Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

IMPLIKASI TERHADAP PEREKONOMIAN MASYARAKAT PESISIR TERHADAP KEBIJAKAN PENGELOLAAN MINYAK DAN GAS DI KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA Zana, Iqbal Saputra; Perdana, Gusti Naufal Rizky; Bato, Bulan Erika; Lestari, Lara Ayu; Perwitasari, Dyah Rahayuning
GOVERNANCE: Jurnal Ilmiah Kajian Politik Lokal dan Pembangunan Vol. 12 No. 1 (2025): 2025 September
Publisher : Lembaga Kajian Ilmu Sosial dan Politik (LKISPOL)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56015/gjikplp.v12i1.504

Abstract

Kabupaten Kutai Kartanegara merupakan salah satu penghasil utama minyak dan gas di Indonesia, dengan kontribusi signifikan terhadap PDRB Kalimantan Timur, terutama dari sektor pertambangan. Meskipun sektor migas memberikan dampak positif terhadap perekonomian daerah, distribusi manfaatnya terhadap masyarakat pesisir masih terhambat oleh ketimpangan ekonomi. Hal ini tercermin dalam data kemiskinan yang menunjukkan bahwa meskipun kontribusi sektor migas terhadap PDRB besar, angka kemiskinan di daerah pesisir tetap signifikan. Penelitian ini mengidentifikasi tantangan utama dalam pengelolaan sumber daya alam, termasuk ketimpangan sosial, kerusakan lingkungan, dan kurangnya keterlibatan masyarakat lokal dalam pengambilan keputusan. Penelitian ini juga mengulas berbagai peluang untuk diversifikasi ekonomi melalui sektor pariwisata berbasis ekologi dan energi terbarukan, yang dapat memberikan dampak positif jangka panjang bagi masyarakat. Diperlunkan kebijakan yang lebih inklusif dan adil untuk memastikan bahwa manfaat sektor migas dapat dinikmati secara merata, dengan tetap menjaga keberlanjutan lingkungan dan kesejahteraan masyarakat. Penelitian ini menggunakan metode literature review dengan pendekatan kualitatif, yang mengumpulkan dan menganalisis berbagai sumber literatur terkait kebijakan pengelolaan minyak dan gas, dampaknya terhadap ekonomi masyarakat pesisir, serta tantangan dalam redistribusi manfaat ekonomi. Kata Kunci : Minyak dan Gas, Masyarakat Pesisir, Ketimpangan Ekonomi, Pembangunan Berkelanjutan
The Impact of E-Government on Social Inclusion: A Bibliometric Review of E-Inclusion Research Perdana, Gusti Naufal Rizky; Arintyas, Ameylia Puspita Rosa Dyah Ayu; Syari, Suci Fitrah; Wilmantara, Gilang
Jurnal Pemerintahan dan Politik Lokal Vol 7 No 2 (2025): JGLP, NOVEMBER 2025
Publisher : Universitas Pancasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47650/jglp.v7i2.2032

Abstract

This study explores the intersection of e-government and social inclusion through a bibliometric analysis of e-inclusion research. Drawing on 97 publications indexed in Scopus, the analysis was conducted using VOS viewer and NVivo 12 Plus to identify research trends, dominant themes, and collaborative networks among scholars, institutions, and countries. The findings reveal that e-government plays a critical role in promoting inclusive governance by enhancing digital access, participation, and service delivery. However, challenges such as the digital divide and unequal digital skills continue to hinder broader social inclusion. Thematic clusters identified include empowerment, accessibility, digital literacy, and trust. Developed and developing countries alike contribute to this field, although research remains uneven. This study offers valuable insights into the evolving discourse on e-inclusion and highlights gaps for future exploration. The findings are intended to inform policymakers, scholars, and practitioners in designing more equitable and inclusive digital governance frameworks.
ANALYSIS OF TWITTER SOCIAL MEDIA FUNCTIONS IN RESPONDING TO THE CIANJUR EARTHQUAKE IN INDONESIA Gusti Naufal Rizky Perdana; Andi Muhammad Rifqi Rusli; Yaen Miftakhul Laily
INJECT (Interdisciplinary Journal of Communication) Vol. 8 No. 2 (2023)
Publisher : FAKULTAS DAKWAH UIN SALATIGA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18326/inject.v9i2.735

Abstract

Social media Twitter as a place to respond disaster events that build an effective place to disseminate the latest information and communication users to discuss the current disaster. This research focuses on exploring the intensity of tweets related to analyzing the disaster content of tweets in discussions of the Cianjur earthquake on Twitter social media. This research uses a Qualitative Data Analysis (QDA) approach, which helps to know the network, content, and cloud using the Nvivo 12 Plus software. The study results stated that the intensity of the conversation on Twitter social media related to the Cianjur earthquake received a relatively high response from various groups, especially public officials and government agency accounts. Twitter social media is also a place to think about grief and prayer, increase solidarity to assist, and become a media that reports condition quickly gives limitedgreetings online, and assist directly victims through donations
The Role of Twitter in Disaster Communication by the Indonesian Government: A Case Study of the Cianjur Earthquake Perdana, Gusti Naufal Rizky
Metacommunication: Journal of Communication Studies Vol 10, No 2 (2025): SEPTEMBER
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/mc.v10i2.23315

Abstract

Indonesia is a country highly prone to natural disasters, including earthquakes. In this context, social media—particularly Twitter—plays a crucial role in facilitating disaster communication between the government and the public. This study aims to analyze how two Indonesian government agencies, the Meteorology, Climatology, and Geophysics Agency (BMKG) and the National Disaster Management Agency (BNPB), utilized Twitter to disseminate disaster-related information following the Cianjur earthquake in November 2022. A qualitative content analysis method was applied to examine the official Twitter accounts @InfoBMKG and @BNPB_Indonesia, using NVivo 12 Plus software. The findings reveal that @InfoBMKG demonstrated higher communication intensity and a stronger focus on earthquake-related issues, both in terms of tweet volume and the use of relevant hashtags, compared to the more general content shared by @BNPB_Indonesia. This study concludes that the frequency, consistency, and relevance of shared content significantly influence the effectiveness of government disaster communication on social media. These insights are expected to contribute to the improvement of risk communication strategies and disaster information management in Indonesia.
Pemetaan Dampak Perubahan Iklim Terhadap Desa-Desa di Indonesia: Analisis Bibliometrik Gusti Naufal Rizky Perdana; Ameylia Puspita Rosa Dyah Ayu Arintyas; Dewi Risnawati
Jurnal Masyarakat dan Desa Vol 5 No 2 (2025): Jurnal Masyarakat dan Desa
Publisher : Program Studi Pembangunan Masyarakat Desa (D3)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Krisis iklim menimbulkan dampak multidimensi di desa-desa Indonesia. Masalah pokok terletak pada kerentanan desa terhadap bencana hidrometeorologis dan terbatasnya kapasitas adaptif strategis, diperparah oleh rendahnya literasi iklim yang menganggap perubahan iklim sebagai "nasib alamiah". Tujuan penelitian ini adalah memetakan literatur ilmiah (tren, pola kolaborasi, dan kesenjangan tematik) terkait dampak perubahan iklim di desa Indonesia. Metode yang digunakan adalah analisis bibliometrik kualitatif terhadap 276 dokumen ilmiah dari basis data Scopus dalam rentang 1994–2025, dengan bantuan perangkat VOSviewer dan R-Studio. Hasil menunjukkan akselerasi publikasi yang tajam sejak 2017, menandakan kematangan bidang riset. Namun, terdapat bias tematik kuat pada isu mitigasi berbasis lahan (kehutanan/REDD+), didorong aktor internasional, yang menggeser fokus dari urgensi adaptasi sosial-ekonomi lokal. Kesenjangan utama adalah kurangnya formalisasi praktik adaptasi sosial-budaya ke dalam mekanisme kebijakan desa. Simpulan menegaskan perlunya pergeseran paradigma: desa sebagai subjek adaptasi berdaulat. Hal ini dicapai dengan memprioritaskan peningkatan literasi iklim dan melembagakan kearifan lokal untuk membangun ketahanan iklim yang berkelanjutan dan adil. Kata Kunci: Adaptasi, Analisis Bibliometrik, Desa Perubahan Iklim