implemented at the boarding school. Cashless is an example of a Westernized form of transaction that eliminates the tradition of transactions using cash, either metal or paper. Transactions here only involve scanning the card for every food or drink purchase. This cashless system is very effective; apart from being able to introduce students to digitalization, it can also minimize money loss. The cashless society phenomenon is considered quite successful among millennials and students.
Literature Review: Dinamika Persepsi Nasabah terhadap Perkembangan Digital Banking Syariah Malfaliya Nabila; Drajat Stiawan
Sahmiyya: Jurnal Ekonomi dan Bisnis Vol 4, No 2 November 2025
Publisher : Universitas Islam Negeri K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Transformasi digital telah membawa perubahan besar dalam industri perbankan syariah, terutama melalui hadirnya layanan digital seperti mobile banking, internet banking, dan aplikasi berbasis syariah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dinamika persepsi nasabah dalam menghadapi inovasi digital banking syariah, dengan fokus pada faktor yang mendorong penerimaan maupun kendala yang dihadapi. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan literature review, di mana data diperoleh dari artikel jurnal, prosiding, dan publikasi akademik melalui Google Scholar serta Publish or Perish. Analisis dilakukan dengan metode content analysis untuk menemukan pola dan dinamika persepsi nasabah. Hasil kajian menunjukkan bahwa generasi milenial dan Gen Z cenderung memiliki persepsi positif karena menilai layanan digital lebih praktis, efisien, dan sesuai dengan kebutuhan era digital. Namun, terdapat pula tantangan seperti isu keamanan data, keterbatasan literasi digital, ketidakmerataan infrastruktur, serta keraguan mengenai kepatuhan syariah yang membuat persepsi nasabah beragam. Selain itu, perbedaan antar generasi dan segmen nasabah menunjukkan bahwa strategi inovasi digital bank syariah tidak bisa disamaratakan. Secara keseluruhan, digital banking syariah memiliki kelebihan dalam meningkatkan efisiensi, kepuasan, dan loyalitas nasabah, tetapi kelemahan pada aspek edukasi dan transparansi syariah masih perlu diperbaiki. Penelitian ini menyarankan agar bank syariah memperkuat keamanan, meningkatkan literasi digital, serta menegaskan kepatuhan syariah agar inovasi digital lebih inklusif dan berkelanjutan.
Implementasi Maqasid Syariah pada Perbankan Syariah dan Pengaruhnya Terhadap Minat Masyarakat di Indonesia Putri Amelia Andini; Drajat Stiawan
Sahmiyya: Jurnal Ekonomi dan Bisnis Vol 4, No 2 November 2025
Publisher : Universitas Islam Negeri K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini membahas implementasi maqasid syariah dalam perbankan syariah serta pengaruhnya terhadap minat masyarakat di Indonesia. Maqasid syariah, yang mencakup perlindungan agama, jiwa, akal, harta, dan keturunan, menjadi dasar penting bagi pengembangan produk dan layanan perbankan syariah agar tidak hanya berorientasi pada keuntungan, tetapi juga menghadirkan keadilan dan kemaslahatan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka, yang menelaah berbagai literatur, jurnal ilmiah, serta dokumen terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor-faktor seperti literasi keuangan syariah, religiusitas, kualitas produk dan layanan, pendapatan, lokasi, serta kepercayaan masyarakat memengaruhi minat dalam menggunakan perbankan syariah. Di sisi lain, penerapan maqasid syariah terbukti mampu meningkatkan kepercayaan masyarakat, khususnya melalui prinsip transparansi, keadilan, dan tanggung jawab sosial. Namun, implementasi maqasid syariah dalam perbankan syariah di Indonesia belum sepenuhnya optimal, terutama dalam aspek perlindungan sosial dan pendidikan. Penelitian ini menegaskan bahwa semakin konsisten maqasid syariah diterapkan, semakin besar pula potensi bank syariah dalam menarik minat masyarakat sekaligus memperkuat posisinya dalam sistem keuangan nasional.
Relasi Kebiasan Belajar, Pergaulan, dan Prestasi Belajar Matematika di Lembaga Pendidikan Islam Drajat Stiawan
JURNAL PENELITIAN Vol 14 No 1 (2017): Volume 14 Nomor 1 2017
Publisher : Universitas Islam Negeri K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28918/2deckn02

Abstract

This study aims to find out whether there is a positive and significant relationship between learning habits with matematics learning achievement, there is a positive and significant relationship or not between peers association with matematics learning achievement and there is a positive and significant relationship among learning habits and association of peers with matematics learning habits. The population and sampel in this research is all students of class VIII MTs Sembada Kebumen. Data accumulation technique used questionnaire and test. Data analysis used correlation analysis and regression analysis. The results show: (1) There is a positive and significant relationship between learning habits with mathematics learning achievement with correlation coefficient of 0.863; (2) There is a positive and significant relationship between peers association with mathematics learning achievement with correlation coefficient of 0.663; (3) There is a positive and significant relationship among learning habits and peers association with mathematics learning achievement with correlation coefficient of 0.874. The relative contribution of X1 is 84.39% and X2 is 15.61%. The amount of effective contribution of X1 is 64,417% and X2 is 11,91%.