Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Inventarisasi jenis ikan di Sungai Lubok Desa Gumai Kecamatan Gelumbang Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan Junaidi, Endri; Patriono, Enggar; Hikmah, Nurul
Sriwijaya Bioscientia Vol 5 No 1 (2024)
Publisher : Biology Department, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Sriwijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24233/sribios.5.1.2024.453

Abstract

Sungai Lubok di Kabupaten Muara Enim umumnya dimanfaatkan masyarakat untuk menangkap ikan dan juga berbagai aktivitas rumah tangga. Pengaruh kegiatan manusia dan juga faktor alami dapat merubah kualitas dan kondisi perairan sungai yang kemudian akan berdampak pada kehidupan ikan. Keadaan ini menyebabkan perubahan keragaman spesies ikan yang terdapat pada komunitas ikan serta ekosistem di sungai dari waktu ke waktu. Penangkapan ikan yang dilakukan secara berlebihan mengakibatkan menurunnya kelimpahan dan keanekaragaman ikan. Berdasarkan permasalahan tersebut, maka diperlukan penelitian tentang inventarisasi jenis ikan. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui jenis-jenis ikan yang terdapat di Sungai Lubok, Desa Gumai, Kecamatan Gelumbang, Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan. Penelitian menggunakan metode survey dan observasi lapangan. Penentuan lokasi penelitian dengan menggunakan metode purposive sampling. Pengambilan sampel ikan dilakukan dengan metode secara langsung (sweaping). Data yang telah didapatkan, kemudian dianalisis secara deskriptif yang meliputi ciri-ciri dan morfologi ikan. Hasil penelitian yang telah dilakukan mengenai inventarisasi jenis-jenis ikan di Sungai Lubok didapatkan sebanyak 20 jenis ikan yang tergolong dalam 9 famili. Famili Cyprinidae merupakan jumlah jenis yang paling banyak ditangkap yaitu sebanyak 7 jenis ikan. Kesimpulan penelitian yaitu jenis-jenis ikan yang tertangkap dan teridentifikasi di Sungai Lubok didapatkan sebanyak 20 jenis ikan yang tergolong dalam 9 famili. Jenis ikan yang paling banyak ditangkap berasal dari famili Cyprinidae yaitu berjumlah 7 jenis ikan.
Keragaman larva ikan di Sungai Musi Kota Palembang Patriono, Enggar; Ridho, Mohammad Rasyid; Zharif, Zahfran
Sriwijaya Bioscientia Vol 6 No 1 (2025)
Publisher : Biology Department, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Sriwijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24233/sribios.6.1.2025.500

Abstract

Tempat-tempat yang kaya akan ikan air tawar mencakup sungai-sungai di pegunungan dan dataran rendah, rawa gambut, serta danau-danau. Keragaman ikan di suatu lokasi mencerminkan keberagaman sumber daya ikan di daerah itu. Keragaman ikan di suatu lokasi mencerminkan keberagaman sumber daya ikan di daerah itu. Semakin banyak spesies ikan dan variasi jumlah individu dari tiap spesies, maka semakin tinggi tingkat keragaman ikan dalam suatu ekosistem perairan, dan sebaliknya. Indeks keragaman ikan adalah nilai yang mencerminkan hubungan antara jumlah individu dalam berbagai spesies dalam komunitas sumber daya ikan. Keragaman jenis ikan dipengaruhi oleh faktor internal seperti pemangsaan dan kompetisi antar spesies, serta faktor eksternal yang meliputi tekanan eksploitasi, kerusakan lingkungan, dan pencemaran. Penelitian bertujuan untuk mengetahui keragaman larva ikan di Sungai Musi Kota Palembang. Penelitian survei dengan rancangan Cruise Track diterapkan dengan garis survei zigzag berdasar aliran air Sungai Musi. Perairan Sungai Musi di Kota Palembang memiliki keragaman ikan yang cukup tinggi.
Pola regenerasi alami (Fase Seedling dan Juvenile) Nypa fruticans Wurmb. pada gradien salinitas di ekosistem mangrove Banyuasin, Sumatera Selatan Indriani, Dwi Puspa; Enjelia, Defania Febri; Sarno; Marisa, Hanifa; Patriono, Enggar; Hardestyariki, Dwi; Setiawan, Doni
Sriwijaya Bioscientia Vol 6 No 2 (2025)
Publisher : Biology Department, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Sriwijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24233/sribios.6.2.2025.499

Abstract

Nypa fruticans Wurmb. merupakan spesies mangrove yang tumbuh dominan di kawasan Banyuasin dan berperan ekologis dan ekonomis dalam ekosistem mangrove. Salinitas merupakan faktor pembatas dalam distribusi dan regenerasi alami suatu spesies. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kerapatan, frekuensi, serta pola sebaran seedling dan juvenile N. fruticans pada gradien salinitas di Pulau Payung, Muara sungai Lalan dan Tanjung Buyut kabupaten Banyuasin. Data menunjukkan kerapatan tertinggi pada fase seedling (2976 indiv/ha) di Pulau Payung dengan porewater salinity terendah 4,8‰, sedangkan pada fase juvelile kerapatan tertinggi (373 indiv/ha) di Muara Sungai Lalan dengan porewater salinity sedang (7,3 ‰). Kerapatan terendah pada seedling (119 indv/ha) dan juvenile (27 indv/ha) ditemukan pada porewater salinity tertinggi di Tanjung Buyut (12,4‰). Frekuensi kehadiran seedling dan juvenile memiliki pola yang sama yaitu frekuensi tertinggi (57,1%) pada porewater salinity terendah 4,8‰ (Pulau Payung) dan frekeunsi terendah (6,7%) pada porewater salinity tertinggi 12,4 ‰ (Tanjung Buyut). Pola sebaran pada fase seedling berbentuk berkelompok ditemukan habitat dengan porewater salinity 4,8‰ dan 7,3‰, serta pola seragam pada habitat dengan porewater salinity 12,4 ‰. Sedangkan pada fase juvenil pola sebaran berkelompok hanya terdapat pada habitat dengan porewater salinity 17,3 ‰ dan pola seragam ditemukan pada habitat porewater salinity 4,8‰ dan 12,4 ‰ . Studi ini memperlihatkan bahwa pola regenerasi alami N. fruticans pada fase pertumbuhan yang berbeda memberikan respon yang berbeda terhadap gradien salinitas.
HUBUNGAN KELIMPAHAN FITOPLANKTON, KONSENTRASI KLOROFIL-a DAN KUALITAS PERAIRAN PESISIR SUNGSANG, SUMATERA SELATAN Ridho, Moh. Rasyid; Patriono, Enggar; Mulyani, Yenni Sri
Jurnal Ilmu dan Teknologi Kelautan Tropis Vol. 12 No. 1 (2020): Jurnal Ilmu dan Teknologi Kelautan Tropis
Publisher : Department of Marine Science and Technology, Faculty of Fisheries and Marine Science, IPB University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (610.381 KB) | DOI: 10.29244/jitkt.v12i1.25745

Abstract

Diversity and abundance of fish are rely on fitoplankton abundance as food, meanwhile abundance of phytoplankton is depend on waters quality. In order to understand relationship among those component, this study was carried out to analyzed correlation among phytoplankton abundance chlorophyll-a concentration and water quality. This study was conducted in the coastal waters of sungsang, Banyuasin Regency from July until August 2017. Sample collected using purposive sampling method. Results of the research showed that clarity around 6.3-45.5%, turbidity 2-4 NTU, temperature 29.6-30.8oC, pH 6.0-7.7, salinity 0-16 ppt, DO 5.33-6.50 mg/L, BOD 0.4-3.6 mg/L, ammonia 0.1-0.32 mg/L, phosphate 0.01-2.16 mg/L, nitrate 0.06-2.96 mg/L, chlorophyll-a 1,68-20,6 mg/m3. There was positive correlation among chlorophyll-a and phytoplankton, phosphate, nitrate, DO, BOD5 about 95.5%, 91%, 76.6%, 82.2%, -63%, respectively. The higher the concentration of phosphate and nitrate the higher the concentration of chlorophyll-a, and the higher the concentration of chlorophyll-a causes the higher the concentration of dissolved oxygen. The higher the BOD5 and ammonia, the lower the concentration of chlorophyll-a.