Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

TINGKAT PENGETAHUAN IBU TENTANG PEMBERIAN ASI EKSLUSIF DI PUSKESMAS WATES KABUPATEN KULON PROGO YOGYAKARTA Adhisty, Yulia
Jurnal Ilmu Kesehatan Mulia Madani Yogyakarta Vol. 5 No. 2 (2024): JIK MMY : JURNAL ILMU KESEHATAN MULIA MADANI YOGYAKARTA
Publisher : Akademi Kebidanan Mulia Madani Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Background: Efforts to improve the quality of human resources are by giving exclusive breastfeeding to new babies during the first six months of their life, without providing additional food except drugs and vitamins. Babies are not given additional fluids or complementary foods (Zuhroh, 2022). Objective: To find out the level of knowledge of mothers about exclusive breastfeeding at the Wates Health Center, Kulon Progo Regency based on knowledge, age, education, experience, and occupation. Research Method: This type of study uses a Cross Sectional quantitative approach, the population of all mothers who have babies aged 0-6 months at the Wates Health Center, Kulon Progo Regency during April 2024-May 2024 with a total of 136 maternal respondents. The sample method was an accidental sampling method of 32 respondents. The analysis uses Unvariate Analysis with a percentage formula. Results: The results of the research from 32 respondents (100%) showed that most of them were well knowledgeable, as many as 30 respondents (93.75%), and 2 respondents (6.25%) were sufficiently knowledgeable. The majority of mothers aged 20-35 years were 24 respondents (75%), most of the mothers had high school/equivalent education as many as 23 respondents (71.9%) and 8 respondents (25%). The majority of mothers experienced giving birth to multiple para as many as 17 respondents (53.1%) and the majority of working mothers as many as 18 respondents (56.2%). Conclusion: The level of knowledge of mothers about exclusive breastfeeding at the Wates Health Center, Kulon Progo Regency, the majority of them were well knowledged, as many as 30 respondents (93.75%), enough as many as 2 respondents (6.25%). The majority of mothers aged 20-35 years were 24 respondents (75%), 23 respondents (71.9%) had high school education, and 17 respondents (53.1%) had experience in giving birth to multiple women. The majority of working mothers were 18 respondents (56.2%).
The LEVEL ANXIETTY OF PREGNANT WOMEN IN THE 3rd TRIMESTERS IN FACING CHILDBIRTH: TINGKAT KECEMASAN IBU HAMIL TRIMESTER III DALAM MENGHADAPI PERSALINAN DI PUSKESMAS SEWON I BANTUL YOGYAKARTA Adhisty, Yulia; Pratiwi, Fika; Ati, Denta Astra Laras
WELL BEING Vol 9 No 2 (2024): Well Being
Publisher : LPPM STIKes Bahrul Ulum Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51898/wb.v9i2.302

Abstract

Data World Health Organization (WHO) menunjukkan sekitar 8-10% mengalami kecemasan selama kehamilan dan meningkat menjadi 13% ketika menjelang persalinan. Kekhawatiran dan kecemasan pada ibu hamil trimester III dapat mempengaruhi persalinan yang akan dihadapinya. Kecemasan pada ibu hamil sangat berpotensi menimbulkan depresi pada ibu hamil. Kondisi ini tentu juga tidak baik untuk janin yang dikandungnya. Diketahui tingkat kecemasan ibu hamil trimester III dalam menghadapi persalinan di Puskesmas Sewon I Bantul. Jenis penelitian deskriptif kuantitatif dengan pendekatan satu variabel. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu hamil trimester III yang melakukan kunjungan di Puskesmas Sewon I selama bulan Februari. Metode sampel yang digunakan accidental sampling sebanyak 35 responden. Sebagian besar responden tidak merasakan cemas yaitu sebanyak 20 responden (57,1%). Sebanyak 8 responden (22,9%) memiliki kecemasan sedang. Responden yang memiliki kecemasan ringan sebanyak 4 responden (11,4%) dan yang memiliki kecemasan berat sebanyak 3 responden (8,6%). Tidak ada responden (00,0%) yang memiliki tingkat rasa panik dalam menghadapi persalinan
PENYULUHAN NUTRISI SEIMBANG BAGI IBU HAMIL RISIKO TINGGI Adhisty, Yulia
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Mulia Madani Yogyakarta Vol. 3 No. 1 (2025): DIMASLIA JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT MULIA MADANI YOGYAKARTA
Publisher : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Mulia Madani Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK : Asupan gizi yang adekuat pada ibu hamil merupakan faktor penting untuk menjamin terpenuhinya kebutuhan gizi ibu pada saat hamil. Jika kebutuhan gizi ibu baik dari segi jumlah dan kualitas tidak terpenuhi maka kenaikan berat badan ibu dan janin akan susah bertambah. Kondisi tersebut dapat meningkatkan risiko kesehatan bagi ibu dan bayi yang kan dilahirkan. Ibu hamil dengan status gizi dan kesehatan yang kurang baik berisiko melahirkan bayi premature, berat badan lahir rendah dan meningkatkan risiko kesakitan dan kematian bagi ibu dan bayinya. (Kemenkes RI, 2023). Saat ibu hamil kekurangan zat gizi, anak yang lahir pun akan lebih rentan terserang penyakit. Beberapa jenis penyakit yang sering menyerang pada anak dengan kondisi ini adalah osteoporosis, penyakit jantung, masalah mental, organ tubuh kurang berfungsi hingga gagal ginjal kronis. Disamping masalah kekurangan asupan gizi, calon ibu juga sebaiknya memantau kenaikan berat badan yang terjadi. Meski hal ini cukup normal selama hamil, namun patut diwaspadai jika berat badan bertambah dalam angka yang besar dan drastis. Sebaliknya, selain mencegah bobot berlebih, sebaiknya berat badan saat akan atau selama hamil pun tidak terlalu rendah (Hasanah, 2012). Kelurahan Argomulyo telah dipilih sebagai lokasi untuk dilaksanakan kegiatan penyuluhan kepada ibu hamil dan merupakan wilayah terdekat dengan kampus. Adapun tujuan dilakukan kegiatan pengabdian pada masyarakat di wilayah ini adalah untuk memberikan informasi dan edukasi bagi ibu hamil khususnya tentang asupan gizi seimbang dan nutrisi yang menunjang kesehatan selama masa kehamilan. Implementasi dari keilmuan yang dimiliki oleh dosen diaplikasikan ke masyarakat melalui kegiatan ini serta pelaksanaanya dibantu oleh mahasiswa Prodi DIII Kebidanan Universitas Islam Mulia Yogyakarta.
KARAKTERISTIK IBU BERSALIN DENGAN PERSALINAN MARYAM DI KLINIK PRATAMA RUMAH SEHAT ALISA BANTUL YOGYAKARTA TAHUN 2022-2023 Ariningtyas, Nurul; Adhisty, Yulia
Jurnal Ilmu Kesehatan Mulia Madani Yogyakarta Vol. 6 No. 1 (2025): JIK MMY : JURNAL ILMU KESEHATAN MULIA MADANI YOGYAKARTA
Publisher : Akademi Kebidanan Mulia Madani Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

KARAKTERISTIK IBU BERSALIN DENGAN PERSALINAN MARYAM DI KLINIK PRATAMA RUMAH SEHAT ALISA BANTUL YOGYAKARTA TAHUN 2022-2023   Nurul Ariningtyas, Yulia Adhisty, Izzah Fikri Nur Jannah Program Studi D3 Kebidanan Universitas Islam Mulia Yogyakarta nurul.ariningtyas@uim-yogya.ac.id ABSTRAK   Latar Belakang: Angka Kematian Ibu (AKI) di seluruh dunia menurut World Health Organization (WHO) tahun 2023 adalah sebesar 295.000 kematian dengan penyebab kematian ibu adalah tekanan darah tinggi selama kehamilan (pre- eklampsia dan ivebagianiv), pendarahan, infeksi postpartum, dan aborsi yang tidak aman. Bidan memainkan peran penting dalam mengelola posisi ibu selama tahap kedua persalinan. Teknik Maryam memposisikan ibu melahirkan dengan bersandar pada sesuatu yang kokoh dengan posisi setengah jongkok, selain itu kaki dan paha yang terbuka lebar akan membantu melebarkan tulang panggul hingga melebarkan jalan lahir. Tujuan Penelitian: Untuk mengetahui karakteristik ibu bersalin dengan metode Maryam di Klinik Pratama Rumah Sehat Alisha, Teruman, Bantul, Yogyakarta. Metode Penelitian: Jenis penelitian deskriptif kuantitatif dengan pendekatan satu variabel. Populasi pada penelitian ini yaitu ibu bersalin di klinik Rumah Sehat Alisa yang bersalin menggunakan metode Maryam periode Januari 2022 – Desember 2023 populasi 85 ibu bersalin. Metode sampel yang digunakan total sampling sebanyak 85 responden. Hasil Penelitian: Karakteristik responden pada penelitian ini berdasarkan umur sebagian besar berumur 21-35 tahun sebanyak 72 responden (85%), paling banyak ibu bersalin melahirkan lebih dari satu kali sebanyak 54 responden (64%), semua responden bekerja sebanyak 49 responden (57%).   Kata kunci: Karakteristik, Persalinan, Metode Maryam.   CHARACTERISTICS OF MOTHER'S BIRTHING USING THE MARYAM METHOD AT THE ALISA PRIMARY HEALTH CARE BANTUL YOGYAKARTA YEARS 2022-2023   Nurul Ariningtyas, Yulia Adhisty, Izzah Fikri Nur Jannah Third Diploma Midwifery Study Program, Mulia Islamic University of Yogyakarta   ABSTRACT   Background:  The maternal mortality rate (MMR) worldwide according to the World Health Organization (WHO) in 2020 is 295,000 deaths with the causes of maternal death being high blood pressure during pregnancy (pre-eclampsia and some), bleeding, postpartum infections, and abortion. which is unsafe. Midwives play an important role in managing the mother's position during the second stage of labor. Maryam's technique positions the birthing mother by leaning on something sturdy in a half-squatting position, apart from that, wide open legs and thighs will help widen the pelvic bones and widen the birth canal. Objectives: To determine the characteristics of mothers giving birth using the Maryam method at the Alisha Primary Health Care, Bantul, Yogyakarta. Methods: Types of research quantitative descriptive with a one variable approach. The population in this study was mothers giving birth at the Alisha Primary Health Care, Bantul, Yogyakarta who gave birth using the Maryam method for the period January 2022 – December 2023. A population of 85 mothers gave birth. The sample method used was a total sampling of 85 respondents. Results: The characteristics of the respondents in this study based on age were mostly 21-35 years old, 72 respondents (85%), most mothers gave birth more than once, 54 respondents (64%), all respondents worked, 49 respondents (57%).   Keywords: Characteristics, Labor, Maryam Methode.
ASUHAN KEBIDANAN BERKELANJUTAN PADA NY.D DENGAN SENAM KEGEL UNTUK PERCEPATAN PENYEMBUHAN LUKA PERINEUM DI PMB WIDYA PURI HANDAYANI SLEMAN Adhisty, Yulia
Jurnal Ilmu Kesehatan Mulia Madani Yogyakarta Vol. 6 No. 1 (2025): JIK MMY : JURNAL ILMU KESEHATAN MULIA MADANI YOGYAKARTA
Publisher : Akademi Kebidanan Mulia Madani Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang : Melakukan senam kegel pada ibu nifas dilakukan untuk percepatan penyembuhan luka perineum ibu nifas. Senam kegel dapat mempercepat pemulihan vagina sesudah episiotomi (gunting vagina ketika melahirkan). pasalnya, senam kegel dapat meningkatkan sirkulasi darah yang fasih ke lokasi vagina. darah yang berisi oksigen dan sekian banyak nutrisi sangat dibutuhkan untuk meregenerasi pelbagai sel dan jaringan vagina yang merasakan kerusakan dampak episiotomi. Pelaksanaan Asuhan : Pelayanan asuhan kebidaan berkelanjutan dilakukan pada Ny. D dari masa hamil Trimester III, bersalin, nifas, neonatus sampai KB yang dilaksanankan secara berkesinambungan dimulai dari pengambilan data subjektif data objektif dan penatalaksanaan asuhan. Asuhan dilaksanakan di PMB Widya Puri Handayani Sleman dan rumah Ny. D. Fokus asuhan pada nifas dengan kunjungan pertama penjelasan dan tindakan cara melakukan senam kegel. Ibu bersedia untuk dilakukan asuhan. Evaluasi : Setelah dilakukan asuhan senam kegel pada ibu nifas selama 4 hari, luka perineum pada Ny. D sudah kering, jahitan sudah tertutup sempurna, tidak ada tanda-tanda infeksi (kalor, tumor, rubor, dolor), tidak ada oedema. Kesimpulan dan Saran : Asuhan yang diberikan pada Ny. D selama masa hamil Trimester III, bersalin, neonatus sampai KB tidak ditemukan adanya masalah atau komplikasi. Melakukan senam kegel pada ibu nifas sangat efektif untuk percepatan penyembuhan luka perineum selama 4 hari
PROMOSI PREVENTIF SADARI ( PERIKSA PAYUDARA SENDIRI) SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN KANKER PAYUDARA Adhisty, Yulia
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Mulia Madani Yogyakarta Vol. 2 No. 1 (2024): DIMASLIA JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT MULIA MADANI YOGYAKARTA
Publisher : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Mulia Madani Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

INTISARI Latar Belakang: Kanker payudara merupakan jenis kanker dengan jumlah kasus kematian tertinggi di Indonesia. Tingginya prevalensi kanker payudara di Indonesia tentunya perlu pencegahan dengan melakukan upaya deteksi dini dengan SADARI. Kanker payudara bila terdeteksi sejak awal, penyembuhan yang dilakukan akan lebih mudah dan kemungkinan untuk sembuh juga lebih besar. SADARI (Pemeriksaan Payudara Sendiri) dianjurkan pada wanita, terutama pada wanita dengan usia mulai dari 20 tahun. Karena wanita dengan usia subur 20-45 tahun sangat berisiko terkena penyakit kanker payudara, sehingga wanita harus selalu sadar akan kesehatan payudaranya yaitu dengan cara rutin memeriksa payudaranya sebagai upaya awal pencegahan penyakit kanker payudara. Tujuan : memberikan penyuluhan tentang SADARI sebagai Upaya pencegahan kanker payudara Metode : kegiatan dilakukan dengan metode ceramah menggunakan media power point dan demontrasi tentang SADARI Hasil : Kegiatan pengabdian masyarakat ini kami memaparkan suatu bentuk deteksi melalui penyuluhan promotive preventif SADARI (Periksa Payudara Sendiri) dengan metode roleplay terhadap deteksi dini kanker payudara pada wanita usai subur di dusun kaliberot Sedayu. Pembelajaran ini ditujukan kepada ibu Posyandu, karena ibu Posyandu tergolong kepada wanita usia subur yang berpotensi mengalami kanker payudara lebih tinggi. Kata kunci : kanker payudara, SADARI ABSTRACK Background: Breast cancer is the type of cancer with the highest number of deaths in Indonesia. The high prevalence of breast cancer in Indonesia certainly needs to be prevented by making early detection efforts with SADARI. When breast cancer is detected early, healing will be easier and the chances of a cure are also greater. SADARI (Breast Self Examination) is recommended in women, especially in women with ages ranging from 20 years. Because women with a childbearing age of 20-45 years are very at risk of developing breast cancer, so women should always be aware of their breast health, namely by regularly checking their breasts as an initial effort to prevent breast cancer. Objective: to provide training on SADARI as an effort to prevent breast cancer Methods: the activities are carried out with the method of lectures using the media power point and demosntration about SADARI Results: This community service activity we present a form of detection through preventive promotive extension SADARI (Check Your Own Breast) with roleplay method to early detection of breast cancer in women after childbearing in Sedayu Caliber village. This lesson is addressed to Posyandu's mother, because Posyandu's mother is classified as a woman of childbearing age who has a higher potential for breast cancer Keyword : breast cancer, SADARI
PERSIAPAN PERSALINAN DENGAN PRENATAL YOGA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS BANGUNTAPAN 2 DESA SINGOSAREN III Pratiwi, Fika; Husna, Fauzul; adhisty, Yulia
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Mulia Madani Yogyakarta Vol. 4 No. 1 (2026): DIMASLIA JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT MULIA MADANI YOGYAKARTA
Publisher : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Mulia Madani Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Persalinan adalah proses alami yang dapat menimbulkan stres dan kecemasan bagi ibu hamil. Kecemasan dan stres dapat mempengaruhi proses persalinan dan kesehatan ibu serta bayi. Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), angka kematian ibu hamil di Indonesia masih tinggi, yaitu 305 per 100.000 kelahiran hidup (WHO, 2019). Salah satu faktor yang dapat mempengaruhi kesiapan ibu hamil dalam menghadapi persalinan adalah kecemasan dan stres. Prenatal yoga telah terbukti dapat mengurangi kecemasan dan stres pada ibu hamil. Namun, masih sedikit penelitian yang mengkaji efektivitas prenatal yoga dalam meningkatkan kesiapan ibu hamil dalam menghadapi persalinan. Rumusan Masalah Apakah prenatal yoga efektif dalam meningkatkan kesiapan ibu hamil dalam menghadapi persalinan. Tujuan nya adalah untuk mengetahui efektivitas prenatal yoga dalam meningkatkan kesiapan ibu hamil dalam menghadapi persalinan. Manfaatnya diharapkan dapat memberikan kontribusi pada peningkatan kualitas pelayanan kesehatan ibu hamil dan bayi, serta meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya persiapan persalinan