Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Edukasi Kesehatan (Hipertensi) Dalam Meningkatkan Kesadaran Kepada Masyarakat di Kelurahan Sukajaya Kecamatan Tarogong Kidul Kabupaten Garut Yani Annisa Fauziah Bastian; Winasari Dewi; Santi Rinjani; Yusni Ainurrahmah; Iman Nurjaman; Ridwan Riadul Jinan
Jurnal Pengabdian Meambo Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat MEAMBO
Publisher : PROMISE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56742/jpm.v4i2.176

Abstract

Hipertensi merupakan salah satu penyakit tidak menular dengan prevalensi tinggi di Indonesia dan sering disebut sebagai silent killer karena banyak penderitanya tidak menyadari kondisi yang dialami. Kelompok lansia menjadi populasi yang rentan karena risiko komplikasi lebih besar, sementara pengetahuan mereka mengenai pencegahan dan pengendalian hipertensi masih terbatas. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kader serta lansia dalam upaya promotif dan preventif melalui media booklet dan demonstrasi pembuatan minuman herbal daun salam. Metode pelaksanaan meliputi persiapan, pelaksanaan, evaluasi, dan monitoring. Kegiatan dilaksanakan pada 21 Agustus 2025 di GOR Kelurahan Sukajaya, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut dengan jumlah peserta 40 orang. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan peserta yang signifikan berdasarkan hasil pre-test dan post-test, antara lain pemahaman faktor risiko, pencegahan hipertensi, keterampilan membuat minuman herbal, serta kesadaran melakukan kontrol rutin. Kesimpulan pengabdian kegiatan ini memberikan dampak positif berupa peningkatan kesadaran, perubahan sikap menuju pola hidup sehat, dan pemberdayaan kader sebagai agen perubahan di masyarakat.
EDUKASI PINTAR REMAJA TENTANG STUNTING DALAM UPAYA PENCEGAHAN STUNTING SECARA DINI Winasari Dewi; Yusni Ainurrahmah; Nisa Wening Asih Sutrisno
Jurnal Kesehatan Vol. 15 No. 1 (2024)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38165/jk.v15i1.415

Abstract

Stunting merupakan salah satu permasalahan kesehatan pada balita yang terjadi karena adanya kondisi gagal tumbuh pada balita akibat kekurangan gizi kronis terutama pada 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK). Banyak hal yang dapat dilakukan untuk mencegah terjadinya stunting, salah satunya adalah memberikan pengetahuan yang memadai mengenai stunting dan pentingnya pengasuhan 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) pada remaja. Remaja sebagai calon orangtua di masa yang akan datang akan memiliki peran besar dalam mewujudkan generasi yang berkualitas. Berdasarkan hal tersebut, maka upaya tepat dalam pencegahan stunting adalah diawali dari mereka sendiri, yaitu kelompok remaja. Mendasari hal tersebut, sangat perlu bagi remaja untuk mendapatkan pendidikan parenting, pemahaman kesehatan dan penerapan pola gizi seimbang, serta perencanaan keluarga. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas edukasi pintar bagi remaja dalam meningkatkan pengetahuan tentang stunting sebagai upaya dalam pencegahan stunting secara dini. Metode penelitian menggunakan rancangan quasi eksperimental pretest-posttest design. Subjek penelitian adalah siswa kelas XI di SMA Negeri 13 Garut dengan jumlah sampel sebanyak 97 responden diambil secara purposive sampling. Berdasarkan hasil pretest, sebagian responden (51,5%) berpengetahuan cukup. Sedangkan setelah diberikan edukasi, hasil postest menunjukkan sebagian besar responden (64,9%) berpengetahuan baik. Hasil Paired Sample T-Test dengan nilai signifikansi (2-tailed) <0,05 menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara hasil pretest dan postest, sehingga terdapat pengaruh yang bermakna dari perlakuan yaitu edukasi yang diberikan. Kegiatan penelitian berbasis edukasi sebagai upaya dalam pengenalan dan pencegahan dini stunting pada remaja direkomendasikan untuk dilaksanakan kembali baik dalam bentuk penelitian maupun pengabdian kepada masyarakat diberbagai jenjang institusi pendidikan.Kata Kunci: edukasi; stunting; remaja; pencegahan Abstract Stunting is a health problem in toddlers that occurs due to failure to thrive in toddlers due to chronic malnutrition, especially in the first 1,000 days of life (HPK). Many things can be done to prevent stunting, including providing adequate knowledge about stunting and the importance of caring for teenagers in the First 1000 Days of Life (HPK). Teenagers as future parents will have a big role in creating a quality generation. Based on this, the right effort to prevent stunting is to start with them themselves, namely the youth group. Based on this, teenagers must receive parenting education, understand health, and implement balanced nutritional patterns and family planning. This research aims to determine the effectiveness of smart education for teenagers in increasing knowledge about stunting as an effort to prevent stunting early. The research method uses a quasi-experimental pretest-posttest design. The research subjects were class XI students at SMA Negeri 13 Garut with a total sample of 97 respondents taken using purposive sampling. Based on the pretest results, some respondents (51.5%) had sufficient knowledge. Meanwhile, after being given education, the post-test results showed that most of the respondents (64.9%) had good knowledge. The results of the Paired Sample T-Test with a significance value (2-tailed) <0.05 indicate a significant difference between the pretest and post-test results so there is a significant influence from the treatment, namely the education provided. Education-based research activities as an effort to recognize and prevent early stunting in adolescents are recommended to be carried out again, both in the form of research and community service at various levels of educational institutions.Keywords: education; stunting; teenager; prevention