Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Empowering Senior Santri as Peace Educators: Developing a Community-Based Peer Mentorship Model to Prevent Violence in Islamic Boarding Schools Muchasan, Ali; Salim Ashar; Moch Naufal
Engagement: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 10 No. 1 (2026): February 2026
Publisher : Asosiasi Dosen Pengembang Masyarajat (ADPEMAS) Forum Komunikasi Dosen Peneliti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29062/engagement.v10i1.2263

Abstract

Background: This study addresses the critical social issue of violence and bullying within Islamic educational institutions. It focuses on the role and potential of senior santri (students) as peer mentors in Islamic boarding schools (pesantren) in Kediri, Indonesia, to act as agents of peace and change. Purpose of the Study: The purpose is to examine how values grounded in education and empathy can mitigate violence, specifically through the peer mentoring practices of senior santri. The objective is to understand the nature of this mentorship to inform the development of a community-based violence prevention model. Methods: This community service program (Pengabdian kepada Masyarakat - PkM) employs a participatory action research (PAR) approach and a qualitative phenomenological design. The method involved collaborative engagement with ten senior santri through participatory observation, in-depth interviews, and documentation. Data were analyzed using the Moustakas phenomenological method. Results: The analysis identified seven core themes defining the mentorship, including its role as moral leadership, a shift from authority to empathy, and its function as a reflective, spiritual practice for violence prevention. The findings position peer mentorship as a foundational element for humanistic education (tarbiyah Islamiyah) and provide a basis for developing ethical training models to foster safe, non-violent educational environments.
EVALUASI PENDIDIKAN NON FORMAL: INTEGRASI SPIRITUALITAS DAN PSIKOTERAPI ISLAM SEBAGAI INTERVENSI Munir, Muhammad Syahrul; Muchasan, Ali; Habibi, Wildan
INOVATIF: Jurnal Penelitian Pendidikan, Agama, dan Kebudayaan Vol. 12 No. 1 (2026): INOVATIF Februari 2026
Publisher : Center for the Research and the Communicator Service of IAI Hasanuddin Pare-Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55148/0s4hzx61

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas integrasi spiritualitas dan psikoterapi Islam sebagai bentuk intervensi dalam pendidikan non formal, khususnya bagi peserta didik yang rentan secara psikososial. Latar belakang studi ini didasari oleh banyaknya peserta didik di lembaga pendidikan non formal, seperti PKBM, yang mengalami gangguan kesehatan mental seperti stres, kecemasan, dan rendahnya harga diri. Melalui pendekatan kualitatif-deskriptif dan metode studi evaluasi, penelitian ini menganalisis dampak dari program yang menggabungkan praktik-praktik keagamaan seperti dzikir, muhasabah, dan pembacaan ayat-ayat Al-Qur’an dengan teknik psikoterapi Islami. Penelitian ini merupakan penelitian Evaluasi dengan pendekatan kualitatif. Analisis datanya adalah dengan model deskriptif-analisis. Lokasi penelitiannya adalah di PKBM Al Kautsar Kediri. Metode pengumpulan datanya berupa wawancara, observasi, dan dokumentasi. Pisau analisis yang digunakan adalah teori tentang Spiritualitas dan Psikoterapi Islam. Yang mana tujuan dari penelitian ini adalah deskriptif-analisis: integrasi spiritualitas dan psikoterapi islam dalam pendidikan non formal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa intervensi ini secara signifikan meningkatkan ketenangan batin, pengendalian emosi, serta kesadaran spiritual peserta didik. Peserta juga mengalami peningkatan motivasi belajar, empati sosial, dan kepercayaan diri. Dari evaluasi kuantitatif menggunakan instrumen DASS-21 dan observasi kualitatif, ditemukan penurunan tingkat stres dan kecemasan secara nyata setelah program dijalankan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa integrasi spiritualitas dan psikoterapi Islam merupakan pendekatan yang efektif dan relevan dalam pendidikan non formal untuk mendukung pemulihan mental dan pembentukan karakter spiritual peserta didik.