Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

PERAN STOTYTELLING DALAM MENYUSUN DAN MEMPERTAHANKAN INDENTITAS BRAND HERITAGE DI DESTINASI WISATA MUSEUM RAJA ALI HAJI, KOTA BATAM Mulyadi, Tirta; Wahyudi Ilham; Hari Sandi Atmaja; Haufi Sukmamedian; Syafruddin Rais; Yusakh Yama Langi
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 5 No. 1: Juni 2025
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk menelusuri serta merancang strategi storytelling yang optimal dalam mendukung peran Museum Raja Ali Haji sebagai media edukasi dan objek wisata budaya di Kota Batam. Dengan pendekatan deskriptif kualitatif, penelitian ini menggabungkan teknik observasi langsung, wawancara mendalam, serta telaah pustaka guna mengidentifikasi potensi kisah-kisah sejarah dan budaya Melayu yang dapat dikemas melalui teknik penceritaan. Temuan menunjukkan bahwa penggunaan storytelling yang mengangkat nilai-nilai lokal, seperti riwayat hidup Raja Ali Haji dan warisan budaya Melayu, mampu meningkatkan daya tarik museum, memperkuat jati diri budaya, serta mendorong partisipasi aktif dari pengunjung, khususnya generasi muda. Studi ini merekomendasikan pengembangan narasi dalam bentuk visual dan audio, peningkatan kapasitas pemandu wisata, serta pemanfaatan teknologi digital guna menciptakan pengalaman kunjungan yang lebih mendalam. Oleh karena itu, storytelling dinilai sebagai strategi yang efektif dalam memperkuat peran museum sebagai pusat pembelajaran dan destinasi budaya yang relevan dan berkelanjutan.
MENINGKATKAN PENGALAMAN WISATAWAN DENGAN SENTUHAN LOKAL DI PULAU PENAWAR RINDU KECAMATAN BELAKANG PADANG KOTA BATAM I Wayan Thariqy Kawakibi Pristiwasa; Haufi Sukmamedian; Dailami, Dailami; Moh. Thamdzir; Muhammad Farid; Gendis Azhara Nuzwa
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 5 No. 2: Juli 2025
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji strategi peningkatan pengalaman wisatawan melalui penerapan sentuhan lokal di Pulau Penawar Rindu, Kecamatan Belakang Padang, Kota Batam. Pulau ini memiliki potensi wisata yang besar, baik dari segi keindahan alam, budaya lokal, maupun keramahan masyarakatnya. Namun, optimalisasi daya tarik lokal dalam memberikan pengalaman yang otentik kepada wisatawan masih perlu ditingkatkan. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan observasi lapangan, wawancara dengan pelaku wisata lokal, serta studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi elemen budaya lokal seperti kuliner tradisional, seni pertunjukan, arsitektur khas, serta partisipasi masyarakat dalam pelayanan wisata dapat meningkatkan kepuasan dan keterlibatan wisatawan. Dengan memperkuat identitas lokal sebagai bagian dari pengalaman wisata, Pulau Penawar Rindu berpotensi menjadi destinasi unggulan yang berdaya saing di wilayah Kepulauan Riau. Rekomendasi utama dari penelitian ini adalah pengembangan paket wisata berbasis budaya lokal dan pelatihan masyarakat sebagai pelaku utama dalam industri pariwisata berkelanjutan.
Providing Assistance To Students At Al-Jabar Batam Private Vocational School Dailami; Tito Pratama; Moh. Thandzir; Ilham, Wahyudi; Haufi Sukmamedian; y, Abd Rahmad
JURNAL KEKER WISATA Vol. 3 No. 2 (2025): JULI 2025
Publisher : PUSLITABMAS-Politeknik Pariwisata Batamc

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59193/jkw.v3i2.402

Abstract

Giving assistance is an action taken by individuals or organizations with the intention of assisting and benefiting those who are in need. This activity typically focuses more on social and humanitarian issues and is done freely without anticipating financial gain. Distribution of basic requirements (nine essential commodities) to disadvantaged individuals is one common way that assistance is provided. For those who cannot pay medical expenses, therapy is provided for free. instruction and practice to strengthen social skills. donations for those in need or those affected by natural calamities. cleansing the environment or engaging in other endeavors to enhance living standards. The primary goals of providing assistance are to lessen the pressures on others, foster a sense of fraternity among individuals, and foster a community that values others more. Typically, social institutions, neighborhood associations, or young people's groups that value cooperation carry out this activity.
POTENSI PURA AGUNG AMERTA BHUANA SEBAGAI DAYA TARIK WISATA BUDAYA DI BATAM Almimo Tan; Nensi Lapotulo; Haufi Sukmamedian; Natal Olotua Sipayung
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 4 No. 5: Oktober 2024
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jirk.v4i5.8752

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi potensi Pura Agung Amerta Bhuana sebagai daya tarik wisata budaya di Batam. Pura Agung Amerta Bhuana merupakan salah satu pura Hindu terbesar di luar Bali yang memiliki keunikan arsitektur dan nilai sejarah. Studi ini menggunakan metode deskriptif kualitatif melalui observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pura ini memiliki potensi besar sebagai destinasi wisata budaya, dengan daya tarik utama berupa arsitektur khas, ritual keagamaan, serta nilai sejarah yang merepresentasikan budaya Hindu di Batam. Pengembangan pura sebagai objek wisata budaya diharapkan dapat memberikan manfaat ekonomi dan sosial bagi masyarakat setempat, namun harus dilakukan dengan pendekatan yang menjaga keseimbangan antara fungsi religius pura dan kebutuhan wisatawan. Keterlibatan masyarakat lokal dan penerapan pariwisata berkelanjutan juga sangat penting untuk memastikan kelestarian budaya dan lingkungan
Community Assistance in Pulau Bulang in Tourism Marketing through Social Media and Digital Platforms for the Promotion of Cultural Heritage and Mangrove Ecotourism Wardani, Yudha; Nensi Lapotulo; I Wayan Thariqy Kawakibi Pristiwasa; Haufi Sukmamedian
JURNAL KEKER WISATA Vol. 4 No. 1 (2026): JANUARI 2026
Publisher : PUSLITABMAS-Politeknik Pariwisata Batamc

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59193/jkw.v4i1.478

Abstract

This community service program aims to enhance the capacity of the Pulau Bulang community in tourism marketing through social media and digital platforms for the promotion of cultural heritage and mangrove ecotourism. Pulau Bulang possesses significant natural and cultural tourism potential; however, limited digital literacy and inadequate tourism marketing strategies have constrained its visibility and development as a sustainable tourism destination. The program was implemented using a participatory and community-based approach, involving local community members, youth groups, and tourism-related stakeholders. The activities were conducted through a series of mentoring sessions, interactive discussions, and hands-on practices focusing on digital content creation, social media utilization, and basic destination branding. Participants were guided to directly apply digital marketing concepts by producing and sharing tourism-related content that highlights local cultural heritage and mangrove ecosystems. Evaluation was carried out through observation, participant feedback, and assessment of digital outputs produced during the program. The results indicate an improvement in community awareness and skills in utilizing digital platforms for tourism promotion. Participants demonstrated increased confidence and ability to promote Pulau Bulang as a tourism destination in a more structured and sustainable manner. This program contributes to strengthening community participation in tourism development and supports sustainable tourism principles through the integration of environmental conservation, cultural preservation, and digital-based promotion strategies.