Hilda Irianty, Hilda
Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Islam Kalimantan (UNISKA) Muhammad Arsyad Al Banjari Banjarmasin

Published : 20 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

Persuasif Anti Hipertensi Di Masyarakat Desa Tunggul Irang Ilir Irianty, Hilda
Eastasouth Journal of Positive Community Services Vol 3 No 02 (2025): Eastasouth Journal of Positive Community Services (EJPCS)
Publisher : Eastasouth Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/ejpcs.v3i02.276

Abstract

Dari hasil survei pendahuluan yang dilakukan sebelum kegiatan penyuluhan dilaksanakan masih ada beberapa khalayak sasaran yang mengalami hipertensi dan masih kurangnya pengetahuan ibu tentang penyakit Hipertensi, Termasuk gejala dan penyebab Hipertensi. Adapun metode pada kegiatan ini berupa sosialisasi dengan ceramah dan tanya jawab serta pengukuran tekanan darah pada khalayak sasaran berjumlah 21 orang ibu-ibu. Untuk sarana kegiatan yaitu penyediaan alat tekanan darah, layar Laptop dan Spanduk. Dari hasil pemeriksaan diatas dari total 21 khalayak sasaran didapatkan ada 5 orang yang kategori normal, 9 orang yang kategori pra-hipertensi, 4 orang yang termasuk kategori hipertensi tingkat 1 dan 3 orang termasuk kategori hipertensi tingkat 2. Kesimpulan dari hasil kegiatan pengabdian ini adalah masih banyaknya masyarakat yang kurang paham dengan penyebab penyakit hipertensi dan kurangnya pengetahuan tentang pencegahan penyakit hipertensi seperti menjaga pola makan dengan baik, durasi waktu tidur dan lain-lain.
The Effect of Immunization Programs to Reduce The Number of Cases of Infectious Diseases in The Community Jalpi, Agus; Netty, Netty; Rizal, Achmad; Irianty, Hilda
Journal of Public Health Indonesian Vol. 2 No. 1 (2025): MAY-JHH
Publisher : PT. Anagata Sembagi Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62872/xdbgtr31

Abstract

Immunization programs are one of the most effective public health interventions to prevent and reduce the incidence of infectious diseases. This study aims to analyze the effect of immunization programs on the reduction of infectious disease cases in the community. A quantitative method was employed using a descriptive and correlational analysis approach, based on secondary data from health department reports and records of immunization coverage and infectious disease cases over the past five years. The findings indicate a significant correlation between increased immunization coverage and decreased incidence of diseases such as measles, diphtheria, and hepatitis B. The discussion highlights disparities in immunization coverage between regions, the influence of social and educational factors, and implementation challenges in the field. The study concludes that although immunization is proven to be effective, its success relies heavily on supportive policies, community education, and adequate healthcare infrastructure. These findings provide important contributions to strengthening national immunization policies in a more equitable and sustainable manner.
Tuberculosis Information System: Evaluation Approach with HOT-FIT Framework Riza, Yeni; Dendy Doan, Alva; Irianty, Hilda; Ariyanto, Edy
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 7 No. 7 (2024): July 2024
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v7i7.5311

Abstract

Background: The increase in the number of pulmonary TB cases increases the risk of illness and death, which indicates the need for TB prevention and control efforts through online recording and reporting of cases using the Tuberculosis Information System (SITB). However, there are several challenges in implementing the use of SITB, which results in delays in reporting TB cases and disrupts TB prevention and treatment efforts. Purpose: The purpose of this study was to describe the use of SITB with the HOT-FIT Framework in the UPT Puskesmas Lemo area, North Barito District, Central Kalimantan. Methods: This research applies qualitative research methods with a phenomenological approach. The study population consisted of five informants who were selected deliberately (purposive sampling), including the Head of Puskesmas, TB Program Manager, TB Program Management Assistant, General Practitioner, and Laboratory Officer. Results: The results highlight that the use of Tuberculosis Information System (SITB) applications faces a number of supporting and inhibiting factors, which eventually lead to delays in reporting. Although the availability of adequate human resources (HR) is one of the supporting factors for reporting tuberculosis (TB) cases through the SITB application, the unstable internet network and lack of facilities and infrastructure such as inadequate software are also inhibiting factors. Conclusion: Puskesmas Lemo has participated in the successful implementation of TB case recording and reporting activities using SITB, but there are several aspects that still need to be improved and followed up. Thus, the Lemo Health Center still needs regular guidance and monitoring by the Health Office in carrying out its functions.
Promosi Kesehatan Reproduksi Remaja Pada Siswi Di Mts Ihya Ulumuddin Banjarbaru Irianty, Hilda
Eastasouth Journal of Positive Community Services Vol 1 No 03 (2023): Eastasouth Journal of Positive Community Services (EJPCS)
Publisher : Eastasouth Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/ejpcs.v1i03.102

Abstract

Pada saat studi pendahuluan masih banyak siswi yang ada di MTS Ihya Ulumuddin yang belum memahami akan pentingnya kesehatan remaja terutama tentang kesehatan reproduksi. Hasil sebelum dilakukan edukasi berupa penyuluhan sekitar 50 % siswi belum mengetahui tentang kesehatan reproduksi. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah melakukan Promosi kesehatan reproduksi remaja pada siswi di MTS Ihya Ulumuddin Banjarbaru. Metode yang digunakan dilakukan melalui tiga tahap yaitu pembagian kuesioner secara pre-test, melakukan promosi kesehatan (penyuluhan) dan pembagian kuesioner secara post-test. Hasil dari kegiatan ini setelah mengadakan dan melaksanakan promosi kesehatan (penyuluhan) ,maka akan dibagikan lagi kuesioner posttest dengan pertanyaan yang sama,akhirnya dapat diketahui bahwa hasil tentang pengetahuan dan sikap siswa Mts ihya Ulumuddin mengalami peningkatan pemahaman tentang materi yang telah disampaikan. Saran diharapkan kepada siswi untuk menjaga kesehatan reproduksinya supaya terhindar dari berbagai macam masalah kesehatan.
Pemberian Edukasi Kesehatan Tentang Anemia Pada Remaja Puteri Madrasah Tsanawiyah Al-Amin Irianty, Hilda
Eastasouth Journal of Positive Community Services Vol 2 No 03 (2024): Eastasouth Journal of Positive Community Services (EJPCS)
Publisher : Eastasouth Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/ejpcs.v2i03.230

Abstract

Anemia pada remaja menjadi perhatian dalam dunia kesehatan. Berdasarkan hasil dari data statistik di Indonesia lebih dari 10% anak remaja putri mengalami anemia. Tujuan dari kegiatan pengabdian adalah untuk pemberian edukasi kesehatan tentang anemia pada putri Madrasah Tsanawiyah Al-Amin. Metode kegiatan pengabdian ini dimulai dari tahap perizinan, tahap perencanaan dan tahap pelaksanaan. Pemberian edukasi dilaksanakan selama 1 hari dan bertempat di Aula sekolah Adapun khalayak sasaran berjumlah 34 Siswi yang terbagi menjadi 2 kelas dari kelas 7 dan 8. Hasil dari kegiatan yang telah dilaksanakan untuk dapat meningkatkan pengetahuan siswi tentang anemia terutama bahaya anemia dan cara pencegahannya. Serta dapat mengetahui dampak dan solusi apabila terkena anemia. Saran untuk siswi dampak jangka panjang dari kegiatan ini akan menciptakan perubahan positif dalam pola pikir dan tindakan siswi, serta berkontribusi pada kesehatan umum di MTs. Puteri Al-Amin Pesayangan Martapura.
Peningkatan Konsentrasi Belajar Efek Gadget Pada Siswa Di Sekolah MI Nurul Hikmah Kota Banjarbaru Irianty, Hilda
Majalah Cendekia Mengabdi Vol 3 No 4 (2025): Majalah Cendekia Mengabdi
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/mcm.v3i4.760

Abstract

Pendahuluan: Di era globalisasi sekarang ini alat komunikasi yang semakin canggih memudahkan dalam proses pembelajaran di tambah dengan adanya sistem baru yang digunakan pada masa pandemi yaitu daring (dalam jaringan) mengakibatkan penggunaan gadget pada kehidupan sehari-hari semakin bertambah. Studi pendahuluan di Sekolah Dasar Tambak Anyar dalam penelitian di dapatkan hasil tingkat konsentrasi belajar siswa sangat buruk (61,4%) akibat pengaruh dari gadget. Tujuan: Untuk mengetahui Peningkatan Konsentrasi Belajar Efek Gadget Pada Siswa Di Sekolah Mi Nurul Hikmah Kota Banjarbaru. Metode: Kegiatan penyuluhan ini menggunakan metode ceramah (Penyampaian materi), tanya jawab dan game test konsentrasi. Dan adapun alat dan bahan yang digunakan dalam memaparkan materi yaitu materi power point dan LCD. Untuk game diberikan dalam bentuk 1 lembar kertas yang berisi test konsentarsi GIRD. Adapun jumlah khalayak sasaran pada kegiatan ini sebanyak 36 siswa kelas V. Hasil: Berdasarkan survei tes konsentrasi, ditemukan bahwa kurang dari 70% siswa menunjukkan kemampuan konsentrasi yang memadai; 20% siswa perlu peningkatan dalam hal konsentrasi, sementara hanya 10% yang memiliki konsentrasi baik. Namun, menurut kriteria penilaian yang berlaku, seorang siswa dikategorikan memiliki konsentrasi baik jika memperoleh skor di atas 15. Hasil survei ini menunjukkan bahwa belum ada siswa yang mencapai skor tersebut, sehingga secara keseluruhan tingkat konsentrasi siswa masih berada di bawah standar yang diharapkan.   Simpulan: Terdapat 70% siswa yang mampu berkonsentrsai dengan baik, 20% perlu ditingkatkan dan 10% kemampuan konsentrasi masih lemah. Survei  ini  masih  belum  dapat  dikatakan  siswa  dan  siswi  memiliki konsentrasi yang baik karena tidak ditemukan siswa ataupun sisiwi yang mendapatkan hasil tes kosentrasi grid di atas 15.
KEJADIAN STUNTING DARI ASPEK PENGETAHUAN IBU, SIKAP DAN POLA ASUH DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SUNGAI ANDAI Khairul Anam; Irianty, Hilda; Fitri, Yenni
KOSALA : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol 13 No 2 (2025): KOSALA : Jurnal Ilmu Kesehatan
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Panti Kosala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37831/kjik.v13i2.350

Abstract

Stunting merupakan suatu kondisi kekurangan gizi kronis yang di tandai dengan tubuh pendek, Puskesmas Sungai Andai merupakan puskesmas dengan kasus stunting yang tinggi dimana tinggi badan menurut umur berada di bawah minus 2 Standar Deviasi (<-2SD) dari standar median WHO. Data tahun 2022 prevelensi stunting di Wilayah Kerja Puskesmas Sungai Andai sebanyak 211 kasus (10,6%). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kejadian stunting dari aspek pengetahuan ibu, sikap dan pola asuh di Wilayah Kerja Puskesmas Sungai Andai. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain Cross Sectional. Sampel dipilih menggunakaan teknik total sampling melibatkan 95 ibu balita. Pengumpulan data menggunakan kuesioner yang sudah teruji validitas serta reliabilitasnya dan dibagikan langsung kepada responden. Analisis data terdiri dari analisis univariat dan analisis bivariat dengan data spss menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian di dapat anak balita yang stunting ada 40 orang (42,1 %), pengetahuan ibu baik (45,3%), sikap (65,3%) dan pola asuh positif (54,7%). Hasil bivariat menunjukkan bahwa secara statistik terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan ibu (p-value=0,000), sikap (p-value=0,000) dan pola asuh (p-value=0,000) terhadap kejadian stunting. Disarankan kepada ibu yang mempunyai balita untuk menjaga pola makan ananknya dan kepada tenaga kesehatan dapat memberikan edukasi Kesehatan dengan metode yang berbeda untuk mengurangi percepatan kejadian stunting melalui rembuk stunting dan intervensi ke beberapa posyandu. Kata kunci : kejadian stunting; pengetahuan ibu; pola asuh; sikap Stunting is a condition of chronic malnutrition characterized by a short body, Sungai Andai Health Center is a health center with high stunting cases where height for age is below minus 2 Standard Deviations (<-2SD) from WHO median standards. Data in 2022 the prevalence of stunting in the Sungai Andai Health Center Working Area was 211 cases (10.6%). This study aims to determine the incidence of stunting from the aspects of maternal knowledge, attitudes and parenting in the Sungai Andai Health Center Working Area. This study uses a quantitative method with a Cross Sectional design. The sample was selected using a total sampling technique involving 95 mothers of toddlers. Data collection using questionnaires that have been tested for validity and reliability and distributed directly to respondents. Data analysis consists of univariate analysis and bivariate analysis with spss data using the Chi-Square test. The results of the study found that there were 40 toddlers who were stunted (42.1%), good maternal knowledge (45.3%), attitudes (65.3%) and positive parenting (54.7%). Bivariate results show that there is a statistically significant relationship between maternal knowledge (p-value=0.000), attitude (p-value=0.000) and parenting (p-value=0.000) to the incidence of stunting. It is recommended for mothers who have toddlers to maintain their children's diet and for health workers to provide health education with different methods to reduce the acceleration of stunting incidence through. Keywords : attitude; mother's knowledge; parenting; stunting incedent
Pengaruh Video Animasi Diet Dash (Dietary Approach To Stop Hypertension) Terhadap Pengetahuan Pada Masyarakat Kelurahan Sungai Besar Kota Banjarbaru Tahun 2025 Hayati, Ridha; Mahmudah; Irianty, Hilda
Health Research Journal of Indonesia Vol 4 No 1 (2025): Health Research Journal of Indonesia
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/hrji.v4i1.840

Abstract

Pendahuluan: Hipertensi merupakan masalah kesehatan yang terus meningkat, dengan jumlah penderita di Kota Banjarbaru mencapai 15.282 jiwa pada tahun 2023. Peningkatan ini dipengaruhi oleh perubahan gaya hidup seperti pola makan dan minimnya pengetahuan masyarakat. Dietary Approach to Stop Hypertension (DASH) direkomendasikan sebagai program diet terbaik untuk mengurangi hipertensi. Upaya edukasi menggunakan media audiovisual, seperti video animasi Diet DASH, dinilai efektif karena lebih menarik dan dapat diulang. Tujuan: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh video animasi Diet DASH terhadap pengetahuan dan pola makan pada masyarakat Kelurahan Sungai Besar Kota Banjarbaru. Metode: Penelitian ini menggunakan rancangan Quasi Eksperimen dan direncanakan dilakukan di Aula Kelurahan Sungai Besar. Populasi total adalah 55 anggota PKK Kelurahan Sungai Besar. Pengumpulan data menggunakan dua instrumen: instrumen pengetahuan dan instrumen pola makan, yang diukur sebelum (pre-test) dan sesudah (post-test) pemutaran video. Analisis data menggunakan T test. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari hasil pre-test menunjukkan bahwa dari 55 responden, 40 responden berpengetahuan cukup baik dan 7 responden berpengetahuan kurang. Setelah intervensi pemutaran video animasi Diet DASH, hasil post-test sebulan berikutnya menunjukkan peningkatan signifikan, di mana 80% responden berpengetahuan baik dan 20% berpengetahuan cukup baik. Kesimpulan: Pemberian edukasi melalui video animasi Diet DASH efektif dalam meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang Diet DASH di Kelurahan Sungai Besar, Banjarbaru.
PENGARUH ANSIETAS DAN GANGGUAN POLA TIDUR DENGAN SINDROM DISPEPSIA FUNGSIONAL Octaviana, Elsi Setiandari Lely; Widyarni , Ari; Noorhidayah, Noorhidayah; Irianty, Hilda; Mahmudah, Mahmudah; Norfai, Norfai
Jurnal Ilmu Kesehatan Insan Sehat Vol. 13 No. 2 (2025): Jurnal Ilmu Kesehatan Insan Sehat
Publisher : STIKES Intan Martapura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54004/jikis.v13i2.416

Abstract

Pendahuluan: Pengalaman menempuh pendidikan yang penuh dengan perjuangan, membuat siswa rentan mengalami gangguan cemas dan perubahan pada pola tidur. Salah satu masalah kesehatan fisik yang timbul dari efek kecemasan dan gangguan pola tidur yang dialami seseorang adalah masalah pada fungsi pencernaan yang menimbulkan sindrom dispepsia fungsional. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh ansietas dan gangguan pola tidur terhadap sindrom dispepsia fungsional. Metode: Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif menggunakan teknik Stratified Random Sampling dengan besar sampel 55 responden. Instrumen yang digunakan  yaitu kuesioner ansietas dan pola tidur. Analisis data menggunakan uji t. Hasil: Hasil menunjukkan bahwa secara parsial ansietas berpengaruh terhadap sindrom dispepsia fungsional dimana t hitung 2,193 > t tabel 2,007. Gangguan pola tidur berpengaruh terhadap sindrom dispepsia fungsional dimana t hitung 2,168 > t tabel 2,007. Hasil uji F menunjukkan bahwa variabel ansietas dan gangguan pola tidur berpengaruh terhadap sindrom dispepsia fungsional dengan Fhitung 4,321 > Ftabel 3,17. Kesimpulan: Ansietas dan gangguan pola tidur yang dialami siswa berpengaruh terhadap sindrom dispepsia fungsional selama menjalani pendidikan. Saran: Kepada siswa agar dapat menghindari terjadinya ansietas dan menjaga pola tidur agar tidak menimbulkan sindrom dispepsia fungsional selama menjalani pendidikan.
Peningkatan Keterampilan Antropometri Pada Kader Posyandu ILP (Integrasi Layanan Primer) Di Kelurahan Sungai Besar Hayati, Ridha; Mahmudah; Irianty, Hilda
Majalah Cendekia Mengabdi Vol 3 No 4 (2025): Majalah Cendekia Mengabdi
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/mcm.v3i4.841

Abstract

Kader Posyandu merupakan ujung tombak yang diharapkan dapat mencapai tujuan utama Posyandu, yaitu menurunkan Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB). Agar tujuan ini tercapai, kader harus memiliki 25 keterampilan dasar yang memadai, termasuk pengukuran antropometri yang akurat. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan antropometri yang mencakup 25 keterampilan dasar pada kader Posyandu Integrasi Layanan Primer (ILP) di Kelurahan Sungai Besar, Kabupaten Banjarbaru. Metode yang digunakan adalah pelatihan (ceramah, diskusi, dan praktik langsung) yang dilaksanakan selama 3 hari. Sasaran kegiatan ini adalah 65 orang kader dari lima Posyandu (Permata, Mekar Sari, Griya Kartika, Merah Jingga, dan Kelapa Sawit). Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan rata-rata nilai pengetahuan kader dari 68,5 (sebelum pelatihan) menjadi 85,2 (setelah pelatihan) serta peningkatan keterampilan praktik pengukuran. Peningkatan signifikan ini menunjukkan bahwa pelatihan efektif dalam meningkatkan kapasitas kader untuk menyelenggarakan layanan Posyandu ILP.