Tujuan dilaksanakan Diklat pemberdayaan masyarakat adalah diharapkan para peserta akan lebih siap dan mampu menghadapi berbagai tantangan dan risiko yang mungkin terjadi selama berlayar, serta memastikan keselamatan diri, kapal, dan kru secara keseluruhan. Politeknik Pelayaran (Poltekpel) Sulawesi Utara sebagai salah satu Unit Pelaksana Teknis (UPT) Kementerian Perhubungan. Pelatihan ini meliputi BST (Basic Safety Training), AFF (Advanced Fire Fighting), dan SAT (Security Awareness Training). BST bertujuan untuk memberikan pemahaman dasar tentang keselamatan di kapal, sementara AFF difokuskan pada penanganan kebakaran yang lebih lanjut dan teknik pencegahan. Selain itu, SAT membekali peserta dengan kesadaran dan keterampilan dalam menghadapi situasi keamanan di atas kapal. Sosialisasi mengenai Diklat pemberdayaan masyarakat terbagi menjadi beberapa tahap, termasuk persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Pengenalan dilakukan melalui metode pengarahan dan diskusi mengenai konsep, kemampuan instruktur, jumlah peserta, serta jadwal pelaksanaan dalam setiap sesi Diklat. Progres pelaksanaan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) kegiatatan DPM tahun 2023 hasil kolaborasi antara Politeknik Pelayaran Sulawesi Utara dan KSOP Kelas II Kendari di Sulawesi Tenggara, khususnya di Kota Kendari, menandai kemajuan pelaksanaan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) dalam bentuk Diklat Pemberdayaan Masyarakat pada tahun 2023. Kegiatan ini terfokus pada pelaksanaan diklat yang bertujuan memberdayakan masyarakat di daerah tersebut. Total 432 peserta terlibat dalam program ini, terdiri dari siswa/siswi SMK Pelayaran dan masyarakat umum yang kurang mampu. PKM Diklat Pemberdayaan Masyarakat ini dilaksanakan secara intensif dalam rentang waktu mulai dari tanggal 17 Juli hingga 16 Agustus 2023, mencerminkan komitmen dalam memberikan manfaat nyata bagi komunitas dan melahirkan generasi yang lebih terampil dan siap menghadapi tantangan di masa depan.