Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Pengembangan Sistem Manajemen Aset dan Tata Ruang yang Berkelanjutan dan Efisien di Rumah Sakit Galib, Aulia; Mayansara, Andika
Jurnal Teknologi dan Sains Modern Vol. 2 No. 5 (2025): September-Oktober
Publisher : CV. Science Tech Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69930/jtsm.v2i5.522

Abstract

(1) Latar Belakang: Rumah sakit saat ini menghadapi tantangan dalam pengelolaan aset dan ruang yang terbatas, seiring meningkatnya permintaan layanan kesehatan. Pengelolaan aset yang efektif penting untuk memanfaatkan sumber daya, seperti peralatan medis dan ruang perawatan, secara efisien. Selain itu, perhatian terhadap keberlanjutan menjadi semakin mendesak, mengingat dampak lingkungan dari operasional rumah sakit. Penerapan teknologi informasi dan data analitik dapat mendukung pengambilan keputusan yang lebih baik, sehingga pengembangan sistem manajemen aset dan tata ruang yang berkelanjutan di rumah sakit menjadi kebutuhan untuk mencapai efisiensi operasional dan meningkatkan kualitas layanan.;(2) Metode Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Sumber yang digunakan adalah Google Scholar dengan Kata Kunci ”Manajemen Aset, Tata Ruang, Rumah Sakit, Keberlanjutan, Efisiensi, Teknologi Informasi” Terdapat  5 artikel yang digunakan dalam penelitian ini.;(3) Hasil: Penelitian tentang sistem manajemen aset menunjukkan hasil positif dalam efisiensi operasional di berbagai institusi. Sistem berbasis cloud seperti HOCARES efektif di rumah sakit, dan implementasinya di Rumah Sakit ABC dan XYZ mengurangi biaya pemeliharaan. Di RS Dr. Soedjono, sistem web meningkatkan pengelolaan aset, sementara di Taman Budaya Jawa Tengah, efisiensi tata ruang meningkat. Sistem WebGIS di Kabupaten Kayong Utara juga meningkatkan transparansi dan efisiensi pengelolaan aset tanah. Secara keseluruhan, penerapan teknologi informasi meningkatkan efisiensi dan kualitas layanan. (4) Kesimpulan: Pengelolaan aset dan tata ruang rumah sakit penting untuk layanan kesehatan optimal. Sistem manajemen efisien dan teknologi informasi mendukung keberlanjutan serta efisiensi dalam pengelolaan sumber daya.
Analisis Perencanaan Pengembangan Kebutuhan Tenaga Kesehatan pada Rumah Sakit Bhayangkara TK III Kendari Andika Mayansara; Rahmatia; Nani Yuniar; La Ode Muhamad Sety
Jurnal Penelitian Sains dan Kesehatan Avicenna Vol 5 No 2 (2026): Jurnal Penelitian Sains dan Kesehatan Avicenna
Publisher : Lembaga Penelitian Dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), Institut Teknologi Dan Kesehatan (ITK) Avicenna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69677/avicenna.v5i2.385

Abstract

Latar Belakang: Rumah Sakit Bhayangkara menghadapi tantangan dalam perencanaan kebutuhan tenaga kesehatan. Hingga saat ini, proses perencanaan masih dilakukan dengan metode sederhana melalui seleksi dan rekrutmen tanpa memperhitungkan analisis beban kerja. Akibatnya, alokasi tenaga kesehatan sering kali tidak proporsional dengan kebutuhan operasional rumah sakit. Tujuan: Penelitian dilakukan dengan tujuan untuk menganalisis perencanaan pengembangan kebutuhan tenaga kesehatan pada Rumah Sakit Bhayangkara TK III Kendari. Metode: Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan case study research. Informan dalam penelitian ini dibagi menjadi 2 kriteria yakni informan kunci dan informan biasa. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan metode observasi, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi. Tehnik analisis data yang digunakan yaitu triangulasi data. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses perencanaan kebutuhan tenaga kesehatan di Rumah Sakit Bhayangkara TK III Kendari masih berorientasi pada pendekatan administratif dan regulatif. Hambatan utama dalam perencanaan tenaga kesehatan tidak hanya berkaitan dengan keterbatasan jumlah tenaga kesehatan. Kesimpulan: metode perencanaan kebutuhan tenaga kesehatan masih dilakukan secara konvensional dan belum menerapkan metode berbasis beban kerja seperti Workload Indicators of Staffing Need (WISN)