Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Journal of Innovative and Creativity

Hubungan Pola Asuh Orang Tua Dengan Intensitas Penggunaan Gadget Pada Anak Usia Dini (4-6 Tahun) Di TK Negeri Pembina I Pekanbaru Tahun 2025 Santri Atyatul Dhuha; Liva Maita; Rina Yulviana; Nur Israyati; Rika Andriyani
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.2330

Abstract

Penggunaan gadget pada anak usia dini merupakan fenomena yang berkembang pesat seiring dengan kemajuan teknologi, namun penggunaannya yang tidak terkendali dapat menimbulkan berbagai dampak negatif terhadap perkembangan anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pola asuh orang tua dengan intensitas penggunaan gadget pada anak usia 4–6 tahun di TK Negeri Pembina I Pekanbaru tahun 2025. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dan desain cross-sectional. Jumlah sampel sebanyak 117 responden yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Data dianalisis menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola asuh yang dominan adalah pola asuh demokratis (62,4%), sedangkan intensitas penggunaan gadget terbanyak berada pada kategori rendah (47,0%). Hasil uji statistik menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara pola asuh orang tua dengan intensitas penggunaan gadget (p = 0,000). Semakin baik pola asuh yang diterapkan, khususnya pola asuh demokratis, maka semakin rendah intensitas penggunaan gadget pada anak. Oleh karena itu, diperlukan peran aktif orang tua dalam menerapkan pola asuh yang tepat dan mendampingi anak dalam penggunaan gadget secara bijak guna mendukung tumbuh kembang anak yang optimal.
Hubungan Tingkat Pengetahuan dan Sikap Remaja Terhadap Penyakit Menular Seksual (PMS) di SMPN 21 Pekanbaru Tahun 2025 Chaira Maharani; Ika Putri Damayanti; Hastuti Marlina; Rina Yulviana; Liva Maita
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.2350

Abstract

Penyakit Menular Seksual (PMS) merupakan salah satu permasalahan kesehatan reproduksi yang berdampak luas, terutama pada kelompok remaja yang masih dalam tahap pencarian jati diri dan sangat rentan terhadap pengaruh lingkungan. Pengetahuan dan sikap remaja terhadap PMS sangat penting untuk mencegah penyebaran dan dampak negatif dari penyakit ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara tingkat pengetahuan dan sikap remaja terhadap Penyakit Menular Seksual di SMPN 21 Pekanbaru tahun 2025. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain cross sectional. Sampel terdiri dari 222 responden yang dipilih menggunakan teknik stratified random sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebanyak 151 responden (56,8%) memiliki pengetahuan yang kurang, dan dari jumlah tersebut, 113 orang (74,5%) mengalami gejala PMS. Sedangkan dari 71 responden (43,2%) yang memiliki pengetahuan baik, hanya 27 orang (38,0%) yang mengalami gejala PMS. Pada variabel sikap, 60,4% responden memiliki sikap yang kurang, dan 39,6% memiliki sikap baik. Hasil analisis bivariat menggunakan uji chi-square menunjukkan adanya hubungan signifikan antara pengetahuan (p = 0,000; OR = 4,8) dan sikap (p = 0,001; OR = 2,8) terhadap kejadian PMS. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa pengetahuan dan sikap remaja berpengaruh terhadap kejadian PMS. Oleh karena itu, pendidikan kesehatan reproduksi yang komprehensif sangat diperlukan di lingkungan sekolah untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran remaja, guna menurunkan risiko PMS dan menciptakan generasi muda yang sehat secara fisik dan mental.
Faktor - Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Hipertensi Pada Akseptor Kb Suntik Di Pmb Marlina Desa Panipahan Tahun 2025 Duma Sari; Juli Selvi Yanti; Ani Triana; Liva Maita; Yulrina Ardhiyanti
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.2354

Abstract

Kontrasepsi suntik merupakan metode kontrasepsi hormonal yang umum digunakan oleh wanita usia subur. Ketidakseimbangan hormon estrogen dan progesteron dalam kontrasepsi suntik dapat memengaruhi tekanan darah dan kondisi pembuluh darah. Studi dokumentasi di PMB Marlina menunjukkan bahwa dari 30 akseptor KB suntik pada November 2024, terdapat 11 orang mengalami hipertensi, seluruhnya berusia ≥35 tahun dan menggunakan KB suntik >2 tahun. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian hipertensi pada akseptor KB suntik di PMB Marlina Desa Panipahan Tahun 2025. Penelitian ini menggunakan desain analitik kuantitatif dengan metode Analytik Correlational dan pendekatan cross-sectional. Sampel berjumlah 102 orang akseptor KB suntik dengan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan dianalisis secara univariat serta bivariat menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan yang sangat signifikan antara usia (P- Value=0,000; OR=81,4), lama penggunaan KB suntik (P Value=0,000; OR=15,37), dan pola hidup (P-Value=0,000; OR=45,0) dengan kejadian hipertensi. Sementara itu, riwayat hipertensi dalam keluarga tidak menunjukkan hubungan yang signifikan (P-Value=0,328; OR=1,53). Hasil ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran pengguna KB suntik mengenai risiko hipertensi, serta mendorong PMB untuk memberikan edukasi terkait pilihan kontrasepsi yang lebih aman dan pentingnya penerapan pola hidup sehat..