Permasalahan yang terjadi pada agroindustri pisang terdiri dari proses pengadaan bahan baku dari pemasok pisang belum dapat memenuhi kebutuhan industri. Proses pemilihan pemasok pisang belum menjadi faktor yang dipertimbangkan oleh industri dalam perencanaan strateginya. Teknologi yang digunakan seharusnya dapat menghasilkan produk olahan pisang yang berkualitas, tetapi pada kenyataannya produksi masih di bawah kapasitas normal yang tersedia. Distribusi produk olahan pisang kepada konsumen yang belum teridentifikasi dengan baik dan akses pasar yang masih terbatas berdampak pada perkembangan industri yang stagnan. Tujuan penelitian ini untuk mengidentifikasi permasalahan yang berkaitan dengan kinerja yang ada pada rantai pasok agroindustri pisang, melakukan pengukuran kinerja rantai pasok agroindustri pisang, serta memberikan dan mengevaluasi solusi yang dapat digunakan untuk perbaikan kinerja rantai pasok agroindustri pisang. Metode yang digunakan adalah pengukuran kinerja rantai pasok menggunakan pembobotan dengan metode multiple criteria decision-making (MCDM) terdiri dari AHP (Analytical Hierarchy Process), menentukan alternatif solusi dengan metode VIKOR (Vise Kriterijumska Optimizacija I Kompromisno Resenje). Hasil menunjukkan bahwa identifikasi permasalahan pada rantai pasok agroindustri pisang terdiri dari 5 kriteria utama dan 20 sub kriteria serta 7 solusi yang ditawarkan. Pengukuran kinerja rantai pasok diperoleh nilai 32.032 (poor) yang artinya kinerja rantai pasok agroindustri pisang masih rendah. Alternatif solusi yang diberikan untuk perbaikan kinerja rantai pasok agroindustri pisang adalah dibentuk kolaborasi dan kemitraan antar pelaku rantai pasok.