Putu Agus Bratayadnya, Putu Agus
Indonesian Institute Of The Arts, Bali-Indonesia

Published : 23 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

Fotografi Komersial Sebagai Branding Sosial Media MEAI Studio Prakosa, Abdee Rangga Bhaskara; Bratayadnya, Putu Agus; Nindhia, Cokorda Istri Puspawati
Retina Jurnal Fotografi Vol 4 No 2 (2024): Retina Jurnal Fotografi
Publisher : Lp2mpp Isi Denpasar - Ps. Fotografi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59997/rjf.v4i2.4312

Abstract

Dalam era digital dan dominasi berbagai platform media sosial, penggunaan gambar dan visualisasi telah menjadi elemen krusial dalam strategi pemasaran dan promosi. Keberhasilan dalam mempromosikan suatu brand tidak hanya tergantung pada teknik pengambilan gambar yang baik, tetapi juga pada konsep visual yang matang dan pengelolaan hasil akhir hingga publikasi, serta penyesuaian dengan selera audiens. MEAI Studio adalah creative studio yang berfokus pada produksi konten kreatif 3D Design dan maping. Fotografi secara umum dapat diartikan “menggambar dengan cahaya”. Sosial media adalah sebuah media untuk bersosialisasi satu sama lain dan dilakukan secara online yang memungkinkan manusia untuk saling berinteraksi tanpa dibatasi ruang dan waktu. Penulis membuat planning pemotretan dengan mempertimbangkan estetika dan konsep yang bersangkutan pada sosial media Meai Studio guna menarik orang terhadap jasa yang disediakan MEAI Studio. Aspek ini penulis pertimbangkan bedasarkan trending dari waktu ke waktu penulis memutuskan untuk memakai karakter foto popup karena hasil pengamatan yang telah penulis susun dalam moodboard style seperti itu banyak mendapatkan exposure. hal ini sangat berpengaruh dalam meningkatkan citra brand khususnya calon client. Hasil dari semua karya tersebut penulis gabungkan menggunakan Adobe Photoshop CC 2024 menjadi artboard untuk simulasi post pada Instagram MEAI Studio. Cara memvisualisasikan karya fotografi dari MEAI Studio adalah dengan medokumentasikan baik itu alat, karya, maupun event dari MEAI Studio yang selanjutnya akan diolah guna meningkatkan visibilitas citra merk melalui portofolio yang dihasilkan agar audience dalam hal ini calon client tertarik terhadap jasa yang disediakan oleh MEAI Studio.
Strategi Pengelolaan Styling Food Photography Sebagai Dasar Visual, Studi Kasus Pada Proyek Magang Di CG Pictures: Ramadhani, Melynia; Pramana, I Made Bayu; Bratayadnya, Putu Agus
Retina Jurnal Fotografi Vol 6 No 1 (2026): Retina Jurnal Fotografi
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Institut Seni Indonesia Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59997/rjf.v6i1.5823

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pengelolaan food styling dalam food photography pada proyek magang di CG Pictures, fokus utama penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi tiga tahapan produksi yang terdiri dari pra-pemotretan, pemotretan, dan pasca-pemotretan. Pada tahap pra-pemotretan, diawali dengan diskusi bersama klien untuk memahami tujuan dan ekspektasi visual, diikuti dengan pembuatan briefing kreatif dan pengembangan konsep visual yang kemudian dituangkan dalam storyboard. Pada tahap pemotretan, dilakukan persiapan properti, pemilihan pencahayaan yang tepat, serta penerapan teknik pemotretan yang berfokus pada detail dan tekstur makanan. Setelah pemotretan selesai, tahap pasca-pemotretan dilakukan dengan editing foto, yang meliputi penyesuaian warna, retouching, dan penajaman gambar agar sesuai dengan permintaan klien. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pengelolaan food styling yang efektif dalam setiap tahapan produksi sangat mempengaruhi kualitas visual hasil foto yang dihasilkan, yang pada akhirnya memenuhi ekspektasi klien. Penelitian ini juga mengidentifikasi berbagai tantangan dalam proses food styling dan pemotretan hingga mencapai hasil yang optimal.
Pemanfaatan Action Camera Dalam Fotografi Underwater Sujana, I Made Surya Hendra; Bratayadnya, Putu Agus; Adityasmara, Farhan
Retina Jurnal Fotografi Vol 6 No 1 (2026): Retina Jurnal Fotografi
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Institut Seni Indonesia Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59997/rjf.v6i1.6670

Abstract

Fotografi merupakan media visual yang berfungsi untuk merekam momen, objek, dan peristiwa tertentu serta terus berkembang seiring dengan kemajuan teknologi. Salah satu bentuk perkembangan tersebut adalah fotografi bawah air atau underwater photography yang memungkinkan visualisasi keindahan dan keunikan dunia bawah laut seperti terumbu karang, beragam biota laut, serta interaksi manusia dengan lingkungan perairan. Namun demikian, fotografi bawah air memiliki tantangan teknis yang kompleks, antara lain keterbatasan pencahayaan, distorsi warna, serta tekanan air yang dapat memengaruhi kualitas hasil gambar dan keamanan peralatan. Pada awal perkembangannya, fotografi bawah air hanya dapat dilakukan menggunakan kamera profesional dengan perlengkapan khusus seperti underwater housing yang relatif mahal dan kurang praktis digunakan di lapangan. Perkembangan teknologi menghadirkan action camera sebagai alternatif yang lebih sederhana, ringkas, dan ekonomis, dengan kemampuan tahan air serta kualitas visual yang memadai untuk kebutuhan fotografi bawah laut. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pemanfaatan action camera dalam fotografi bawah laut dengan penerapan teknik freedive. Metode penelitian yang digunakan meliputi proses pemotretan langsung di bawah air, penyuntingan hasil foto, wawancara, serta kajian pustaka terhadap karya fotografi yang menampilkan keindahan alam, ekosistem bawah laut, dan hubungan manusia dengan lingkungan perairan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa action camera efektif digunakan karena menawarkan kemudahan penggunaan, efisiensi, dan fleksibilitas dalam kondisi perairan yang dinamis. Meskipun memiliki keterbatasan pada pengaturan teknis dan performa dalam kondisi cahaya rendah, kendala tersebut dapat diatasi melalui penguasaan teknik pemotretan, pemanfaatan cahaya alami, serta proses pengolahan gambar yang tepat.