Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

PENINGKATAN OMZET PENJUALAN DENGAN MEMANFAATKAN TEKNOLOGI PEMASARAN ONLINE BAGI PELAKU UMKM DI KECAMATAN TIDORE KOTA TIDORE KEPULUAUAN Djumadil, Nurdiyanawati; Arahman, Muhammad Natsir; Basuki, Natal; Mahmud, Haris; Syafie, Yunus
Jurnal Pengabdian Masyarakat Khatulistiwa Vol 8, No 1 (2025): APRIL
Publisher : STKIP Persada Khatulistiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31932/jpmk.v8i1.4621

Abstract

ABSTRACTSmall business activities in both traditional and modern sectors through micro, small and medium enterprises (MSMEs) are one of the pillars of economic growth. This service activity was held with the main focus on solving MSME problems in the Tidore Islands. The aim is to identify the problems faced by MSME actors and to hold entrepreneurship training activities to develop the potential of the actors. In the current digital era, it is very easy for people to open new businesses and jobs. This potential can be maximized if knowledge and provision are provided for MSMEs to build their businesses from the start until they are successful in the future. Apart from that, as a business person in a business that is run, an entrepreneur who runs a business in Micro, Small and Medium Enterprises (MSMEs) needs to have a good marketing strategy. In an effort to increase public awareness to start entrepreneurship and build their businesses to become better developed, it is necessary to provide knowledge and understanding of marketing strategies by utilizing digital technology.Keywords: MSMEs, Digital Marketing, Social Media, Strategy and MarketingABSTRAKKegiatan usaha kecil baik di sektor tradisional maupun modern melalui usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) merupakan salah satu penopang pertumbuhan ekonomi. Kegiatan pengabdian ini diadakan dengan fokus utama memecahkan permasalahan UMKM di Tidore Kepulauan. Tujuannya untuk mengidentifikasi permasalahan yang dihadapi pelaku UMKM serta mengadakan kegiatan pelatihan kewirausahaan untuk mengembangkan potensi para pelaku. Di era digital saat ini, kemudahan masyarakat untuk membuka usaha dan lapangan kerja yang baru sangat mudah dilakukan. Potensi tersebut bisa dimaksimalkan apabila pengetahuan dan pembekalan bagi para UMKM untuk membangun usahanya dari awal sehingga berhasil di kemudian waktu. Selain itu, sebagai pelaku bisnis pada usaha yang dijalankan, seorang wirausahawan/i yang menjalankan usaha di Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) perlu memiliki strategi pemasaran yang baik. Dalam upaya meningkatkan kesadaran masyarakat untuk mulai berwirausaha dan membangun usahanya menjadi lebih berkembang lebih baik, perlunya memberikan pengetahuan serta pemahaman mengenai strategi pemasaran dengan memanfaatkan teknologi digitalKata Kunci: UMKM, Digital Marketing, Media Sosial, Strategi dan Pemasaran.
PKM PEMANFAATAN SOLAR SEL SEBAGAI SUMBER ENERGI PENGGERAK POMPA AIR GUNA MENDUKUNG IRIGASI TETES PADA USAHATANI DI TRANS TAYAWI DESA KOLI KECAMATAN OBA KOTA TIDORE KEPULAUAN Basuki, Natal; Arahman, Muhammad Natsir; Sangadji, Suwandi S.; Mahmud, Haris
Jurnal Pengabdian Masyarakat Khatulistiwa Vol 8, No 1 (2025): APRIL
Publisher : STKIP Persada Khatulistiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31932/jpmk.v8i1.4622

Abstract

ABSTRACTSolar energy is a renewable and environmentally friendly energy that can be utilized in various fields. One of them is to increase agricultural sector production, namely by utilizing smart and efficient technology based on solar energy. One of the problems faced by farmers is the provision of crop irrigation and watering which requires a lot of labor or high electricity costs. With solar-based irrigation pumps with an automatic system that is expected to be able to reduce the need for labor and electricity costs. The method of service is by conducting training on the application of solar-powered water pumps for agricultural irrigation systems to the HKTI-Gowa Youth. This service provides additional knowledge about the use of solar power for agricultural irrigation systems, so that it can be more efficient and effective with this cheap and environmentally friendly energy source. This activity was greatly appreciated by the training participants in this service.Keywords: Solar Energy, Irrigation Pumps, Automation, Appropriate Technology, Agricultural MechanizationABSTRAKEnergi surya adalah energi terbarukan dan ramah lingkungan yang dapat dimanfaatkan dalam berbagai bidang. Salah satunya untuk peningkatan produksi sektor pertanian yaitu dengan pemanfaatan teknologi yang smart dan efisien berbasis energi surya. Salah satu masalah yang dihadapi oleh petani adalah penyediaan irigasi tanaman dan penyiraman yang membutuhkan tenaga kerja yang banyak atau biaya listrik yang tinggi. Dengan pompa irigasi berbasis tenaga surya dengan sistem otomatisasi diharapkan mampu mengurangi kebutuhan tenaga kerja dan biaya listrik. Metode pengabdian dengan melakukan pelatihan implementasi pompa air tenaga surya untuk sistem irigasi pertanian kepada Pemuda HKTI-Gowa. Pengabdian ini memberikan tambahan pengetahuan tentang pemanfaatan tenaga surya untuk sistem irigasi pertanian, sehingga bisa lebih efisien dan efektif dengan sumber energi yang murah dan ramah lingkungan ini. Kegiatan ini sangat diapresiasi oleh peserta pelatihan dalam pengabdian iniKata Kunci: Energi Surya, Pompa Irigasi, Otomatisi, Teknologi Tepat Guna, Mekanisasi Pertanian
PENGEMASAN DAN MEKANISME PENGURUSAN IZIN P-IRT UNTUK MENINGKATKAN HARGA JUAL SAGU DI DUSUN BANGKO HALMAHERA BARAT Fatmawati, Mila; Sidayat, Mardiyani; Basuki, Natal; Djumadil, Nurdiyanawati; Kaddas, Fatmawati; Haris Mahmud
Abdimas Awang Long Vol. 7 No. 1 (2024): Januari, Abdimas Awang Long
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Hukum Awang Long

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56301/awal.v7i1.1129

Abstract

Tujuan kegiatan pengabdian di Dusun Bangkok Halmahera Barat adalah untuk meningkatkan nilai jual sagu di pasaran dengan mengadakan pelatihan pengemasan dan perizinan untuk bisa mencapai pasar yang luas di Masyarakat. Dengan melaksanakan kegiatan pelatihan tentang pemasaran dan mekanisme izin p-irt. Metode yang digunakan dalam pelaksanaan pemberdayaan usaha ekonomi Masyarakat di Desa Bangkok Kabupaten Halmahera Barat, yaitu (1) Diskusi awal; (2) Kunjungan lokasi; (3) Penyusunan materi; dan (4) Pelaksanaan kegiatan. Hasil yang dicapai dalam pelaksanaan pemberdayaan usaha ekonomi masyarakat pada Desa Bangkok Kabupaten Halmahera Barat, yaitu (1) Peningkatan produktivitas usaha ekonomi masyarakat dan sebagai solusi untuk mengurangi angka pengangguran dan kemiskinan; dan (2) Pengembangan usaha ekonomi masyarakat yang terintegrasi dengan pengembangan potensi pertanian. Indeks kinerja utama (IKU) yang ingin dicapai, antara lain: (1) Peningkatan produktivitas usaha ekonomi dan pendapatan masyarakat; dan (2) Penguasaan teknologi oleh Mitra dalam mendukung tata kelola dan pemasaran produk.
PENGARUH BAURAN PEMASARAN (4P) TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN SAYURAN PAPRIKA (CAPSICUM ANNUM L) DI HYPERMART TERNATE Saputri, Yuyun Ayu; Basuki, Natal; Fatmawati, Mila; Mahmud, Haris
Jurnal Pertanian Khairun Vol 3, No 1: (Juni 2024)
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/jpk.v3i1.8440

Abstract

Hypermart is the largest retail company that provides a complete range ofneeds and almost all products needed by consumers are available at hypermartranging from household needs to grocery needs including fruits and vegetables.This study aims to analyze and determine the marketing mix (4p) that influencesthepurchasedecisionofpaprikavegetablesatHypermartTernate.AndToanalyze and find out the elements of the marketing mix that most influence thedecision to purchase paprika vegetables at Hypermart Ternate. This study wasconducted on all visitors who decided to buy paprika vegetables at HypermartTernate by determining samples using accidental sampling techniques. The resultsshowedthatthemarketingmix(4P)consistingofproduct,price,place,andpromotion of the purchase decision of paprika vegetables at Hypermart Ternateinfluencedthepurchasedecision.Thesignificantvalueofeachvariableis,productwith a value of0.038, price 0.022, place 0.003 and promotion0.008whichmeansthatthemarketingmix(4P)hasasignificanteffectonthedecisionto purchase peppers at Hypermart Ternate. The marketing mix element that mostinfluences the decision to purchase paprika vegetables at Hypermart Ternate is aplace with a significant value of 0.008 which means that it has a significantinfluenceon the decisionto purchasepeppers atHypermart Ternate
PENGEMBANGAN SECARA VEGETATIF LEMON CUI UNTUK PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DI DESA BANGKO Basuki, Natal; Syafi, Sartika; Mahmud, Haris
Jurnal Pengabdian Teratai Vol. 4 No. 2 (2023): Jurnal Pengabdian Teratai
Publisher : Lembaga Penelitian Dan Pengabdian Pada Masyarakat (LPPM) Institut Bisnis dan Informatika (IBI) Kosgoro 1957

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55122/teratai.v4i2.1007

Abstract

Permasalahan yang dihadapi kelompok masyarakat di daerah Desa Bangkok Kabupaten Halmahera Barat tersebut adalah belum bisa untuk mengembangbiakkan potensi pertanian seperti lemon cui yang ada di daerah tersebut. Solusi yang ditawarkan untuk mengatasi masalah tersebut adalah dengan melaksanakan kegiatan pelatihan tentang perkembangbiakan vegetatif atau sambung tunas dan urban farming. Metode yang digunakan dalam pelaksanaan pemberdayaan usaha ekonomi masyarakat di Desa Bangkok Kabupaten Halmahera Barat, yaitu (1)Sosialisasi dan FGD; (2)Fasilitasi dan pendampingan; (3)Pemberdayaan usaha ekonomi masyarakat; dan (4)Monitoring dan evaluasi pelaksanaan program. Hasil yang dicapai dalam pelaksanaan pemberdayaan usaha ekonomi masyarakat pada Desa Bangkok Kabupaten Halmahera Barat, yaitu (1)Peningkatan produktivitas usaha ekonomi masyarakat dan sebagai solusi untuk mengurangi angka pengangguran dan kemiskinan; dan (2)Pengembangan usaha ekonomi masyarakat yang terintegrasi dengan pengembangan potensi pertanian. Indeks kinerja utama (IKU) yang ingin dicapai, antara lain: (1)Peningkatan produktivitas usaha ekonomi dan pendapatan masyarakat; dan (2)Penguasaan teknologi oleh Mitra dalam mendukung tata kelola dan pemasaran produk.
Persepsi Masyarakat Pengolahan Dan Tata Kelola Makanan Dari Sagu “(Tumang)” Sebagai Pengganti Beras Di Kecamatan Oba, Kota Tidore Kepulauan, Provinsi Maluku Utara Basuki, Natal; Nursamsi, Nursamsi; Suhardi, Suhardi; Saelan, Emy
-
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/jrpi.v2i4.35468

Abstract

The study aims to examine public perception regarding the methods of processing and presenting food made from sago, as well as the extent to which sago can be accepted as an alternative staple food to rice in Oba Subdistrict, Tidore Island City, North Maluku Provinces. This area is known as one of the largest production centers of sago “tumang” in Tidore Island City. Although sago has the potential to become a superior local food, the community's acceptance level has declined, mainly due to changing habits, with many now preferring rice as their staple food. This study uses qualitative methods with data collection techniques including observation, interviews, and document review. The findings reveal that public perception of sago is influenced by several factors such as habits, health, taste, price, and availability of food ingredients. Residents who still preserve the consumption of sago tend to have positive perceptions, while those who have switched to rice show less supportive attitudes toward sago consumption. The study concludes that community perception plays a crucial role in determining the acceptance level of sago as an alternative food source. Therefore, efforts in education and training on the processing and presentation of sago are needed to broaden its acceptance as a rice substitute.. The study recommends that the government and relevant parties strengthen campaigns and diversification programs based on sago to support food security in Tidore Island City.
PENGUATAN KELEMBAGAAN KELOMPOK TANI SENGKANAUNG DI DESA AKEKOLANO KECAMATAN OBA UTARA KOTA TIDORE KEPULAUAN Fatmawati, Mila; Sidayat, Mardiyani; Djumadil, Nurdiyanawati; Kaddas, Fatmawati; Basuki, Natal; Mahmud, Haris; Nursamsi, Nursamsi; Annisa, Khairun; Syahroni, Syahroni
Jurnal Pengabdian Masyarakat Khatulistiwa Vol 8, No 2 (2025): NOPEMBER
Publisher : STKIP Persada Khatulistiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31932/jpmk.v8i2.5812

Abstract

ABSTRACTFarmer Institutions provide institutional strengthening of farmers through non-formal education that includes activities in knowledge and skills with the main objective of providing strengthening to farmers is one form of empowerment of farmers and agricultural business actors to increase productivity, income and welfare. In improving the knowledge and skills of the community in utilizing agricultural crops into crops that have high economic value. Assistance to farmers in Akekolano Village, Oba District is very important, especially in terms of institutional strengthening of this group, it is necessary to build public awareness in terms of cooperation between extension officers with farmers and other related institutions. The objects that are the main targets in institutional strengthening are farmer groups and the general public in Akekolano Village, Oba District. Where the targets are farmers and farmer group associations who are de facto the family economic managers and young men and women who come from farming families. Keywords: Institutions, Farmer Groups, Values, Economy and EmpowermentABSTRAKKelembagaan Petani memberikan penguatan kelembagaan kepada petani melalui pendidikan non formal yang meliputi kegiatan dalam pengetahuan dan ketrampilan dengan tujuan utama memberikan pengauatan kepada petani adalah salah satu bentuk upaya pemberdayaan petani dan pelaku usaha pertanian untuk meningkatkan produkstivitas, pendapatan dan kesejahteraan. Dalam meningkatkan pengetahuan dan keterampilan mayarakat dalam memanfaatkan tanaman pertanian menjadi tanaman yang memiliki nilai ekonomi tinggi. Pendampingan terhadap petani di Desa Akekolano Kecamatan Oba sangat penting terutama dalam hal penguatan kelembagaan kelompok ini perlu untuk membangun kesadaran masyarakat dalam hal kerjasama antar petugas penyuluh dengan petani serta lembaga terkait lainnya. Adapun objek yang menjadi target utama dalam penguatan kelembagaan yaitu kelompok petani serta masyarakat umum yang berada di Desa Akekolano Kecamatan Oba. Dimana sasarannya adalah para petani dan gabungan kelompok tani yang secara de facto merupakan pengatur ekonomi keluarga dan para pemuda/pemudi yang berasal dari keluarga petani.Kata Kunci: Kelembagaan, Kelompok Tani, Nilai, Ekonomi dan Pemberdayaan