Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

MOTIF ORNAMEN KARANG BOMA PADA PERHIASAN BUNGKUNG BALI Sinar Wijaya, I Putu; Dimas Surya Dinata, Ramanda; Wayan Gde Budayana, I
Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 2 No. 11 (2023): jurnal locus penelitian dan pengabdian
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/locus.v2i11.2007

Abstract

Perhiasan dengan bahan logam mulia seperti emas, perak, saat ini perhiasan dengan bahan supping maupun titanium. Berbagai corak dihasilkan oleh perajin di Bali. Corak tradisional masih menjadi daya tarik tersendiri bagi penikmatnya. Corak tradisional dengan motif karang Boma memiliki filosofi dan energi positif, sehingga para perajin masih membuat perhiasan tersebut, di tambah dengan beberapa ornamen lainnya. Metode menggunakan jenis penelitian survei dan analisis. Sedangkan analisis bertujuan untuk mengetahui gambaran karakteristik isi dan inferensi dari isi. Ornamen karang Boma biasanya terdapat pada pintu masuk pura (gelung kori) yang memiliki makna dan simbol tertentu, namun saat ini dijadikan motif pada perhiasan. Perhiasan dengan motif karang Boma masih menjadi daya tarik tersendiri, dilihat dari ornamen yang dibuat dengan teknik tetatahan tradisional. Dibandingkan dengan teknik sekarang menggunakan kasting (cetak). Motif ini selalu mendapatkan sentuhan pembaharuan tergantung perajin itu sendiri, sehingga motif karang Boma masih eksis sampai saat ini.
EFEKTIVITAS MULTIMEDIA INTERAKTIF TERINTEGRASI GEOGEBRA UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN KONSEP BANGUN RUANG SISI DATAR Sukrawan, Komang Agus Ari; Mahayukti, Gusti Ayu; Budayana, I Nyoman
SIGMA: JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol. 17 No. 2: Desember 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/sigma.v17i2.18798

Abstract

Pemahaman konsep matematika siswa Indonesia, khususnya materi Bangun Ruang Sisi Datar masih rendah akibat kurangnya variasi pendekatan pembelajaran dan penggunaan media. Materi ini menuntut visualisasi objek tiga dimensi, sehingga dibutuhkan media yang memfasilitasi eksplorasi konsep secara interaktif. Penelitian ini bertujuan mengembangkan multimedia interaktif terintegrasi GeoGebra untuk mendukung visualisasi dan eksplorasi. Dikembangkan menggunakan model ADDIE, menghasilkan media yang bertema petualangan, diakses online, fleksibel, menggabungkan materi, video, praktikum GeoGebra, dilengkapi kuis interaktif, serta latihan dengan sistem umpan balik. Dengan subjek uji coba 38 siswa kelas VII Cempaka SMP Negeri 4 Singaraja. Hasil validitas memperoleh skor rata-rata 4,6 (sangat valid) untuk isi/materi dan 4,7 (sangat layak) untuk media. Kepraktisan media berdasarkan angket respons guru dan siswa berturut-turut 4,80 dan 4,73 tergolong sangat praktis. Efektivitas diuji melalui analisis N-Gain memperoleh skor rata-rata 0,483 (kategori sedang) melampaui kriteria minimal (≥ 0,3). Hasil penelitian membuktikan multimedia interaktif terintegrasi GeoGebra valid, layak, praktis, dan efektif meningkatkan pemahaman konsep siswa serta berimplikasi sebagai alternatif sumber belajar interaktif yang mendukung pembelajaran mandiri dan fleksibel.
Implementasi STEM-Series Terintegrasi Lingkungan Kaya Teks dalam Pembelajaran Matematika-Sains Terpadu di Gugus II Kecamatan Bebandem Budayana, I Nyoman; Astiti, Kadek Ayu; Yudiana, I Kadek Edi; Putri, Ni Putu Ratih Diana
PENA ABDIMAS : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 7 No 1 (2026): Januari 2026
Publisher : LPPM Universitas Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran Matematika-Sains di SD Gugus II Kecamatan Bebandem melalui implementasi STEM-Series terintegrasi lingkungan kaya teks. Permasalahan mitra meliputi rendahnya hasil belajar siswa, minimnya literasi, serta keterbatasan media pembelajaran dan kreativitas guru. Program dilaksanakan melalui pelatihan, pendampingan, pengembangan STEM-Corner, pembiasaan siswa, dan lesson study berkelanjutan. Evaluasi dilakukan dengan pre-test, post-test, observasi, serta angket. Hasil kegiatan menunjukkan sebagian besar guru sebelumnya belum mengenal STEM-Series, namun setelah pelatihan mereka memperoleh pengetahuan dan keterampilan baru serta motivasi untuk mengimplementasikannya. Respon peserta sangat positif dengan persentase 95,65%, yang mencerminkan keberhasilan program dalam meningkatkan kompetensi guru serta menciptakan pembelajaran yang lebih interaktif, kontekstual, dan bermakna. Dengan demikian, kegiatan pengabdian ini berdampak nyata pada peningkatan literasi dan minat belajar siswa di sekolah dasar.