Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

THE “SEDEKAH BUMI” LOCAL WISDOM APPROACH TO HELPING ELEMENTARY SCHOOL STUDENTS UNDERSTAND CLIMATE CHANGE ISSUES Alfian Firdaus S; Ari Metalin Ika Puspita; Ganes Gunansyah
Jurnal Konseling Pendidikan Islam Vol. 7 No. 2 (2026): Jurnal Konseling Pendidikan Islam
Publisher : LP2M IAI Al-Khairat Pamekasan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32806/jkpi.v7i2.1452

Abstract

Climate change has become an urgent global issue, while elementary school students’ understanding and actions regarding this issue remain limited. Learning in schools tends to be theoretical and has not yet integrated contextual local values. This study aims to develop a learning design based on the local wisdom of Sedekah Bumi to enhance students’ understanding of climate change and to foster environmental care character. The study employed a descriptive qualitative approach using a design research model, involving 20 fifth-grade students at SD Negeri Gedongboyountung. Data were collected through observations, interviews, and documentation, and analyzed through data reduction, data display, and conclusion drawing. The results indicate that integrating Sedekah Bumi values improves students’ conceptual understanding of climate change and promotes attitudes of mutual cooperation, responsibility, and environmental awareness. The learning process becomes more contextual, meaningful, and enjoyable. The findings support the integration of local wisdom into environmental education curricula to create sustainable learning that is relevant to the Indonesian cultural context.
CACAHSEWU: Exploration of Batik Obor Sewu as an Ethnomathematics Learning Media for Whole Numbers Material in Grade IV Elementary School Siska Aprilia; Ari Metalin Ika Puspita; Nadi Suprapto
Journal of Innovation and Research in Primary Education Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : Papanda Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56916/jirpe.v5i1.3002

Abstract

This research aims to explore mathematical concepts in Batik Obor Sewu of the Samin community in Bojonegoro and implement them in teaching addition and subtraction operations of whole numbers in grade IV at SD Negeri Mayangkawis II. This study employs a qualitative approach with ethnographic methods for cultural exploration, followed by implementation of the CACAHSEWU worksheet based on ethnomathematics. Data collection was conducted through interviews with community leaders (Samin descendants) and batik artisans from the Samin community, learning observations, documentation, and analysis of student work. The results show that Batik Obor Sewu contains mathematical concepts such as repeating patterns, numbers, arithmetic operations, measurement, and economic transactions that can be integrated into elementary school mathematics learning. Implementation of the CACAHSEWU worksheet with 11 students showed positive results, where the average student mastery in addition problems reached 76.4% and subtraction 50.9%, with an overall average of 63.6% in the good category. The 25.5% difference between addition and subtraction abilities indicates that subtraction operations with borrowing techniques remain a major challenge for grade IV students. From the motivation aspect, 81.8% of students stated they were more interested in learning mathematics with local cultural contexts, and 63.6% became more aware of the importance of preserving local culture. Error analysis revealed that 72.7% of students experienced difficulties in the borrowing process, and 81.8% struggled with consecutive borrowing. Ethnomathematics learning based on Batik Obor Sewu proved effective in increasing student motivation and conceptual understanding, but needs to be combined with adequate procedural practice, especially for subtraction operations. This research makes an important contribution to Indonesian ethnomathematics literature by demonstrating that local wisdom can be an effective bridge between formal mathematics and students' real-life contexts, while preserving cultural heritage for the younger generation.
Mengoptimalkan Peran Pendidikan Dalam Mengatasi Problematik Kehidupan Berbangsa dan Bernegara Anisa Dwi Rahmadhani; Salsa Cintiya Putri Utami; Evi Trinur Aisyah; Evie Dwi Ervanti; Ari Metalin Ika Puspita
Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia (JPPI) Vol. 1 No. 4 (2024): Juli
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jppi.v1i4.1326

Abstract

Pendidikan memiliki peran penting dalam mengatasi problematika kehidupan bangsa dan negara dengan, adanya pendidikan perolehan individu dapat memiliki pengetahuan keterampilan serta nilai-nilai yang diperlukan untuk menjadi warga negara yang berperan aktif dalam tanggung jawab sebagai warga. Individu juga memiliki nilai ideologi dan dasar Negara yang menjadi landasan kehidupan untuk berbangsa dan bernegara seperti mengajarkannya kita tentang Pancasila dan undang-undang dasar 1945. Dalam Artikel ini kami sebagai penulis menggunakan metode kualitatif, dengan pengambilan penelitian deskriftif. Data yang kami gunakan berasal dari data wawancara kepada beberapa responde serta mengambil beberapa hasil dari referensi buku yang telah dibaca. Menurut para responden, dengan adanya Pendidikan sangat penting dan berpengaruh, karena dengan kita memiliki pola pikir Pendidikan, otomatis cara berpikir dan sudut pandang kita ikut berubah, berdasarkan perspektif orang berpendidikan yang sekiranya pantas untuk diucapkan atau dilakukan serta menjaga etika dalam kehidupan bermasyarakat. Dengan meningkatkan kesadaran budaya, penghargaan terhadap hak asasi manusia, dan kesadaran lingkungan, pendidikan dapat membantu mengatasi masalah-masalah sosial. Program pemerintah seperti program Indonesia Pintar (PIP) bertujuan untuk memberikan bantuan keuangan kepada siswa yang kurang mampu, memberikan kesempatan yang sama untuk mendapatkan pendidikan yang berkualitas. Upaya tersebut dapat meningkatkan perekonomian dan sumber daya manusia, sehingga menghasilkan individu yang cerdas, berdaya saing, dan berkarakter.  
ISU ISU KETIDAKSETARAAN PENDIDIKAN DI INDONESIA:  STRATEGI PEMERINTAHAN DALAM MENGATASI KETIDAKSETARAAN TERHADAP PENDIDIKAN DI INDONESIA" Ziadatul Nur Lailiyah; Ari Metalin Ika Puspita; Nur Fariha Ulfiati; Muhammad Falah Avicena Alamsyah; Shelly Avrista
Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia (JPPI) Vol. 1 No. 4 (2024): Juli
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jppi.v1i4.1348

Abstract

Artikel ini membahas mengenai pentingnya pemerintahan dalam mengatasi ketidaksetaraan aksesibilitas pendidikan. Pendidikan merupakan suatu proses yang paling berharga demi mewujudkan cita-cita suatu bangsa, tak terkecuali bangsa Indonesia. Dengan pendidikan akan membentuk peradaban bagi manusia. Selain itu, dengan Pendidikan harapannya masyarakat akan hidup sejahtera dan dapat mengatasi masalah kemiskinan. Tetapi, pemerataan akses Pendidikan, sampai saat ini masih mengalami permasalahan. Penyebab ketimpangan tersebut diantaranya adalah faktor kondisi geografis, lingkungan keluarga, dan sosial ekonomi masyarakat. Penulis melakukan analisis terhadap permasalah tersebut menggunakan metode kajian literatur. Berangkat dari landasan hukum yang mengatur mengenai hak akses pendidikan, kemudian dikaji menggunakan analisis dari perspektif pendidikan multikultural. Pentingnya pendidikan multikultural, berperan mengurai isu sosial yang dapat menyebabkan kesenjangan atau diskriminasi pada kelompok masyarakat. Hasil dari kajian literatur ini, mengungkap peran pentingnya pendidikan multikultural dapat membantu dalam desain kebijakan dan praktik implementasi kebijakan hak akses pendidikan di Indonesia.
MOTIVASI MENENTUKAN DAN MERAIH CITA-CITA BAGI REMAJA UNTUK MASA DEPAN BANGSA Aldiva Luckytasari; Serlianti Putri Asyaroh; Arina Candra Febriyanti; Annisatun Nur Farida; Ari Metalin Ika Puspita
Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia (JPPI) Vol. 1 No. 4 (2024): Juli
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jppi.v1i4.1354

Abstract

Pada masa sekarang ini pendidikan merupakan suatu kebutuhan primer, pendidikan memegang peranan penting Pada saat orang-orang berlomba untuk mengenyam pendidikan setinggi mungkin, tetapi disisi lain ada sebagian masyarakat yang tidak dapat mengenyam pendidikan secara layak, baik dari tingkat dasar maupun sampai ke jenjang yang lebih tinggi. Selain itu ada juga anggota masyarakat yang sudah dapat mengenyam pendidikan dasar namun pada akhirnya putus sekolah juga. Di dusun Ngaglik, RT 02 RW 04 cukup banyak remaja yang tidak melanjutkan pendidikan yang lebih tinggi, remaja- remaja tersebut memilih untuk menikah muda, bekerja seadanya atau merantau untuk mencari pekerjaan. Para remaja belum memiliki cita-cita yang tinggi untuk masa depan mereka. Beberapa remaja bahkan tidak berani menentukan cita-citanya sendiri. Hal ini terjadi karena kurangnya pengetahuan remaja mengenai pendidikan yang lebih tinggi serta kurangnya motivasi dari lingkungan. Tujuan dari program ini adalah memberikan motivasi kepada remaja agar lebih bersemangat untuk meraih masa depan yang menjanjikan. Sebelum program ini dilakukan, pendataan dan pengundangan dilakukan terlebih dahulu. Program ini dilakukan satu kali pertemuan selama lima jam, dengan rincian kegiatan meliputi pemberian materi, diskusi dan tanya jawab. Hasil yang dicapai dalam program ini adalah para remaja tidak takut lagi untuk memiliki cita-cita tinggi dan bersedia berusaha untuk meraihnya.
MENELUSURI AKAR KEMISKINAN DI INDONESIA: STRATEGI DAN HARAPAN UNTUK MASA DEPAN Anis Nurrahmah; Rindy Septia Ningsih; Najwa Dafa A; Ditya Elsabela P; Ari Metalin Ika Puspita
Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia (JPPI) Vol. 1 No. 4 (2024): Juli
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jppi.v1i4.1357

Abstract

Kemiskinan merupakan tantangan serius yang dihadapi oleh masyarakat di seluruh dunia. Artikel ini menyelidiki penyebab-penyebab utama kemiskinan, dampaknya yang meluas, dan upaya-upaya yang telah dilakukan untuk mengatasinya. Dengan menganalisis faktor-faktor seperti akses terbatas terhadap pendidikan, kesenjangan ekonomi, dan ketidakstabilan ekonomi, kita dapat memahami kompleksitas kemiskinan. Selain itu, artikel ini juga menyoroti upaya-upaya seperti pendidikan universal, pembangunan ekonomi lokal, dan pemberdayaan masyarakat sebagai langkah-langkah yang dapat diambil untuk mengurangi kemiskinan secara signifikan. Dengan pendekatan holistik dan kerja sama lintas sektor, kita dapat berharap untuk menciptakan masyarakat yang lebih adil dan inklusif di masa depan.
DESIGNING CULTURALLY INTEGRATED PROJECT-BASED LEARNING TO ENHANCE FINANCIAL LITERACY: A STUDY OF THE JIMPITAN TRADITION IN INDONESIAN ELEMENTARY SCHOOLS Ita Kurniawati; Fiena Saadatul Ummah; Ari Metalin Ika Puspita
SOSIOEDUKASI Vol 14 No 4 (2025): SOSIOEDUKASI : JURNAL ILMIAH ILMU PENDIDIKAN DAN SOSIAL
Publisher : Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Universaitas PGRI Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36526/sosioedukasi.v14i4.6746

Abstract

Financial literacy is a crucial 21st-century competency that must be developed from an early age to prepare students for real-world financial decision-making. However, learning in many Indonesian elementary schools remains conventional and has not yet integrated meaningful, contextual, and culturally relevant learning experiences. This study aims to design and analyze project-based learning (PjBL) activities integrated with the local Jimpitan tradition to enhance fifth-grade students’ financial literacy at SDN 2 Kloposepuluh, Sukodono District. Using a design-research approach with a qualitative descriptive method, data were collected through observations, interviews, and document analysis involving students, teachers, and school leaders. The learning design guided students to engage in projects related to the Jimpitan practice, including reporting on fundraising processes, management mechanisms, and their financial implications. The findings show that culturally contextualized PjBL activities effectively improved students’ financial literacy, particularly in understanding needs versus wants, money management, and simple economic concepts. Students also demonstrated increased engagement, creativity, and collaboration compared to conventional learning. Challenges such as limited time and resources indicate the need for stronger collaboration between schools, teachers, and researchers. This study contributes to the development of innovative, practical learning models that integrate local cultural wisdom into elementary economics education.
Co-Authors Acni Keryna Purnomo Adila Firyal Puspaningtyas Aldiva Luckytasari Alfian Firdaus S Alifia Adellia Putri Ananda Aisyah Rachmawati Anis Nurrahmah Anisa Dwi Rahmadhani Annisatun Nur Farida Ardiana Bulan Ramadhani Arina Candra Febriyanti Artya Putri Susetya Atika Mujahidah Azizah Rahma Vadila Bintang Purnama Putra Delia Indrawati Deyah Nur Alfi Lutfiani Diki Darmawan Dimas Rizki Maulanasyah Dinar Rossyalia Alfianto Dini Putri Isnaeni Ditya Elsabela P Eliya Uslifatul Janah Elok Lintang Langit Timur Evi Trinur Aisyah Evie Dwi Ervanti Febrina Satira Putri Feby Eka Lsitiani Fibri Nur Halizah Fiena Saadatul Ummah Fitri Hidayah Ganes Gunansyah Hellya Untari Ida Sanjaya Sanjaya Ita Kurniawati Kenyo Wangsa Euanggelion La Raessa Revita Salma Laily Mahmudah Liga Puspita Sari Malista Sint Oida Bani Marsa Safinah Artanti Maurilla Shafaa Anggraini Meilina Ayu Kristina Meychel Salsabila Milla Uzlifatul Janah Muhammad Falah Avicena Alamsyah Muna Rahmatin Muslikhatus Sa’diah Nadhifa Ardiana Maharani Nadi Suprapto Najwa Dafa A Nasution, Nasution Neni Mariana Novela Serly Aulia Nur Bahja Nur Fariha Ulfiati Pranata Dewi Ratna Swari Raden Roro Nanik Setyowati Rahma Dwi Apriliani Rahma Noor Afifah Rengga Aprilia Revalya Putri Wirantono Rifa Nur Syaida Rindy Septia Ningsih Rini Susdamayanti Salsa Cintiya Putri Utami Salsabila Dwi Cahyaningrum Saniyah Rizky Amalia Satria Al Fauzi Ramadhan Serlianti Putri Asyaroh Shelly Avrista Siska Aprilia Stefanie Marla Laudia Syahnaz Apriliyana Putri Salsabila Titik Mulyaningsih Tri Lailatul Q Ulinnuha Purwanin Tyas Wakhdah Alisa Berliana Putri Wiratama Anggi Saputri Ziadatul Nur Lailiyah