Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Peran Media Lokal dalam Kebencanaan: Analisis Framing Pemberitaan tentang Banjir di Ponorogo Dwi Anggoro, Ayub; Lestarini, Niken; Pinaryo
Jurnal Audiens Vol. 6 No. 4 (2025): Desember
Publisher : Universitas Muhammdiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/jas.v6i4.714

Abstract

This research analyzes the role of local media in a disaster context by examining the construction of reality in flood reporting in Ponorogo by the Local Media "Kanal Ponorogo". With the dominance of hydrometeorological disasters such as floods (72% of total disaster events from 2023-2024), Ponorogo Regency was selected as the case study. Methodologically, this research is a qualitative study using the framing analysis method based on Robert N. Entman's model to dissect how Kanal Ponorogo frames the flood issue through four elements: problem definition, causal diagnosis, moral judgment, and treatment recommendation. The results of the analysis of three main news stories show that Kanal Ponorogo's reporting is dominated by a reactive and episodic pattern, focusing on disaster impacts and emergency response. The frames used vary, ranging from human interest and victim frames (highlighting the suffering of residents) to action and solution frames (emphasizing the heroic performance of the military/police). However, consistently, the reporting avoids structural analysis by simplifying flood causality solely as a natural phenomenon, without delving into root causes such as environmental governance or mitigation failures. The research concludes that while serving as a channel for citizen aspirations and providing legitimacy for authorities, the framing used has the potential to obscure the root of the problem and reduce demands for accountability. Consequently, there is a gap between the strategic potential of local media as a partner in disaster resilience and its reporting practices, which are not yet proactive.
Destination Branding untuk Pengembangan Potensi Desa Lewat Pasar Kuliner “Dhoplang” Tricana, Deny Wahyu; Lestarini, Niken; Andarmoyo, Sulistyo
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 5 No 3: Desember (2025)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajsh.v5i3.1619

Abstract

Produk pariwisata di desa tidak hanya berasal dari potensi alam, tetapi juga dapat diciptakan, salah satunya adalah Pasar Doplang yang telah menjadi salah satu destinasi wisata buatan yang dianggap sukses, melalui praktik branding kemudian menghasilkan peluang untuk dikembangkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap praktik branding di Pasar Doplang. Metode penelitian kualitatif deskriptif dilakukan sebagai cara untuk melihat secara keseluruhan bagaimana Pasar Doplang dikembangkan secara sistematis. Dari beberapa analisis, dikonfirmasi bahwa Pasar Dhoplang merupakan hasil dari ide-ide kreatif yang muncul dan hasil dari komunitas, yang kemudian dikembangkan melalui praktik branding dan manajemen acara, sehingga dapat menghasilkan sumber pendapatan baru bagi komunitas, atraksi wisata yang beragam, dan partisipasi aktif wisatawan juga mendukung pertumbuhan pasar. Namun, infrastruktur pendukung perlu ditingkatkan untuk menampung pertumbuhan pengunjung. Kami merekomendasikan studi lebih lanjut tentang pengembangan inovasi pemasaran melalui media online, hal ini penting mengingat situasi saat ini yang membutuhkan publikasi destinasi wisata untuk diperkenalkan kepada masyarakat. Strategi pengembangan Pasar Dhoplang telah memberikan kontribusi positif bagi kesejahteraan masyarakat melalui peningkatan pendapatan. Namun, perlu ditingkatkan pendidikan dan penegakan hukum untuk memastikan dampak positif yang berkelanjutan bagi kesejahteraan masyarakat. Dari perspektif kesejahteraan Islam, Pasar Dhoplang telah menjadi tempat kesejahteraan yang tidak terkait dengan aspek lain.