Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Dukungan Rusia Terhadap Pemerintahan Nicholas Maduro Dalam Konflik Politik Venezuela (2014-2020) Fatmawati, Fatmawati; Andriani, Roza
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 1 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i1.8717

Abstract

Kebijakan luar negeri Rusia bertindak sebagai pendukung Pemerintahan Nicholas Maduro dalam konflik politik Venezuela dipandang sebagai bentuk intervensi Rusia terhadap permasalahan dalam negeri Venezuela. Sebanyak 62% rakyat Venezuela memandang Rusia sebagai ancaman langsung terhadap perdamaian dan kedaulatan nasional Venezuela. Tujuan dari tulisan ini adalah untuk memberikan penjelasan mengenai faktor-faktor yang mendorong Rusia mendukung Pemerintahan Nicholas Maduro dalam konflik politik Venezuela dan memberikan gambaran bentuk dukungan Rusia terhadap pemerintahan Nicholas Maduro. Tulisan ini menggunakan pendekatan kualitatif eksplanatif, dan mengumpulkan data sekunder yang telah dipublikasikan. Temuan tulisan ini menunjukkan bahwa kebijakan Rusia mendukung Pemerintahan Nicholas Maduro didorong oleh pertimbangan politik domestik, kemampuan ekonomi dan militer, dan konteks internasional. Dalam situasi politik domestik, kebijakan dukungan Rusia dipengaruhi oleh Dewan Keamanan Rusia, Partai Rusia Bersatu, Perusahaan Rosneft dan Rosoboronexport, dan Media Massa. Kebijakan dukungan Rusia diperkuat oleh kemampuan ekonomi dan militer Rusia yang kuat, dan keinginan Rusia untuk mengejar kepentingan geopolitik, yaitu memperluas pengaruh, meningkatkan power, dan mempertahankan status negara superpower.
Peran Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (Bp2mi) Bagi Pekerja Migran Indonesia Di Korea Selatan Pada Program G To G Roza Andriani; Kenepri
SUMUR- Jurnal Sosial Humaniora Vol. 2 No. 1 (2024)
Publisher : Yayasan Rahmatan Fiddunya Wal Akhirah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58794/sumur.v2i1.618

Abstract

Sulitnya mencari pekerjaan di dalam negeri sehingga mendorong masyarakat untuk pergi menjadi pekerja migran salah satu tujuan negaranya adalah Korea Selatan, namun didalam penempatan pekerja migran pernah dalam situasi rentan dan diskrimintaif di luar kontrak kerja. Penelitian ini mengamati peranan Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) yang bekerjasama dengan Korea Selatan dengan menandatangani perjanjian kerjasamasama bilateral yang disebut sebagai Employment Permit System (EPS) pada tahun 2007. Dalam skema penempatan dan perlindungan pekerja migran Indonesia dalam pemenuhan hak – hak pekerja migran Indonesia di Korea Selatan dengan menggunakan indicator ekonomi
Soft Power Diplomacy Through Halal Certification in Enhancing the Competitiveness of Riau’s Food Products in the International Market Roza Andriani; Amri Hakim; Hariy Laksamana
Jurnal Hubungan Internasional Vol. 14 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/jhi.v14i1.28798

Abstract

Halal certification has evolved from a mere administrative requirement into a strategic instrument of public diplomacy and soft power. As the world’s largest Muslim-majority country, Indonesia has the potential to leverage halal certification to enhance the competitiveness of its food products in international markets. However, at the subnational level, particularly in Riau Province, which shares direct borders with Malaysia and Singapore, its implementation faces significant challenges. This research examined the role of halal certification as a tool of soft power diplomacy in enhancing the competitiveness of Riau’s food products. Current discourse on halal diplomacy tends to concentrate on the national level, leaving the role of subnational actors such as local governments and MSMEs underexplored. To address this gap, the research employed a qualitative descriptive-analytical approach. Data were collected through document analysis and in-depth interviews with the Halal Product Assurance Organizing Body (BPJPH), the Assessment Institute for Foods, Drugs, and Cosmetics of the Indonesian Ulema Council (LPPOM MUI), local government agencies, and MSME food producers. The analysis revealed that halal certification has served a dual role, acting as both affective soft power through Islamic values and cultural appeal, and as normative soft power, providing global legitimacy and consumer trust. Accordingly, halal certification serves as a medium of public diplomacy, strengthening Indonesia’s position within the global halal economy. Theoretically, the research extends the application of soft power to subnational contexts. Practically, it recommends policies for facilitating certification, harmonizing standards, and building MSME capacity.