Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search

A Study on Entrapment Efficiency of Earthworms (Lumbricus rubellus) Extract in the Ethosomal Drug Delivery System Pratiwi, Sabrina Resky; Ainiah, Nur; Hardyanti, Hardyanti; Putri, Dini Rusdayanti; Utomo, Emilia
International Journal of Applied Biology Vol 1, No 1 (2017): International Journal of Applied Biology
Publisher : Hasanuddin University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

IntroductionEarthworms (Lumbricus rubellus) extract is known to contain  bioactive protein as antibacterial compounds. One of the disadvantages of polar compounds is slow penetration into the skin layers which can be solved by formulating it in the form of ethosomal drug delivery system. The aims of this research was to get information about ethanol concentration that can give the highest entrapment efficiency of the ethosome. MethodsEarthworms powder was macerated using 50% ethanol for 3 days. The extract was  formulated into ethosome with variation of ethanol concentration that are 20%, 30%, 40%, and 50%, respectively. The measurement of entrapment efficiency was conducted by measuring the amount of active protein of earthworms extract that was entrapped in ethosome vesicles using spectrophotometer UV-Visible.ResultsThe results showed that the highest entrapment efficiency was 72.58 % performed by formula which was made with 0.5 % extract, 2 % soy lecithin and 50 % ethanol.ConclusionsThe highest percentage of entrapment efficiency of earthworms extract ethosome was 72.58%.Keywords : ethosome, ethanol concentration , entrapment efficiency, Lumbricus rubellus.  
Pengaruh Penggunaan Media Animasi Terhadap Hasil Belajar dan Motivasi Belajar Siswa Faisal, Muhammad; Ramdhani, Lisda; Hardyanti, Hardyanti
Jurnal Pendidikan dan Humaniora Vol 1, No 4 (2024): Oktober 2024
Publisher : STKIP Harapan Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56842/jpk.v1i4.365

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penggunaan media animasi terhadap hasil belajar dan motivasi siswa dalam proses pembelajaran. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen semu dengan desain pretest-posttest kelompok kontrol. Sampel penelitian ini terdiri dari 60 siswa yang dibagi menjadi dua kelompok, yaitu 30 siswa kelompok eksperimen yang menggunakan media animasi dalam pembelajaran dan 30 siswa untuk kelompok kontrol yang menggunakan metode pembelajaran konvensional. Instrumen yang digunakan meliputi tes hasil belajar dan kuesioner motivasi belajar dengan skala Likert. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan signifikan dalam hasil belajar dan motivasi siswa pada kelompok eksperimen dibandingkan dengan kelompok kontrol. Penggunaan media animasi terbukti efektif dalam membantu siswa memahami konsep yang kompleks melalui visualisasi yang menarik, serta meningkatkan motivasi intrinsik mereka. Penelitian ini merekomendasikan penggunaan media animasi sebagai salah satu strategi pembelajaran yang inovatif untuk meningkatkan hasil dan motivasi belajar siswa.
Penerapan Media Video Animasi untuk Mengembangkan Berfikir Kreatif Siswa SMP Negeri 2 Bolo Fadlan, M.; Muslimin, Muslimin; Hardyanti, Hardyanti
Infomatika: Pendidikan Informatika Vol 3, No 2 (2024): Oktober 2024
Publisher : STKI Harapan Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56842/infotika.v3i2.441

Abstract

Media animasi menjadi sesuatu yang menarik manakala dapat memberikan kontribusi yang positif  terhadap hasil pembelajaran, media animasi juga memiliki daya tarik estetika sehingga tampilan yang menarik akan memotivasi pengguna untuk terlibat di dalam proses pembelajaran. Apabila minat belajar peserta didik tinggi dan sangat antusias dalam pembelajaran maka pembelajaran pun akan mudah dimengerti, hasil belajar akan menjadi lebih baik, dan tujuan pembelajaran pun dapat tercapai sesuai dengan yang diinginkan. Metode penelitian menggunakan desain penelitian tindakan kelas dengan tiga tindakan dalam siklusnya. Teknik pengumpulan data melalui lembar observasi dan teks. Hal tersebut terjadi karena penerapan media animasi jauh lebih efektif dalam menarik perhatian dan konsentrasi peserta didik dalam pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan media animasi dalam kegiatan menerangkan pelajaran TIK (teknologi informasi dan komunikasi) di kelas dapat mengoptimalkan motivasi belajar peserta didik, selain memudahkan dalam memahami materi yang sulit dipahami, media animasi juga dapat meningkatkan giat belajar dan berpikir kreatif peserta didik. Penerapan media video animasi dalam penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan berpikir kreatif peserta didik di sekolah SMP Negeri 2 Bolo. Kesimpulan bahwa penerapan media animasi dalam pembelajaran ini dapat mempermuda minat belajar dan berpikir kreatif peserta didik
PENGARUH BAHASA PENGANTAR TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIKA SISWA DI DAERAH MULTIBAHASA Fauzi, Azra; Suryaningsih, Sri; Nurwalidainismawati, Nurwalidainismawati; Hardyanti, Hardyanti
Dikmat: Pendidikan Matematika Vol 6, No 01 (2025): April 2025
Publisher : STKI Harapan Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56842/dikmat.v6i01.509

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penggunaan tiga bahasa dalam pembelajaran matematika di sekolah dasar di Kecamatan Lambitu, Kabupaten Bima, yaitu Bahasa Lambitu (bahasa ibu lokal), Bahasa Bima (bahasa daerah umum), dan Bahasa Indonesia (bahasa nasional). Subjek dalam penelitian ini adalah enam guru sekolah dasar yang aktif mengajar matematika pada siswa kelas rendah dan tinggi. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik wawancara mendalam sebagai instrumen utama pengumpulan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketidaksesuaian bahasa pengantar dengan latar belakang linguistik siswa menghambat pemahaman konsep matematika, terutama ketika istilah-istilah matematis tidak diterjemahkan atau dijelaskan dalam bahasa yang familiar bagi siswa. Para guru mengungkapkan bahwa penggunaan Bahasa Indonesia sebagai satu-satunya bahasa pengantar sering menyebabkan kebingungan, kurangnya keterlibatan siswa, dan kesalahan dalam menyelesaikan soal. Sebaliknya, ketika guru menggunakan pendekatan yang responsif terhadap bahasa, seperti menjelaskan kembali konsep dalam Bahasa Bima atau Bahasa Lambitu, pemahaman siswa meningkat secara signifikan. Temuan ini mendukung teori bahwa bahasa bukan hanya alat komunikasi, tetapi juga mediasi kognitif dalam pembelajaran matematika. Oleh karena itu, penggunaan bahasa pengantar yang sesuai dengan kondisi sosial-budaya dan linguistik siswa menjadi kunci dalam meningkatkan efektivitas pembelajaran matematika di daerah multibahasa.
Peningkatan Kompetensi Bahasa Inggris Siswa SMK Negeri 3 Pangkalpinang Dalam Pemanduan Wisata Berbasis Potensi Lokal Bangka Belitung Ulpa, Mutiara; Hardyanti, Hardyanti; Tarjih, Muhammad Afif
Jurnal Masyarakat Madani Indonesia Vol. 4 No. 3 (2025): Agustus
Publisher : Alesha Media Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59025/qwr99s86

Abstract

Provinsi Kepulauan Bangka Belitung memiliki potensi wisata alam dan budaya yang besar, sehingga pengembangan keterampilan pemanduan wisata menjadi kebutuhan mendesak, khususnya bagi siswa SMK jurusan usaha layanan pariwisata. SMK Negeri 3 Pangkalpinang menghadapi kendala rendahnya penguasaan Bahasa Inggris praktis dan kurangnya kepercayaan diri siswa dalam berkomunikasi dengan wisatawan asing. Untuk menjawab tantangan tersebut, diusulkan program pelatihan guiding berbasis potensi lokal dengan pendekatan praktis dalam penggunaan Bahasa Inggris. Tujuan kegiatan ini meliputi pengembangan keterampilan pemanduan wisata, peningkatan kemampuan berbicara Bahasa Inggris, penguatan pemahaman potensi lokal, integrasi konten lokal dan Bahasa Inggris, peningkatan kepercayaan diri siswa, serta kontribusi terhadap pengembangan pariwisata daerah. Metode yang digunakan ialah metode kuantitaif dengan menggunakan tahapan pengumpulan data observasi, wawancara tersturktutr, dan instrument data, tahapan tersebut sebagai langkah untuk melaksanakan kegiatan pkm diantaranya pelatihan interaktif, simulasi guiding di objek wisata lokal, pendampingan kelompok kecil untuk penguatan pronunciation dan vocabulary, serta evaluasi pra dan pasca kegiatan, hasil kegiatan kemudian diolah menggunakan analisis data statistic deskriptif.Kesimpulan yang didapatkan menunjukkan bahwa antusiasme tinggi dari siswa dalam mengikuti simulasi pemanduan wisata dan mulai mampu mengaitkan potensi lokal dengan materi Bahasa Inggris,meskipun terdapat penurunan skor pada tiga indicator penilaian.Namun, penurunan ini mencerminkan kesadaran baru siswa terhadap tantangan nyata penggunaan Bahasa Inggris profesional.
Pelatihan Storytelling Sebagai Media Promosi Wisata Edukasi Berbasis Cagar Budaya Di Pantai Sumur Tujuh Kabupaten Bangka Tengah Hardyanti, Hardyanti; Ulpa, Mutiara; Anggara, Bagas
Jurnal Masyarakat Madani Indonesia Vol. 4 No. 2 (2025): Mei
Publisher : Alesha Media Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59025/2hpnx238

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat berupa ini dilakukan untuk membantu pengelola objek wisata pantai sumur tujuh dalam meningkatkan kapasitas sumber daya manusia, sebagai pelaku wisata yang saat ini telah menjadi detinasi wisata budaya. Untuk bisa menjadikan objek wisata pantai sumur tujuh yang dikenal sebagai perpaduan wisata alam dan wisata edukasi berbasis cagar budaya oleh calon wisatawan diperlukan kemampuan promosi yang baik. POKDARWIS sebagai pengelola menjadi mitra dalam kegiatan pengabdian ini. Kegiatan yang dilakukan adalah pelatihan storytelling, dengan harapan dapat menjadi sarana promosi yang efektif. kegiatan dilakukan dengan metode sosialisasi dengan pendekatan Focus Group Discussin (FGD), dengan tahapan awal memberikan pemahaman tentang penguatan storytelling dalam konteks produk wisata, dan tahap kedua mengajarkan keterampilan mengaplikasikan storytelling produk wisata ke media digital. Hasil kegiatan ini di proyeksikan akan berdampak pada peningkatan ekonomi masyarakat dan penguatan identitas budaya lokal, meningkatkan efektivitas tata kelola destinasi dan peningkatakan sumber daya manusia
Pelatihan Pemahaman Ekowisata : Daya Tampung Destinasi Wisata Dan Konservasi Lingkungan di Komunitas Mahasiswa Pariwisata Anggara, Bagas; Hardyanti, Hardyanti; Cahyani, Arie; Lestari, Ayu Ambang; Elthia, Memy Wardani
Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat IPTEKS Vol. 1 No. 2: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat IPTEKS, Juni 2024
Publisher : CV. Global Cendekia Inti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71094/jppmi.v1i2.39

Abstract

Training on ecotourism and environmental conservation for students of the Sharia Tourism Study Program at UIN Mataram is an initiative based on the profound need for understanding ecotourism and the importance of environmental preservation in the tourism industry. This research is motivated by the rapid development of tourism in Lombok Island, which has not been accompanied by awareness of environmental preservation and sustainable values. The training aims to provide students with a deeper understanding of the concepts of ecotourism, environmental conservation, and carrying capacity of tourist destinations. The implementation method of the training includes coordination with students as organizers, literature review to delve into the concepts of ecotourism and environmental conservation, and conducting training at the Faculty of Economics and Business at UIN Mataram. The results and discussions show an increase in understanding and awareness among students about the importance of environmental conservation in the tourism industry. They are equipped with practical skills in managing sustainable tourist destinations. This training has successfully had a positive impact on enhancing the understanding, awareness, and skills of UIN Mataram Tourism students in the field of ecotourism, environmental carrying capacity, and conservation. Through this training, it is hoped that students can become agents of change who bring positive impacts to the environment and surrounding communities through sustainable and responsible tourism practices.
Analisis Manajemen Tenaga Kependidikan di SMPN 1 Bolo Hardyanti, Hardyanti; Fauzi, Azra; Anisa, Nur; Sarifudin, Sarifudin; Suciyati, Anis; Israihin, Sultan
Dikmat: Pendidikan Matematika Vol 4, No 01 (2023): April 2023
Publisher : STKI Harapan Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56842/dikmat.v4i01.178

Abstract

Manajemen tenaga kependidikan adalah kegiatan mengelola personal pendidikan dalam melaksanakan tugas-tugas sesuai fungsinya agar berjalan dengan efektif. Terutama dalam mengembangkan tenaga kependidikan agar memenuhi standar kompetensi tenaga kependidikan yang telah ditetapkan oleh pemerintah. Manajemen tenaga pendidik bertujuan untuk menciptakan pendidik berpartisipasi dalam penyelenggaraan pendidikan dengan tugas khusus sebagai pendidik. SMPN 1 BOLO merupakan salah satu lembaga pendidikan yang berkembang dengan baik, salah satu yang menjadi faktor pendukung adalah manajemen tenaga pendidik. Hal tersebut dibuktikan dengan gurunya yang sudah rata-rata S1, sekolah yang sudah berakreditasi A, dan banyaknya minat orang tua yang mempercayakan anaknya untuk masuk di SMPN 1 BOLO. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana implementasi manajemen tenaga kependidikan di SMPN 1 BOLO. Perekrutan dan penempatan tenaga pendidik dalam meningkatkan mutu pembelajaran.
Pelatihan Penguatan Numerasi Anak Sekolah Dasar di Rumah Qur'an Nurul Hikmah Dusun Rangga Nurwalidainismawati, Nurwalidainismawati; Ramadani, Nurlailatun; Suryaningsih, Sri; Hardyanti, Hardyanti
Jurnal Ilmiah Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 1, No 1 (2025): Januari 2025
Publisher : STKI Harapan Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56842/diyamas.v1i1.293

Abstract

Tujuan pengabdian ini dilaksanakan adalah untuk meningkatkan penguatan numerasi pada siswa melalui pelatihan dan pendampingan agar bisa mengaplikasikan proses berhitung serta dapat meningkatkan kemampuan numerasi. Kegiatan Pengabdian Masyarakat dilaksanakan di Rumah Qur'an Nurul Hikmah dengan menggunakan metode ceramah, tanya jawab dan di akhiri dengan tes. Adapun tahapan dalam pelaksanaan pengabdian terdiri dari tahap persiapan, tahap pelaksanaan, dan tahap evaluasi. Hasilnya menunjukkan bahwa 65,04% anak yang yang mengenal dan memahami angka dan bilangan, menyebutkan besar bilangan satu dengan bilangan lainnya, membandingkan besarnya nilai dari suatu angka, namun belum lancar dalam melakukan operasi hitung aritmatika kompleks terutama dalam bentuk soal cerita. kesimpulannya kegiatan pelatihan penguatan numerasi menunjukkan masih banyak siswa yang belum paham konsep numerasi dalam bentuk operasi hitung aritmatika sederhana serta dalam bentuk kompleks berbentuk soal cerita, sehingga kegiatan bimbingan perlu dilakukan secara berkelanjutan agar siswa memiliki pemahaman yang baik dalam meningkatkan pemahaman numerasi matematika yang dapat digunakan dalam menyelesaikan masalah sehari-hari secara kontekstual