Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

REVITALISASI PEMBELAJARAN MATEMATIKA DI ERA PASCA PANDEMI: KAJIAN TERHADAP PERUBAHAN POLA INTERAKSI GURU DAN SISWA Fauzi, Azra
Dikmat: Pendidikan Matematika Vol 4, No 02 (2023): Oktober 2023
Publisher : STKI Harapan Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56842/dikmat.v4i02.515

Abstract

Pandemi COVID-19 telah membawa perubahan drastis dalam dunia pendidikan, termasuk dalam pembelajaran matematika. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji perubahan pola interaksi antara guru dan siswa dalam pembelajaran matematika di era pasca pandemi, dengan fokus pada guru-guru matematika dari tiga sekolah menengah (SMP dan SMA) di Kota Bima dan Kabupaten Bima. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, melalui wawancara mendalam dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pandemi mendorong guru untuk mengintegrasikan teknologi dalam pembelajaran dan mengembangkan komunikasi yang lebih personal dengan siswa. Di era pasca pandemi, banyak inovasi tersebut tetap dipertahankan, termasuk penggunaan media digital, pendekatan pembelajaran campuran (blended learning), dan penguatan hubungan sosial emosional dengan siswa. Pembelajaran matematika tidak lagi didominasi oleh metode ceramah satu arah, melainkan berkembang menjadi proses yang lebih kolaboratif dan adaptif. Meskipun demikian, tantangan seperti kesenjangan akses teknologi dan dampak learning loss tetap perlu diperhatikan. Penelitian ini menekankan pentingnya revitalisasi pembelajaran matematika yang kontekstual, inklusif, dan relevan dengan tuntutan zaman.
PENGARUH BAHASA PENGANTAR TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIKA SISWA DI DAERAH MULTIBAHASA Fauzi, Azra; Suryaningsih, Sri; Nurwalidainismawati, Nurwalidainismawati; Hardyanti, Hardyanti
Dikmat: Pendidikan Matematika Vol 6, No 01 (2025): April 2025
Publisher : STKI Harapan Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56842/dikmat.v6i01.509

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penggunaan tiga bahasa dalam pembelajaran matematika di sekolah dasar di Kecamatan Lambitu, Kabupaten Bima, yaitu Bahasa Lambitu (bahasa ibu lokal), Bahasa Bima (bahasa daerah umum), dan Bahasa Indonesia (bahasa nasional). Subjek dalam penelitian ini adalah enam guru sekolah dasar yang aktif mengajar matematika pada siswa kelas rendah dan tinggi. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik wawancara mendalam sebagai instrumen utama pengumpulan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketidaksesuaian bahasa pengantar dengan latar belakang linguistik siswa menghambat pemahaman konsep matematika, terutama ketika istilah-istilah matematis tidak diterjemahkan atau dijelaskan dalam bahasa yang familiar bagi siswa. Para guru mengungkapkan bahwa penggunaan Bahasa Indonesia sebagai satu-satunya bahasa pengantar sering menyebabkan kebingungan, kurangnya keterlibatan siswa, dan kesalahan dalam menyelesaikan soal. Sebaliknya, ketika guru menggunakan pendekatan yang responsif terhadap bahasa, seperti menjelaskan kembali konsep dalam Bahasa Bima atau Bahasa Lambitu, pemahaman siswa meningkat secara signifikan. Temuan ini mendukung teori bahwa bahasa bukan hanya alat komunikasi, tetapi juga mediasi kognitif dalam pembelajaran matematika. Oleh karena itu, penggunaan bahasa pengantar yang sesuai dengan kondisi sosial-budaya dan linguistik siswa menjadi kunci dalam meningkatkan efektivitas pembelajaran matematika di daerah multibahasa.
PEMANFAATAN TEKNOLOGI DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA: TANTANGAN DAN SOLUSI UNTUK PENINGKATAN PEMAHAMAN SISWA Fauzi, Azra
Dikmat: Pendidikan Matematika Vol 5, No 01 (2024): April 2024
Publisher : STKI Harapan Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56842/dikmat.v5i01.501

Abstract

Pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran matematika menjadi semakin penting dalam meningkatkan pemahaman siswa terhadap konsep-konsep matematika yang kompleks. Namun, tantangan utama yang dihadapi adalah keterbatasan infrastruktur digital dan rendahnya literasi teknologi di kalangan pendidik serta siswa. Tujuan dari artikel ini adalah untuk mengeksplorasi tantangan yang muncul dalam penerapan teknologi dalam pembelajaran matematika dan menyarankan solusi untuk mengatasinya. Metode yang digunakan adalah studi literatur yang mencakup berbagai penelitian terkait pemanfaatan teknologi dalam pendidikan matematika. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun teknologi dapat memperkaya pengalaman belajar melalui aplikasi interaktif dan pembelajaran berbasis visual, tantangan utama tetap ada pada kesiapan guru dan ketersediaan fasilitas yang mendukung. Kesimpulannya, integrasi teknologi yang tepat dalam pembelajaran matematika dapat meningkatkan pemahaman siswa jika didukung oleh pelatihan guru yang berkelanjutan dan perbaikan infrastruktur digital.
Analysis of the Use of Domino Cards in Improving Mathematics Learning Outcomes for Grade V at SDN 1 Nata Cahyati, Cuci; Fauzi, Azra; Wardatunnissa, Yeni
Jurnal Ilmiah Mandala Education (JIME) Vol 11, No 3 (2025): Jurnal Ilmiah Mandala Education (Agustus)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/jime.v11i3.9224

Abstract

This study aims to analyze the effectiveness of using domino card media to improve the mathematics learning outcomes of fifth-grade students at SDN 1 Nata. The research background is based on the students’ low understanding of multiplication concepts and the lack of engaging instructional methods. A quantitative approach with a quasi-experimental method was employed, involving two groups: an experimental group using domino cards and a control group using conventional teaching methods. Instruments included pretest and posttest assessments and student activity observation sheets. The results showed that the use of domino cards increased the average student score from 52 to 80, while the control group only reached 60. Additionally, students in the experimental group demonstrated active participation, collaboration, and high enthusiasm during the learning process. These findings suggest that domino card media is effective in enhancing students’ mathematics learning outcomes and can serve as an innovative alternative in elementary school instruction.
The Influence of Teacher Competence on Student Learning Outcomes at SDN Donggobolo Mulyalana, Anis; Fauzi, Azra; Atmaja, Jessy Parmawati
Jurnal Ilmiah Mandala Education (JIME) Vol 11, No 3 (2025): Jurnal Ilmiah Mandala Education (Agustus)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/jime.v11i3.9208

Abstract

This study aims to examine the influence of teacher competence on student learning outcomes at SDN Donggobolo, a primary school located in a remote area with limited resources. A quantitative approach using a correlational survey method was employed. Data were collected through student perception questionnaires on teacher competence, which included four dimensions: pedagogical, professional, personal, and social, as well as academic reports in Indonesian Language and Mathematics subjects. The results showed that students’ perceptions of teacher competence were categorized as high, with average scores above 3.5 on a 4-point Likert scale. Student academic achievement was also high, with the majority falling into the “Excellent” and “Good” categories. Simple linear regression analysis revealed that 99.99% of the variance in student learning outcomes could be explained by their perception of teacher competence (R² = 0.9999; p < 0.00001). These findings indicate that teacher competence is a key factor in improving learning quality, even in resource-limited school settings. The impact of this study supports the development of teacher competency enhancement programs to sustainably improve student academic performance.
The Influence of Teacher Competence on Student Learning Outcomes at SDN Donggobolo Mulyalana, Anis; Fauzi, Azra; Atmaja, Jessy Parmawati
Jurnal Ilmiah Mandala Education (JIME) Vol 11, No 3 (2025): Jurnal Ilmiah Mandala Education (Agustus)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/jime.v11i3.9225

Abstract

This study aims to examine the influence of teacher competence on student learning outcomes at SDN Donggobolo, a primary school located in a remote area with limited resources. A quantitative approach using a correlational survey method was employed. Data were collected through student perception questionnaires on teacher competence, which included four dimensions: pedagogical, professional, personal, and social, as well as academic reports in Indonesian Language and Mathematics subjects. The results showed that students’ perceptions of teacher competence were categorized as high, with average scores above 3.5 on a 4-point Likert scale. Student academic achievement was also high, with the majority falling into the “Excellent” and “Good” categories. Simple linear regression analysis revealed that 99.99% of the variance in student learning outcomes could be explained by their perception of teacher competence (R² = 0.9999; p < 0.00001). These findings indicate that teacher competence is a key factor in improving learning quality, even in resource-limited school settings. The impact of this study supports the development of teacher competency enhancement programs to sustainably improve student academic performance.
Strategi Guru IPAS dalam Menghadapi Tantangan Pembelajaran Abad 21 Irawati, Yovita; Fauzi, Azra; Supriyanto, Tri
Jurnal Pendidikan dan Humaniora Vol 2, No 4 (2025): Oktober 2025
Publisher : STKIP Harapan Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56842/jpk.v2i4.678

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi tantangan yang dihadapi oleh guru dalam pembelajaran IPA IPS  (IPAS) di SDN Sukamaju dan menganalisis strategi yang diterapkan untuk mengatasi tantangan tersebut. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan angket yang disebarkan kepada 4 guru, 6 siswa, dan 2 wali siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tantangan utama yang dihadapi oleh guru di SDN Sukamaju adalah keterbatasan sumber daya pembelajaran, rendahnya motivasi siswa, dan kurangnya keterlibatan orang tua dalam proses pembelajaran. Sebagai respons terhadap tantangan tersebut, guru di SDN Sukamaju menerapkan beberapa strategi, seperti penggunaan media pembelajaran berbasis teknologi, pendekatan pembelajaran berbasis konteks lokal, dan peningkatan komunikasi dengan orang tua. Meskipun terdapat beberapa hambatan, strategi yang diterapkan menunjukkan hasil yang positif dalam meningkatkan motivasi dan keterlibatan siswa. Penelitian ini menyarankan agar sekolah memperbaiki penyediaan sumber daya pembelajaran dan melibatkan lebih banyak orang tua dalam mendukung pembelajaran IPAS.
Integrasi Tradisi Rimpu dalam Pembelajaran Seni Budaya untuk Meningkatkan Kreativitas Siswa Sekolah Dasar Fatmawati, Fatmawati; Fauzi, Azra; Supriyanto, Tri
Jurnal Pendidikan dan Humaniora Vol 2, No 4 (2025): Oktober 2025
Publisher : STKIP Harapan Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56842/jpk.v2i4.679

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengintegrasikan tradisi Rimpu dalam pembelajaran Seni Budaya di Sekolah Dasar guna meningkatkan kreativitas siswa. Tradisi Rimpu merupakan salah satu warisan budaya dari masyarakat Bima-Dompu yang mengandung nilai estetika, etika, dan spiritual yang dalam. Pembelajaran berbasis tradisi ini diharapkan dapat merangsang kreativitas siswa dalam menggali ide dan ekspresi seni, sekaligus memperkenalkan mereka pada nilai-nilai budaya lokal. Penelitian ini dilakukan di SDN Inpres Rite, Kabupaten Bima, dengan pendekatan kualitatif dan desain studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, angket, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi Rimpu dalam pembelajaran seni budaya efektif meningkatkan kreativitas siswa, dengan peningkatan signifikan pada dimensi fluency, flexibility, originality, dan elaboration. Meskipun demikian, penelitian ini juga mengidentifikasi beberapa tantangan, seperti keterbatasan waktu dan fasilitas, yang mempengaruhi efektivitas pembelajaran. Berdasarkan temuan ini, pembelajaran berbasis kearifan lokal seperti Rimpu dapat dijadikan model untuk meningkatkan kreativitas dan pelestarian budaya lokal di sekolah dasar.
Profil Literasi Sains Siswa Sekolah Dasar pada Kurikulum Merdeka: Analisis Fenomena, Penyelidikan dan Interpretasi Data Nurjanah, Ike; Fauzi, Azra; Widia, Widia
Jurnal Pendidikan dan Humaniora Vol 2, No 4 (2025): Oktober 2025
Publisher : STKIP Harapan Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56842/jpk.v2i4.676

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan profil literasi sains siswa kelas V SD Negeri Inpres Sanolo berdasarkan tiga kompetensi utama kerangka PISA menjelaskan fenomena ilmiah, merancang/mengevaluasi penyelidikan ilmiah, dan menafsirkan data serta bukti ilmiah dalam konteks implementasi Kurikulum Merdeka. Metode penelitian menggunakan survei kuantitatif dengan desain deskriptif terhadap seluruh siswa kelas V melalui teknik total sampling. Instrumen berupa angket skala yang terdistribusi pada tiga kompetensi literasi sains. Data dianalisis secara deskriptif untuk memperoleh skor rata-rata per indikator dan kategorisasi tingkat literasi (tinggi, sedang, rendah). Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi sains keseluruhan berada pada kategori sedang  dengan rata-rata 3,0. Indikator “menjelaskan fenomena ilmiah” memperoleh skor tertinggi (3,2) kategori tinggi, diikuti “menafsirkan data/bukti” dengan skor 3,0 (sedang), sedangkan “merancang penyelidikan ilmiah” dengan skor 2,7, dengan kategori sedang. Distribusi tingkat profil literasi sains siswa menunjukkan 10% siswa kategori tinggi, 70% sedang, dan 20% rendah. Temuan ini mengindikasikan bahwa pemahaman konseptual siswa relatif baik, namun kemampuan proses ilmiah khususnya perancangan eksperimen perlu diperkuat. Rekomendasi menekankan pembelajaran berbasis inkuiri dan proyek kontekstual, pelatihan keterampilan berpikir ilmiah, serta dukungan sarana eksperimen sederhana di sekolah.
Analisis Manajemen Tenaga Kependidikan di SMPN 1 Bolo Hardyanti, Hardyanti; Fauzi, Azra; Anisa, Nur; Sarifudin, Sarifudin; Suciyati, Anis; Israihin, Sultan
Dikmat: Pendidikan Matematika Vol 4, No 01 (2023): April 2023
Publisher : STKI Harapan Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56842/dikmat.v4i01.178

Abstract

Manajemen tenaga kependidikan adalah kegiatan mengelola personal pendidikan dalam melaksanakan tugas-tugas sesuai fungsinya agar berjalan dengan efektif. Terutama dalam mengembangkan tenaga kependidikan agar memenuhi standar kompetensi tenaga kependidikan yang telah ditetapkan oleh pemerintah. Manajemen tenaga pendidik bertujuan untuk menciptakan pendidik berpartisipasi dalam penyelenggaraan pendidikan dengan tugas khusus sebagai pendidik. SMPN 1 BOLO merupakan salah satu lembaga pendidikan yang berkembang dengan baik, salah satu yang menjadi faktor pendukung adalah manajemen tenaga pendidik. Hal tersebut dibuktikan dengan gurunya yang sudah rata-rata S1, sekolah yang sudah berakreditasi A, dan banyaknya minat orang tua yang mempercayakan anaknya untuk masuk di SMPN 1 BOLO. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana implementasi manajemen tenaga kependidikan di SMPN 1 BOLO. Perekrutan dan penempatan tenaga pendidik dalam meningkatkan mutu pembelajaran.