Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

The Impact of Divorce on The Social Development of Children 5-6 Years Old: Peter L. Berger's Social Construction Perspective Karomah, Rosi Tunas; Prasetyo, Andri; Juleha, Siti
THUFULA Vol 11, No 1 (2023): ThufuLA: Jurnal Inovasi Pendidikan Guru Raudhatul Athfal
Publisher : PIAUD Universitas Islam Negeri Sunan Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/thufula.v11i1.20514

Abstract

Social emotional development of children needs to be given strong support from the family. The condition of an incomplete family will cause differences in aspects of development, one of which is social-emotional in children. The purpose of this paper is to ascertain how children's social development is affected by single parents.The purpose of this paper is to ascertain how children's social development is affected by single parents. Descriptive qualitative method was used. Single parents whose children attend Kindergarten Mentari Ambarawain  become research participants. Data collection techniques include interviews, observation, and documentation. The findings of this study have a number of implications for early childhood social and emotional development. Children suffer from low self-esteem, uncontrolled emotions, inability to obey rules, bad behavior, and difficulty adjusting to their environment as a result. The relationship between a single parent and a child will greatly influence the social emotional attitude of the child.
Kesenjangan Pembangunan Wilayah Di Indonesia: Perspektif Circular And Cumulative Causation Dan Uneven Development Andri Prasetyo; Lutfi Sultan Jauhary Lito; Bhimo Rizky Samudro; Yogi Pasca Pratama; Muhammad Bagus Sistriatmaja
EKOMA : Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi Vol. 5 No. 1: November 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/ekoma.v5i1.12898

Abstract

Kesenjangan pembangunan regional di Indonesia merupakan tantangan struktural yang persisten, ditandai dengan konsentrasi ekonomi yang signifikan di wilayah barat. Studi ini menganalisis kesenjangan pembangunan di tiga wilayah utama Indonesia—Indonesia Bagian Barat, Tengah, dan Timur—melalui sudut pandang Teori Sebab-akibat Sirkular dan Kumulatif (KPK) serta Pembangunan yang Tidak Merata. Dengan menggunakan data sekunder dari Badan Pusat Statistik (BPS) periode 2018-2023, penelitian ini menggunakan metode deskriptif-kualitatif dan analisis Indeks Williamson untuk mengukur kesenjangan regional. Temuan penelitian menunjukkan bahwa Indonesia Bagian Barat berkontribusi 58,2% terhadap PDB nasional, sementara Indonesia Bagian Timur hanya berkontribusi 8,4%, dengan kesenjangan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) mencapai 11,13 poin. Mekanisme KKP menunjukkan bagaimana keunggulan kumulatif dalam infrastruktur, sumber daya manusia, dan investasi menciptakan siklus pertumbuhan yang saling memperkuat di wilayah maju, sementara melestarikan spiral keterbelakangan di wilayah tertinggal. Prinsip Pembangunan yang Tidak Merata menjelaskan bahwa struktur inheren kapitalisme, pembagian kerja internasional, dan distribusi sumber daya yang tidak merata secara teratur menghasilkan ketimpangan regional yang persisten. Studi ini memberikan wawasan teoritis untuk memahami dinamika ekonomi spasial Indonesia dan memberikan rekomendasi kebijakan untuk strategi pembangunan yang lebih adil dan berkelanjutan.