Claim Missing Document
Check
Articles

Respons pertumbuhan dan hasil tanaman mentimun terhadap aplikasi pupuk NPK dan pupuk organik cair kaya fosfat Hidayati Karamina; Edyson Indawan; Ariani Trisna Murti; Tri Mujoko
Kultivasi Vol 19, No 2 (2020): Jurnal Kultivasi
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/kultivasi.v19i2.26316

Abstract

AbstrakSalah satu teknologi untuk meningkatkan produktivitas mentimun yaitu dengan aplikasi pemupukan. Penelitian bertujuan untuk menentukan pengaruh pupuk NPK dan pupuk organik cair yang kaya fosfat terhadap pertumbuhan vegetatif tanaman dan hasil dari tanaman mentimun. Penelitian ini dilaksanakan bulan Maret sampai Mei 2017 di kebun petani, Kelurahan Tlogomas, Kota Malang. Rancangan percobaan yang digunakan ialah Rancangan Acak Kelompok Faktorial yang terdiri dari dua faktor dan diulang 3 kali. Faktor pertama adalah dosis pupuk NPK, terdiri dari 4 taraf, yaitu 100 kg ha-1, 200 kg ha-1, 300 kg ha-1 dan 400 kg ha-1. Faktor kedua adalah dosis pupuk organik cair, terdiri dari 3 taraf, yaitu 100 cc L-1, 150 cc L:-1 dan 200 cc L-1. Pupuk organik cair terbuat dari campuran daun lamtoro dan air seni kambing. Adapun variabel pengamatan yang diamati yaitu tinggi tanaman, jumlah daun, dan berat buah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak ada interaksi antara pupuk NPK dan pupuk organik cair. Bobot buah mentimun tertinggi dicapai pada aplikasi pupuk NPK dengan dosis 200 kg ha-1sedangkan pada aplikasi pupuk organik cair dengan dosis 100 cc L-1Kata kunci : NPK, Pupuk organik cair, Mentimun.AbstractOne of the technologies to increase cucumber productivity is fertilization application. The aim of this study was to determine the effect of NPK and high phosphate liquid organic fertilizers on vegetative growth and yield of cucumber plants. This research was conducted from March to May 2017 in the farmer's garden, Tlogomas Village, Malang City. The experimental design used factorial randomized block design that consisted of two factors and repeated 3 times. The first factor was NPK fertilizer doses, that consisted of 4 levels, there were 100 kg ha-1, 200 kg ha-1, 300 kg ha-1 and 400 kg ha-1. The second factor was organic liquid fertilizer doses, that consisted of 3 levels, there were 100 cc L-1, 150 cc L-1 and 200 cc L-1. Organic liquid fertilizer was made from Leucaena leucocephala leaves and goat urine. The observed variables were plant height, number of leaves, and fruits weight. The results showed that there was no interaction between NPK and liquid organic fertilizers. The highest cucumber fruit weight was achieved in the application of NPK fertilizer at a dose of 200 kg ha-1 while in the application of liquid organic fertilizer at a dose of 100 cc L-1.Keyword : NPK fertilizer, Organic liquid fertilizer, cucumber
Kompleksitas pengaruh temperatur dan kelembaban tanah terhadap nilai pH tanah di perkebunan jambu biji varietas kristal (Psidium guajava l.) Bumiaji, Kota Batu Hidayati Karamina; W Fikrinda; A T Murti
Kultivasi Vol 16, No 3 (2017)
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (823.397 KB) | DOI: 10.24198/kultivasi.v16i3.13225

Abstract

Kawasan Bumiaji merupakan kawasan wisata yang berada di Kota Batu. Suhu rata-rata udara mencapai 20 oC menyebabkan Bumiaji menjadi kawasan yang cocok untuk tanaman hortikultura misalnya jambu biji varietas kristal. Tanaman jambu biji varietas kristal pada pemeliharaannya diberikan pupuk berupa pupuk organik maupun pupuk anorganik beserta beberapa pestida untuk menekan peledakan hama dan penyakit tanaman. Usaha-usaha peningkatan hasil produksi diatas ternyata dapat memberikan dampak kurang baik bagi lingkungan sekitar. Pupuk dan pestisida tersebut merupakan sumber pencemaran logam berat. Tujuan dari penelitian ini, yaitu untuk mengkaji bagaimana aspek-aspek seperti temperatu tanah dan kelembaban tanah mampu mempengaruhi nilai pH tanah di perkebunan jambu biji varietas kristal (Psidium guajava L.). Penelitian ini menggunakan metode pengambilan hasil di beberapa titik sample dan di beberapa kedalaman tanah di Perkebunan Jambu biji Varietas Kristal (Psidium Guajava L.). Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai temperatur tanah, kelembaban tanah berpengaruh terhadap tinggi rendahnya nilai pH tanah di berbagai umur tanaman perkebunan jambu biji varietas kristal (Psidium guajava L.).Kata Kunci : aspek ekologi, pH tanah, jambu biji varietas kristal (Psidium guajava L.).
Peningkatan komponen dan kualitas hasil nanas melalui aplikasi kalsium dan etilen sintetik di daerah kering dan panas Kabupaten Malang Hidayati Karamina; Ariani Trisna Murti; Tri Mujoko
Kultivasi Vol 20, No 1 (2021): Jurnal Kultivasi
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/kultivasi.v20i1.29674

Abstract

Abstrak. Kalsium dan etilen diketahui pada penelitian terdahulu dapat meningkatkan kualitas hasil nanas (Ananas comosus (L.) Merr.), namun perlu penelitian untuk memvalidasi hasil penelitian di tempat yang lain. Beberapa petani membudidayakan nanas di pesisir selatan Malang yang relatif kering dan panas. Kalsium klorida (sebagai sumber kalsium) dan Ethephon (sebagai etilen sintetik) digunakan dalam penelitian ini. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan kapan waktu aplikasi CaCl2 yang tepat, takaran dosisCaCl2 dan kapan waktu aplikasi ethephon yang tepat untuk meningkatkan kualitas dari buah nanas di daerah kering dan panas di Kabupaten Malang. Penelitian ini dilaksanakan bulan oktober 2019 – Maret 2020 di Ngajum, Kabupaten Malang. Penelitian dilakukan menggunakan Rancangan Petak Petak Terbagi dengan 3 ulangan. Petak utama ialah waktu aplikasi CaC12 yang terdiri dari 3 taraf (100 hsp, 130 hsp, 100 hsp + 130 hsp). Anak petak ialah dosis CaC12 yang terdiri dari 3 taraf (55 kg ha-', 80 kg ha-' dan 105 kg ha-'). Anak-anak petak ialah dosis ethephon yang terdiri dari 2 taraf (0 L ha-1 dan 3 L ha-1). Parameter pengamatan yang diamati yaitu panjang buah, bobot buah, dan kadar air buah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh interaksi antara dosis dan waktu aplikasi CaCl2 terhadap kadar air buah. Aplikasi CaCl2 secara mandiri menghasilkan bobot buah yang berbeda nyata dan lebih besar dibandingkan dengan kontrol. Aplikasi Ethephon tidak mempengaruhi komponen dan kualitas hasil nanas.Kata Kunci : Buah nanas, CaCl2, Ethephon. Abstract. Calcium and ethylene were known in previous study to improve the yield quality of pineapple (Ananas comosus (L.) Merr.), but it is necessary to validate those research in another place. Farmers cultivated pineapple in south coast of Malang which are relatively dry and hot. Calcium chloride (as a source of calcium) and Ethephon (as synthetic ethylene) were used in this study. This study aims to find the correct application time of CaCl2, CaCl2 dosage, and ethephon application to improve the quality of pineapple fruit in dry and hot climates of Malang District. This research was conducted in October 2019 - March 2020 in Ngajum, Malang Regency. The research used Split Split Plot Design with 3 replications. The main plot was the application times of CaC12 which consisted of 3 levels (100 hsp, 130 hsp, and 100 hsp + 130 hsp). The subplot was the doses of CaC12 which consisted of 3 levels ( 55 kg ha-', 80 kg ha-' and 105 kg ha-'). The sub-subplots was ethephon doses which consisted of 2 levels (0 L ha-1 and 3 L ha-1). The observed parameters were fruit length, fruit weight, and fruit moisture content. The results showed that there were interaction effect between doses and application times of of CaCl2 on fruit moisture content. Single effect of CaCl2 affected fruit weights significantly, greater than control. Single effect of Ethephon did not affect the yield components and quality of pineapple.Keywords : CaCl2, Ethephon, Pineapple.
Analisa pendapatan peternakan sapi potong Di Kabupaten Lamongan (studi kasus pada koperasi kelompok peternak gunungrejo makmur Di Desa Gunungrejo Kecamatan Kedungpring, Kabupaten Lamongan) Ariani Trisna Murti; Karunia Setyowati; Hidayati Karamina
Jurnal Sains Peternakan Vol 9 No 1 (2021): Jurnal Sains Peternakan
Publisher : Fakultas Peternakan, Universitas PGRI Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21067/jsp.v9i1.5575

Abstract

Penelitian dilaksanakan di Desa Gunungrejo, Kecamatan Kedungpring, Kabupaten Lamongan. Penelitian ini akan dilakukan selama satu bulan yaitu mulai pada tanggal 01 Juli - 01 Agustus 2019. Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisis dan mengetahui pendapatan usaha ternak sapi potong pada Kelompok Peternak Gunung Rejo Makmur di Desa Gunungrejo, Kecamatan Kedungpring, Kabupaten Lamongan. Pengumpulan data dilakukan dengan cara pengamatan dan wawancara langsung terhadap peternak sapi potong yang tergabung dalam Kelompok Peternak Koperasi Gunung Rejo Makmur, Kedungpring, Kabupaten Lamongan sejumlah 93 orang dengan metode Purposive Sampling. Analisa data menggunakan analisa laba rugi, return cost ratio, break even point, dan payback period. Hasil analisa perhitungan 3 tahun terakhir yakni tahun 2017, tahun 2018, sampai dengan tahun 2019 menyatakan bahwa rataan pendapatan usaha penggemukan Koperasi Peternak Gunung Rejo Makmur sebesar Rp. 1.983.157.500 per tahun dengan hasil return cost ratio > 1 sebesar 2,50 pada tahun 2017, 1,72 tahun 2018, dan 1,8 pada tahun 2019. Perhitungan break even point pada tahun 2017 menghasilkan nilai sebesar 226,19/kg untuk produksi dan Rp. Rp 11.674.688/tahun untuk harga. Tahun 2018 didapatkan nilai sebesar 209,5 kg untuk break even point produksi, dan Rp 16.024.500/tahun untuk break even point harga. Break even point produksi dan harga pada tahun 2019 secara berurutan yaitu 275,45 kg serta besaran harga senilai Rp. 2.014.068/tahun. Analisa payback period pada tahun 2017 menghasilkan nilai sebesar 3,15, tahun 2018 sebesar 1,28, dan pada tahun 2019 senilai 4,2. Kesimpulan dapat ditarik berdasarkan hasil analisa perhitungan yang semua memenuhi kriteria. Sehingga usaha penggemukan peternakan sapi potong Koperasi Peternak Gunung Rejo Makmur dinyatakan layak untuk dijalankan dan dikembangkan lebih lanjut, dan diimbangi dengan pencatatan laporan keuangan yang lebih baik. Agar dapat mengetahui perputaran arus kas keuangan yang lebih akurat.
The Analysis of the Heavy Metal Iron (Fe), Cadmium (Cd), Copper (Cu) Content In Crystal Guava (Psidium Guajava L.) and Soil at Batu Hidayati Karamina; Widowati Widowati; Tri Mudjoko
Indonesian Journal of Environment and Sustainable Development Vol 10, No 2 (2019)
Publisher : Graduate Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jpal.2019.010.02.10

Abstract

Bumiaji region is well-known as it becomes the tourist destination area in Batu City. This area is largely covered by its constant (even below) 20oC temperature along the year in which makes it as the best place to plant horticultural plantation such as Crystal Guava. This plantation is done through careful treatment in applying both organic and inorganic fertilizer and the abundant dose of pesticide continually. These efforts, however, yield some drawbacks to the environment, especially for the soil itself. Thus, this study was aimed for discovering the amount of the heavy metal contained in the soil and Crystal Guava. This study used descriptive analytic method along with using Spectophotometer for testing the heavy metal. The elements of three heavy metal Fe, Cd, Cu in the soil concentration in 30 - 60 cm soil depth were higher than in 0 – 30 cm soil depth. The third content of heavy metals in the soil is included in the high category so that it is harmful to the environment and plants. The heavy metal content of Fe, Cd, Cu in the crystal varieties of guajava fruit in plants aged 5, 6 and 11 years has the results of heavy metal analysis that has exceeded the normal threshold of pollution guidelines.
Penggunaan Teknologi Fitoremediasi Guna Meningkatkan Pertumbuhan Dan Hasil Tanaman Lidah Buaya Varietas Chinensis Hidayati Karamina; Tatiek Wardiyati; Dawam Maghfoer
Indonesian Journal of Environment and Sustainable Development Vol 8, No 1 (2017)
Publisher : Graduate Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (651.151 KB)

Abstract

Penurunan ekspor lidah buaya di setiap tahunnya sejak tahun 2010 memunculkan beberapa pendapat bahwa hal ini disebabkan karena tanah yang menjadi tempat media tumbuh lidah buaya mengandung logam berat yang melebihi ambang batas normal. Usaha atau upaya yang dilakukan untuk mengurangi logam berat baik yang berada pada tanah ataupun berada pada lidah buaya diantaranya dengan memberikan alternatif teknologi yaitu fitoremediasi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar serapan logam berat yang berada pada tanah dan lidah buaya yang terserap oleh tanaman hiperakumulator sehingga dari serapan tersebutlah diharapkan pertumbuhan dan produktivitas lidah buaya mampu optimal. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok dengan 3 ulangan dengan 12 perlakuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semakin tinggi serapan logam berat  dari tanaman crotalaria mampu meningkatkan pertumbuhan tinggi tanaman, jumlah pelepah, panjang lebar pelepah, bobot segar dan bobot kering total tanaman. Perlakuan P12 memiliki hasil yang paling baik dibandingkan perlakuan P1 hingga P11. Kata kunci: pertumbuhan lidah buaya, produktivitas lidah buaya, teknologi fitoremediasi
ANALISA KEUNTUNGAN USAHA PETERNAKAN AYAM BROILER POLA MANDIRI DI KABUPATEN MALANG (Studi Kasus Di Kecamatan Karangploso Kabupaten Malang) Ariani Trisna Murti; Karunia Setyowati Suroto; Hidayati Karamina
SOCA: Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian Vol 14 No 1 (2020): Vol. 14 No. 1, 2020
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Udayana Jalan PB.Sudirman Denpasar, Bali, Indonesia. Telp: (0361) 223544 Email: soca@unud.ac.id

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (222.492 KB) | DOI: 10.24843/SOCA.2020.v14.i01.p04

Abstract

The study was conducted on several independent pattern broiler breeders in Karangploso District, Malang Regency, East Java Province. This type of research is quantitative research. The choice of location is based on the consideration that based on secondary data obtained from the Animal Husbandry and Animal Health Office of East Java Province, it is stated that Karangploso Subdistrict is one of the regions with the largest broiler population in Malang, amounting to 1,044,402 in 2018 (Malang Animal Husbandry, 2018). This aim of this research is to analyze the average amount of income and the amount of profit generated from independent pattern broiler chicken farming in Karangploso District, Malang Regency. Data collection was carried out in January 2019 - February 2019 with a purposive sampling method with criteria. The sample used is all independent breeders of broiler chicken with a total of 13 respondents. Quantitative analysis is calculated from total revenue, revenue, R / C ratio, BEP, ROI, and Payback Period (PBP). The results can be concluded that the independent pattern of broiler business in Karangploso District is feasible to be developed. The calculated value of the R / C ratio, BEP, and ROI is increasing from year to year. The average R / C ratio> 1, which is 1.07%. The average value of BEP, ROI, and PBP increased from 2016 to 2018, so that the independent broiler chicken breeding business can be declared profitable and feasible to be developed.
JENIS LALAT BUAH Bactrocera spp PADA TANAMAN JAMBU KRISTAL Psidium guajava di Desa Bumiaji Kota Batu I Made Indra Agastya; Hidayati Karamina
BUANA SAINS Vol 16, No 2 (2016)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (138.073 KB) | DOI: 10.33366/bs.v16i2.419

Abstract

The purpose of this study is to identification the type of fruit flies and the sex ratio, which attack plants Psidium guajava, in the village of Bumiaji. This research was conducted by taking samples in the plantation exploration Psidium guajava, in the village of Batu Bumiaji and identification in the laboratory of Biology, University Tribhuwana Tunggadewi. The results show that the type of fruit flies consists of two species, Bactrocera carambolae with a sex ratio of 1: 3 and Bactrocera papayae with a sex ratio of 1: 2.
PERSYARATAN LAHAN TANAMAN PORANG (Amarphopallus ancophillus) Bambang Siswanto; Hidayati Karamina
BUANA SAINS Vol 16, No 1 (2016)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (198.276 KB) | DOI: 10.33366/bs.v16i1.411

Abstract

Porang is a commodity crops are included in the family Araceae and the bush plants (herbs) with a single bulb in the ground. Porang grow in the forest because it requires only 50-60 percent of solar radiation. Porang can grow well in organic soil and dry soils with pH 6-7. For the purposes of the development porang required information about land suitability map. One of the constraints in preparing the land suitability map porang, is the unavailability of land requirements porang. Currently available is a land requirement of iles-iles. The purpose of this study was to develop land requirements porang, in order to work in the land suitability evaluation porang no longer use land requirements iles-iles. The research location is KPH Nganjuk region. The research was conducted in January to May 2012. The primary data obtained from field observation, while secondary data obtained from the literature, maps, and interviews with farmers and Perum Perhutani KPH Nganjuk employee. At every SPL was observed physical condition and taking soil samples.Not all parameters of land requirements Iles - iles can be used to evaluate the suitability of Porang. Parameter requirements Iles - iles that can be used to evaluate the Porang is coarse material, CEC, salinity, erosion, flood hazards, land preparation, dry months, C-organic. Proposed requirements for crop land porang as shown in Appendix 1
Pengaruh Faktor Produksi Terhadap Minat Usaha Penggemukan Kelinci Pedaging Di Kota Wisata Batu Ariani Trisna Murti; Karunia Setyowati Suroto; Hidayati Karamina
Jurnal Ilmiah Fillia Cendekia Vol 5 No 2 (2020): Jurnal Ilmiah Fillia Cendekia
Publisher : Universitas Islam Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32503/fillia.v5i2.1174

Abstract

Penelitian dilakukan terhadap peternak kelinci pedaging yang berada di Desa Bumiaji Kota Batu sejumlah 20 peternak. Pengumpulan data dilakukan pada bulan Desember 2019 sampai Januari 2020. Lokasi sengaja dipilih dengan alasan Desa Bumiaji memiliki jumlah peternak kelinci cukup banyak untuk memenuhi kebutuhan daging kelinci sebagai komoditas unggulan Kota Wisata Batu. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui minat usaha peternak dalam penggemukan kelinci. Metode penelitian menggunakan deskriptif kualitatif, dengan menggunakan total sampling. Variabel yang diteliti yaitu bibit kelinci, pakan, lahan dan kandang, nilai ekonomi, dan peran pemerintah. Analisa data menggunakan pendekatan regresi linier berganda dengan alat bantu SPSS 22. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Hasil pengolahan data menunjukkan bahwa variabel bebas yaitu faktor produksi bibit kelinci, pakan, lahan dan kandang, nilai ekonomi dan peran pemerintah di dalam penelitian berpengaruh terhadap variabel terikat yaitu minat usaha peternak penggemukan kelinci Di Desa Bumiaji Kota Wisata Batu sebesar 0,503. Angka tersebut menggambarkan bahwa faktor produksi mempunyai korelasi sebesar 50% terhadap minat usaha peternak kelinci sisanya adalah variabel lain diluar indikator di dalam penelitian sebesar 50%. Kesimpulan dalam penelitian adalah variabel lahan kandang, dan nilai ekonomi merupakan faktor yang dominan mempengaruhi minat peternak dalam usaha penggemukan kelinci dengan besaran koefisien regresi secara berurutan sebesar 0,482 dan 0,238 dengan batas toleransi 0,05%. Dikutip dari kesimpulan, sebaiknya penting adanya peran pemerintah untuk penyediaan lahan untuk mendukung produktifitas dan minat usaha penggemukan peternak kelinci di Kota Wisata Batu.