Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

PERUMUMAN TEOREMA TITIK TETAP DI RUANG METRIK CONE Budayana, I Nyoman
Prosiding Seminar Nasional MIPA 2015: PROSIDING SEMINAR NASIONAL MIPA UNDIKSHA 2015
Publisher : Prosiding Seminar Nasional MIPA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

-
PENGGUNAAN E-MODUL INTERAKTIF DALAM PERKULIAHAN DARING STRUKTUR ALJABAR I Nyoman Budayana; I Gusti Nyoman Yudi Hartawan
Jurnal Pendidikan Matematika Undiksha Vol. 13 No. 1 (2022): Jurnal Pendidikan Matematika Undiksha
Publisher : Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpm.v13i1.46901

Abstract

Perkuliahan daring merupakan salah satu jawaban dari permasalahan di dunia pendidikan selama pandemi COVID-19. Untuk mendukung pelaksanaan perkuliahan daring agar berjalan baik, salah satu media yang dapat di manfaatkan adalah penggunaan e-modul interaktif. Penelitian ini bertujuanuntuk : (1) membuat e-modul interaktif yang memenuhi syarat valid sebagai bahan ajar dalam perkuliahan struktur aljabar, (2) mengetahui hasil belajar mahasiswa S1 Matematika setelah menggunakan e-modul interaktif pada mata kuliah struktur aljabar, dan (3) mengetahui respon mahasiswa S1 Matematika terhadap e-moduli interaktif. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu (quasi eksperimen) dengan rancangan penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah one shot case study. Dalam penelitian ini diperoleh hasil sebagai berikut : (1) bahan ajar berupa e-modul interaktif untuk mata kuliah struktur aljabar, (2) hasil belajar mahasiswa yang menggunakan e-modul interaktif dinyatakan tuntas dengan nilai rata-rata ketuntasan klasikal sebesar 93,75%, (3) respon mahasiswa terhadap penggunaan e-modul interaktif pada proses pembelajaran juga masuk pada kategori baik.
PERUMUMAN TEOREMA TITIK TETAP DI RUANG METRIK CONE I Nyoman Budayana
Prosiding Seminar Nasional MIPA 2015: PROSIDING SEMINAR NASIONAL MIPA UNDIKSHA 2015
Publisher : Prosiding Seminar Nasional MIPA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

-
PROSPECT FOR ECOTOURISM SECTOR IN WANAGIRI VILLAGE DURING THE NEW NORMAL ERA I Made Budayana; Nyoman Rasmen Adi
International Journal of Economics, Business and Accounting Research (IJEBAR) Vol 5, No 3 (2021): IJEBAR : Vol. 05, Issue 03, September 2021
Publisher : LPPM ITB AAS INDONESIA (d.h STIE AAS Surakarta)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29040/ijebar.v5i3.3169

Abstract

This research is aimed to know and understand the prospects of the sector of ecotourism Wanagiri village in a normal new era. To answer research questions, used conducted interviews with informants to understand the prospects of the ecotourism tourism sector in the new normal era. This study uses an ethnographic approach as a variant of the qualitative approach. The data analysis technique in this study was carried out in four steps: data collection, data reduction, data presentation (data display), and conclusion drawing/verification. The validity test of the data in this qualitative research includes the credibility test (credibility), data triangulation, member check, confirmability (objectivity) of the data. The results showed that: First, tourism in the pandemic era cannot run and stop the sector of tourism in Bali, especially in the village of Wanagiri. Wanagiri Village tourism is the value-added for the community's economy because the object of tourist-based nature is located in the village Wanagiri managed by a group of people under the supervision of the Department of Tourism District Buleleng and BKSDA (Agency for Conservation of Resources Power Nature). Encouraging children teens to create innovations to improve the Village Tourism in Rural Wanagiri and improve business locally. Strategy forward to increase the power interests of a Rural Tourism, which is Transport and Connectivity equipped with an extra value package developed by the Bureau of Travel Tourism for people who traveled effective, efficient, and productive.
Mengabadikan Gerakan Tarian : Teknik Fotografi Panggung dan Slow Motion Agung Wijaya; I Gede Jaya Putra; I Wayan Gede Budayana; Sinar Wijaya
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 2 (2023): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v3i2.946

Abstract

Fotografi panggung bukan hanya tentang mengambil gambar acara panggung, tetapi juga tentang mengabadikan momen-momen penting dalam pertunjukan tersebut. Salah satu jenis pertunjukan seni yang menuntut keterampilan fotografi yang baik adalah tarian. Gerakan tari yang cepat dan ekspresif bisa menjadi tantangan bagi fotografer panggung. Untuk menghasilkan foto yang menarik dan memukau, fotografer harus mampu mengambil gambar dengan teknik fotografi panggung yang tepat.Penelitian ini membahas teknik fotografi panggung dan penggunaan slow motion dalam mengabadikan gerakan tarian. Konsep utama dalam fotografi panggung adalah menangkap intensitas kehidupan di atas panggung dan mempertahankannya dalam bentuk gambar. Fotografer panggung harus mampu menangkap intensitas tersebut dengan cara yang tepat untuk menciptakan gambar yang menarik.Penelitian ini juga membahas teknik slow motion dalam fotografi panggung. Slow motion adalah teknik fotografi yang dapat memberikan efek dramatis pada gerakan tarian yang cepat dan ekspresif. Dalam penelitian ini, slow motion digunakan untuk mengeksplorasi gerakan tari yang sulit ditangkap dalam kecepatan normal. Slow motion juga digunakan untuk menekankan detail dan ekspresi dalam gerakan tari.Penelitian ini menghasilkan temuan bahwa teknik fotografi panggung dan slow motion sangat penting dalam mengabadikan gerakan tarian. Penggunaan slow motion dapat membantu fotografer dalam menangkap gerakan tarian yang cepat dan ekspresif dengan lebih baik, sementara teknik fotografi panggung membantu fotografer dalam mengatur cahaya panggung, pemilihan titik fokus, dan komposisi yang tepat. Dengan menggunakan teknik fotografi panggung dan slow motion secara tepat, fotografer dapat menghasilkan gambar-gambar tari yang menarik dan memukau.
Disharmoni Seni Lukis Bali Wayan Gede Budayana; Gede Jaya Putra; Putu Sinar Wijaya; Agung Wijaya
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 2 (2023): Innovative: Journal Of Social Science Research (Special Issue)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v3i2.1258

Abstract

Artikel ini membahas tentang Disharmony seni rupa bali sebagai laku perkembangan yang melepaskan diri dari idiom-idiom seni lukis tradisional Bali. Karya seni rupa kontemporer Bali mengalami lonjakan perkembangan dilihat dari tumbuhnya generasi muda kisaran 90an hingga 2000. Berdasarkan hasil pengamatan di lapangan dengan wilayah Gianyar sebagai ruang lingkup observasi, meliputi galeri dan studio seniman, ditemukan progress baru generasi muda dalam menginovasi bahasa rupa menjadi lebih progresif serta dinamis. Kajian berfokus pada satu seniman yang sangat progresif secara teknik dan tematik, dengan mengkonstruksi ulang bahasa pakem seni lukis bali sehingga memunculkan disharmony sejalan dengan pakem estetika postmodern. Sumber data diperoleh melalui pendekatan kualitatif menggunakan metode deskriptif analisis, observasi serta wawancara dengan I Nyoman Arisana sebagai sosok seniman muda progresif. Teori yang digunakan adalah Dekonstruksi oleh Derrida dan teori Postmodern dalam buku Sejarah Estetika Martin Suryajaya. Teori ini digunakan untuk membedah proses kreasi dari Arisana terkait akan peleburan dan kontruksi ulang idiom seni lukis Bali, serta melihat letak keindahan dari karya seni rupa kontemporer Bali. Pada akhirnya keberlanjutan seni rupa bali menjadi satu ranah penyegaran baru yang tak lagi dibelenggu oleh sistem-sistem pembenaran dan menjadikan seni rupa kontemporer Bali otonom.
Optimization of The Utilization Of The Road Health Services in The General Hospital of Kertha Usada, Singaraja, 2019 I Gede Budayana
Journal for Quality in Public Health Vol. 3 No. 2 (2020): Journal for Quality in Public Health
Publisher : Master of Public Health Program Institut Ilmu Kesehatan STRADA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30994/jqph.v3i2.103

Abstract

The research design used was a quantitative study using an observational approach with a cross sectional study design that is data collection that would be measured only once and without any treatment to 272 respondents. Data analysis techniques using descriptive analysis and linear logistic regression test. The results showed that the community characteristics of the 272 respondents studied, based on predisposing factors, amounted to 54.8% aged 26-45 years, 57% female sex with the most undergraduate education by 32% and the most work did not work 27%. As many as 77.9% of respondents felt confident. Based on the enabling factors, most respondents (69%) earn> Rp. 1,800.00 - and all have health insurance (BPJS), with the largest distance> 5 km of 58.1% and the most frequent family treatment habits to the hospital that is 46.7%. Based on the factor of need for illness, the majority of respondents 61% had complaints of pain in the low category and the severity of pain in the severe category of 51.5%. The level, patient satisfaction at the Kertha Usada Hospital based on the results of the study amounted to 68.4% with a good category. The results of linear regression analysis between community characteristics and patient satisfaction with the utilization of health services stated that the variables of age, sex and patient satisfaction have an influence on the utilization of health services. Whereas based on the results of statistical analysis using a linear logistic regression test showed that the value of the Omnibus Test was 75,246 on (Chi-square) with a significance of 0,0005 (<0.05) so that it refused H0 and accepted H1, which showed that it could have a real influence on the model which is used, or in other words the model is declared FIT. Optimizing the utilization of health services affects the service system, the factors that affect service and patient satisfaction in hospitals
Kekuatan Ketakteraturan Sisi Modular Pada Graf Rantai C(nCm) Budayana, I Nyoman; Sariyasa, Sariyasa
Jurnal Matematika Vol 14 No 1 (2024)
Publisher : Publisher : Mathematics Department, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/JMAT.2024.v14.i01.p175

Abstract

Modular edge irregular labeling of graph G is an vertex labeling f from V(G) to {1,2,3,…,k} which is induced a bijection w from E(G) to Zn , where w(xy) = f(x) + f(y). Modular edge irregularity strength of graph G, mes(G), is the minimum number k such that f is a modular edge irregular labeling on G. In this paper, we discuss the modular edge irregularity strength of chain graph C(nCm), for m = 4,6,and 8.
Kekuatan Ketakteraturan Modular Pada Graf Rantai C(nC_4) Budayana, I Nyoman; Suparta, I Nengah
Wahana Matematika dan Sains: Jurnal Matematika, Sains, dan Pembelajarannya Vol. 19 No. 1 (2025): April 2025
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/wms.v19i1.80813

Abstract

Pelabelan modular tidak teratur adalah pelabelan tepi yang diinduksi oleh bijeksi dimana . Kekuatan modular tidak teratur dari graf G, ms(G), adalah jumlah minimum k sehingga merupakan pelabelan tidak teratur modular pada G. Pada artikel ini, kami membahas kekuatan tidak teratur modular dari graf Kekuatan ketakteraturan sisi untuk graf dengan adalah , sedangkan kekuatan ketakteraturan sisi untuk graf dengan dan adalah . Kata kunci: pelabelan ketidakteraturan modular, kekuatan ketidakteraturan modular, rantai graf
Estetika visual pada company profile Mara Hospitality Bali Chodizah, Sifa; Nandaryani, Ni Wayan; Budayana, I Wayan Gede
Jurnal Desain Article in Press
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/jd.v1i1.28440

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi estetika visual dalam company profile Mara Hospitality, sebuah perusahaan yang berfokus pada manajemen dan penyewaan vila di Bali. Dalam konteks persaingan bisnis yang semakin ketat, perusahaan perlu memanfaatkan desain yang menarik untuk membangun citra positif dan berkomunikasi secara efektif dengan audiens. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif, yang mencakup analisis elemen desain seperti tata letak, pemilihan warna, tipografi, dan gambar pada berbagai media promosi, termasuk brosur, kartu nama, dan feed Instagram. Dengan merujuk pada teori estetika Immanuel Kant, penelitian ini menekankan bahwa keindahan dalam desain tidak hanya berfungsi untuk menarik perhatian, tetapi juga untuk menyampaikan identitas dan nilai-nilai perusahaan secara jelas. Hasil temuan penelitian menunjukkan bahwa desain yang harmonis dan profesional dapat menciptakan kesan mendalam serta membangun kepercayaan di kalangan audiens. Selain itu, konsistensi dalam elemen visual di media sosial memperkuat citra Mara Hospitality sebagai penyedia layanan akomodasi yang mewah dan berkualitas.