Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : Jurnal Natural Scientiae

Produksi Madu dan Identifikasi Tumbuhan Sumber Pakan Lebah Kelulut Heterotrigona itama pada Meliponikultur di Desa Padang Panjang Kamilya, Siti Rezqina; Kadarsah, Anang; Satriadi, Trisnu
Jurnal Natural Scientiae Vol 4, No 2 (2024): November 2024
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jns.v4i2.12852

Abstract

-Produksi madu adalah jumlah madu yang dihasilkan lebah. Produksi madu oleh lebah kelulut Heterotrigona itama sangat dipengaruhi oleh ketersediaan sumber makanan. Sumber makanan lebah H.itama adalah nektar, serbuk sari dan resin pada tumbuhan. Salah satu budidaya lebah kelulut H.itama atau meliponikultur di Kalimantan Selatan terdapat di Desa Padang Panjang, Kecamatan Karang Intan, Kabupaten Banjar. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis jenis tanaman sumber makanan lebah kelulut, mengetahui produksi madu, dan mendeskripsikan kondisi lingkungan meliputi suhu, kelembaban dan kecepatan angin pada budidaya meliponi di Desa Padang Panjang. Prosedur penelitian dibagi menjadi tiga, yaitu 1) menganalisis tanaman sumber makanan lebah kelulut H.itama dengan menggunakan kombinasi metode purposive sampling dan nesting plot, 2) menghitung produksi madu lebah kelulut H.itama dan 3) mendeskripsikan kondisi lingkungan termasuk suhu , kelembaban, dan kecepatan angin dalam budidaya meliponi di Desa Padang Panjang. Tanaman sumber makanan lebah H.itama pada budidaya meliponi di Desa Padang Panjang berjumlah 20 jenis tanaman dari 16 famili. Produksi madu lebah H.itama pada budidaya meliponi di Desa Padang Panjang pada bulan Oktober 2023, November 2023, Desember 2023 dan Januari 2024 berkisar antara 49,6 ml/stup sampai dengan 136,7 ml/stup. Kondisi lingkungan di lokasi penelitian untuk suhu, kelembaban udara, dan kecepatan angin masing-masing sebesar 28,3-31,9ºC, 65-70%, dan 4,4-5,7 mph.
Struktur Koloni Dan Bentuk Sarang Lebah Kelulut Heterotrigona itama Mendukung Praktik Meliponikultur Berkelanjutan Di Desa Padang Panjang Ulanda, Novilia; Kadarsah, Anang; Satriadi, Trisnu
Jurnal Natural Scientiae Vol 4, No 2 (2024): November 2024
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jns.v4i2.12854

Abstract

Penelitian ini menganalisis struktur koloni dan bentuk sarang lebah kelulutHeterotrigona itama untuk mendukung praktik meliponikultur berkelanjutan di Desa PadangPanjang, Kabupaten Banjar. Sampel lebah diambil dari kebun karet dan cempedak kemudiandiawetkan. Struktur koloni dianalisis berdasarkan parameter warna, sifat fisik, jumlah koloni,serta aktivitas keluar masuk sarang. Pengamatan dilakukan pukul 10.00–11.00. Aktivitas keluarmasuk lebah banyak didapati di kebun cempedak. Pintu masuk berbentuk corong di kebun karetdengan diameter ±3,1 cm lebih besar dibandingkan di kebun cempedak sekitar ±0,6 cm. Rata-ratapanjang corong di kebun karet adalah ±4,3 cm, lebih panjang dibandingkan di kebun cempedak±2,6 cm. Warna corong umumnya kuning kecoklatan 60% di kebun cempedak. Jumlah pot madudi kebun karet sebanyak ±25 pot, lebih banyak dibandingkan kebun cempedak. Volume pot madudi kebun karet ±4,1 ml/pot, lebih sedikit dibanding kebun cempedak. Volume log berbentuksilinder di kebun karet ±7,8 liter, lebih rendah dibandingkan di kebun cempedak. Rata-rata volume ukuran topping adalah ±11,2 liter di kebun karet, lebih besar dibanding di kebun cempedak. Rata-rata jarak sarang dari sumber air di kebun karet 10,4 m lebih jauh dibanding kebun cempedak sekitar ±9,4 m. Struktur koloni lebah H.itama sangat kompleks dan dinamis. Mereka hidup dalam kelompok, dengan masing-masing memainkan peran yang berbeda dalam produksi madu dan propolis.
INVENTARISASI JENIS POLEN PADA MELIPONIKULTUR Heterotrigona itama di KELURAHAN SUNGAI TIUNG, KOTA BANJARBARU Nurjannah, Nadia -; Kadarsah, Anang; Sari, Sasi Gendro
Jurnal Natural Scientiae Vol 5, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jns.v5i2.15614

Abstract

The availability of food sources is very important for stingless bee farmers in Sungai Tiung Village, Banjarbaru City. Pollen is a food source that contains protein, vitamins, fats, and minerals that are important for bees. Pollen identification can be an indicator of the types of plants that bees feed on. This study aims to identify the types of pollen found in Heterotrigona itama nests and analyze each pollen category based on pollen percentage. The research was conducted at three different locations: Cempaka Kelulut, Cempaka Beton, and Kelulut Kalimantan. Samples were collected using purposive sampling. The acetolysis method was used as an indicator to identify pollen types. Pollen was identified by comparing and matching the observed characteristics with images or literature from identification guides, journals, and research theses. Based on the research results, the types of pollen found in Heterotrigona itama nests at the three meliponine beekeeping locations in Sungai Tiung Village were highly diverse. The pollen originated from 18 plant species and 13 plant families. Based on the percentage at Cempaka Beton, the dominant pollen is Scoparia dulcis (40%) and Phyllanthus urinaria (27.5%) as secondary pollen. At Cempaka Madu Kelulut, Phyllanthus urinaria is the predominant pollen (57%), while at Kelulut Kalimantan, Mimosa pudica dominates with (53.1%)
Analisis Kualitas Fisikokimia Madu Lebah Kelulut (Heterotrigona itama) pada Tiga Lokasi Meliponikultur di Kelurahan Sungai Tiung, Kota Banjarbaru Afifah, Siti; Kadarsah, Anang; Sari, Sasi Gendro
Jurnal Natural Scientiae Vol 5, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jns.v5i2.15613

Abstract

Heterotrigona itama is a stingless bee species that produces high-quality and economically valuable honey. Honey quality assessment can be done through physicochemical parameters according to applicable standards. This study aims to analyze the physicochemical quality of Heterotrigona itama honey from three meliponiculture locations in Sungai Tiung Village, Banjarbaru City and compare it with SNI 8664-2018 and U.S. Patent Application Publication-2011. The study used purposive sampling method by taking samples from Cempaka Madu Kelulut, Cempaka Beton, and Kelulut Kalimantan. Parameters tested included moisture content, total sugar, HMF, reducing sugar, sucrose, acidity, water insoluble solids, ash content, and Pb and Cd metal contamination based on the method in SNI. Data analysis was done descriptively quantitatively. The results showed that all samples had a moisture content of 30-30.33%, total sugar 67.7-68°Brix, HMF 15.3-15.8 mg/kg, reducing sugar 33.88-45.59%, sucrose 7.88-10.58%, acidity 85.33-100 mL NaOH/kg, water insoluble solids 0.35-1.15%, ash content 0.056-0.1%, and Pb and Cd contamination <0.0001 mg/kg. Most parameters met the SNI, while the water content, reducing sugar, and sucrose exceeded the set limits.