Claim Missing Document
Check
Articles

Dampak Literasi Digital dan Fitur Aplikasi Koperasi Terhadap Kesejahteraan Dosen Riyanto, Andi; Rahayu, Yuri; Ramdhani, Lis Saumi; Hudin, Jamal Maulana
Swabumi Vol 13, No 2 (2025): Volume 13 Nomor 2 Tahun 2025
Publisher : Universitas Bina Sarana Informatika Kota Sukabumi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31294/swabumi.v13i2.27274

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana literasi digital dosen serta aksesibilitas dan fitur aplikasi koperasi syariah berperan dalam mendukung kesejahteraan dosen. Latar belakang dari studi ini adalah pentingnya transformasi digital dalam pengelolaan koperasi di lingkungan pendidikan tinggi. Penelitian dilakukan dengan pendekatan kuantitatif melalui penyebaran kuesioner kepada para dosen yang menjadi anggota koperasi syariah di Universitas Bina Sarana Informatika Kampus Kota Sukabumi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemahaman digital dosen saja belum cukup untuk memengaruhi peran koperasi syariah secara langsung. Sebaliknya, kemudahan akses dan kualitas fitur dari aplikasi terbukti menjadi faktor penting yang mendukung efektivitas koperasi dalam memberikan layanan kepada anggotanya. Penelitian ini mempertegas bahwa keberhasilan digitalisasi koperasi lebih ditentukan oleh aspek teknis daripada tingkat literasi digital pengguna. Temuan ini memberikan sumbangsih penting, baik secara akademik maupun praktis, khususnya dalam perancangan sistem koperasi yang responsif terhadap kebutuhan pengguna. Penelitian ini juga merekomendasikan agar pengembangan sistem digital koperasi lebih memperhatikan desain berbasis pengguna serta pelatihan yang menyeluruh untuk mendorong adopsi teknologi yang lebih luas di lingkungan akademik.This study aims to examine the extent to which lecturers’ digital literacy, along with the accessibility and features of Sharia cooperative applications, contribute to supporting lecturer well-being. The research employed a quantitative approach by distributing questionnaires to 25 lecturers who are members of the Sharia Cooperative at Universitas Bina Sarana Informatika, Sukabumi Campus, using a total sampling technique. The research instrument was tested for validity and reliability, while data analysis was conducted through Partial Least Squares–Structural Equation Modeling (PLS-SEM) using SmartPLS 3. Data measurement included instrument testing (convergent validity, discriminant validity, construct reliability) and structural model evaluation, without requiring classical assumption tests due to the non-parametric nature of PLS-SEM. The findings reveal that lecturers’ digital literacy does not significantly influence their well-being, whereas accessibility and the quality of application features have a significant positive effect. This study underscores that the success of cooperative digitalization is more strongly determined by technical aspects than by the users’ level of digital literacy. The results provide both theoretical and practical contributions, particularly in designing user-centered digital cooperative systems and strengthening digital literacy training within academic settings.
Dampak Green Supply Chain dan Green Product Melalui Green Consumer terhadap Pembelian Kopi Prayudi, Dicki; Rahayu, Yuri; Riyanto, Andi; Supriadin, Iyad; Umar, Habib
Swabumi Vol 13, No 2 (2025): Volume 13 Nomor 2 Tahun 2025
Publisher : Universitas Bina Sarana Informatika Kota Sukabumi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31294/swabumi.v13i2.27503

Abstract

Permasalahan utama UMKM kopi di Kota Sukabumi adalah rendahnya pemahaman konsumen terhadap praktik keberlanjutan dalam rantai pasok dan atribut produk yang memengaruhi keputusan pembelian. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh Green Supply Chain Management (GSCM) dan Green Product Features (GPF) terhadap Green Consumer (GC) serta implikasinya terhadap Keputusan Pembelian (KP). Menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik Structural Equation Modeling–Partial Least Squares (SEM-PLS), penelitian melibatkan 118 responden konsumen kedai kopi. Uji validitas, reliabilitas, dan analisis outer serta inner model dilakukan dengan bantuan kecerdasan buatan (ChatGPT) untuk mendukung visualisasi hasil. Temuan menunjukkan bahwa GSCM dan GPF berpengaruh signifikan terhadap GC, sedangkan GC secara signifikan memengaruhi KP. Analisis efek mediasi mengonfirmasi bahwa GC berperan sebagai mediator penuh dalam hubungan GSCM dan GPF terhadap KP. Hasil ini menegaskan bahwa kepedulian lingkungan konsumen merupakan determinan utama dalam keputusan pembelian berkelanjutan. Strategi rantai pasok hijau dan atribut produk ramah lingkungan terbukti dapat memperkuat preferensi konsumen terhadap produk kopi berkelanjutan serta mendorong UMKM mengembangkan strategi pemasaran hijau yang lebih efektif dan kompetitif.The main challenge faced by coffee MSMEs in Sukabumi City lies in consumers’ limited understanding of sustainability practices within both the supply chain and product attributes, which influences their purchasing decisions. This study aims to analyze the effects of Green Supply Chain Management (GSCM) and Green Product Features (GPF) on Green Consumers (GC) and their implications for Purchase Decisions (PD). Employing a quantitative approach through Structural Equation Modeling–Partial Least Squares (SEM-PLS), the study involved 118 coffee shop consumers. Validity and reliability tests, as well as analyses of the outer and inner models, were conducted with the assistance of artificial intelligence (ChatGPT) to support result visualization. The findings reveal that GSCM and GPF have significant effects on GC, while GC significantly influences PD. The mediation analysis confirms that GC acts as a full mediator between GSCM, GPF, and PD. These results highlight consumers’ environmental awareness as a key determinant of sustainable purchasing behavior. Consequently, green supply chain strategies and eco-friendly product attributes can strengthen consumer preferences for sustainable coffee products and provide opportunities for MSMEs to develop more effective and competitive green marketing strategies.
Pendampingan Optimalisasi Produksi Maggot di Bank Sampah IPPEC Sukabumi untuk Meningkatkan Perekonomian Lokal Ramdhani, Lis Saumi; Farlina, Yusti; Riyanto, Andi; Nurusysyifa, Saela; Septiani, Asti
Info Abdi Cendekia Vol. 8 No. 2: Desember 2025
Publisher : Lembaga Penelitian Universitas YARSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33476/iac.v8i2.187

Abstract

Permasalahan sampah organik di Kabupaten Sukabumi mendorong lahirnya inovasi pengelolaan berbasis masyarakat, salah satunya melalui Bank Sampah IPPEC yang mengembangkan budidaya Maggot (larva Black Soldier Fly). Namun, keterbatasan sarana produksi, pencatatan keuangan manual, dan strategi pemasaran konvensional menyebabkan kapasitas dan daya saing produk rendah. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan mengoptimalkan produksi Maggot melalui transfer teknologi tepat guna, digitalisasi manajemen dan penguatan pemasaran digital. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research dengan tahapan analisis situasi, pengadaan mesin pencacah, sangrai, pur, pembangunan instalasi air bersih, pelatihan aplikasi IPPEKas serta pendampingan strategi branding dan promosi digital. Evaluasi dilakukan melalui pra–post test, wawancara dan monitoring. Hasil menunjukkan peningkatan produksi hingga 50% dalam tiga bulan, efisiensi pencatatan keuangan naik 86% serta penjualan meningkat 30%. Simpulan kegiatan menegaskan bahwa integrasi teknologi, manajemen dan pemasaran digital efektif memperkuat kapasitas mitra dan berpotensi direplikasi pada UMKM lain. Rekomendasi diarahkan pada diversifikasi produk, pemeliharaan mesin, perluasan jaringan pemasaran serta integrasi teknologi IoT dan kecerdasan buatan untuk keberlanjutan usaha
Pengungkapan Green Accounting, Reputasi Perusahaan dan Cost of Capital: Peran Mediasi Kepercayaan Investor Rusli Nugraha; Susilawati; Eva Marsusanti; Andi Riyanto
JUSTIKA : Jurnal Sistem Informasi Akuntansi Vol 6 No 1 (2026): Juni 2026
Publisher : LPPM Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31294/justika.v6i1.12212

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh green accounting disclosure terhadap cost of capital dengan mempertimbangkan peran mediasi reputasi perusahaan dan kepercayaan investor. Pengungkapan informasi lingkungan dilakukan perusahaan untuk mengurangi asimetri informasi dan risiko pasar sekaligus meningkatkan kredibilitas perusahaan di mata investor. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain eksplanatori pada 320 observasi perusahaan yang terdaftar di pasar modal Indonesia. Green accounting diukur menggunakan indeks pengungkapan berbasis standar Global Reporting Initiative (GRI), sedangkan cost of capital dihitung melalui pendekatan cost of equity dan weighted average cost of capital (WACC). Analisis data dilakukan menggunakan Structural Equation Modeling berbasis Partial Least Squares (PLS-SEM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa green accounting disclosure berpengaruh positif terhadap reputasi perusahaan dan kepercayaan investor serta berpengaruh negatif terhadap cost of capital. Kepercayaan investor terbukti menjadi mekanisme mediasi utama dalam menurunkan biaya modal, sedangkan reputasi perusahaan lebih berperan sebagai pembentuk kepercayaan investor dibandingkan sebagai determinan langsung cost of capital. Temuan ini menegaskan bahwa pengungkapan lingkungan tidak hanya memiliki dimensi etis dan kepatuhan regulatif, tetapi juga memberikan manfaat ekonomi melalui peningkatan efisiensi pembiayaan perusahaan.
Implementasi Green Accounting Berbasis AMO Pada Perusahaan Manufaktur Di Jawa Barat Galih Raspati; Yuyun Yuniati Yuningsih; Lis Saumi Ramdhani; Andi Riyanto
JUSTIKA : Jurnal Sistem Informasi Akuntansi Vol 6 No 1 (2026): Juni 2026
Publisher : LPPM Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31294/justika.v6i1.12751

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi green accounting berbasis kerangka Ability–Motivation–Opportunity (AMO) pada perusahaan manufaktur di Jawa Barat. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan desain studi kasus tunggal pada PT XYZ, sebuah perusahaan manufaktur tekstil dan garmen yang telah menerapkan pelaporan keberlanjutan. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, studi dokumentasi dan observasi non-partisipan, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles, Huberman dan Saldaña. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi green accounting dipengaruhi oleh interaksi tiga dimensi utama AMO. Pada dimensi ability, perusahaan telah melakukan pelatihan terkait pengukuran emisi dan konsumsi energi, namun masih terdapat kesenjangan kompetensi antara aspek teknis lingkungan dan akuntansi finansial. Pada dimensi motivation, implementasi lebih banyak didorong oleh faktor ekstrinsik seperti tekanan regulasi, tuntutan pelanggan global dan kebutuhan akses green financing, sedangkan motivasi intrinsik terkait komitmen keberlanjutan belum sepenuhnya terinternalisasi. Pada dimensi opportunity, dukungan manajemen puncak dan keberadaan Komite ESG menjadi faktor pendorong, tetapi masih terdapat hambatan berupa sistem teknologi yang belum terintegrasi, silo antar departemen, dan keterbatasan infrastruktur monitoring lingkungan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa keberhasilan implementasi green accounting memerlukan keseimbangan antara kemampuan, motivasi dan kesempatan karena kelemahan pada salah satu dimensi dapat menjadi bottleneck yang menghambat efektivitas implementasi. Penelitian ini memberikan kontribusi teoretis dalam pengembangan kerangka AMO pada konteks akuntansi keberlanjutan serta implikasi praktis bagi perusahaan, regulator dan institusi pendidikan dalam memperkuat implementasi Environmental Management Accounting (EMA).
Enhancing IPPEKas Digital Transformation for Effective Circular Economy Management Lis Saumi Ramdhani; Yusti Farlina; Andi Riyanto; Mochamad Wahyudi; Lise Pujiastuti; Rizal Amegia Saputra
Computer Science (CO-SCIENCE) Vol. 6 No. 2 (2026): July 2026
Publisher : LPPM Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31294/co-science.v6i2.12794

Abstract

Achieving successful digital transformation in community-based circular economy organizations requires more than the deployment of digital technologies. Sustainable organizational outcomes depend on the effective interaction of technological capability, organizational readiness, and user engagement. This study evaluates the effectiveness of the IPPEKas information system by integrating the DeLone and McLean Information Systems Success Model, the Human–Organization–Technology Fit (HOT-Fit) framework, and System Usability into a unified analytical model. Data were collected from 100 active IPPEKas users and analyzed using Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM). The empirical findings reveal that Information Quality, Organizational Support, and System Usability significantly enhance Net Benefits, whereas System Quality contributes indirectly through its positive influence on System Usability. These findings indicate that organizational value is created primarily through high-quality information and effective user interaction rather than through technical excellence alone. The proposed integrated framework advances information systems success research by combining technological, human, and organizational dimensions into a comprehensive evaluation model. From a practical perspective, the findings provide actionable recommendations for strengthening information governance, encouraging sustained system utilization, and improving organizational support to maximize the long-term value of digital transformation in community-based circular economy organizations.