Claim Missing Document
Check
Articles

Found 40 Documents
Search

ANALISIS PENGARUH BAURAN PEMASARAN DALAM USAHA MENINGKATKAN PENERIMAAN MAHASISWA BARU Sundari & Antin Okfitasari
JURNAL EKONOMI DAN KEWIRAUSAHAAN Vol. 17 No. 4 (2017): Jurnal Ekonomi dan Kewirausahaan : December
Publisher : Universitas Slamet Riyadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (92.043 KB)

Abstract

This study aims to examine the effect of marketing mix on increasing the number ofstudents at the Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer (STMIK) DutaBangsa Surakarta. Data collected by using sampling method as many as 117 studentrespondents. Data analysis was done through analysis of research instrument thatincluded validity test using product moment correlation and reliability test using alphaCronbach technique, hypothesis test included path analysis, coefficient of determination(R2), t test, F test and correlation analysis. The results of this study prove that 1).Maketing mix partially that has a significant influence on Increasing the Number ofStudents, is the variable Place, Promotion and People. 2). Marketing Mix simultaneouslythat has a significant influence on Increasing the Number of Students. 3). Placevariables have the most dominant influence on increasing the number of STMIK DutaBangsa Surakarta students compared with other variables.Keywords: independent and dependent variable, marketing mix, number of students
Mengapa Wajib Pajak Berminat Menggunakan Jasa Konsultan Pajak? Nafisah Novalia; Antin Okfitasari; Rosyid Nur Anggara Putra; Ahmad Pauyan
Jurnal Akuntansi dan Pajak Vol 23, No 1 (2022): JAP : Vol. 23, No. 1, Februari 2022 - Juli 2022
Publisher : ITB AAS INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29040/jap.v23i1.4928

Abstract

This study aims to obtain empirical evidence to determine the variables that affect why the taxpayer’s using tax consultants. The independent variables in this study are knowledge, tax consultant perceptions, tax sanctions, taxpayer motivation, and tax incentives. The dependent variable in this study is the interest in using the services of a tax consultant. The data in this study are primary data obtained from a questionnaire sample of 83 individual taxpayers in the Solo Raya area, using the purposive sampling method. The data analysis technique used multiple linear, the data was processed using SPSS 22. The results of the analysis showed that knowledge, perception of tax consultants, tax incentives, and motivation of taxpayers influenced the interest in using tax consultant services. However, tax sanctions do not affect interest in using the services of a tax consultant.
PENGEMBANGAN PARIWISATA UMBUL INGAS COKRO DI KABUPATEN KLATEN Septi Wulandari; Antin Okfitasari
Jurnal AKTUAL Vol 20, No 2 (2022): Jurnal AKTUAL
Publisher : STIE Trisna Negara OKU Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47232/aktual.v20i2.198

Abstract

Penelitian memilki tujuan guna menganalisa mata air Ingas Cokro dalam hal atraksi, fasilitas, akses dan cara mengelola, selain itu juga memberi strategi alternatif dalam mengembangkan. Menggunakan deskriptif kualitatif sebagai metode untuk mendeskripsikan profil destinasi pariwisata dan cara mengelola mata air Ingas Cokro. Analisis SWOT juga digunakan dalam penelitian ini, Hasilnya membuktikan mata air Ingas Cokro mempunyai keunikan wisata, fasilitas dan akses yang menghasilkan daya tarik wisatawan. Ada indikator yang dirasa belum terpenuhi yaitu pos pertolongan pertama, agen perjalanan dan tempat parkir. Pemerintah menjadi pihak terkuat dalam mengelola, jadi pihak yang paling kuat dalam pengelolaannya adalah pemerintah. Dilihat dari analisis SWOT, menghasilkan strategi alternatif yaitu melakukan terobosan baru seperti menambah wahana hiburan, memperbarui fasilitas, meningkatkan layanan, dan sebagainya supaya lebih baik dibandingkan lainnya.Kata kunci: atraksi, fasilitas, akses, manajemen pariwisata
Pelatihan Penyusunan Paket Wisata Dan Kuliner Di Umbul Sigedhang Dan Umbul Kapilaler Septi Wulandari; Antin Okfitasari
WASANA NYATA Vol 6, No 2 (2022)
Publisher : STIE AUB Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36587/wasananyata.v6i2.1313

Abstract

Umbul Sigedhang dan Umbul Kapilaler tertelak di Desa Umbulsari, Ponggok, Polanharjo, Kabupaten Klaten. Pengelolaan kedua umbul ini dibawah POKDARWIS yaitu POKJA 5 dan POKJA 6. Selama ini dalam mengelola wisata di kedua umbul ini, pengelola sudah memiliki kebijakan paket wisata maupun penyajian kuliner khas setempat. Paket wisata ini masih sangat sederhana sehingga belum merupakan paket secara komprehensif yang bisa menarik pengunjung. Pengelolaan kuliner yang dikelola oleh UMKM Pawon Kuliner Sigedhang juga belum menyajikan variasi paket menu yang sebenarnya bisa menjadi andalan untuk menarik pengunjung. Tampilan menu yang ala kadarnya, belum adanya harga yang disajikan serta inovasi menu menjadikan wisata kuliner ini kurang menarik pengunjung.Solusi dari permasalahan tersebut, maka team pelaksana pengabdian masyarakat melakukan serangkaian pelatihan dan diskusi tentang paket wisata dan kuliner. Pelatihan meliputi kegiatan ceramah, simulasi serta praktek bersama dalam menyusun paket wisata dan paket kuliner yang menarik. Pelatihan ini diikuti kurang lebih 19 orang dan berlangsung dengan antusias dari peserta yang mengikuti. Pasca pelatihan, diadakanlah kegiatan monitoring dan evaluasi. Diperoleh hasil yang memuaskan, peserta mulai menerapkan apa yang sudah diperoleh pada saat pelatihan  Paket Wisata dan Kuliner
Peningkatan Kompetensi Perpajakan Melalui UU Harmonisasi Peraturan Perpajakan Di PBMTI MPD Kab Wonogiri Antin Okfitasari; Suprihatin Suprihatin; Safitri Nur Rohmah; Della Restiana
WASANA NYATA Vol 6, No 1 (2022)
Publisher : STIE AUB Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36587/wasananyata.v6i1.1250

Abstract

Menyambung terbitnya UU Cipta Kerja di kluster perpajakan, Pemerintah di 7 Oktober 2021 telah mengeluarkan aturan perpajakan baru melalui Undang-Undang Harmonisasi Perpajakan (UU HPP). Dalam UU HPP, direvisi berbagai aturan perpajakan lama meliputi Kententuan Perpajakan secara Umum, UU Pajak penghasilan, UU PPN, munculnya pajak karbon serta Program Pengungkapan Sukarela (PPS). Perubahan ini tentu berdampak pada kewajiban perpajakan bagi wajib pajak di Indonesia.Dan tentunya, semua wajib pajak diharapkan dengan kesadarannya sendiri untuk belajar dan memahami perubahan peraturan ini, mengingat sistem self assessment yang dianut di sistem perpajakan Indonesia.Berpijak dari kondisi ini, kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan dengan melihat banyaknya anggota PBMTI MPD Kabupaten Wonogiri yang berbentuk KSPPS belum mengetahui perubahan aturan ini. Tujuan PKM ini adalah mitra agar memahami mengenai peraturan perpajakan terbaru yaitu UU HPP dan meningkatkan kemampuan dalam perhitungan pajak dengan aturan yang baru. Kegiatan PKM dilakukan melalui metode ceramah, diskusi, simulasi, pelatihan dan juga pendampingan yang diikuti oleh para manager dan akunting anggota PBMTI MPD Kabupaten Wonogiri. Peserta sangat antusias dengan penjelasan dan pendampingan yang diberikan oleh tim pengabdian. Luaran IPTEK yang dicapai adalah peningkatan pengetahuan perpajakan terbaru dan kompetensi perhitungan pajak dengan tarif baru baik secara manual maupun secara online
PROFESI AKUNTAN DI ERA NEW NORMAL Shofiyyatul Bariyyah; Antin Okfitasari; Ety Meikhati
Jurnal Bisnis Manajemen dan Akuntansi Vol. 1 No. 1 (2021): Vol 1 No 1 Tahun 2021
Publisher : Universitas Duta Bangsa Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (251.497 KB) | DOI: 10.47701/bismak.v1i1.1182

Abstract

Penelitian ini mencoba mengungkapkan peran profesi akuntan dalam menghadapi new normal. Metode yangdigunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif. Penelitian ini menemukan bahwa pada masa era disrupsi digital dan masyarakat hidup berdampingan dengan COVID 19 melalui terobosan kembali ke new normal, akuntan dituntut untuk berdamai dengan teknologi karena menjadi kebutuhan utama bagi akuntan dalam menjalankan pekerjaanya. Kondisi dan potensi teknologi saat ini mampu menggantikan peranan dan fungsinya, untuk itu akuntan harus memikirkan cara beradaptasi, baik pengetahuan, kompetensi dan penguasaan teknologi.
Review of Refocusing and Reallocation of The Local Government Budget in Handling Covid-19 in Indonesia Antin Okfitasari; Wulan Suci Rachmadani; Samsul Rosadi; Indah Puji Lestari; Indra Hastuti
Proceeding of International Conference on Science, Health, And Technology 2021: Proceeding of the 2nd International Conference Health, Science And Technology (ICOHETECH)
Publisher : LPPM Universitas Duta Bangsa Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (464.61 KB) | DOI: 10.47701/icohetech.v1i1.1139

Abstract

The Covid 19 pandemic in Indonesia has an impact on the level of health and economic growth. In handling the Covid 19 pandemic, it is necessary to have sufficient public funds to funding and resolve the impacts that arise. The policy of refocusing and reallocating local government budgets is one of the alternative funding for handling pandemics in Indonesia. This research uses qualitative methods with case study techniques. The data used are refocusing and reallocation data from local governments in Indonesia, both provinces, cities and districts, which are derived from data from the Ministry of Home Affairs. The results of this study indicate that there are still many implementation of refocusing and budget reallocation carried out by local governments that have not been on target with the aim of handling Covid-19. The regional government has not implemented the standard Joint Decree of the Minister of Home Affairs and the Minister of Finance concerning the Acceleration of 2020 Local Government Budget Adjustments in the Context of Handling Corona Virus Disease 2019 (Covid-19), as well as Safeguarding Public Purchasing Power and the National Economy. The local government is only just making adjustments to the Local Government Budget in handling Covid-19. The target of regions that have made Local Government Budget adjustments is still not appropriate, because areas that are exposed to a lot of Covid-19 are in fact low refocusing and reallocation of the Local Government Budget, while areas that are slightly exposed to Covid-19 are refocusing and reallocation of their Local Government Budget is high.
Role of Taxes Save The Business Affected by Covid 19 Pandemi in Indonesia Maharani Chikita Angelina; Antin Okfitasari; Lyly Katniaty; Safitri Nur
Proceeding of International Conference on Science, Health, And Technology 2021: Proceeding of the 2nd International Conference Health, Science And Technology (ICOHETECH)
Publisher : LPPM Universitas Duta Bangsa Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (768.375 KB) | DOI: 10.47701/icohetech.v1i1.1143

Abstract

The purpose of this study is to analyze the role of taxes during the covid 19 pandemic. The research method used is qualitative research using a literature approach. This research describes the role of taxes during the Covid-19 pandemic. The result of this research is that fiscal policy has changed its function from budgetary to regular-end in order to save the economy in Indonesia. Taxes also function as stability in financing all areas affected by the pandemic. It is undeniable that covid 19’s handling are fully financed by state revenue from the tax income. For this reason, supervision of the use of covid 19’s handling funds must be monitored, so that there are no wrong targets. Tax incentives are also provided to taxpayers as a way to reduce the economic impact on their business due to the pandemic. In this case, the tax sacrifices all existing policies in order to ease the Indonesian people who are currently affected by the pandemic. With all the tax relaxation, it is hoped that the business world of Indonesia will continue to survive and even grow the midst of the ongoing pandemic, so that the Indonesian economy will also grow.
Pelatihan Penyusunan Paket Wisata Dan Kuliner Di Umbul Sigedhang Dan Umbul Kapilaler Septi Wulandari; Antin Okfitasari
WASANA NYATA Vol 6, No 2 (2022)
Publisher : STIE AUB Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36587/wasananyata.v6i2.1313

Abstract

Umbul Sigedhang dan Umbul Kapilaler tertelak di Desa Umbulsari, Ponggok, Polanharjo, Kabupaten Klaten. Pengelolaan kedua umbul ini dibawah POKDARWIS yaitu POKJA 5 dan POKJA 6. Selama ini dalam mengelola wisata di kedua umbul ini, pengelola sudah memiliki kebijakan paket wisata maupun penyajian kuliner khas setempat. Paket wisata ini masih sangat sederhana sehingga belum merupakan paket secara komprehensif yang bisa menarik pengunjung. Pengelolaan kuliner yang dikelola oleh UMKM Pawon Kuliner Sigedhang juga belum menyajikan variasi paket menu yang sebenarnya bisa menjadi andalan untuk menarik pengunjung. Tampilan menu yang ala kadarnya, belum adanya harga yang disajikan serta inovasi menu menjadikan wisata kuliner ini kurang menarik pengunjung.Solusi dari permasalahan tersebut, maka team pelaksana pengabdian masyarakat melakukan serangkaian pelatihan dan diskusi tentang paket wisata dan kuliner. Pelatihan meliputi kegiatan ceramah, simulasi serta praktek bersama dalam menyusun paket wisata dan paket kuliner yang menarik. Pelatihan ini diikuti kurang lebih 19 orang dan berlangsung dengan antusias dari peserta yang mengikuti. Pasca pelatihan, diadakanlah kegiatan monitoring dan evaluasi. Diperoleh hasil yang memuaskan, peserta mulai menerapkan apa yang sudah diperoleh pada saat pelatihan  Paket Wisata dan Kuliner
Peningkatan Kompetensi Perpajakan Melalui UU Harmonisasi Peraturan Perpajakan Di PBMTI MPD Kab Wonogiri Antin Okfitasari; Suprihatin Suprihatin; Safitri Nur Rohmah; Della Restiana
WASANA NYATA Vol 6, No 1 (2022)
Publisher : STIE AUB Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36587/wasananyata.v6i1.1250

Abstract

Menyambung terbitnya UU Cipta Kerja di kluster perpajakan, Pemerintah di 7 Oktober 2021 telah mengeluarkan aturan perpajakan baru melalui Undang-Undang Harmonisasi Perpajakan (UU HPP). Dalam UU HPP, direvisi berbagai aturan perpajakan lama meliputi Kententuan Perpajakan secara Umum, UU Pajak penghasilan, UU PPN, munculnya pajak karbon serta Program Pengungkapan Sukarela (PPS). Perubahan ini tentu berdampak pada kewajiban perpajakan bagi wajib pajak di Indonesia.Dan tentunya, semua wajib pajak diharapkan dengan kesadarannya sendiri untuk belajar dan memahami perubahan peraturan ini, mengingat sistem self assessment yang dianut di sistem perpajakan Indonesia.Berpijak dari kondisi ini, kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan dengan melihat banyaknya anggota PBMTI MPD Kabupaten Wonogiri yang berbentuk KSPPS belum mengetahui perubahan aturan ini. Tujuan PKM ini adalah mitra agar memahami mengenai peraturan perpajakan terbaru yaitu UU HPP dan meningkatkan kemampuan dalam perhitungan pajak dengan aturan yang baru. Kegiatan PKM dilakukan melalui metode ceramah, diskusi, simulasi, pelatihan dan juga pendampingan yang diikuti oleh para manager dan akunting anggota PBMTI MPD Kabupaten Wonogiri. Peserta sangat antusias dengan penjelasan dan pendampingan yang diberikan oleh tim pengabdian. Luaran IPTEK yang dicapai adalah peningkatan pengetahuan perpajakan terbaru dan kompetensi perhitungan pajak dengan tarif baru baik secara manual maupun secara online