Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Pengelolaan Kota Kreatif Berbasis Lingkungan Berkelanjutan di Kota Padang Melalui Analisis PLS-SEM dengan STATA Haris Satria; Eri Barlian; Heldi
Journal of Social and Policy Issues Volume 3, No 2 (2023): April - June
Publisher : Pencerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58835/jspi.v3i2.158

Abstract

This study aims to analyze the creative city management system and the factors that influence the development of creative cities. This study uses mixed methods to develop, produce, and test product validity at the top level of management. This research involved 52 respondents consisting of academics, businessmen, government officials, media, and aggregators as multistakeholder representatives (Hexa-Helix) in Padang. Measurement analysis study using PLS-SEM with STATA. The results of the study show that Padang has the potential to develop through optimizing a sustainable, environmentally-based, creative city management system. The goodness of fit test shows a R-squared of 0.972, and it can be said that the model is very good because it fulfills the good fit model indicator with a value close to 1 based on the SEM parameters. The conclusion is that creative cities are influenced by human resources in multi-stakeholder synergy and human resources (HR) formed with the hexa helix can influence the development of creative cities.
The Function Of Spatial Planning In Maintaining The Environmental Preservation Of West Pasaman District Rahmadani Siregar, Dewi; Azzahra, Nabila; Fajri, Muhammad; Amini, Aisyah; Hari Asri, Hazqan; Setiawan, Arif; Oktavia, Elfitri; Suhendrinal; Haryeni; Jelibseda; Nurhasan Syah; Heldi; Catri, Indra; Dewata, Indang; Barlian, Eri; Umar, Iswandi; Kamal, Eni
Jurnal Ilmiah Platax Vol. 13 No. 1 (2025): ISSUE JANUARY-JUNE 2025
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35800/jip.v13i1.56208

Abstract

Abstract: This research examines the role of spatial planning in preserving the environment in West Pasaman Regency. The main aim of this research is to evaluate how the implementation of spatial planning can support environmental conservation efforts. The method used is qualitative descriptive analysis with a case study approach. Data was collected through in-depth interviews, field observations, and analysis of spatial planning documents. The research results show that good and well-planned spatial planning can reduce pressure on natural resources and improve the quality of the living environment. However, challenges such as weak law enforcement and low public awareness are still the main obstacles. In conclusion, the integration of spatial planning policies that pay attention to environmental aspects is very crucial to achieving sustainable development in West Pasaman Regency. Keywords: Environment; Spatial; Continuity;   Abstrak Penelitian ini menelaah peran tata ruang dalam menjaga kelestarian lingkungan hidup di Kabupaten Pasaman Barat. Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi bagaimana implementasi tata ruang dapat mendukung upaya pelestarian lingkungan. Metode yang digunakan adalah analisis deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi lapangan, dan analisis dokumen perencanaan tata ruang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tata ruang yang baik dan terencana dapat mengurangi tekanan terhadap sumber daya alam dan meningkatkan kualitas lingkungan hidup. Namun, tantangan seperti lemahnya penegakan hukum dan rendahnya kesadaran masyarakat masih menjadi hambatan utama. Kesimpulannya, integrasi kebijakan tata ruang yang memperhatikan aspek lingkungan sangat krusial untuk mencapai pembangunan berkelanjutan di Kabupaten Pasaman Barat. Kata Kunci : Lingkungan; Tata Ruang; Keberlanjutan;
Analisis Faktor yang Mempengaruhi Kinerja Pelaksanaan Proyek Terhadap Kualitas Konstruksi Jalan Nasional di Provinsi Sumatera Barat Rafki, Doni; Dwifitra Y. Jumas; Heldi
Civil Engineering Collaboration Vol. 9 (2024) No. 2
Publisher : Universitas Putra Indonesia YPTK Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35134/jcivil.v9i2.72

Abstract

Pemerintah Sumatra Barat telah melakukan pertumbuhan ekonomi nasional dan tercapainya konektivitas antar wilayah. Pemerintah telah menetapkan target pembangunan infrastruktur prioritas yang salah satunya adalah pembangunan infrastruktur jalan seperti distribusi dan logistik yang merupakan urat nadi kehidupan ekonomi, politik, sosial-budaya dan pertahanan keamanan nasional, serta penghubung antar daerah sebagaimana kondisi geografis Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis faktor yang mempengaruhi kinerja pelaksanaan proyek konstruksi dan yang paling berpengaruh terhadap kualitas proyek konstruksi jalan nasional dan mengetahui strategi yang dapat dilakukan untuk meningkatkan kualitas proyek di Provinsi Sumatera Barat. Identifikasi dari 38 variabel dari 6 faktor terbukti bahwa 38 variabel dari 6 faktor tersebut merupakan faktor yang mempengaruhi kinerja pelaksanaan proyek konstruksi jalan dan faktor yang paling berpengaruh terhadap kualitas proyek konstruksi jalan nasional Provinsi Sumatera Barat. Dari hasil analisa yang telah dilakukan variabel kemampuan koordinasi/komunikasi SDM pada faktor Sumber Daya Manusia merupakan faktor yang mempengaruhi kinerja proyek konstruksi dan faktor bahan/material merupakan faktor yang paling berpengaruh secara signifikan terhadap kualitas hasil produk jalan nasional Provinsi Sumatera Barat. Pada analisis faktor berdasarkan output dari SPSS jika dirangkum berdasarkan nilai % of variance rotation sum of squared loading terdapat 13 komponen yang terbentuk dengan nilai masing – masing komponen adalah faktor 1 (satu) nilai % of variance yang dihasilkan adalah sebesar 22,806 %, faktor 2 (dua) 31,000%, faktor 3 (tiga) 37,652%, faktor 4 (empat) 43,078 %, faktor 5 (lima) 48,110%, dan 6 (enam) 52,709%, faktor 7 (tujuh) 56,629%, faktor 8 (delapan) 60,224%, faktor 9 (sembilan) 63,536%, faktor 10 (sepuluh) 66,574%, faktor 11 (sebelas) 69,241%, faktor 12 (duabelas) 71,825%, dan faktor 13 (tigabelas) 74,270%. Maka variabel yang mempengaruhi pelaksanaan proyek konstruksi jalan Provinsi Sumatera Barat adalah variabel kemampuan koordinasi/komunikasi SDM yang terlibat dalam pelaksanaan proyek konstruksi jalan dimana variabel ini termasuk pada faktor sumber daya manusia dengan nilai % of variance rotation sum of squared loading sebesar 74, 270%.
Sinergi Sumber Daya Alam, Sumber Daya Manusia, Dan Teknologi Untuk Pembangunan Perkotaan Resilien Gus Permata Sari, Indri; Fadhilla Oktari; Nurhasan Syah; Heldi; Indra Catri
Gudang Jurnal Multidisiplin Ilmu Vol. 3 No. 6 (2025): GJMI - JUNI
Publisher : PT. Gudang Pustaka Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/gjmi.v3i6.1649

Abstract

Percepatan urbanisasi, perubahan iklim, dan tekanan terhadap sumber daya alam menuntut kota-kota di Indonesia untuk bertransformasi menjadi kota yang resilien. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana sinergi antara sumber daya alam (SDA), sumber daya manusia (SDM), dan teknologi dapat mendorong pembangunan perkotaan yang tangguh terhadap krisis lingkungan dan sosial, dengan studi kasus di Kota Padang dan wilayah Sumatera Barat. Penelitian ini menggunakan metode literature review dari lima jurnal ilmiah nasional dan terindeks, yang membahas aspek daya dukung lahan, pemberdayaan masyarakat, pemanfaatan ruang publik, pendekatan psikososial, dan integrasi teknologi informasi geospasial. Hasil kajian menunjukkan bahwa pengelolaan SDA yang berbasis daya dukung lingkungan, penguatan kapasitas SDM secara sosial dan psikologis, serta pemanfaatan teknologi seperti SIG secara kolaboratif dapat menciptakan sistem kota yang adaptif dan inklusif. Sinergi ketiga pilar ini terbukti menjadi fondasi penting dalam mewujudkan kota masa depan yang resilien. Kajian ini merekomendasikan perumusan kebijakan perkotaan yang integratif dan partisipatif, dengan pelibatan multiaktor sebagai strategi utama dalam perencanaan pembangunan berkelanjutan di daerah rawan bencana seperti Kota Padang.
Etika Lingkungan Dalam Pembangunan Dewi Rahnadani Siregar; Aulia Ryza Aqilla; Nurhasan Syah; Heldi; Indra Catri
Gudang Jurnal Multidisiplin Ilmu Vol. 2 No. 6 (2024): GJMI - JUNI
Publisher : PT. Gudang Pustaka Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/gjmi.v2i6.626

Abstract

Etika lingkungan memainkan peran penting dalam pembangunan berkelanjutan, mengarahkan kebijakan dan praktik yang menyeimbangkan kebutuhan ekonomi, sosial, dan ekologis. Artikel ini mengkaji prinsip-prinsip etika lingkungan dalam konteks pembangunan berkelanjutan, menganalisis tantangan dalam penerapannya, dan mengevaluasi metode penelitian yang digunakan untuk mengkaji etika lingkungan. Dengan fokus pada kasus-kasus di sektor energi, konservasi, dan perkotaan, artikel ini memberikan wawasan tentang bagaimana etika lingkungan dapat mendukung tujuan pembangunan berkelanjutan. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Hasil penelitian ini adalah untuk mencapai pemabngunan berkelanjutan, penting untuk mengintegrasikan prinsip-prinsip etika lingkungan dalan semua aspek perencanaan dan implementasi yang konsisten terhadap prinsipnya. Penelitian ini menunjukkan bahwa dengan mempertimbangkan keadilan antar generasi, tanggung jawab lingkungan, dan keberlanjutan, kita dapat mengembangkan solusi yang lebih adil dan efektif bagi lingkungan dan masyarakat.  
Comparison of Mangrove and Coastal Ecosystem Management Strategies between Padang City (Indonesia) and Port Dickson (Malaysia) to Support Coastal Resilience Fardilla, Midratul; Salsabila, Ilham; Aswin, Zeus Marullah; Fadila; Akbarullah; Kamal, Eni; Dewata, Indang; Syah, Nurhasan; Fatimah, Siti; Barlin, Eri; Heldi; Umar, Iswandi
Maritime Park: Journal of Maritime Technology and Society Volume 5, Issue 1, 2026
Publisher : Department of Ocean Engineering, Faculty of Engineering, Hasanuddin University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62012/mp.vi.48838

Abstract

Mangrove and coastal ecosystems play a critical role in enhancing coastal resilience; however, their effectiveness strongly depends on governance arrangements and management strategies. This study applies a qualitative comparative case study approach integrating a Systematic Literature Review (SLR) and field observations to compare mangrove and coastal ecosystem management strategies in Padang City (Indonesia) and Port Dickson (Malaysia). A structured comparative framework was used to assess biophysical conditions, governance structures, monitoring capacity, community participation, and contributions to ecological, institutional, and social resilience. The results indicate that Padang City possesses larger mangrove extent and higher species diversity, supporting stronger ecological and social resilience, but is constrained by fragmented governance and weak enforcement. Port Dickson exhibits smaller and fragmented mangrove areas with clearer institutional authority and periodic monitoring, yet limited social–ecological integration. The findings highlight that effective coastal resilience requires integrating strong regulatory frameworks, community engagement, and consistent long-term monitoring.