Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

RESILIENSI EMOSIONAL ANAK USIA DINI MELALUI MINDFULNESS BERBASIS RUTINITAS SEKOLAH: PERSPEKTIF GURU PAUD DI KOTA SEMARANG Ira Lestary; Lucia Rini Sugiarti; Erwin Erlangga
PAEDAGOGY : Jurnal Ilmu Pendidikan dan Psikologi Vol. 6 No. 3 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Peningkatan resiliensi emosional pada anak usia dini menjadi salah satu tantangan penting dalam pendidikan anak usia dini karena kemampuan ini berperan dalam membantu anak menghadapi berbagai tekanan dan perubahan lingkungan secara adaptif. Salah satu pendekatan yang dinilai efektif untuk mendukung perkembangan tersebut adalah penerapan praktik mindfulness yang terintegrasi dalam rutinitas sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pemahaman dan penerapan mindfulness berbasis rutinitas sekolah oleh guru PAUD di Kota Semarang dalam mendukung resiliensi emosional anak, serta mengkaji kontribusi dukungan sosial dan resiliensi guru terhadap keberhasilan implementasinya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan melibatkan guru PAUD berpengalaman sebagai partisipan. Data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur, observasi kelas, dan studi dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan analisis tematik induktif. Hasil penelitian mengidentifikasi empat tema utama, yaitu rutinitas mindfulness sebagai struktur regulatif harian, guru sebagai model ko-regulasi emosi bagi anak, dukungan sosial sebagai penopang keberlanjutan praktik guru, dan resiliensi emosional anak sebagai dampak yang dapat diamati. Temuan menunjukkan bahwa resiliensi emosional anak tidak berkembang secara spontan, melainkan dibentuk melalui ekosistem relasional yang secara sadar dibangun oleh guru melalui praktik mindfulness yang konsisten dan didukung oleh lingkungan sosial sekolah yang kondusif. Penelitian ini menegaskan pentingnya pengembangan program pelatihan mindfulness berbasis rutinitas yang terintegrasi dalam budaya sekolah PAUD guna memperkuat kesejahteraan emosional anak dan guru secara berkelanjutan. ABSTRAK Peningkatan resiliensi emosional pada anak usia dini menjadi salah satu tantangan penting dalam pendidikan anak usia dini karena kemampuan ini berperan dalam membantu anak menghadapi berbagai tekanan dan perubahan lingkungan secara adaptif. Salah satu pendekatan yang dinilai efektif untuk mendukung perkembangan tersebut adalah penerapan praktik mindfulness yang terintegrasi dalam rutinitas sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pemahaman dan penerapan mindfulness berbasis rutinitas sekolah oleh guru PAUD di Kota Semarang dalam mendukung resiliensi emosional anak, serta mengkaji kontribusi dukungan sosial dan resiliensi guru terhadap keberhasilan implementasinya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan melibatkan guru PAUD berpengalaman sebagai partisipan. Data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur, observasi kelas, dan studi dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan analisis tematik induktif. Hasil penelitian mengidentifikasi empat tema utama, yaitu rutinitas mindfulness sebagai struktur regulatif harian, guru sebagai model ko-regulasi emosi bagi anak, dukungan sosial sebagai penopang keberlanjutan praktik guru, dan resiliensi emosional anak sebagai dampak yang dapat diamati. Temuan menunjukkan bahwa resiliensi emosional anak tidak berkembang secara spontan, melainkan dibentuk melalui ekosistem relasional yang secara sadar dibangun oleh guru melalui praktik mindfulness yang konsisten dan didukung oleh lingkungan sosial sekolah yang kondusif. Penelitian ini menegaskan pentingnya pengembangan program pelatihan mindfulness berbasis rutinitas yang terintegrasi dalam budaya sekolah PAUD guna memperkuat kesejahteraan emosional anak dan guru secara berkelanjutan.
Pengaruh Kecerdasan Spiritual dan Dukungan Sosial terhadap Resiliensi melalui Self Efficacy pada Santri Pondok Pesantren Diza Hadaita; Mulya Virgonita Iswindari Winta; Erwin Erlangga
SENTRI: Jurnal Riset Ilmiah Vol. 5 No. 2 (2026): SENTRI : Jurnal Riset Ilmiah, Februari 2026
Publisher : LPPM Institut Pendidikan Nusantara Global

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/sentri.v5i2.5566

Abstract

This research aims to analyze the influence of spiritual intelligence and social support on resilience through self-efficacy in Islamic boarding school students. The subjects of this research werw 100 students consisting of 48 male and 52 female in the city of Pekalongan. The sampling technique used in this research was purposive sampling. Data collection uses a scale consisting of a scale of resilience, spiritual intelligence, social support, and self efficacy. Data analysis uses the Structural Equation Model (SEM) program with SmartPLS. The results of the research show that there is a positive and significant influence between spiritual intelligence on resilience, there is a positive and significant influence between social support on resilience, there is a positive and significant influence between self-efficacy on resilience, there is a positive and significant influence between spiritual intelligence on resiience through sef-efficacy, there is a positive and significant influence between social support on resilience through self-efficacy.
Pengaruh Pola Asuh dan Persepsi terhadap Kepercayaan Diri Siswa Madrasah Ibtidaiyah yang Bermain Roblox Ahmad Fatkhus Syahdani; Lucia Rini Sugiarti; Erwin Erlangga
Assyfa Journal of Islamic Studies Vol. 4 No. 2 (2026): Assyfa Journal of Islamic Studies (August) In Press
Publisher : CV. Bimbingan Belajar Assyfa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61650/ajis.v4i2.1114

Abstract

The rapid advancement of digital technology has made online games such as Roblox an inseparable part of children’s lives. Nevertheless, its impact on students’ psychological development, particularly self‑confidence, remains underexplored in the context of Islamic education. This study aims to analyse the predictive relationship of parenting style and perception of Roblox with the self‑confidence of students who play Roblox at MI Miftahul Huda Tebing Suluh. A quantitative approach with an explanatory design was employed, involving 121 students from grades I to V as the sample. Data were collected using Likert‑scale questionnaires and analysed using multiple linear regression. The results show that parenting style has a significant positive relationship with students’ self‑confidence (β = 0.203; p = 0.010). Furthermore, perception of Roblox also shows a significant positive relationship, contributing even more dominantly (β = 0.569; p < 0.001). Simultaneously, both variables significantly predict students’ self‑confidence (R² = 0.487; F = 56.029; p < 0.001). The uniqueness of this study lies in integrating parenting style and digital perception as simultaneous predictors of self‑confidence within the Madrasah Ibtidaiyah context. These findings have practical implications for parents and educators in fostering children’s self‑confidence in the digital era.