Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Restorasi Lahan dan Revitalisasi Ekonomi Lokal Pasca Bencana Melalui Pemberdayaan Masyarakat Nagari Tambangan Kabupaten Tanah Datar Hafizah Delyana; Elza Safitri; Aulia Afza; Irfan Fadhli; Ade Pratama; Mourend Defegi; Melisa Melisa
Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2026): Juni 2026
Publisher : Unity Academy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70340/japamas.v5i1.333

Abstract

Bencana alam yang terjadi di Nagari Tambangan, Kabupaten Tanah Datar, menimbulkan kerusakan lahan produktif dan melemahkan aktivitas ekonomi Masyarakat. Program pengabdian ini bertujuan melakukan restorasi lahan sekaligus revitalisasi ekonomi lokal melalui pendekatan pemberdayaan Masyarakat. Metode yang digunakan adalah pendekatan Pembangunan Masyarakat yang berfokus pada asset, potensi, dan kekuatan yang sudah dimiliki komunitas, bukan pada kekurangan atau masalahnya. Pendekatan ini menempatkan masyarakat sebagai aktor utama pembangunan dengan memanfaatkan potensi internal seperti keterampilan individu, jaringan sosial, dan sumber daya lokal. Kegiatan dilaksanakan melalui tahapan identifikasi masalah, pemetaan aset lokal, perencanaan partisipatif, implementasi restorasi lahan, pelatihan kewirausahaan, serta evaluasi dampak. Hasil pengabdian ini adalah kegiatan restorasi lahan dilakukan melalui penerapan sistem pertanian adaptif berbasis polybag dan pemanfaatan biomassa lokal sebagai media tanam alternatif pada lahan yang tertutup pasir akibat bencana. Pembangunan demo plot menjadi model percontohan yang dapat direplikasi oleh masyarakat. Selain itu, pemasangan sandbag barrier turut mendukung upaya perlindungan lahan dari potensi kerusakan lanjutan. Revitalisasi ekonomi lokal diwujudkan melalui pelatihan budidaya tanaman cepat panen, pengolahan hasil pertanian bernilai tambah, manajemen usaha sederhana, serta pemasaran digital. Kegiatan ini meningkatkan kapasitas Kelompok Tani Mudiak Aie dan Kelompok PKK Mudiak Aie dalam mengelola usaha secara lebih mandiri dan produktif. Secara umum, program memberikan dampak positif terhadap peningkatan produktivitas, partisipasi masyarakat, serta penguatan ketahanan ekonomi pascabencana di Nagari Tambangan.  
Pelatihan Pemrograman Dasar untuk Meningkatkan Kemampuan Siswa SMA di LKP-KARYA PRIMA Ni Kadek Juliarini; Andi Alviadi Nur Risal; Vivi Fitriani; Aulia Afza; Diana Susanti
Jurnal Pengabdian Masyarakat Berdampak Vol. 2 No. 2 (2026): Mei 2026
Publisher : Raskha Media Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64803/jupemba.v2i2.134

Abstract

Keterbatasan pembelajaran pemrograman dasar di tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) menyebabkan rendahnya kemampuan siswa dalam memahami logika algoritma dan implementasi kode program. Kondisi ini diperparah oleh minimnya praktik langsung serta keterbatasan fasilitas dan sumber daya pendukung. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan pemrograman dasar siswa SMA di LKP-KARYA PRIMA melalui pelatihan berbasis praktik. Metode yang digunakan meliputi tahapan persiapan, pelaksanaan, evaluasi, dan refleksi dengan pendekatan learning by doing. Subjek kegiatan adalah 30 siswa SMA yang mengikuti pelatihan selama empat sesi. Instrumen yang digunakan berupa pre-test dan post-test, lembar observasi, serta kuesioner kepuasan peserta. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kemampuan peserta dengan rata-rata sebesar 100.44%, serta tingkat kepuasan peserta mencapai 86.25%. Selain itu, peserta menunjukkan peningkatan dalam pemahaman konsep dasar, kemampuan logika algoritma, serta keterampilan implementasi program sederhana. Dengan demikian, pelatihan ini terbukti efektif dalam meningkatkan literasi digital dan keterampilan pemrograman dasar siswa. Kegiatan ini juga memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai model pelatihan berkelanjutan dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di bidang teknologi.
Pengembangan Modul Berbasis STEM Pada Materi Ekosistem Untuk Peserta Didik Fase E Tingkat SMA Sederajat Suci Ramadhani; Aulia Afza; Diana Susanti
Jurnal Pelita: Jurnal Pembelajaran IPA Terpadu Vol. 5 No. 2 (2025): Juli - Desember 2025
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54065/pelita.5.2.2025.898

Abstract

Urgensi penelitian ini terletak pada perlunya pengembangan modul berbasis STEM pada materi ekosistem untuk peserta didik fase E tingkat SMA/MA agar pembelajaran menjadi lebih menarik, aplikatif, dan mampu mengembangkan keterampilan berpikir kritis, kreatif, serta pemecahan masalah yang sangat dibutuhkan dalam menghadapi tantangan abad 21. Di SMA Negeri 3 Padang, keterbatasan buku paket serta tidak tersedianya modul pembelajaran yang lengkap menyebabkan peserta didik mengalami kesulitan dalam memahami materi secara mandiri dan sistematis. Modul yang digunakan selama ini bersifat internal dan belum memenuhi kelengkapan komponen sebagai bahan ajar yang ideal. Salah satu pendekatan yang relevan dalam pengembangan bahan ajar adalah Science, Technology, Engineering, and Mathematics (STEM), khususnya pada materi ekosistem, karena dapat mendorong keterlibatan peserta didik dalam mengamati, menganalisis, serta merancang solusi terhadap permasalahan kontekstual di lingkungan sekitarnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan modul cetak berbasis STEM pada materi ekosistem untuk peserta didik Fase E tingkat SMA. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan (Research and Development) dengan menggunakan model 4D (Define, Design, Develop, dan Disseminate), namun dibatasi hanya sampai tahap Develop.  Teknik pengumpulan data yaitu dengan menyebarkan angket. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini meliputi angket validitas dan angket praktikalitas. Uji validitas dilakukan oleh dua orang dosen ahli materi dan ahli media, sedangkan uji kepraktisan melibatkan satu guru biologi serta 35 peserta didik kelas X. Analisis data dari angket validitas yang diisi oleh dosen Hasil validasi oleh dosen .menunjukkan bahwa modul yang dikembangkan memiliki tingkat validitas sangat tinggi dengan persentase sebesar 97,70%. Kepraktisan modul juga dinilai sangat praktis oleh guru (97,14%) dan peserta didik (88,51%). Modul ini juga memuat keterpaduan lintas disiplin yang mendukung penguatan keterampilan berpikir kritis dan pemecahan masalah. Dengan demikian, modul cetak berbasis STEM ini dinyatakan sangat valid dan praktis sebagai bahan ajar pada materi ekosistem di tingkat SMA.
Investigation of AR and VR Technologies in Plant Physiology Education: Assessment of Student Motivation and Preliminary Comprehension Aulia Afza; Diana Susanti; Nursyahra Nursyahra; Mourend Devegi; Bambang Supriatno; Riandi Riandi; Lince Meriko
AMPLITUDO : Journal of Science and Technology Innovation Vol. 5 No. 1 (2026): February
Publisher : Balai Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56566/amplitudo.v5i1.508

Abstract

Plant Physiology Education often faces challenges in visualizing complex internal and conceptual processes, such as photosynthesis, transpiration, and mineral nutrition. Traditional teaching methods often fail to motivate students and facilitate in-depth understanding. Investigation of AR and VR Technologies in Plant Physiology Education. This study employed a quantitative methodology with a descriptive design and correlational analysis, involving 50 students who completed a questionnaire regarding their motivation and comprehension of interactive digital books utilizing Augmented Reality (AR) and Virtual Reality (VR). The findings indicated a substantial enhancement in students' motivation and comprehension following the utilization of this technology. The Pearson correlation test indicated a positive link between students' motivation and comprehension, with a significance level of p-value <0.01. The t-test further validated a significant disparity in students' motivation and comprehension when utilizing AR and VR. This technology facilitates a more dynamic and immersive learning experience, aiding students in comprehending complex principles of plant physiology that are challenging to grasp through traditional techniques. This study advocates for the utilization of augmented reality (AR) and virtual reality (VR) technologies to enhance the quality of education in biology, particularly in the area of plant physiology