Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Ferulic Acid-Nicotinamide Cocrystal: Synthesis, Experimental, and Computation Study Pujiono, Fery Eko; Ekowati, Juni; Amrillah, Tahta; Setyawan, Dwi
Science and Technology Indonesia Vol. 10 No. 2 (2025): April
Publisher : Research Center of Inorganic Materials and Coordination Complexes, FMIPA Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26554/sti.2025.10.2.402-410

Abstract

Ferulic acid-nicotinamide cocrystals have been successfully synthesized using the solvent evaporation method. In this case, nicotinamide which acts as a coformer is mixed with ferulic acid with a 1:1 molar ratio via dissolving process in ethanol. The obtained cocrystals were characterized through Differential Scanning Calorimetric (DSC), Powder X-Ray Diffraction (PXRD), Fourier-transform infrared spectroscopy (FTIR), scanning electron microscopy (SEM), and computational analyses. The DSC characterization revealed distinct endothermic peaks at 99.5°C and 128.5°C with a W-shaped profile. This result is different from the thermal behavior of pure ferulic acid which indicates that the ferulic acid-nicotinamide cocrystal is successfully formed. This result is also supported by the PXRD result which reveals distinct peaks at 5.24°, 16.31°, and 34.69° belong to crystal deformation of ferulic acid cocrystal due to the coexistence of nicotinamide coformer. The FTIR data also further indicate the formation of cocrystals marked by the disappearance of the NH(v) functional group at 3400 cm−1 and the emergence of a fuse-like peak at around 1600 cm−1 corresponding to the C-O(v) and NH() functional groups. SEM analysis also demonstrated morphological differences between the obtained cocrystal with pure ferulic acid crystals. The pure ferulic acid crystals exhibit a rectangular shape, whereas the cocrystals display a sword-like morphology. The phenomenon of cocrystal formation was also studied using computational studies through Density Functional Theory (DFT) and Quantum Theory of Atoms in Molecules (QTAIM) which confirmed that the cocrystals were stabilized through intermolecular hydrogen bonding.
Pemberdayaan Kelompok Tani Nanas Queens Kediri Melalui Pembuatan Bioetanol “Pina Queens” dari Limbah Kulit Nanas Mulyati, Tri Ana; Pujiono, Fery Eko; Farida, Umul
Indonesia Berdaya Vol 4, No 4 (2023)
Publisher : UKInstitute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47679/ib.2023600

Abstract

Kelompok tani nanas Queens merupakan perkumpulan petani nanas daerah Ngancar Kediri yang memiliki keinginan kuat untuk mengembangkan produk olahan nanas varietas Queens. Pada kegiatan ini dilakukan pembuatan bioetanol dari limbah kulit nanas. Tujuan dari kegiatan ini adalah meningkatkan pengetahuan mitra terkait cara pembuatan dan manfaat bioetanol serta meningkatkan keterampilan mitra dalam membuat bioetanol dari limbah kulit nanas. Metode yang digunakan pada kegiatan ini adalah sosialisasi cara pembuatan dan manfaat bioetanol serta pelatihan pembuatan dan pengemasan produk bioetanol. Hasil yang diperoleh pada kegiatan ini antara lain 100% mitra telah mengetahui potensi limbah kulit nanas sebagai bahan baku pembuatan bioetanol; 93% mitra telah mengetahui alat dan bahan yang dibutuhkan untuk membuat bioetanol dan 88% mitra faham cara pembuatan bioetanol dari limbah kulit nanas. Adapun produk yang dihasilkan dalam kegiatan ini adalah bioetanol “Pina Queens” dari limbah kulit nanas.
EDUKASI DAN DETEKSI DINI PENYAKIT ASAM URAT DAN RHEUMATOID ARTRITIS PADA GAPOKTAN DI KABUPATEN KEDIRI Erawati, Erawati; Nela, Frieti Vega; Wardani, Siska Kusuma; Imasari, Triffit; Kurniasari, Mia Ashari; Restuaji, Ibnu Muhariawan; Mulyati, Tri Ana; Pujiono, Fery Eko; Mu`arofah, Binti
Journal of Community Engagement and Empowerment Vol. 7 No. 1 (2025)
Publisher : Institut Ilmu Kesehatah Bhakti Wiyata Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penduduk Indonesia terutama didaerah pedesaan sebagian besar berprofesi sebagai petani, Petani merupakan profesi seseorang dengan aktivitas cocok tanam pada tanah pertanian bertujuan memperoleh keuntungan. Pekerjaan sebagai petani yang berat dapat menimbulkan nyeri di persendian, punggung serta pegal di bagian kaki dan tangan, penyakit yang diakibatkan nyeri seperti Rheumatoid Arthritis (RA) dan asam urat. RA adalah penyakit sistemik kronik yang menyerang tulang sendi distruksi, asam urat adalah penyakit yang menyerang sendi dengan gejala penyakit mirip RA. Kegiatan petani yang cukup berat dirasakan memerlukan sosialisasi dan pemeriksaan bagi petani. Tujuan Pengmas memberikan edukasi dan mengetahui hasil pemeriksaan RA menggunakan  pemeriksaan Rheumatoid Factor (RF) pada petani dan tergabung dalam Gapoktan di desa Bulu, Semen Kabupaten Kediri. Kegiatan pengabdian masyarakat dilakukan dengan pembagian Kuisoner mengenai RF dan asam urat, pemaparan materi dan pemeriksaan RF dan asam urat. Waktu pelaksanaan tanggal 28-30 April 2024. Hasil pemeriksaan pada 23 responden didapatkan hasil RF positif Rheumatoid Arthritis 1 orang, pemeriksaan Asam Urat didapatkan hasil tertinggi 12,5 mg/dL sedangkan hasil terendah 3,7 mg/dL dengan rincian kadar normal 8 orang dan tinggi 15 orang. Hasil Quisioner menunjukan bahwa pengetahuan gapoktan mengenai Rheumatoid Arthritis dan asam urat masih rendah.
Pelatihan Pembuatan Jamu Mix dan Jahe Wangi Pada Kelompok Ibu Rumah Tangga Di Desa Badal Pandean Lailiyah, Munifatul; Mulyati, Tri Ana; Pujiono, Fery Eko
Jurnal ABDINUS : Jurnal Pengabdian Nusantara Vol 3 No 2 (2020): Volume 3 Nomor 2 Tahun 2020
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/ja.v3i2.13730

Abstract

Kelompok ibu rumah tangga di Desa Badal Pandean, Kabupaten Kediri telah memanfaatkan pekarangan rumah sebagai tempat untuk menanam TOGA. Disisi lain, TOGA yang ditanam belum dimanfaatkan sebagai produk ekonomis, sehingga dibutuhkan pelatihan pemanfaatan TOGA sebagai produk yang ekonomis, seperti jamu mix dan jahe wangi. Metode yang digunakan pada kegiatan ini antara lain penyuluhan dan pelatihan cara pembuatan jamu mix dan jahe wangi serta pendampingan pemasaran produk jamu mix dan jahe wangi. Hasil yang diperoleh setelah kegiatan ini antara lain 100% kelompok ibu rumah tangga di Desa Badal Pandean telah mengetahui cara pembuatan jamu mix dan jahe wangi serta dapat membuat produk jamu mix dan jahe wangi dengan baik dan layak untuk dipasarkan. Disamping itu kelompok ibu rumah tangga di Desa Badal Pandean telah berhasil menjual produk jamu mix dan jahe wangi dalam acara Bazar yang diselenggarakan Desa Badal Pandean, Kabupaten Kediri
Pemberdayaan Kelompok Bank Sampah Sri Wilis Melalui Pembuatan Sabun dari Minyak Goreng Bekas Thohir, Rizqina Salma Tajja Aziza; Saputri, Della Anfa; Qurotuaini, Zhalwa Anggoro; Yanuar, Ragilang Gema; Priyadi, Amanda Agustyaningrum; Diana, Dwi Ervi; Saputra, Ferdinand Ghalib; Aphrodita, Mayang Hawwin; Rachmadani, Muhammad Nasza; An-nisa, Qotrunnada Fairuz Syifa; Ramadhani, Anggun Berliana Putri; Putri, Mardiana Prasetyani; Prodyanatasari, Arshy; Jayanto, Deni Luvi; Pujiono, Fery Eko; Mulyati, Tri Ana
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 9, No 4 (2026): Volume 9 Nomor 4 (2026)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v9i4.12225

Abstract

ABSTRAK Salah satu bank sampah yang sudah menjalankan program pengelolaan sampah dengan sangat baik di Kota Kediri adalah bank sampah “Sri Wilis”. Selain pengelolaan sampah, bank sampah “Sri Wilis” juga telah memiliki kegiatan daur ulang sampah seperti pembuatan boneka dari limbah kain bekas, pembuatan ecoenzim dari sisa sayuran serta pembuatan pupuk dari limbah rumah tangga. Disisi lain bank sampah “Sri Wilis” belum melakukan pemanfaatan limbah minyak goreng bekas. Minyak goreng bekas diketahui juga memiliki kandungan asam lemak yang tinggi sehingga dapat dimanfaatkan sebagai bahan baku pembuatan sabun. Tujuan dari kegiatan ini adalah (1) memanfaatkan minyak goreng bekas menjadi produk sabun cuci (2) Memberdayakan kelompok bank sampah “Sri Wilis” dalam menangani masalah limbah minyak goreng bekas serta (3) Meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kelompok bank sampah “Sri Wilis” mengenai pembuatan sabun dari minyak goreng bekas. Kegiatan ini menggunakan metode penyuluhan, pelatihan dan pendampingan mengenai cara pembuatan sabun cuci dan minyak goreng jelantah pada Kelompok bank sampah Sri Wilis di Desa Pojok Kecamatan Mojoroto Kabupaten Kediri. 100% mitra telah mengetahui bahwa minyak jelantah dapat digunakan sebagai bahan pembuat sabun cuci serta 92,8% faham bagaimana langkah-langkah pembuatan sabun dari minyak jelantah. Pada kegiatan ini telah berhasil diproduksi 1,5 sabun cuci dari minyak jelantah. Minyak goreng jelantah dapat dimanfaatkan sebagai bahan pembuat sabun serta pegiatan pelatihan pembuatan sabun cuci dari minyak goreng bekas sangat bermanfaat bagi Kelompok bank sampah Sri Wilis. Kata Kunci: Sabun, Minyak Jelantah, Bank Sampah, Sri Wilis, Kediri.  ABSTRACT One of the waste banks that has implemented a waste management program very well in Kediri City is the "Sri Wilis" waste bank. Apart from waste management, the "Sri Wilis" waste bank also has recycling activities such as making dolls from used cloth waste, making eco-enzymes from vegetable waste, and making fertilizer from household waste. On the other hand, the "Sri Wilis" waste bank has not utilized cooking oil waste. Used cooking oil is also known to have a high fatty acid content, so it can be used as a raw material for making soap. The aim of this activity is (1) to utilize used cooking oil in washing soap products, (2) to Empower the "Sri Wilis" waste bank group in dealing with the problem of used cooking oil waste and (3) Increase the knowledge and skills of the "Sri Wilis" waste bank group ” regarding making soap from used cooking oil. This activity uses counseling, training and mentoring methods on how to make washing soap and used cooking oil at the Sri Wilis waste bank group in Pojok Village, Mojoroto District, Kediri Regency.  100% of partners knew that cooking oil could be used in laundry soap, and 92.8% understood the steps for making soap from cooking oil. In this activity, 1.5 washing soaps were successfully produced from used cooking oil.  Used cooking oil can be used as an ingredient for making soap, and training activities for washing soap from used cooking oil are very beneficial for the Sri Wilis Waste Bank group. Keywords: Soap, Used Cooking Oil, Waste Bank, Sri Wilis, Kediri.