Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Parasosial dan Romantic Beliefs: Studi pada Penonton Serial Drama Korea Syafrina, Dona; Permatasari, Dian Putri; Dara, Yuliezar Perwira
Mediapsi Vol 2 No 2 (2016): DECEMBER
Publisher : Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.mps.2016.002.02.3

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif yang bertujuan untuk mengetahui hubungan antara parasosial dengan romantic beliefs pada penonton serial drama Korea. Penelitian ini dilakukan terhadap 107 penonton serial drama Korea berusia 18-25 tahun. Hasil analisis data menunjukkan koefisien korelasi product moment (r) sebesar 0.601 (p=0.00). Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif yang signifikan antara parasosial dengan romantic beliefs pada penonton serial drama Korea, yang bermakna semakin tinggi tingkat parasosial penonton serial drama Korea maka akan semakin tinggi pula romantic beliefs-nya.
School Well-Being Siswa Sekolah Dasar dan Siswa Sekolah Menengah Pertama Pengguna Sistem Full-Day School di Indonesia Faizah, Faizah; Rahma, Ulifa; Dara, Yuliezar Perwira; Gunawan, Candra Laksmana
Jurnal Kajian Bimbingan dan Konseling Vol. 5, No. 1
Publisher : citeus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Character building education in Indonesia has officially become a new regulation in the aspect of education therefore several state-owned schools have implemented a full-day system. The school system and the presence of student are complementary components, students' perspective upon themselves and the school environment as part of well-being fulfillment. The purpose of this study was to determine the state of school well-being of elementary school students and junior high school students who implemented the full-day system. This research was a comparative quantitative study with accidental sampling technique. This research was conducted in Malang, involving 285 students from five elementary schools and 275 students from three junior high schools as participants. The research instrument used was the School Well-being Profile (SWP). The data analysis using independent two-sample t-test with Welchs t-test method. The results showed there were differences in school well-being in elementary and junior high school students in full-day systems. Elementary students have higher school well-being compared to junior high school students. Furthermore, the results of this study can be used as a reference to provide counseling services in improving school well-being of full day school students, especially junior high school students.
PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DESA MELALUI PEMBENTUKAN BUNDA LANSIA DAN PELATIHAN CAREGIVER LANSIA Kumboyono, Kumboyono; Kristianingrum, Niko Dima; Dewi, Elvira Sari; Dara, Yuliezar Perwira; Soenarti, Sri; Heriansyah, Teuku; Amanda, Febrina; Arifah, Medisa Roro Putri Nur; Jannah, Riska Raudhatul; Indriyani, Damayanti; Machfud, Savinka Salsabiela Iriana; Nursuhaida, Haffa Syafana; Marfuah, Marfuah; Nurhayati, Septi; Riswandha, Sofyan
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 9, No 2 (2025): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v9i2.27225

Abstract

Abstrak: Peningkatan jumlah lanjut usia (lansia) dapat memicu beragam masalah kesehatan yang membutuhkan perhatian khusus dari masyarakat. Salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah pemberdayaan masyarakat, khususnya perempuan desa, dalam perawatan lansia. Kegiatan ini bertujuan untuk membentuk Bunda Lansia serta meningkatkan pengetahuan dan keterampilan perempuan desa dalam merawat lansia. Metode kegiatan mencakup pembentukan Bunda Lansia, penyuluhan, dan pelatihan perawatan lansia, bekerja sama dengan Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana Kabupaten Lumajang. Kegiatan ini melibatkan 75 perempuan dari Desa Kraton, Desa Yosowilangun Lor, dan Desa Yosowilangun Kidul. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test, observasi praktik, skala penilaian keterampilan, umpan balik peserta, serta tindak lanjut untuk menilai penerapan keterampilan dalam kehidupan sehari-hari. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa 75 Bunda Lansia telah dilantik, dengan peningkatan pengetahuan dari rata-rata 77,5 menjadi 92 (18,7%), serta peningkatan keterampilan dalam perawatan lansia dari rata-rata 72,5 menjadi 85 (17,2%). Kesimpulannya, kegiatan ini efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan keterampilan perempuan desa dalam perawatan lansia.Abstract: The increasing number of elderly individuals can lead to various health issues that require special attention from the community. One possible approach to address this is through community empowerment, particularly of rural women, in elderly giver. This initiative aims to establish “Bunda Lansia” (Elderly Care Mothers) and to enhance the knowledge and skills of rural women in elderly care. The methods include the formation of Bunda Lansia, education sessions, and elderly care training, in collaboration with the Department of Health, Population Control, and Family Planning of Lumajang Regency. This activity involved 75 women from Kraton Village, Yosowilangun Lor Village, and Yosowilangun Kidul Village. The evaluation was conducted through pre-tests and post-tests, practice observations, skill rating scales, participant feedback, and follow-up assessments to evaluate the application of skills in daily life. The results indicate that 75 Bunda Lansia were inaugurated, with an increase in knowledge from an average of 77.5 to 92 (18.7%) and an improvement in elderly care skills from an average of 72.5 to 85 (17.2%). In conclusion, this initiative effectively enhances the knowledge and skills of rural women in elderly care.