Claim Missing Document
Check
Articles

Found 29 Documents
Search

The Influence of Marketing Mix on Tourist Satisfaction in Sade Tourism Village, Central Lombok, West Nusa Tenggara Bagas Anggara; I Nyoman Sudiarta; Ni Ketut Arismayanti
International Journal Of Humanities Education and Social Sciences (IJHESS) Vol 3 No 2 (2023): IJHESS OCTOBER 2023
Publisher : CV. AFDIFAL MAJU BERKAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55227/ijhess.v3i2.573

Abstract

The tourism development in Pulau Lombok has experienced rapid growth, but it still faces challenges such as a lack of human resources, substandard service quality, and inadequate supporting facilities. The objective of this study is to examine the impact of the Marketing Mix on tourist satisfaction in the Sade Tourism Village. The Marketing Mix consists of seven marketing elements, including Product, Price, Place, Promotion, People, Process, and Physical Evidence. Tourist satisfaction plays a critical role in the achievement of success within the tourism industry. The research methodology employed in this study is quantitative research, involving the distribution of questionnaires to 100 visiting tourists. Purposive Sampling was used with the criteria that respondents must be over 17 years of age. Structural equation modeling analysis using Smart PLS was employed in this research. The findings demonstrate that the dimensions of the Marketing Mix, namely Product, Price, Place, Promotion, People, Process, and Physical Evidence, have a significant influence on tourist satisfaction in the Sade Tourism Village. This study provides practical implications for service providers in the village of Sade. Service providers need to maintain aspects of the Marketing Mix, such as offering attractive tourism products, affordable pricing, effective distribution channels and promotions that can reach tourists, high-quality service processes, and an appealing appearance. By maintaining and enhancing these elements of the marketing mix, it will have an impact on tourist satisfaction.
PENINGKATAN PEMAHAMAN ETIKA BISNIS WIRAUSAHAWAN PADA UMKM UD. MANDIRI Logi Mulawarman; L. Jatmiko Jati; Bagas Anggara; Vivi Rizky Aulia
Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 1 No. 10 (2023): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa)
Publisher : CV SWA Anugerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.8765/krepa.v1i10.874

Abstract

Permaslahan umum yang saat ini dihadapi oleh sebagaian besar UMKM adalah mengembangkan bisnis yang berkelanjutan. Hal ini sejalan dengan kendala yang sedang dihadapi oleh UMKM UD. Mandiri. Pengembangan bisnis berkelanjutan sejatinya dapat ditempuh melalui penerapan prinsip etika bisnis meliputi transparansi, tanggung jawab sosial, dan integritas. Melihat kendala yang dialami oleh UD. Mandiri, Tim Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) dibentuk untuk membantu UD. Mandiri dalam mengatasi kendala di atas. PKM dilaksanakan di UD. Mandiri Jl. Sukaraja, Marong, Kec. Praya Timur, Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, Indonesia. Hasil menunjukkan, sebagai mitra tunggal, Pemilik UD. Mandiri secara efektif telah mengimplementasikan prinsip etika bisnis dalam UMKMnya. Praktik bisnis yang etis membantu membangun reputasi yang kuat, menciptakan kepercayaan pelanggan, pemasok, dan komunitas lokal. Dengan fokus pada transparansi, kejujuran, dan keberlanjutan, UMKM dapat mengukir citra yang positif, menjadi pilihan yang dihormati dalam pasar, dan membangun loyalitas pelanggan jangka panjang.
Evaluasi Kritis Atribut Pariwisata Menggunakan Kerangka 13 A: Tinjauan Konseptual untuk Memajukan Pengembangan Pariwisata Anggara, Bagas; Taufik, Muhammad; Muharis, Muharis; Pribadi , Teguh Iman
Jurnal Kajian Pariwisata Vol 6 No 2 (2024): Jurnal Kajian Pariwisata
Publisher : LPPM STP ARS Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51977/jiip.v6i2.1848

Abstract

Penelitian ini mengevaluasi penggunaan kerangka kerja 13A dalam pengembangan destinasi pariwisata untuk memberikan wawasan yang lebih komprehensif dibandingkan dengan model 4A atau 5A yang lebih sederhana. Meskipun konsep 13A menawarkan pendekatan holistik, penelitian ini menyoroti tantangan dalam penerapannya, terutama dalam hal optimisasi elemen-elemen yang mempengaruhi keputusan wisatawan, kepuasan, dan niat untuk kembali berkunjung. Melalui analisis kritis terhadap literatur yang ada, penelitian ini menyajikan panduan strategis bagi pengelola destinasi dan pembuat kebijakan, dengan tujuan meningkatkan daya tarik dan kesuksesan destinasi wisata. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan terhadap pengembangan destinasi yang lebih efektif dan berkelanjutan. This study evaluates the application of the 13A framework in tourism destination development, offering a more comprehensive perspective compared to the simpler 4A or 5A models. Although the 13A concept provides a holistic approach, this research highlights the challenges in its implementation, particularly in optimizing elements that influence tourist decisions, satisfaction, and intention to revisit. Through a critical analysis of existing literature, the study presents strategic guidelines for destination managers and policymakers, aimed at enhancing the attractiveness and success of tourist destinations. The findings are expected to make a significant contribution to the development of more effective and sustainable destinations.
SISTEM PENGENDALIAN FORMAL DAN INFORMAL DALAM PENINGKATAN KINERJA KARYAWAN PERUSAHAAN CV. FLASH DIGITAL PRINTING CABANG MATARAM Bagas Anggara; L. Jatmiko Jati; Muhammad Taufik; Vivi Rizky Aulia
Musytari : Neraca Manajemen, Akuntansi, dan Ekonomi Vol. 4 No. 10 (2024): Musytari : Neraca Manajemen, Akuntansi, dan Ekonomi
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.8734/musytari.v4i10.2784

Abstract

Pada era globalisasi ini perusahaan terus dituntut untuk mengembangkan perusahaannya dengan berbagai inovasi terbaru agar tetap bisa bersaing dengan perusahaan lainnya. Selain pengembangan strategi, perusahaan juga dituntut untuk dapat mengelola sumber daya yang dimiliki secara terprogram dengan baik agar tujuan perusahaan tercapai. Tujuan studi ini adalah untuk mencari tahu system pengedalian formal dan informal dalam peningkatan kinerja karyawan perusahaan CV. Flash Digital Printing cabang Mataram. Jenis penelitian yang digunakan adalah kualitatif yang bersifat desktiptif komparatif yaitu dengan cara menghimpun data-data yang dibutuhkan, dianalisis, diinterprestasikan sehingga untuk mengilustrasikan keadaan yang diamati. Data yang digunakan adalah data kualitatif sebagai dasar untuk menganalisis sistem pengendalian manajemen, Sumber refrensi yang digunakan yaitu data primer dan sekunder. Tehnik pengumpulan data menggunakan penelitian kepustakaan, penelitian lapangan, kemudian data di analsisis dengan deskriptif komparatif. Hasil menunjukan bahwa sistem pengendalian formal yang di terapkan cv. Flash yakni memberikan teguran lisan dan non lisan, surat peringatan dan sanksi waktu kerja. sistem pengendalian informal yang di terapkan cv. Flash yakni gathering event dan konsultasi lansung. CV. Flash sangat menjunjung tinggi kekeluargaan dan tetap mengikut pedoman struktur pengendalian manajemen yang baik. Namun nyatanya tidak secara konsisten dilaksanakan sebagaimana mestinya.
ANALISIS EFEKTIVITAS STRATEGI PEMASARAN DIGITAL DALAM MENINGKATKAN BRAND AWARENESS DAN KONVERSI PENJUALAN DI INDUSTRI FASHION Anggara, Bagas
ECONOMIST: Jurnal Ekonomi dan Bisnis Vol. 1 No. 1 (2024): Januari 2024
Publisher : CV Sentra Nusa Connection

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63545/economist.v1i1.6

Abstract

Saat ini, terdapat beberapa perusahaan fashion kesulitan dalam menerapkan strategi pemasaran digital. Hal ini dikarenakan oleh berbagai factor yang pada akhirnya mempengaruhi brand awareness dan konversi penjualan perusahaan fashion. Penelitian ini menjelaskan efektifitas strategi pemasaran digital dalam meningkatkan brand awareness dan konversi penjualan di industri fashion. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah gabungan antara analisis literatur dan studi empiris. Hasil menunjukkan bahwa berbagai jenis strategi pemasaran digital seperti penggunaan media sosial, konten online, kampanye iklan digital, dan optimisasi mesin pencari telah terbukti efektif dalam mencapai tujuan bisnis. Faktor-faktor seperti kualitas konten, pengalaman pengguna, reputasi merek, dan relevansi kampanye iklan juga memiliki pengaruh signifikan terhadap konversi penjualan melalui strategi pemasaran digital. 
EVALUASI PENERAPAN SISTEM PENGENDALIAN MANJEMEN PADA PT. JEMBATAN NUSANTARA DALAM MENDUKUNG PARIWISATA LOMBOK Taufik, Muhammad; Jati, L. Jatmiko; Anggara, Bagas
ECONOMIST: Jurnal Ekonomi dan Bisnis Vol. 1 No. 2 (2024): April 2024
Publisher : CV Sentra Nusa Connection

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63545/economist.v1i2.20

Abstract

Penelitian ini menginvestigasi penerapan sistem pengendalian manajemen oleh PT Jembatan Nusantara dalam mendukung perkembangan pariwisata di Pulau Lombok. Perusahaan ini, sejak didirikan pada tahun 1976, telah menjadi salah satu grup perusahaan swasta yang terkemuka dalam industri pelayaran laut di Indonesia, menyediakan layanan penyeberangan antara Pelabuhan Ujung, Surabaya, dan Pelabuhan Kamal, Madura, serta rute lainnya seperti Merak-Bakauheni dan Jawa ke Bali.Melalui pendekatan deskriptif komparatif, penelitian ini mencatat langkah-langkah yang diambil oleh PT Jembatan Nusantara dalam merencanakan strategi, menyusun anggaran, melaksanakan strategi, mengukur kinerja, serta mengevaluasi dan meramalkan hasilnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perusahaan telah secara aktif melibatkan karyawan dalam perencanaan strategis, memberikan pelatihan, dan melakukan evaluasi kinerja secara berkala. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan laba perusahaan dan kinerja karyawan, serta upaya perusahaan dalam meningkatkan infrastruktur, operasional, dan teknologi untuk mendukung perkembangan pariwisata di Pulau Lombok. Penelitian ini memberikan pemahaman yang lebih baik tentang bagaimana penerapan sistem pengendalian manajemen dapat berkontribusi pada pengembangan industri pariwisata di Indonesia, khususnya di Pulau Lombok.
PENDAMPINGAN DAN EVALUASI KEGIATAN WIRAUSAHA MAHASISWA PADA EVENT ARRC MANDALIKA 2024 Mulawarman, Logi; Jati, L. Jatmiko; Assa'ady, M. Chothibul Umam; Anggara, Bagas; Sulastri, Sri
JUAN: Jurnal Pengabdian Nusantara Vol. 1 No. 4 (2024): Oktober 2024
Publisher : CV Sentra Nusa Connection

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63545/juan.v1.i4.73

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mendampingi dan mengevaluasi aktivitas kewirausahaan mahasiswa Universitas Bumigora pada event (Asia Road Racing Championship) ARRC Mandalika 2024. Kegiatan ini dilakukan secara kolaboratif oleh dua pihak, yaitu dosen Universitas Bumigora Mataram Lombok dan dosen Universitas Jambi. Dosen Universitas Bumigora berperan aktif dalam memberikan pendampingan langsung kepada mahasiswa selama berlangsungnya kegiatan wirausaha, mulai dari persiapan, pelaksanaan, hingga pengelolaan produk yang ditawarkan. Sementara itu, dosen Universitas Jambi berkontribusi melalui evaluasi kegiatan yang dilakukan secara daring, dengan fokus pada aspek pengelolaan usaha, strategi pemasaran, dan kepuasan konsumen. Hasil kegiatan ini menunjukkan bahwa mahasiswa mampu meningkatkan keterampilan wirausaha mereka, baik dalam hal komunikasi, pengelolaan keuangan, maupun pemanfaatan teknologi untuk promosi. Evaluasi menunjukkan bahwa mahasiswa berhasil mencapai 95% dari target penjualan yang telah ditetapkan, dengan produk andalan mereka mendapatkan respons positif dari pengunjung event. Kolaborasi ini tidak hanya memberikan dampak signifikan pada peningkatan kompetensi mahasiswa, tetapi juga menjadi model pengabdian masyarakat berbasis kolaborasi lintas institusi yang efektif dan berkelanjutan.
Peran Strategis Rezim Hak Kekayaan Intelektual Dalam Mendukung Penguatan Ekonomi Kreatif Opan Satria Mandala; Teguh Iman Pribad; Muharis; Bagas Anggara; Muhammad Taufik
Commerce Law Vol. 4 No. 1 (2024): Commerce Law
Publisher : Bagian Hukum Bisnis Fakultas Hukum Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/commercelaw.v4i1.4943

Abstract

Lombok Tengah memiliki potensi besar dalam industri kreatif, termasuk kerajinan tangan, seni pertunjukan, dan pariwisata. Namun, kurangnya pemahaman tentang perlindungan Hak Kekayaan Intelektual dapat menghambat pertumbuhan sektor ini dengan rentannya karya seni dan inovasi lokal terhadap pencurian dan penyalahgunaan oleh pihak lain. Tulisan ini bertujuan untuk melakukan analisis mendalam mengenai peran HKI dalam mendukung penguatan pertumbuhan sektor ekonomi kreatif di Lombok Tengah. Metodeologi yang digunakan adalah Metode Normatif-Empiris dengan Pendekatan Undang-undang, Konseptual, Teori, Kasus, dan Interdisipliner. Hasil dan temuan dari analisis ini menyoroti beberapa poin penting. Pertama, pemahaman yang kurang tentang perlindungan HKI di Lombok Tengah berpotensi menghambat pertumbuhan sektor ekonomi kreatif, terutama dalam industri kerajinan tangan, seni pertunjukan, dan pariwisata. Kekurangan ini menyebabkan rentannya karya seni dan inovasi lokal terhadap pencurian dan penyalahgunaan oleh pihak lain, yang pada gilirannya dapat merugikan para pelaku ekonomi kreatif setempat. Untuk mengatasi hal ini, diperlukan skema pembiayaan berbasis kekayaan intelektual yang dapat memberikan insentif dan perlindungan yang lebih kuat bagi para pelaku ekonomi kreatif. Peran Pemerintah Daerah Lombok Tengah dalam skema pembiayaan ini sangat penting. Pemerintah daerah dapat memberikan dukungan finansial, memberikan fasilitas, serta mengkoordinasikan program-program yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan pemahaman tentang perlindungan HKI di kalangan pelaku ekonomi kreatif lokal. Dengan adanya keterlibatan aktif Pemerintah Daerah, diharapkan skema pembiayaan berbasis kekayaan intelektual dapat berjalan dengan efektif dan memberikan manfaat yang optimal bagi pertumbuhan sektor ekonomi kreatif di Lombok Tengah.
Bili Bante Tourism Potential as a Sustainable Tourism Destination: Strategy and Challenge Study Titik Ceriyani Miswaty; Bagas Anggara; Muhammad Taufik; Muharis Muharis; Lativa Nur
Momentum Matrix: International Journal of Communication, Tourism, and Social Economic Trends Vol. 2 No. 2 (2025): May : Momentum Matrix: International Journal of Communication, Tourism, and Soc
Publisher : Asosiasi Penelitian dan Pengajar Ilmu Sosial Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62951/momat.v2i2.331

Abstract

This study explores the potential of community-based tourism in Bili Bante, including aspects of natural beauty, cultural diversity, and ecotourism. The observations show that around 75% of the tourist areas in Bili Bante are still preserved with minimal environmental pollution, making it a potential destination for ecotourism development. In addition, the cultural diversity of the local community, including traditional traditions, traditional music, and handicrafts, can be a strong tourist attraction. The interviews with local people revealed that 60% support the development of community-based tourism to improve the local economy, although 40% are concerned about the negative impacts on the environment if tourism management is not carried out carefully. The main obstacles identified are inadequate infrastructure and lack of destination promotion. Based on these findings, this study recommends increasing investment in infrastructure development, training for local people, and developing more effective marketing strategies. In addition, clear regulations regarding natural resource management and environmental conservation must be enforced to support the sustainability of tourism development in Bili Bante.
Special Interest Tourism Research Trends in Indonesian Journals: A Review from Design to Analysis Muharis, Muharis; Muhammad Taufik; Bagas Anggara; Abdul Muhid
TOBA: Journal of Tourism, Hospitality, and Destination Vol. 4 No. 2 (2025): Mei 2025
Publisher : Yayasan Literasi Sains Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55123/toba.v4i2.5197

Abstract

This study aims to map the trends and characteristics of special interest tourism research in Indonesia in the period 2020–2024. The method used is content analysis with a focus on six main aspects: number of publications per year, type of research, research subjects, tourism topics studied, data collection instruments, and data analysis methods. Data were obtained through a systematic search on Google Scholar on April 26, 2025 using the keyword "special interest tourism." From approximately 104,000 initial results, after filtering based on year of publication and title relevance, 74 data were obtained, of which only 42 articles were fully accessible and 34 of them were used as research samples. The results show fluctuations in publication trends, with significant spikes in 2023 and 2024. Qualitative research dominates, while quantitative and mixed methods are still minimal. The most frequently used instruments are observation sheets and triangulation, while common data analysis techniques include SWOT and qualitative descriptive. Government and tourists emerged as the most research subjects, reflecting a focus on tourist policies and experiences. The topics studied are very diverse, ranging from tourist behavior, environmental conservation, tourist villages, to tourism product innovation. This study concludes that special interest tourism is increasingly in demand as a field of study, but the methodological approach still tends to be exploratory and descriptive. It is recommended to strengthen quantitative and mixed-method methods and expand the focus of research on policy, creative economy, and sustainability. These results are expected to be an initial reference for researchers and stakeholders in developing more comprehensive special interest tourism research in the future.