Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Prosiding Semnastek

PENGARUH KONSENTRASI EKSTRAK DAUN KEMANGI SEBAGAI ZAT ANTISEPTIK PADA PEMBUATAN SABUN CUCI TANGAN Mahmudi, Ary Nur; Sari, Fatma; Kurniaty, Ika
Prosiding Semnastek PROSIDING SEMNASTEK 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemangi merupakan salah satu tanaman yang banyak dibudidayakan di Indonesia dan mempunyai kemampuan yang sangat baik dalam melawan bakteri. Kemangi mengandung bahan aktif berupa minyak atsiri, alkaloid, saponin, flavonoid, triterpenoid, steroid, tanin dan fenol yang beberapa di antaranya memiliki sifat antibakteri. Pada penelitian ini, kami berencana mengembangkan sabun cuci tangan berbahan dasar daun kemangi sebagai bahan alternatif. Daun kemangi diekstraksi melalui tiga tahap: pengeringan, ekstraksi (sonikasi), dan penguapan. Pengujian efek penghambatan ekstrak daun kemangi terhadap pertumbuhan Escherichia coli dan Staphylococcus aureus menunjukkan adanya zona hambat. Pengujian dilakukan pada beberapa konsentrasi ekstrak yaitu 2,5%, 5%, 7,5%, 10%, 12,5%. Di sini kontrol positif dilakukan dengan etanol 70% dan kontrol negatif dilakukan dengan air steril. Dari hasil penelitian, konsentrasi optimal ekstrak daun kemangi yang digunakan sebagai bahan aktif adalah 7,5 cm, zona hambat E. coli 1,3 cm, dan zona hambat Staphylococcus aureus 1,325 cm pada konsentrasi pelarut 70%. Pada konsentrasi ekstrak 2,5%, diameter zona hambat merupakan diameter minimum untuk kedua bakteri, dan pada konsentrasi 2,5%–12,5%, diameter zona hambat semakin meningkat.Kata kunci: Kemangi, E. coli, Sabun cuci tangan, Sonifikasi
Formulasi Dan Uji Antioksidan Emulsi Ekstrak Biji Kelor(Moringa oleifera L.) Dengan Kombinasi Minyak Zaitun Amalia, Fauziah; Rahmawati, Rizky; Sari, Fatma; Kurniaty, Ika; Susanty; Nugrahani, Ratri Ariatmi
Prosiding Semnastek PROSIDING SEMNASTEK 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu tanaman yang memiliki nilai ekonomis dan medis tinggi adalah tanaman kelor (Moringa oleifera L.). Minyak biji kelor digunakan dalam industri kosmetik sebagai perawatan kulit dan formulasi kosmetik berkualitas tinggi karena mengandung asam lemak tak jenuh dengan sifat antioksidan, anti penuaan dan anti inflamasi yang kuat serta mudah diserap oleh kulit. Penelitian ini mengembangkan metode ekstraksi dengan variasi volume etanol 96% (250 , 300 , 350 ,400 dan 450 ml) dengan waktu maserasi 2 hari dan penggunaan Vaccum Rotary Evaporator untuk pemekatan ekstrak. Hasil penelitian menunjukan bahwa volume pelarut sangat berpengaruh terhadap hasil rendemen, hasil rendemen paling besar yaitu pada volume 450ml sebesar 49,60%. Pada penelitian ini dibuat variasi formulasi emulsi (F1 (0,8 g ekstrak) ; F2 (1 g ekstrak) ; F3 (1,2 g ekstrak) ; F4 (1,4 g ekstrak) ; F5(1,6 g ekstrak) ; F6 (1,8 g minyak zaitun) ). Rasio kombinasi ekstrak biji kelor dengan minyak zaitun adalah 1 : 1. Uji aktivitas antioksidan menggunakan DPPH (1,1-Difenil-2-pikrilhidrazil). Perhitungan nilai IC50 pada penelitian ini didapat aktivitas antioksidan pada ekstrak biji kelor sebesar 69,49 ppm dikategorikan sebagai aktivitas antioksidan kuat dan formulasi dengan nilai aktivitas antioksidan terbaik adalah F3 didapat nilai IC50 sebesar 46,61 ppm dianggap sebagai aktivitas antioksidan yang sangat kuat.