Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Optimalisasi Zizwaf Dalam Pembangunan Ekonomi Umat: Model Tata Kelola Dan Dampak Sosial Ekonomi Indah Nofita Sari; M.F. Hidayatullah; Abdul Wadud Nafis
Jurnal Ilmu Manajemen, Bisnis dan Ekonomi Vol 4 No 2 (2026): Agustus
Publisher : PT Maju Malaqbi Makkarana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59971/jimbe.v4i2.1211

Abstract

Zakat, Infak, Sedekah, dan Wakaf (ZISWAF) merupakan instrumen keuangan sosial Islam yang mempunyai potensi strategis dalam mendorong pembangunan ekonomi umat secara berkelanjutan. Instrumen ini tidak hanya bernilai ibadah, melainkan juga berfungsi sebagai mekanisme distribusi dan redistribusi kekayaan demi menciptakan keseimbangan sosial-ekonomi di tengah masyarakat. Namun demikian, pengelolaan ZISWAF masih dihadapkan pada sejumlah tantangan serius, di antaranya rendahnya literasi masyarakat, lemahnya tata kelola kelembagaan, serta belum optimalnya pemanfaatan dana secara produktif. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji optimalisasi ZISWAF melalui penguatan model tata kelola yang transparan, akuntabel, dan berorientasi pada pemberdayaan ekonomi. Kajian ini mencakup analisis tantangan pengelolaan ZISWAF, penerapan prinsip good governance, pengembangan zakat dan wakaf produktif, serta telaah dampak sosial ekonomi, khususnya dalam meningkatkan mobilitas pendapatan masyarakat. Integrasi ZISWAF dengan berbagai program pemberdayaan ekonomi juga dikaji sebagai pendekatan strategis untuk menciptakan kesejahteraan yang berkesinambungan. Penelitian menggunakan metode kualitatif melalui studi literatur dengan analisis deskriptif-kualitatif. Hasil kajian menunjukkan bahwa optimalisasi ZISWAF memerlukan sinergi antara profesionalisme pengelola, inovasi berbasis teknologi, dan kolaborasi lintas sektor agar mampu memberikan dampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan umat.
Model Penanggulangan Kemiskinan Dalam Perspektif Islam: Integrasi Pendekatan Spiritual Dan Struktural Faizurrofiq Lutfil Huda; M.F. Hidayatullah; Abdul Wadud Nafis
Jurnal Ilmu Manajemen, Bisnis dan Ekonomi Vol 4 No 2 (2026): Agustus
Publisher : PT Maju Malaqbi Makkarana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59971/jimbe.v4i2.1228

Abstract

Kemiskinan merupakan masalah multidimensi yang tidak hanya bersifat material tetapi juga spiritual. Penanggulangan kemiskinan dalam perspektif Islam memerlukan integrasi antara pendekatan spiritual dan struktural karena kedua dimensi tersebut saling terkait. Artikel ini bertujuan merumuskan model penanggulangan kemiskinan Islami yang holistik dengan menganalisis konsep faqir dan miskin, dimensi spiritual poverty versus structural poverty, peran zakat, wakaf, dan qard hasan, serta pendidikan dan pemberdayaan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif melalui studi literatur dengan metode deskriptif-analitis. Hasil kajian menunjukkan bahwa pendekatan tunggal baik spiritual saja maupun struktural saja tidak efektif mengatasi akar kemiskinan. Model integratif yang menggabungkan spiritual empowerment (pembinaan iman, etos kerja, tawakkal produktif) dan economic inclusion (akses modal, pasar, teknologi) terbukti lebih berkelanjutan. Framework pengentasan kemiskinan Islam terpadu yang dihasilkan mencakup enam tahap: identifikasi mustahik multidimensi, pendampingan spiritual intensif, pemberian modal berbasis qard hasan/wakaf, pembentukan kelompok swadaya, evaluasi berbasis output dan outcome, serta lulus menjadi muzakki. Optimalisasi model ini memerlukan sinergi antara lembaga zakat, pemerintah, ulama, dan masyarakat sipil.