Claim Missing Document
Check
Articles

Refleksi Persepsi dan Preferensi Merek Terhadap Institusional Konsumen dalam Pengambilan Keputusan Pembelian Yuningsih, Yuyun Yuniati; Raspati, Galih; Riyanto, Andi; Rahayu, Yuri
Perspektif : Jurnal Ekonomi dan Manajemen Akademi Bina Sarana Informatika Vol 20, No 1 (2022): Maret 2022
Publisher : www.bsi.ac.id

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31294/jp.v20i1.12326

Abstract

Pandemi Covid-19 sangat berperan dalam menekan tingkat penjualan ponsel pintar dari produsen ponsel pintar di seluruh dunia. Permasalahan yang terjadi secara global tersebut turut mempengaruhi persepsi dan preferensi merek terhadap institusional konsumen dalam pengambilan keputusan pembelian dari produk ponsel Samsung Galaxy A12. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan lebih detail mengenai refleksi dari persepsi dan preferensi merek terhadap instusional konsumen dalam pengambilan keputusan pembelian tipe  ponsel Samsung Galaxy A12 di Erafone area Sukabumi pada masa pandemi Covid-19. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif berdasarkan hasil kuesioner dari responden dengan jumlah populasi sebanyak 162 yang diambil dari periode Juli sampai Desember 2021 dalam kondisi pandemi Covid-19 dan sampel ditetapkan dengan menggunakan pendekatan Slovin sebesar 62 responden yang merupakan konsumen  Erafone area Sukabumi. Uji statistik diterapkan dalam menganalisis data angket. Uji prasyarat analisis menggunakan uji validitas dan reliabilitas serta uji asumsi klasik yang terdiri dari uji normalitas dan heteroskedastisitas. Hasil penelitian menunjukkan adanya refleksi dari variabel persepsi merek dan preferensi merek secara bersama-sama terhadap institusional konsumen dalam pengambilan keputusan pembelian.
Kontribusi Kualitas Pelayanan Unggul Untuk Memaksimalkan Tingkat Kepuasan Konsumen Raspati, Galih; Riyanto, Andi; Rahayu, Yuri
Perspektif : Jurnal Ekonomi dan Manajemen Akademi Bina Sarana Informatika Vol 18, No 2 (2020): September 2020
Publisher : www.bsi.ac.id

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31294/jp.v18i2.8401

Abstract

Abstrak - Puskesmas sebagai ujung tombak pelayanan kesehatan masyarakat sudah seharusnya memberikan fasilitas pelayanan kesehatan yang mumpuni. Bukan tidak mungkin ada beberapa fasilitas kesehatan masyarakat yang disediakan oleh negara memberikan pelayanan yang tidak sesuai dengan standar yang ada.  Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kualitas pelayanan unggul, kepuasan konsumen dan untuk mengetahui seberapa kuat kontribusi kualitas layanan unggul untuk memaksimalkan tingkat kepuasan konsumen di Puskesmas Limusnunggal Kota Sukabumi. Metode penelitian yang dipakai menggunakan metode teknik survei. Responden penelitian adalah pasien yang merupakan konsumen di Puskesmas Limusnunggal di Kota Sukabumi sebanyak 451 konsumen sebagai populasi, kemudian sampel diambil sebanyak 100 konsumen dengan menggunakan metode judgment sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan instrumen kuisioner, untuk variabel kualitas layanan dan kepuasan pelanggan dengan skala ordinal. Instrumen diuji dengan uji reliabilitas dan uji validitas. Data penelitian dianalisis secara deskriptif dengan uji frekuensi dan asosiatif dengan uji korelasi Pearson. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas pelayanan unggul memiliki kontribusi yang signifikan dalam memaksimalkan tingkat kepuasan konsumen. Kata Kunci: kualitas pelayanan unggul, kepuasan konsumen
Pelatihan Digital Marketing Dalam Upaya Pengembangan Pemasaran Produk Bank Sampah IPPEC Kabupaten Sukabumi Ramdhani, Lis Saumi; Riyanto, Andi; Farlina, Yusti; Noviani, Hani; Muttaqin, Muhamad Zenal
Abditeknika Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2024): Oktober
Publisher : LPPM Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31294/abditeknika.v4i2.4347

Abstract

Pengelolaan sampah merupakan tantangan global yang memerlukan solusi inovatif. Di Indonesia, bank sampah telah menjadi salah satu alternatif yang efektif untuk mengurangi timbunan sampah dan memberikan manfaat bagi lingkungan dan masyarakat. Namun, Bank Sampah IPPEC Kabupaten Sukabumi masih menghadapi masalah dalam pemasaran produk mereka, seperti sofa Eco-brick, maggot, dan sekam bakar, yang belum dipasarkan secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pemasaran produk Bank Sampah IPPEC melalui pelatihan digital marketing. Metode yang digunakan adalah deskriptif analisis dengan pendekatan kualitatif. Pelatihan ini melibatkan beberapa tahapan, yaitu analisis kebutuhan, penyusunan rencana, pemilihan peserta, pelaksanaan pelatihan, dan evaluasi. Hasil dari pelatihan menunjukkan peningkatan literasi digital dengan nilai total rata-rata yang diperoleh yaitu sebesar 58,67%. Selain itu, pemahaman peserta terhadap efisiensi dan efektivitas digital marketing juga meningkat secara signifikan. Pelatihan digital marketing terbukti efektif dalam meningkatkan pemasaran produk bank sampah dan memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar. Rekomendasi dari penelitian ini adalah melanjutkan pelatihan secara berkelanjutan dan memperluas cakupan pelatihan ke bank sampah lainnya di Kabupaten Sukabumi. Dengan demikian, diharapkan bank sampah dapat berkontribusi lebih besar dalam pengelolaan sampah dan peningkatan nilai ekonomi bagi masyarakat.   Waste management is a global challenge that requires innovative solutions. In Indonesia, waste banks have become one of the effective alternatives to reduce waste generation and provide benefits to the environment and society. However, the Waste Bank of Ikatan Pemuda Pemudi Creative (IPPEC) of Sukabumi District still faces problems in marketing their products, such as ecobrick sofa, maggot, and roasted husk, which have not been marketed optimally. This service aims to improve the marketing of IPPEC Waste Bank products through digital marketing training. The method used is descriptive analysis with a qualitative approach using WhatsApp media. This training involves several stages, namely needs analysis, plan development, participant selection, training implementation, monitoring and evaluation. The results of the training showed an increased understanding of digital marketing strategies from participants in an effort to develop marketing of waste bank products with a total average value obtained of 58.67%. Feedback that can be given based on the evaluation results of this service is that the training should be carried out in a sustainable manner and expand the scope of training to other waste banks in Sukabumi Regency. Thus, it is hoped that waste banks can contribute more to waste management and increase economic value for the community.
Transformasi Penggunaan Zahir Accounting Terhadap Efisiensi dan Efektivitas Operasional Perusahaan Dagang Aisyah; Riyanto, Andi
JUSTIKA : Jurnal Sistem Informasi Akuntansi Vol 4 No 1 (2024): JUSTIKA : Jurnal Sistem Informasi Akuntansi
Publisher : Program Studi Sistem Informasi Akuntansi Kampus Kota Sukabumi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Era perkembangan teknologi informasi yang pesat, transformasi ke sistem informasi berbasis aplikasi seperti Zahir Accounting telah menjadi kunci dalam meningkatkan efisiensi dan efektivitas operasional perusahaan dagang. Penelitian ini bertujuan untuk menggali kelebihan penggunaan Zahir Accounting dibandingkan dengan sistem manual yang konvensional. Permasalahan yang dihadapi oleh banyak entitas dagang adalah proses pengolahan data transaksi keuangan yang masih dilakukan secara manual, yang mengakibatkan laporan keuangan bulanan menjadi kurang efisien dan memakan waktu. Melalui metode pengumpulan data yang meliputi observasi, wawancara, dokumentasi dan studi pustaka, penelitian ini menemukan bahwa penggunaan Zahir Accounting dapat mempercepat proses pembuatan laporan keuangan, mengurangi kesalahan pencatatan, dan memudahkan analisis data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa transformasi ke sistem informasi berbasis aplikasi Zahir Accounting tidak hanya mempercepat proses bisnis tetapi juga memberikan keakuratan dan kemudahan dalam pengambilan keputusan strategis, yang pada akhirnya dapat meningkatkan daya saing perusahaan di pasar.
Analisis Implementasi Kebijakan Pengembangan Pakan Mandiri di Kabupaten Tulungagung: Analysis of the Implementation of Self-Reliant Feed Development Policy in Tulungagung Regency Riyanto, Andi; Sinung Rahardjo; Lilik Sulistyowati
JFMR (Journal of Fisheries and Marine Research) Vol. 8 No. 1 (2024): JFMR on March
Publisher : Faculty of Fisheries and Marine Science, Brawijaya University, Malang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jfmr.2024.008.01.13

Abstract

Kegiatan budidaya merupakan usaha untuk memperoleh ataupun membesarkan ikan yang salah satu faktor pendukung utama yaitu pakan, khususnya pada pakan buatan. Pemerintah pusat telah menciptakan program GERPARI (Gerakan Pakan Ikan Mandiri) yang bertujuan untuk menekan biaya pakan hingga kurang dari 60% sehingga mampu mewujudkan budidaya perikanan yang tangguh dan mandiri. Tujuan dari penelitian ini yaitu 1) Menganalisis implementasi program GERPARI; 2) Menganalisis persepsi pembudidaya ikan dan stakeholder; 3) Menganalisis faktor pendukung dan penghambat dari program GERPARI di Kabupaten Tulungagung. Metode pengambilan sampel dilakukan secara purposive. Narasumber dalam penelitian yaitu kelompok pembudidaya ikan yang memperoleh bantuan GERPARI sebanyak 22 responden serta stakeholder (dinas perikanan) sebanyak 3 responden. Alat analisis menggunakan indikator policy output dan policy outcome. Hasil kesimpulan sebagai berikut : Terjadi ketidakberhasilan atas implementasi dari Program Pakan Mandiri (GERPARI). Persepsi yang timbul dari pembudidaya ikan dan stakeholder (dinas perikanan) 100% menyatakan paham terkait GERPARI karena memiliki kelebihan dan kekurangan dari penerapannya.Cultivation activities are efforts to obtain or raise fish, with one of the main supporting factors being feed, especially artificial feed. The central government has created the GERPARI program (Movement for Independent Fish Feed) aimed at reducing feed costs to less than 60%, thus enabling the realization of robust and independent fisheries cultivation. The objectives of this research are: 1) Analyzing the implementation of the GERPARI program; 2) Analyzing the perceptions of fish cultivators and stakeholders; 3) Analyzing supporting and inhibiting factors of the GERPARI program in Tulungagung Regency. The sampling method was done purposively. The informants in the study were a group of fish cultivators who received GERPARI assistance, totaling 22 respondents, and stakeholders (fisheries department) totaling 3 respondents. The analysis tool uses indicators of policy output and policy outcome. The conclusions are as follows: There is a failure in implementing the Independent Feed Program (GERPARI). The perceptions arising from fish cultivators and stakeholders (fisheries department) are 100% aware of GERPARI because its application has advantages and disadvantages.
Meningkatkan Akses Pelayanan, Akuntabilitas Dan Transparansi Koperasi Simpan Pinjam Melalui SIMOKO Rahayu, Yuri; Ramdhani, Lis Saumi; Riyanto, Andi; Saputra, Rizal Amegia
Evolusi : Jurnal Sains dan Manajemen Vol 12, No 1 (2024): Jurnal Evolusi 2024
Publisher : Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31294/evolusi.v12i1.21171

Abstract

Digitalization has not been fully implemented by cooperative institutions, especially for cooperatives in the community, so data and information cannot be accessed by all interested parties, especially members. Therefore, the digitalization of cooperatives, which is a reform step in cooperatives, is very important to be implemented immediately so that cooperatives are able to be competitive in the current digital era and can reach millennials. SIMOKO (Cooperative Mobile Information System) is the first step so that cooperatives can advance in class and be technologically literate. The problems currently faced by partners are 1). The data processing system is still recorded manually by the treasurer assisted by the secretary and then reported to the chairman, especially in loan applications, checking loan balances and total savings. 2). Publication, there is no publication media so the addition of members every year is slow, the ongoing process of developing and adding members only relies on a word of mouth strategy. 3). Financial reporting is still less than optimal and not timely, and 4). Management of Information Systems with the support of information technology is not yet visible, so knowledge and understanding of using information technology platforms is still not visible. The research method used is Research and Development, namely the method used to design an application. The solution to the problem is the application of the SIMOKO Application (Mobile Cooperative Information System). This application is expected to accommodate the problems faced by Savings and Loans Cooperatives. In this application there are various features for both members and administrators: member biodata features, loan applications, balance checks loans, checking total deposits, preparing financial reports.Digitalisasi belum sepenuhnya diterapkan oleh lembaga koperasi terlebih untuk koperasi yang berada di masyarakat sehingga data dan informasi belum bisa di akses oleh semua pihak yang berkepentingan terutama anggota. Maka dari itu digitalisasi koperasi yang merupakan langkah reformasi dalam koperasi menjadi sangat penting untuk segera di implementasikan agar koperasi mampu berdaya saing di era digital saat ini dan bisa menyentuh kaum milenial. SIMOKO (Sistem Informasi Mobile Koperasi) merupakan Langkah awal agar koperasi bisa naik kelas dan melek Teknologi. Permasalahan yang dihadapi oleh mitra saat ini yaitu 1).Sistem pengolahan data masih dicatat manual oleh bendahara dibantu sekretaris dan selanjutnya dilaporkan kepada ketua terutama dalam pengajuan pinjaman, cek sisa pinjaman dan total simpanan. 2). Publikasi, belum memilikinya media publikasi sehingga penambahan anggota tiap tahun lambat, proses berjalan dalam mengembangkan dan penambahan anggota hanya mengandalkan strategi mulut ke mulut. 3). Pelaporan keuangan masih kurang optimal dan tidak tepat waktu,  dan 4). Pengelolaan Sistem Informasi dengan dukungan teknologi informasi belum nampak, sehingga pengetahuan dan pemahaman dengan menggunakan platform teknologi informasi masih belum nampak. Metode penelitioan yang dipakai adalah Research and Development yaitu  Metode yang digunakna untuk merancang sebuah Aplikasi. Solusi atas permasalahan   yaitu penerapan Aplikasi SIMOKO (Sistem Informasi Mobile Koperasi) aplikasi ini diharapkan dapat mengakomodir permasalahan-permasalahan yang dihadapi oleh Koperasi Simpan Pinjam, pada aplikasi ini terdapat berbagai macam fitur baik untuk anggota maupun pengurus  : fitur biodata anggota, pengajuan pinjaman, cek sisa pinjaman, cek total simpanan, pembuatan pelaporan keuangan.
Inovasi dalam Pengelolaan Stock : Menerapkan Metode FIFO Melalui Prototype Sistem Informasi Hudin, Jamal Maulana; Riyanto, Andi
INTERNAL (Information System Journal) Vol. 7 No. 1 (2024)
Publisher : Masoem University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32627/internal.v7i1.940

Abstract

This research focuses on stock management at Rumah Qta Mebeul, a company specialising in the sale of household supplies. The main aims and objectives of this research are to understand how the FIFO method can be practically applied and provide benefits to the company and to improve efficiency and effectiveness of stock management through the application of the First In First Out (FIFO) method using a prototype model on the stock management information system. The FIFO method was chosen because of its ability to optimise the use of raw materials and reduce losses due to expired stock. The system development model uses a prototype model that describes the operation of the FIFO method. This approach will make it possible to better visualise how the FIFO method functions in stock management. The main findings of this research include efficiency in stock management, better control, and more accurate documentation. The results of the study show that the prototype model is able to improve the information system for stock management of goods at Rumah Qta Mebeul with the FIFO method is an effective solution to optimize stock management and reduce company losses due to unused stock.
Mengoptimalkan Tata Kelola TI: Audit COBIT 5 Domain DSS Pada Aplikasi Penjualan Hudin, Jamal Maulana; Riyanto, Andi; Farlina, Yusti; Yulistria, Resti; Firmansah, Dasya Arief
SWABUMI (Suara Wawasan Sukabumi): Ilmu Komputer, Manajemen, dan Sosial Vol 12, No 2 (2024): Volume 12 Nomor 2 Tahun 2024
Publisher : Universitas Bina Sarana Informatika Kota Sukabumi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31294/swabumi.v12i2.24427

Abstract

Penelitian ini mengevaluasi tingkat kematangan proses teknologi informasi (TI) di PT. WAM dengan menggunakan kerangka kerja COBIT 5, dengan fokus pada domain DSS (Deliver, Service, and Support). Penelitian ini dilakukan untuk menilai kapabilitas berbagai subdomain TI, mengidentifikasi area di mana perbaikan diperlukan untuk memenuhi tujuan strategis. Hasilnya menunjukkan bahwa PT. WAM telah mencapai kapabilitas yang relatif tinggi di sebagian besar proses TI, dengan mayoritas mencapai Tingkat Kematangan 4 (Predictable Process), yang menunjukkan proses yang terdefinisi dengan baik dan diimplementasikan secara konsisten. Namun, beberapa subdomain tertentu, seperti DSS01 (terkait dengan kontrol akses) dan DSS02, ditemukan berada di Maturity Level 3 (Established Process), yang menyoroti perlunya optimasi lebih lanjut, terutama dalam manajemen akses dan mitigasi risiko. Analisis kesenjangan kematangan secara keseluruhan menunjukkan kesenjangan positif untuk DSS06, dengan tingkat kematangan yang melebihi ekspektasi, sementara DSS02 dan DSS05 menunjukkan kesenjangan negatif, yang mengindikasikan perlunya perbaikan. Temuan ini menunjukkan bahwa meskipun PT. WAM telah membuat kemajuan yang signifikan dalam tata kelola TI, namun ada beberapa area tertentu, terutama dalam kontrol akses dan manajemen risiko, yang memerlukan peningkatan untuk mencapai efisiensi yang optimal dan memastikan kelangsungan bisnis. Rekomendasi yang diberikan meliputi penguatan kebijakan akses, peningkatan protokol manajemen risiko, dan melakukan evaluasi secara berkala untuk menyelaraskan strategi TI dengan tujuan bisnis. This research evaluates the maturity level of the information technology (IT) processes at PT. WAM using the COBIT 5 framework, focusing on the DSS (Deliver, Service, and Support) domain. The study was conducted to assess the capability of various IT subdomains, identifying areas where improvement is needed to meet strategic goals. Results show that PT. WAM has achieved relatively high capability in most IT processes, with the majority reaching Maturity Level 4 (Predictable Process), indicating well-defined and consistently implemented processes. However, certain subdomains, such as DSS01 (related to access control) and DSS02, were found to be at Maturity Level 3 (Established Process), highlighting the need for further optimization, especially in access management and risk mitigation. An overall maturity gap analysis showed a positive gap for DSS06, with the maturity level exceeding expectations, while DSS02 and DSS05 revealed negative gaps, indicating a need for improvement. The findings suggest that while PT. WAM has made significant progress in IT governance, there are specific areas, particularly in access control and risk management, that require enhancement to achieve optimal efficiency and ensure business continuity. The recommendations include strengthening access policies, enhancing risk management protocols, and conducting regular evaluations to align IT strategies with business objectives.
Transformasi Pengelolaan Koperasi Syariah Dengan Aplikasi SIKOMPAK Sebagai Jaring Pengaman Kesejahteraan Dosen Rahayu, Yuri; Riyanto, Andi; Saputra, Rizal Amegia; Bahri, Saeful
IJCIT (Indonesian Journal on Computer and Information Technology) Vol 9, No 2 (2024): November 2024
Publisher : LPPM Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31294/ijcit.v9i2.24444

Abstract

Koperasi Syariah Dosen Universitas Bina Sarana Informatika di Sukabumi mengalami transformasi dengan implementasi aplikasi SIKOMPAK untuk memperkuat prinsip akuntabilitas dan transparansi. Berangkat dari permasalahan minimnya akuntabilitas dan transparansi real-time pada transaksi koperasi yang masih berbasis media sederhana, penelitian ini mengembangkan dan menguji aplikasi SIKOMPAK. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi kenyamanan anggota dalam mengakses layanan keuangan koperasi melalui SIKOMPAK. Menggunakan metode Research and Development, aplikasi ini dikembangkan dan diuji dengan pendekatan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan SIKOMPAK memudahkan anggota melakukan transaksi keuangan, meningkatkan kenyamanan, serta mendukung kesejahteraan anggota melalui fitur seperti simpanan, pinjaman, dan laporan keuangan. Analisis kuantitatif menunjukkan adanya hubungan positif yang signifikan antara aksesibilitas dan fitur aplikasi dengan persepsi kesejahteraan anggota. Kesimpulannya, SIKOMPAK berpotensi menjadi model bagi koperasi lain dalam upaya meningkatkan kesejahteraan dosen melalui digitalisasi layanan berbasis syariah. The Sharia Cooperative for Lecturers at Universitas Bina Sarana Informatika in Sukabumi has undergone transformation through the implementation of the SIKOMPAK application to reinforce principles of accountability and transparency. Addressing issues of limited real-time accountability and transparency in cooperative transactions, which were previously managed with simple media, this study developed and tested the SIKOMPAK application. The research aims to evaluate member convenience in accessing cooperative financial services via SIKOMPAK. Utilizing a Research and Development approach, the application was developed and tested through a quantitative methodology. The findings indicate that SIKOMPAK facilitates financial transactions, enhances user convenience, and supports member welfare through features such as savings, loans, and financial reports. Quantitative analysis reveals a significant positive relationship between the application’s accessibility and features with members' perceived welfare. In conclusion, SIKOMPAK has the potential to serve as a model for other cooperatives in improving lecturers’ welfare through the digitalization of Sharia-based services.
Penerapan Teknologi Multi-Protocol Label Switching (MPLS) Dalam Optimasi Jaringan Backbone PT. Fiber Networks Indonesia Riyanto, Andi; Kuswanto, Herman
Media Jurnal Informatika Vol 16, No 2 (2024): Media Jurnal Informatika
Publisher : Teknik Informatika Universitas Suryakancana Cianjur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35194/mji.v16i2.3996

Abstract

Di era globalisasi, banyak negara telah mengambil langkah signifikan untuk menyediakan akses internet bagi masyarakatnya. Salah satu kemajuan teknologi yang paling berpengaruh adalah penggunaan serat optik yang meningkatkan kecepatan akses internet secara drastis. Dalam konteks ini, pengembangan infrastruktur inti, atau backbone, memegang peranan krusial bagi penyedia layanan internet (ISP). Infrastruktur ini tidak hanya mendasari tetapi juga membentuk dasar dari layanan internet yang ditawarkan. Multi-Protocol Label Switching (MPLS) diperkenalkan sebagai teknologi yang meningkatkan penyampaian paket di jaringan backbone berkecepatan tinggi, menggabungkan keunggulan dari sistem komunikasi yang berbasis circuit-switched dan packet-switched. MPLS memberikan solusi yang lebih fleksibel dan efisien dalam mengatasi masalah kecepatan dan skalabilitas jaringan, yang menjadi fokus utama penelitian ini. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan simulasi jaringan untuk menguji kinerja MPLS dibandingkan dengan teknologi backbone tradisional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa MPLS secara signifikan meningkatkan efisiensi pengiriman data dan skalabilitas jaringan. Dengan demikian, MPLS tidak hanya memecahkan masalah kecepatan tetapi juga menawarkan skalabilitas yang lebih baik tanpa memerlukan investasi besar pada perangkat keras jaringan yang ada.