Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

PENGARUH LINGKUNGAN KERJA DAN BUDAYA ORGANISASI TERHADAP KEPUASAN PEGAWAI BAPPEDA KABUPATEN KARAWANG: PENGARUH LINGKUNGAN KERJA DAN BUDAYA ORGANISASI TERHADAP KEPUASAN PEGAWAI BAPPEDA KABUPATEN KARAWANG Ahmad Riatna Sandika; Sari Marliani; July Yuliawati
Journal of Economic, Bussines and Accounting (COSTING) Vol. 8 No. 4 (2025): COSTING : Journal of Economic, Bussines and Accounting
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/n6vks946

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh lingkungan kerja dan budaya organisasi terhadap kepuasan kerja pegawai Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Kabupaten Karawang. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan deskriptif dan verifikatif. Sampelnya 30 responden dengan menggunakan uji regresi linear berganda, dengan software spss v.26. Data diperoleh melalui observasi dan wawancara. Uji t, uji F, dan koefisien determinasi (R²). Hasil penelitian dapat di simpulkan variabel lingkungan kerja memperoleh nilai rata rata 112.5 dengan rentang skala 86 – 111 dengan kategori baik, variabel budaya organisasi memperoleh nilai rata – rata 99.1 dengan rentang skala 86-111 dengan kriteria cukup baik, variabel kepuasan kerja memperoleh nilai rata – rata 109.2 rentang skala 86-111 kriteria baik. Secara parsial variabel lingkungan kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap variabel kepuasan kerja dengan signifikansi 0.000 < 0.05 dan nilai t-hitungnya 6.536 > t-tabel 2.048. Secara parsial variabel budaya organisasi berpengaruh positif dengan nilai signifikansi 0.001 < 0.05 dan nilai t-hitungnya 3.736 > 2.048. Secara silmutan variabel budaya organisasi dan lingkungan kerja berpengaruh positif terhadap variabel kepuasan kerja dengan signifikasi 0.000 < 0.05 dan f-hitungnya 48.746 > dari f-tabel 3.350. Koefisien determinasi (R2) sebesar 78.3% menunjukan bahwa, variabel budaya organisasi dan lingkungan kerja mempengaruhi kepuasan kerja sedangkan nilai 21,7% yaitu menjelaskan bahwa faktor - faktor diperoleh dari faktor - faktor lain yang belum diteliti pada penelitian.
Pengaruh Beban Kerja dan Lingkungan Kerja Terhadap Kinerja Karyawan pada PT Sugity Creatives Plant 2 Karawang Aniqa Asriah; Sari Marliani; July Yuliawati
Management Studies and Entrepreneurship Journal (MSEJ) Vol. 6 No. 3 (2025): Management Studies and Entrepreneurship Journal (MSEJ)
Publisher : Yayasan Pendidikan Riset dan Pengembangan Intelektual (YRPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/msej.v6i3.7799

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh beban kerja dan lingkungan kerja terhadap kinerja karyawan di PT Sugity Creatives Plant 2. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini berjumlah 156 karyawan yang dipilih menggunakan metode Slovin. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dan verifikatif, dengan pengumpulan data melalui kuesioner yang dibagikan kepada seluruh karyawan. Analisis data dilakukan menggunakan IBM SPSS versi 26. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Beban kerja di PT Sugity Creatives Plant 2 tergolong tinggi dengan nilai rata-rata 624,3 pada rentang skala 530,4 - 655,2. (2) Lingkungan kerja termasuk dalam kategori baik dengan nilai rata-rata 604,7 pada rentang skala 530,4 - 655,2. (3) Kinerja karyawan tergolong baik dengan nilai rata-rata 600,1 pada rentang skala 530,4 - 655,2. Secara parsial, beban kerja berpengaruh sangat signifikan terhadap kinerja karyawan dengan nilai signifikansi 0,009 < 0,05 dan nilai t hitung 2,647 > t tabel 1,654. Lingkungan kerja juga berpengaruh sangat signifikan terhadap kinerja dengan nilai signifikansi 0,001 < 0,05 dan t hitung 3,311 > t tabel 1,654. Secara simultan, beban kerja dan lingkungan kerja berpengaruh sangat signifikan terhadap kinerja karyawan dengan nilai signifikansi 0,000 < 0,05 dan nilai F hitung 11,687 > F tabel 3,90. Nilai R Square sebesar 0,203 menunjukkan bahwa hanya 20,3% variasi kinerja karyawan dapat dijelaskan oleh beban kerja dan lingkungan kerja, sementara 79,7% dipengaruhi oleh faktor lain.
Pengaruh Kompetensi dan Pengembangan Karir Terhadap Loyalitas Karyawan di PT. Moratas Guna Abadi Bogor Neneng Fadilah; Sari Marliani; July Yuliawati
JEMSI (Jurnal Ekonomi, Manajemen, dan Akuntansi) Vol. 12 No. 4 (2026): Agustus 2026
Publisher : Lembaga Komunitas Informasi Teknologi Aceh (KITA), Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35870/jemsi.v12i4.6697

Abstract

The purpose of this study is to determine how competence and career development impact employee loyalty at PT. Moratas Guna Abadi Bogor. The phenomenon underlying this study is the indication of low loyalty, lack of initiative, and obstacles in employee career development. This study was conducted using quantitative descriptive and verification techniques. This study involved 300 employees, and 75 samples were taken with the Slovin formula using multiple linear regression. and hypothesis testing through t-test and F-test with SPSS. The results of descriptive and verification studies show that competence gets an average value of 250.4 in the scale range of 195-255 in the fairly good category, career development gets an average value of 247.3 in the scale range of 195-255, employee loyalty gets an average value of 238.2 in the scale range of 195-255. The study shows that, partially, the competency variable has no effect on employee loyalty, with a significance value of 0.394 > 0.05 and a calculated t-value of 0.857 < 1.993. Career development has a positive and significant effect on employee loyalty, with a significance value of 0.000 < 0.05 and a calculated t-value of 5.220 > t-table of 1.993. Simultaneously, competency and career development significantly influence employee loyalty, with a significance value of 0.000 < 0.05 and a calculated F-value of 32.922 > F-table of 3.122. The coefficient of determination (R2) of 0.478 indicates that the competency and career development variables contribute 47.8% to explaining employee loyalty.