Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

PENINGKATAN PENJUALAN PUPUK ORGANIK PADA FORUM PERSATUAN PEMUDA KREATIF (FP2K) DESA SAMBELIA MELALUI PELATIHAN, MANAJEMEN USAHA DAN PROMOSI DIGITAL Imtihan, Khairul; Mardi, Mardi; Bagye, Wire; Rodi, Muhamad
Jurnal Abdi Insani Vol 11 No 4 (2024): Jurnal Abdi Insani
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdiinsani.v11i4.1968

Abstract

The Forum Persatuan Pemuda Kreatif (FP2K) of Sambelia District was initially established as a platform for discussion and talent exploration, as well as for carrying out social activities in the community. The forum consists of 32 members with diverse backgrounds in terms of education, profession, and age. Most of its members are young people who rely on the agriculture and livestock sectors. One of the main products produced by FP2K is organic fertilizer, with 95% of its raw materials sourced from goat manure, a resource that is very abundant in the region. However, despite producing organic fertilizer since 2016, its output has not yet been able to meet the needs of farmers in Sambelia Village, especially considering that the demand for chemical fertilizers from the industry is often insufficient and the prices are high. The purpose of this training is to increase knowledge and skills in organic fertilizer production, develop more effective fertilizer business management, utilize digital media as a promotional tool to expand the market, promote economic independence for the youth, and increase the sales and production of organic fertilizer to meet the needs of farmers in Sambelia Village. The training method in this community service activity includes several stages, namely socialization, training, technology implementation, mentoring, evaluation, and program sustainability. The training provided covers various topics, including the production and packaging of compost fertilizer, creating promotional video content using Canva, managing Facebook pages, YouTube, promotional content, and financial management using MS Excel. The results of the community service training have been well executed, with an average understanding rate for each training topic of 85.98, and the training activities were conducted smoothly, receiving positive feedback from participants, the Head of Sambelia Village, the District Head of Sambelia, and the surrounding community. The average pre-test results for each training topic were 54.4, and the post-test results showed an increase of 31.58, reaching 85.98.
Pelatihan Implementasi Sistem Informasi Dan Administrasi Guru Agama (SIAGA ) Kementerian Agama Kabupaten Lombok Tengah Hidayat, Rahmat; Mardi
JPEMAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2023): JPEMAS : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Yayasan Pendidikan Tanggui Baimbaian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71456/adc.v1i2.300

Abstract

Perkembangan dunia kerja tidak terlepas dari peran teknologi yang sangat besar dalam menunjang kinerja seorang pegawai atau karyawan, salah satu contohnya adalah penggunaan sistem informasi. Pada tahun 2019 kemenag RI meluncurkan sebuah aplikasi yang bernama Sistem Informasi dan Administrasi Guru Agama (SIAGA) sebagai penunjang kinerja para pegawai dan guru agama. Meskipun begitu para guru agama masih membutuhkan pendampingan dalam pengoperasian aplikasi SIAGA. Tujuan pendampingan yaitu untuk mengurangi dan memudahkan para guru yang membutuhkan pendampingan. Metode yang digunakan pada pengabdian kali ini yaitu metode penyampaian materi dimana pemateri menyampaikan apa saja langkah-langkah yang harus dilalui oleh guru untuk mengoperasikan aplikasi SIAGA, praktikum dimana para peserta pelatihan memperaktikkan apa saja yang sudah di jelaskan oleh pemateri dan tetap di bimbimbing pada saat mempraktikkan, diskusi dan Tanya jawab dimana peserta menanyakan apa saja yang asih dibingungkan dan apa saja yang belum di mengerti dalam mengoperasikan aplikasi SIAGA. Hasil dari pengabdian ini menunjukkan bahwa 80% guru yang mengikuti pelatihan dapat di nyatakan bisa untuk mengoperasikan aplikasi SIAGA dengan demikian hasil dari pengabdian ini telah berhasil dalam membimbing guru agama islam.
Penggunaan Metode Agile Scrum Pada Perancangan Sistem Informasi Surat Izin Penelitian di BAKESBANGPOL Lombok Tengah Nico Abrarsyah Atallah; Mardi Mardi
Neptunus: Jurnal Ilmu Komputer Dan Teknologi Informasi Vol. 2 No. 3 (2024): Agustus: Neptunus: Jurnal Ilmu Komputer Dan Teknologi Informasi
Publisher : Asosiasi Riset Teknik Elektro dan Informatika Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/neptunus.v2i3.276

Abstract

This research method examines the application of the Agile Scrum method in designing the research permit information system at Bakesbangpol Central Lombok. The Agile method was chosen because of its ability to accommodate rapid change and increase collaboration between the development team and stakeholders. This research uses a qualitative descriptive approach with data collection techniques through observation, interviews and literature study. The system development process starts from needs analysis, design using Unified Modeling Language (UML), to implementation and testing. The research results show that the Agile Scrum method is effective in increasing the efficiency and quality of the information system being developed. The implementation of this web-based information system is expected to speed up the process of issuing research permits and improve services at Bakesbangpol Central Lombo
Komparasi Perhitungan Gabungan AHP dan SAW Dengan Perhitungan Konvensional pada Perangkingan Siswa Bagye, Wire; Hamid, Abdul; Mardi
JURNAL FASILKOM Vol. 15 No. 2 (2025): Jurnal FASILKOM (teknologi inFormASi dan ILmu KOMputer)
Publisher : Unversitas Muhammadiyah Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37859/jf.v15i2.9297

Abstract

Pemilihan siswa terbaik merupakan langkah penting dalam mendorong semangat belajar dan membentuk budaya prestasi di lingkungan sekolah. Namun, metode konvensional dalam penilaian seringkali mengandung subjektivitas yang tinggi dan tidak memiliki pembobotan kriteria yang konsisten. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan efektivitas metode AHP (Analytical Hierarchy Process) dan SAW (Simple Additive Weighting) dengan metode konvensional dalam proses seleksi siswa terbaik di SMKS Darul Kamilin. Lima kriteria utama digunakan dalam evaluasi, yaitu akademik, kedisiplinan, keaktifan ekstrakurikuler, sikap & perilaku, serta prestasi non-akademik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hanya 1 dari 30 siswa (2,5%) yang menempati peringkat yang sama pada kedua metode, yang mengindikasikan perbedaan signifikan. Metode AHP-SAW terbukti lebih objektif, terstruktur, dan konsisten dibandingkan metode konvensional, serta mendapat tanggapan positif dari pihak sekolah. Penelitian ini berkontribusi pada pengembangan sistem pendukung keputusan berbasis web dengan menyediakan model komputasi terintegrasi AHP–SAW untuk penilaian siswa terbaik secara objektif, serta memberikan kontribusi praktis bagi sekolah dalam meningkatkan transparansi dan akurasi proses seleksi melalui digitalisasi penilaian multi kriteria
Perbandingan Metode MAUT dan Profile Matching Terhadap Sistem Pendukung Keputusan Seleksi Calon Paskibraka Azizah, Rizthy Shavna; Murniati, Wafiah; Mardi, Mardi
Bulletin of Computer Science Research Vol. 5 No. 5 (2025): August 2025
Publisher : Forum Kerjasama Pendidikan Tinggi (FKPT)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47065/bulletincsr.v5i5.765

Abstract

The selection of candidates for the Flag Raising Troop (Paskibraka) requires an objective, transparent, and consistent assessment system based on physical criteria, general intelligence, personality, marching skills, and physical fitness. This study compares the Multi Attribute Utility Theory (MAUT) and Profile Matching (PM) methods in supporting selection decision making. The MAUT method produces a utility score by considering the weight of each criterion, while PM assesses the level of conformity to the ideal profile through GAP analysis grouped into Core Factor (CF) and Secondary Factor (SF). The purpose of this study is to compare the accuracy of the MAUT and Profile Matching methods in the decision support system for Paskibraka candidate selection. The calculation results show that candidate A3 obtained the highest score in both methods (MAUT = 0.970; PM = 3.600), followed by A1 (MAUT = 0.957; PM = 3.500) and A9 (MAUT = 0.918; PM = 3.450). This consistency indicates a convergence in the assessment of high-performing candidates. However, differences emerge in the middle ranks, for example, A2, which ranked 8th on the MAUT (0.856) but rose to 4th on the PM (3.100). Differences in assessment principles are the main factor: MAUT emphasizes an even distribution of scores across all criteria, while PM focuses more on fit with the ideal profile, particularly on the core criteria (CF). This finding emphasizes that the choice of methods should be tailored to selection priorities, or used in combination to obtain more accurate and objective results.
PELATIHAN DAN PENDAMPINGAN PENGGUNAAN MENDELEY SEBAGAI REFERENCE MANAGER UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS SITASI DI KALANGAN AKADEMISI Baiq Yulia Fitriyani; Mardi; Khairul Imtihan
Jurnal Pekayunan Vol. 1 No. 3 (2025): PEKAYUNAN Maret 2025
Publisher : LPPM STMIK Lombok

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36595/b1dkkb84

Abstract

Pengelolaan referensi yang sistematis merupakan aspek penting dalam penulisan karya ilmiah, namun banyak mahasiswa masih mengalami kesulitan dalam menyusun sitasi dan daftar pustaka secara benar. Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman mahasiswa dalam penggunaan Mendeley sebagai reference manager guna mendukung efektivitas dan akurasi sitasi dalam penelitian akademik. Kegiatan ini dilaksanakan di STMIK Lombok dengan peserta mahasiswa Program Studi Teknik Informatika dan Sistem Informasi pada semester Ganjil Tahun Akademik 2024/2025. Metode kegiatan ini mencakup ceramah, demonstrasi, serta praktik langsung dalam instalasi, pengelolaan referensi, dan integrasi Mendeley dengan Microsoft Word. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta, dengan rata-rata nilai pre-test sebesar 67% meningkat menjadi 82,6% pada post-test. Pelatihan ini berhasil mengatasi kendala yang dihadapi mahasiswa dalam manajemen referensi serta meningkatkan keterampilan mereka dalam menyusun sitasi secara otomatis. Kesimpulannya, pelatihan ini berkontribusi positif dalam meningkatkan kualitas akademik mahasiswa dan diharapkan dapat diintegrasikan ke dalam kurikulum akademik untuk mendukung keterampilan penelitian yang lebih baik.
PENINGKATAN KESIAPAN SISWA SMK MELALUI PELATIHAN UJI KOMPETENSI KEAHLIAN (UKK) PADA JURUSAN TEKNIK KOMPUTER DAN JARINGAN DI SMK AL AMIN Amrullah; Muhamad Rodi; Mardi
Jurnal Pekayunan Vol. 1 No. 3 (2025): PEKAYUNAN Maret 2025
Publisher : LPPM STMIK Lombok

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36595/xzg4qg02

Abstract

Pelatihan Uji Kompetensi Keahlian (UKK) di SMK Al-Amin bertujuan meningkatkan kesiapan siswa kelas XII Jurusan Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ) dalam menghadapi ujian kompetensi melalui metode berbasis teori, praktik langsung, dan simulasi ujian yang sesuai dengan standar kompetensi. Permasalahan utama yang dihadapi adalah kurangnya pemahaman siswa terhadap materi ujian, minimnya pengalaman praktik, serta keterbatasan sumber belajar. Pelatihan ini dilakukan dalam tiga tahap, yaitu persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi, dengan melibatkan koordinasi pihak sekolah dan instruktur, pemberian materi teori, sesi praktik, serta simulasi ujian guna mengukur kesiapan siswa. Hasil pelatihan menunjukkan peningkatan pemahaman, keterampilan praktik, dan kepercayaan diri siswa dalam menghadapi UKK, meskipun masih terdapat kendala seperti keterbatasan waktu dan fasilitas. Oleh karena itu, disarankan agar sekolah meningkatkan fasilitas laboratorium, mengatur jadwal pelatihan yang lebih fleksibel, serta menjalin kerja sama dengan industri untuk memberikan pengalaman praktik yang lebih mendalam, sehingga pelatihan UKK dapat lebih optimal dalam mempersiapkan siswa menghadapi dunia kerja maupun pendidikan lanjutan.
PENINGKATAN KAPASITAS DALAM PENGELOLAAN DATA PENELITIAN BAGI MAHASISWA TINGKAT AKHIR Mardi; Imtihan , Khairul Imtihan; Muhamad Rodi, Muhamad Rodi; Wire Bagye, Wire Bagye
Jurnal Pekayunan Vol. 1 No. 4 (2025): PEKAYUNAN April 2025
Publisher : LPPM STMIK Lombok

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36595/j8zc3g38

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan untuk menjawab permasalahan mahasiswa STMIK Lombok dalam penyusunan tugas akhir, terutama terkait pemilihan topik, perumusan metodologi, dan pengolahan data penelitian. Latar belakang kegiatan ini didasari oleh temuan bahwa sebagian besar mahasiswa mengalami kesulitan dalam menyelesaikan tugas akhir tepat waktu akibat kurangnya pemahaman konseptual dan keterampilan teknis penelitian. Tujuan utama kegiatan adalah meningkatkan kompetensi penelitian mahasiswa melalui serangkaian pelatihan terstruktur dan pendampingan intensif. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah penelitian tindakan partisipatif yang terdiri dari tiga tahapan utama. Tahap pertama adalah analisis kebutuhan melalui survei dan diskusi kelompok terfokus untuk mengidentifikasi masalah spesifik yang dihadapi mahasiswa. Tahap kedua berupa pelaksanaan pelatihan hybrid yang menggabungkan pembelajaran teori dan praktik selama delapan pertemuan, dengan menggunakan berbagai alat pendukung seperti SPSS untuk analisis data, Mendeley untuk manajemen referensi, serta template proposal yang terstandarisasi. Tahap ketiga adalah evaluasi menyeluruh menggunakan instrumen pre-test dan post-test untuk mengukur pencapaian program. Hasil kegiatan menunjukkan perubahan yang signifikan pada peserta. Pemahaman tentang metodologi penelitian meningkat dari 32% menjadi 78%, sementara keterampilan analisis data dasar dikuasai oleh 85% peserta. Sebanyak 72% mahasiswa berhasil menyelesaikan draft proposal penelitian mereka. Selain itu, terbentuk komunitas penelitian mahasiswa yang beranggotakan 20 orang sebagai wadah berkelanjutan untuk berbagi pengetahuan. Kesimpulan dari kegiatan ini adalah bahwa pendekatan pelatihan terstruktur dengan pendampingan intensif terbukti efektif dalam meningkatkan kompetensi penelitian mahasiswa. Program ini tidak hanya berhasil mencapai tujuan utamanya, tetapi juga menciptakan ekosistem pendukung yang berkelanjutan bagi pengembangan kemampuan akademik mahasiswa.
OPTIMUS PRIME: OPTIMALISASI PENINGKATAN KEMAMPUAN MAHASISWA MELALUI WORKSHOP PENULISAN ARTIKEL ILMIAH PENELITIAN DAN PENGABDIAN BERBASIS LUARAN PKL Khairul Imtihan; Mardi; Muhamad Rodi
Jurnal Pekayunan Vol. 1 No. 5 (2025): PEKAYUNAN Mei 2025
Publisher : LPPM STMIK Lombok

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36595/kv5y9m32

Abstract

Workshop penulisan artikel ilmiah merupakan strategi penting dalam meningkatkan kompetensi akademik mahasiswa, khususnya dalam mengonversi laporan Praktik Kerja Lapangan (PKL) menjadi artikel yang sesuai standar publikasi jurnal. Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh rendahnya keterampilan mahasiswa dalam menulis artikel ilmiah yang terstruktur, orisinal, dan sesuai etika publikasi. Tujuan kegiatan ini adalah membekali mahasiswa dengan keterampilan praktis sekaligus membangun budaya publikasi di lingkungan perguruan tinggi. Metode pelaksanaan dilakukan melalui empat tahap, yaitu perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, dan tindak lanjut. Peserta workshop berjumlah 13 mahasiswa STMIK Lombok yang sedang menyusun laporan PKL semester ganjil tahun akademik 2025/2026. Evaluasi dilakukan melalui pretest dan posttest serta observasi langsung selama praktik penulisan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada keterampilan peserta, dengan rata-rata nilai pretest sebesar 60 dan rata-rata nilai posttest meningkat menjadi 80. Selain itu, dokumentasi kegiatan memperlihatkan antusiasme mahasiswa dalam mengikuti seluruh rangkaian workshop, terutama saat praktik konversi laporan PKL ke artikel. Kegiatan ini terbukti efektif dalam meningkatkan kemampuan teknis sekaligus motivasi mahasiswa untuk menghasilkan karya ilmiah yang siap dipublikasikan. Kesimpulannya, workshop penulisan artikel ilmiah berbasis luaran PKL dapat menjadi model pengabdian yang relevan untuk memperkuat budaya publikasi di perguruan tinggi.  
PENINGKATAN PRODUKSI PETANI LAHAN KERING MELALUI BUDIDAYA SEMANGKA BERBASIS TEKNOLOGI IRIGASI UNTUK MENCETAK PETANI MUDA MILENIAL DAN MEWUJUDKAN PERTANIAN BERKELANJUTAN Mardi, Mardi; Zulkarnaen, Muhammad Fauzi; Tantoni, Ahmad
Devote: Jurnal Pengabdian Masyarakat Global Vol. 4 No. 4 (2025): Devote: Jurnal Pengabdian Masyarakat Global, 2025
Publisher : LPPM Institut Pendidikan Nusantara Global

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/devote.v4i4.5122

Abstract

This community service program was conducted in Sambelia Village, East Lombok Regency, an area characterized by dryland agriculture and high dependency on rainfall. The main problems faced by farmers are limited water resources, low crop diversification, and declining youth interest in the agricultural sector. The program aimed to enhance farmers’ capacity and productivity through the implementation of water-efficient irrigation technology and watermelon cultivation after corn harvest. The activities were carried out in five stages: socialization, training, technology implementation, mentoring and evaluation, and program sustainability. Training sessions adopted a learning by doing approach covering dryland watermelon cultivation, drip irrigation systems, organic fertilizer management, and digital marketing. The results indicated a significant improvement in participants’ knowledge and skills, with post-test scores increasing by an average of 47.3% compared to pre-test. In terms of productivity, farmers who previously cultivated corn only once a year were able to add a second cropping cycle with watermelon, resulting in a 166–200% increase in income. This activity demonstrates that the implementation of community-based irrigation technology effectively improves land-use efficiency, farmer independence, and agricultural sustainability in dryland areas.