Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search
Journal : Jurnal Ilmiah FIFO

Aplikasi Pengambilan Keputusan Indeks Kepuasaan Masyarakat Dengan Metode Perbandingan Eksponensial (MPE) Pada Unit Pelayanan Masyarakat Dengan Alat Microcontroller Sebagai Alat Bantu Survey Yudo Devianto; Saruni Dwiasnati
Jurnal Ilmiah FIFO Vol 10, No 1 (2018)
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/fifo.2018.v10i1.002

Abstract

Kepuasan masyarakat merupakan faktor yang sangat penting dan menentukan keberhasilan suatu badan usaha karena masyarakat adalah konsumen dari produk yang dihasilkannya. hal ini didukung oleh pernyataan K. Douglas Hoffman dan Jhon E.G Beteson, yaitu: “without costumers the service firm has no reason to exist”. Di sisi lain, peperangan terbesar dalam dunia pemasaran sebenarnya adalah peperangan memperebutkan heart share konsumen. Pedoman Umum Penyusunan Indeks Kepuasan Masyarakat Unit Pelayanan Instansi Pemerintah adalah mengetahui sejauh  mana  kualitas pelayanan yang telah diberikan aparatur kepada masyarakat. Hal tersebut juga berlaku kepada divisi yang memberikan pelayanan kepada mahasiswa/i. Membuat AplikasiPengambilan Keputusan Indeks Kepuasan Masyarakat Pada Unit Pelayanan yang diharapkan dapat memberikan informasi yang akurat tentang kualitas kinerja dari unit pelayanan tersebut. Metode Perbandingan Eksponensial (MPE) merupakan salah satu metode untuk menentukan urutan prioritas alternatif keputusan dengan kriteria jamak. Teknik ini digunakan sebagai pembantu bagi individu pengambilan keputusan untuk menggunakan rancang bangun model yang telah terdefinisi dengan baik pada tahap proses. Penelitian ini juga memberikan saran mengatasi masalah dalam pengembangan dalam penambahan seperti input keyboard. Microcontroller adalah suatu alat elektronika digital yang mempunyai masukan dan keluaran serta kendali dengan program yang bisa ditulis dan dihapus dengan cara khusus, cara kerja mikrokontroler sebenarnya membaca dan menulis data yang bersifat open source, arduino juga mempunyai bahasa pemrogramannya sendiri yang berupa bahasa C. Arduino Uno adalah board microcontroller berbasis ATmega328 (datasheet). Memiliki 14 pin input dari output digital dimana 6 pin input tersebut dapat digunakan sebagai output PWM dan 6 pin input analog, 16 MHz osilator kristal, koneksi USB, jack power, ICSP header, dan tombol reset.
SISTEM INFORMASI INDEKS KEPUASAN MASYARAKAT DENGAN METODE PERBANDINGAN EKSPONENSIAL (MPE) DAN SKALA ORDINAL PADA UNIT PELAYANAN MASYARAKAT Yudo Devianto
Jurnal Ilmiah FIFO Vol 9, No 1 (2017)
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/fifo.2017.v9i1.005

Abstract

Sebagai penyedia layanan publik, unit pelayanan masyarakat dihadapkan pada banyak hal terkait peningkatan kualitas pelayanan publik melalui kinerja pelayanan pelayanan yang baik dan kualitas produk. Untuk mengukur kinerja unit pelayanan publik, diperlukan unsur / indikator sebagai acuan untuk memberikan penilaian terhadap hasil kinerja unit pelayanan publik, di atas diperlukan suatu sistem informasi untuk membawa hasil penilaian kinerja Unit layanan Pembuatan sistem informasi adalah dengan menggunakan metode perbandingan eksponensial (MPE) dan skala ordinal, "1. Tidak Baik, 2. Kurang Bagus, 3. Bagus 4. Sangat Bagus". Dalam pelayanan kepada masyarakat yang diselenggarakan oleh unit pelayanan masyarakat, unit pengukuran kinerja pelayanan masyarakat menggunakan pedoman keputusam MENPAN (Menteri Administrasi) No: KEP / 25 / M.PAN / 2/2004 tentang pedoman umum penyusunan indeks kepuasan masyarakat Unit layanan keagenan pemerintah. Hasil dari penelitian ini adalah pembentukan Sistem Informasi untuk Kepuasan Publik yang dapat memberikan informasi mengenai kualitas kinerja unit pelayanan publik
Rancang Bangun Aplikasi Monitoring Kinerja Pegawai Berbasis Android Nur Septiyani Aglis; Paradilla Shabilla; Inda Wulan Irawati; Yudo Devianto
Jurnal Ilmiah FIFO Vol 14, No 1 (2022)
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/fifo.2022.v14i1.009

Abstract

Pengawasan disetiap organisasi atau instansi sangat dibutuhkan sebagai salah satu fungsi pengelolaan yang penting untuk organisasi dalam berkembang dan mencapai tujuannya supaya berjalan sesuai dengan yang diharapkan. Begitu pula di Sudin Perhubungan Kota Administrasi Jakarta Pusat, sistem kerja dilapangan membuat proses monitoring yang dilakukan pimpinan menjadi sulit dikarenakan banyaknya jumlah pegawai yang berada diberbagai titik lokasi, hal tersebut menyebabkan pemantauan kinerja pegawai menjadi kurang efektif. Selain itu, Permasalahan lain yang sering terjadi yaitu terdapat anggota yang kurang disiplin terhadap tugas dan tanggung jawabnya dilapangan. Kendala tersebut merupakan salah satu tantangan yang dihadapi seorang pimpinan dalam melakukan pengawasan terhadap anggotanya. Karena tantangan tersebut kami ingin melakukan penelitian mengenai proses monitoring pimpinan terhadap anggotanya. Dalam kegiatan penelitian terpantau masih menggunakan cara pengiriman data melalui WhatsApp. Dalam kegiatan penelitian ini dihasilkan aplikasi berbasis android dengan menggunakan API OpenStreetMap, dan dengan dibuatkannya aplikasi monitoring kinerja pegawai dapat digunakan oleh pimpinan Sudin Perhubungan Jakarta Pusat untuk memantau para anggotanya dalam melaksanakan tugasnya, dan juga aplikasi monitoring kinerja pegawai ini dapat digunakan oleh kepala seksi operasional untuk mendapatkan informasi keberadaan anggotanya dalam melaksanakan tugasnya secara online, yang dapat diakses dimanapun tanpa harus datang ke lokasi, jika berhalangan untuk melakukan proses pemantauan secara langsung.
Implementasi Metode Interpolasi dan Analytical Hierarchy Process untuk Penerimaan Pegawai Devianto, Yudo; Sari, Yunita Sartika; Manikam, Ratna Mutu
Jurnal Ilmiah FIFO Vol 15, No 1 (2023)
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/fifo.2023.v15i1.006

Abstract

Setiap perusahaan, baik pemerintah maupun swasta, dari skala kecil, menengah, hingga besar, dapat bergantung pada teknologi informasi untuk memaksimalkan hasil dan mempermudah operasi. Kemudahan dan efisiensi sistem komputerisasi saat ini juga dapat diterapkan sebagai pendukung pengambilan keputusan dalam perekrutan pegawai di suatu departemen. Dengan melakukan simulasi matematis tentang cara kerja berbagai metode pendukung keputusan dalam memeringkat pelamar untuk ditempatkan di suatu bagian. Metode pendukung keputusan yang akan digunakan antara lain Interpolasi dan AHP. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa interpolasi lebih tepat digunakan untuk mendukung keputusan dengan kebutuhan yang membutuhkan perhitungan dengan nilai manfaat yang besar dan biaya yang rendah, sedangkan AHP lebih tepat digunakan untuk mendukung keputusan yang memiliki variasi atribut yang lebih banyak. Hasil yang diberikan lebih mengakomodir keputusan yang akan diambil karena dilakukan perbandingan satu per satu antara kriteria satu dengan kriteria lainnya. Metode ini juga sangat tepat digunakan jika pengambil keputusan tidak memiliki prioritas terhadap bobot penilaian yang akan dilakukan. Namun metode ini memerlukan langkah penyelesaian yang cukup panjang sehingga akan lebih sulit untuk diimplementasikan karena memerlukan ketelitian yang lebih dalam proses penentuan konsistensi logika.
Pemodelan Wilayah Titik Api Kebakaran Hutan Menggunakan Deep Learning Dwiasnati, Saruni; Devianto, Yudo; Arif, Sutan Mohammad; Avrizal, Reza
Jurnal Ilmiah FIFO Vol 16, No 1 (2024)
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/fifo.2024.v16i1.001

Abstract

Indonesia merupakan negara tropis yang mengalami kebakaran hutan setiap tahunnya. Kebakaran hutan terjadi disebabkan oleh durasi musim panas yang terlalu lama dari waktu semestinya. Hutan merupakan tempat tinggal berbagai jenis satwa dan fauna yang memiliki banyak kekayaan hayati yang dapat membuat mereka bertahan hidup. Sering terjadinya kebakaran hutan menjadi isu lingkungan yang dianggap krusial dan mendapatkan perhatian baik dari tingkat lokal maupun internasional. Penelitian yang dilakukan ini menyajikan kajian klasifikasi wilayah titik api kebakaran hutan menggunakan salah satu algoritma Deep Learning (DL) yaitu metode Convolutional Neural Network (CNN), hal ini sangat dibutuhkan untuk pendahuluan mengenai peringatan dini kebakaran hutan yang ada di daerah tersebut. Wilayah titik api kebakaran hutan yang digunakan dalam penelitian ini dikumpulkan dari daerah Nusa Tenggara Timur (NTT), terutama pulau-pulau seperti Sumba dan Timor. Metode CNN melibatkan dua langkah utama. Langkah pertama adalah pengklasifikasian gambar melalui proses feedforward. Langkah kedua adalah fase pembelajaran menggunakan teknik backpropagation. Model CNN yang digunakan dalam proses pelatihan dataset menguji citra dengan beberapa pengoptimal dan diperoleh hasil akurasi yang tinggi. Kemiripan area yang terbakar dengan fitur terang lainnya mengurangi kepastian deteksi kebakaran hutan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Model CNN yang digunakan Untuk deteksi dan segmentasi area terbakar menggunakan algoritma terpilih, kinerja terbaik dengan pembelajaran mendalam yang dilaporkan dalam literatur adalah 89%.Teknik yang diusulkan dilatih menggunakan wilayah varian (kumpulan data) dan mengevaluasi presisi berdasarkan ambang recall, dengan akurasi keseluruhan 89%.